Cantika Putri, gadis cantik yang tinggal di pedesaan. dan harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Cantika baru mengetahui kalau dirinya bukan anak kandung dari orang tua yang selama ini merawatnya. Dan dia bertekad akan mencari keluarga kandungnya..
Apakah Cantika bisa bertemu keluarga Kandungnya?? Dan apakah dia di terima baik oleh keluarga kandungnya itu??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nina1708, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
perubahan Paramita
Happy Reading
❤❤❤❤❤❤
Pagi ini di sekolah SMA Mekar Sari, Paramita seperti biasa berangkat sekolah dengan motor matic milik nya.
Dia melaju kan motor nya memasuki area parkiran sekolah. Paramita yang biasa selalu ceria dan tersenyum centil kini sungguh berubah total. Dia menjadi gadis yang pendiam dan dingin dengan tatapan wajah datar.
Bahkan saat berpapasan dengan Romi saja dia selalu memalingkan wajah nya, berbeda dengan Paramita yang dulu yang selalu menyapa Romi duluan, "Rom, udah sarapan belum?" Atau " Haii sayang,, good morning!!" Sekarang kalau papasan di koridor sekolah, Paramita langsung buang muka.
Para siswa pun merasakan perubahan Paramita, bahkan Trio kwek-kwek oun juga sama. Mereka bertiga merasa sifat Paramita benar-benar hampir mirip dengan sahabat nya, Cantika. Datar, dingin ke semua orang, terkecuali pada keluarga dan mereka bertiga tentu nya.
Paramita memasuki kelas, dia pun duduk di kursi yang paling pojok dan belakang, kursi yang dahulu di duduki Cantika.
" Ehhh guys, itu Mita kan?? Si gadis centil yang selalu caper sama Romi dan selalu bikin masalah?? " Bisik Gea.
" Iya.. Dia sekarang berubah... Lebih kalem dan pendiam. " Jawab Maira balas berbisik.
" Dia kenapa berubah ya??? Apa dia lagi mainin trik tarik ulur buat si Romi?! " Bisik Gea.
" Bisa jadi gitu sih!! " Jawab Maira.
" Udah ahh gak usah ngomongin orang, kalian itu mau belajar di sekolah atau mau ngegosip!! " Ujar Hanna.
" Ckkk, gak asyik lo Han. " Ucap Gea.
Romi dan dua teman nya masuk kelas, Romi melihat Paramita yang masih duduk di kursi belakang.
' Dia masih menjauh dari gue?? Apa dia beneran marah atau benci sama gue?? Atau ini cara trik dia buat bikin gue luluh!?? ' Batin Romi heran. ' Tapi kan biasa nya cewek kalau udah kehilangan hal yang berharga dalam diri nya, pasti akan terus mengejar cowok itu dan minta tanggung jawab!!! Tapi Mita??? ' Batin Romi bingung.
" Ayo Rom, duduk!! Malah bengong lo!! " Ucap Diki.
" Lo mikirin Si Mita bos?? " Tanya Seno.
" Kagak... Ngapain gue mikirin dia. " Jawab Romi lalu duduk.
" Bro, lo beneran lupa dengan kejadian waktu di Bar?? Lo gak ngapa-ngapain si Mita kan?? " Tanya Seno memicingkan kedua mata nya ke arah Romi.
" Ngelakuin apa?? " Tanya Romi.
" Ya gitu deh. " Jawab Seno memberi isyarat pada Romi.
" Kagak lah, kalau pun iya pasti si Mita udah maksa gue buat nikahin dia. " Jawab Romi. " Tapi ini bukti nya dia malah menjauh dari gue. " Lanjut Romi.
" Mungkin dia kecewa sama lo, dan malah balik benci lo.. Karena lo udah maksa dia saat mabuk!! " Ujar Diki membuat Romi terdiam dan melirik ke arah Paramita.
' Apa iya, dia kecewa dan jadi benci sama gue??? Kok kalau gue mikir gitu, hari gue kayak gak Terima dia benci gue?!! ' Batin Romi dilema.
" Ehhh bro, lihat Mita keluar dari grup OSIS... Dia ngundurin diri dari keanggotaan. " Ucap Seno yang sedang melihat ponsel nya.
Romi pun membuka ponsel nya dan benar di sana ada pengumuman kalau Paramita keluar dari Anggota OSIS.
' Kenapa dia keluar ya?? Bukan kah dari dulu dia selalu ingin masuk jadi OSIS. ' Batin Seno.
Di grup kesiswaan, Paramita keluar dari anggota OSIS.. Di sana tertulis Alasan kenapa Paramita keluar dari sana.
"Mau fokus belajar." Itulah alasan yang du tulis Paramita.
Romi awal nya selalu bingung dan selalu memikirkan perubahan Paramita selama ini. "Mita kenapa sih? Ngambek gara-gara gue selalu cuekin dia? "
Tapi kemarin Romi sadar dari cerita Seno dan Diki, kalau waktu itu Paramita datang ke Bar dan berniat menolong nya. Namun karena Romi di bawah pengaruh alko*hol akhirnya Romi memaksa Paramita mela*yani nya, dan itu membuat Paramita benar-benar ketakutan dan juga merasa trauma. Rasa bersalah itu mulai nggerogotin Rom, namun dia tak bisa menghadapi Paramita.
Setiap liat Paramita, dia selalu menunduk cepet-cepet kalau liat dia, Romi ngerasa dada nya sesak. Dia tau dia yang bikin Paramita yang biasa nya paling berisik jadi pendiam.
Skip sekolah udah selesai, Paramita sudah berada di rumah nya. Dia saat sedang bicara sama mama nya.
"Ma, aku mau bicara sesuatu sama mama. " Ucap Paramita.
" Apa sayang??" Sahut sang mama.
" Mita mau pindah sekolah ya. Ke SMA Wiratama aja, deket rumah nenek yang ada di kota. " Ucap Paramita.
Mama nya terkejut bukan main, karena dulu dia suruh putri nya sekolah di sana tapi gak mau dan maksa sekolah di SMA Mekar Sari. " Loh kenapa? Kan di sini udah nyaman? Nilai kamu juga bagus, bahkan kamu dulu yang ngotot ingin sekolah di sini. " Ucap mama nya.
Paramita nggak bisa jawab jujur. Dia cuma bilang, "Aku gak betah, Ma. Pokok nya aku mau pindah aja. "
Padahal alasan sebenarnya... Setiap liat Romi di kantin, di lapangan, di tangga, bayangan malam di club itu muter lagi di kepala nya. Rasa takut, malu, dan kecewa karena orang yang dia anggap teman baik malah merusak masa depan nya.
Dia pikir, kalau pindah, luka nya bakal hilang. Dan dia akan memulai hidup baru nya di tempat baru.
" Baiklah... Mama akan urus kepindahan sekolah mu... Secepat nya kamu pindah ke sekolah di dekat rumah nenek mu. " Ucap mama Paramita.
Paramita pun tersenyum senang, dia akan meninggalkan kenangan buruk itu. Dan mudah-mudahan dia bisa melupakan nya.
******
Surat pindah Paramita sudah di meja BK, tinggal tanda tangan Kepala Sekolah besok.
Romi akhirnya memberanikan diri cegat Paramita di perpus, tempat Paramita sekarang sering ngumpet pas istirahat.
"Mita, boleh ngobrol bentar aja? 2 menit." Ucap Romi. Paramita mau pergi, tapi Romi ngomong cepat. "Gue minta maaf. Gue tau kata maaf gue telat dan nggak bakal ngerubah kejadian waktu itu. Gue salah, Mit. Salah banget. Harus nya gue yang jagain lo, bukan malah ngerusak masa depan lo. Tapi saat itu gue gak sadar, gue berasa di bawah pengaruh alko**hol Mit. " Ucap Romi.
Paramita diam, mata nya udah berkaca-kaca. Kejadian waktu itu seakan berputar di pikiran nya saat ini.
"Lo mau pindah karena gue, kan? Jangan, Mita. Jangan gara-gara kesalahan gue, lo harus ngorbanin sekolah lo, temen-temen lo." Ucap Romi.
Paramita akhirnya jawab, suara nya pelan tapi gemetar. " Rom, gue bukan marah karena lo lakuin itu sama gue. Gue kecewa karena orang yang paling gue sayang, gue puja malah merusak gue dan masa depan gue. Gue ngerasa... Gue gak berharga buat lo, dan lo tahu!!! Lo lakuin itu di Bar, seakan-akan waktu itu gue seorang pela**cur yang harus mela**yani lo... Maka nya gue mau pindah. Biar gue gak inget terus dan rasa trauma gue hilang. " Jawab Paramita membuat Romi menunduk dalam diam nya.
"Gue gak minta lo maafin gue sekarang. Gue cuma minta, jangan pindah. Biarin gue tebus kesalahan gue. Bila perlu gue akan datang ke rumah lo dan bilang sama mama lo... Gue bakalan tanggung jawab, kita tunangan dulu.. " Ujar Romi.
Hari itu Paramita nggak jawab iya atau tidak. Dia pulang dengan surat pindah nya masih di tas.
Malam nya, untuk pertama kali setelah kejadian itu, dia nangis bukan karena ingat kejadian di club, tapi karena ada yang akhirnya Romi mengakui kalau dia melakukan itu dan mau bertanggung jawab, namun saat ini dia benar-benar bimbang harus bagaimana.
************
Happy Reading Guys. 🤗🥰