NovelToon NovelToon
WHISPERS OF THE HEART

WHISPERS OF THE HEART

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Duda / Dunia Masa Depan
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Oviamarashiin

Davika Ovwua Mwohan adalah siswi kelas 3 SMA yang tidak hanya berpenampilan memikat layaknya boneka hidup dengan tubuh *gitar spanyol* yang seksi, tetapi juga memiliki kepribadian paling random dan kocak di antara teman-temannya. Di balik tingkah ajaibnya, Davika adalah koki andalan rumah yang jago menyulap segala jenis masakan mulai dari jajanan pasar hingga kuliner barat menjadi hidangan favorit keluarga, teman, hingga tetangga.

Keseharian Davika dipenuhi dinamika hubungan persaudaraan yang seru dan penuh warna. Ia terlibat hubungan ala "Tom and Jerry" dengan kakak pertamanya, Mas Gara, pria cuek dan berotot yang selalu bersedia menjadi ATM berjalan demi menuruti hobi makan dan tingkah acak Davika. Sementara itu, Mbak Nara, kakak keduanya yang cantik dan manis, turut melengkapi kehangatan dan keseruan lika-liku kehidupan masa muda Davika di dalam keluarganya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Oviamarashiin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Semburat Mentari di Atas Atap Jakarta

Suasana ruang tengah yang bernuansa *Modern Luxury* itu mendadak penuh dengan kehangatan domestik yang kental. Tawa renyah Bapak Handoko mengalun ringan, mengikis habis sisa-sisa atmosfer mencekam pelarian malam tadi. Sementara itu, Nara masih berdiri dengan berkacak pinggang, menatap Davika dengan dahi berkerut, antara gemas dan ingin menjewer telinga adik bungsunya yang super degil itu.

"Davika, kamu itu benar-benar ya ! Malah pamer dandanin orang!" omel Nara, meski sudut matanya masih basah oleh air mata kelegaan. "Gus Zayyad itu putra mahkota pesantren, bukan model katalog majalah fesyen kamu!"

Davika hanya mengerucutkan bibirnya yang masih menyisakan sedikit perona plum gelap, lalu memeluk selimut abu-abu tebal itu erat-erat. "Ih, Mbak Nara enggak tahu aja. Kalau mukanya Gus kaku enggak Davika poles pakai cushion, kita pasti sudah ketangkap sama anak buahnya Kamil di swalayan tahu! Namanya juga kamuflase tingkat tinggi."

Gus Zayyad yang berdiri tidak jauh dari mereka langsung berdeham kaku, membetulkan posisi kerah kemeja hitamnya yang robek. Jari besarnya menyentuh simpul pita imut di bahunya, berniat melepaskan ikatan kain kasa tersebut, namun entah mengapa urung dilakukan saat melihat Davika melirik ke arahnya sambil menaik-turunkan alisnya yang rapi alami.

"Sudah, Nara, jangan dimarahi adiknya," lerem Bapak Handoko lembut, tangan tuanya mengusap kepala Nara yang tertutup khimar. "Davika semalam sudah bertaruh nyawa untuk membantu kita semua. Begitu juga dengan Gus Zayyad."

Bapak Handoko kemudian melangkah mendekati Zayyad. Tatapan mata pria sepuh itu dipenuhi rasa hormat yang mendalam. "Gus, draf asli yayasan yang dibawa oleh sopir logistikmu sudah aman di dalam kamar. Masa lalu yang sempat dikubur, sekarang sudah bersih seutuhnya. Langkah kita ke depan sudah tidak memiliki rintangan lagi."

Zayyad mengangguk takzim. "Alhamdulillah, Pak. Abah Kyai juga sudah mengonfirmasi bahwa rombongan pengurus pusat dari Jombang akan bertolak ke Jakarta besok pagi. Prosesi akad nikah yang sempat tertunda bisa kita laksanakan dalam kondisi yang paling suci dan terhormat."

Mendengar kata 'akad nikah', Nara langsung menundukkan kepalanya, menyembunyikan rona merah yang mendadak menjalar di kedua pipinya yang polos.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

*Bzzzt... Bzzzt...*

Ponsel pintar milik Davika yang tergeletak di atas meja kaca monokrom kembali bergetar agresif. Layarnya yang besar menampilkan logo panggilan suara satelit terenkripsi dengan ID: ATM Berjalan / Tom.

Davika dengan gesit langsung menyambar ponselnya, menggeser tombol hijau dengan jemari mungilnya. "Mas Gara! Mas Gara lihat kan semalam Davika keren banget? Truk kontainernya Gus Zayyad langsung menghadang "

"Jerry," potong suara bariton Sagara dari seberang Shanghai, memutus rentetan kalimat ceriwis adiknya dengan ketukan nada yang dingin namun terdengar jauh lebih rileks dari sebelumnya. "Aku sudah melihat laporan dari Hendra. Kamu selamat, itu yang paling penting."

"Hehe, iya dong! Oh iya, jangan lupa ya, draf pesanan *skincare* Davika yang harganya satu juta per botol itu harus dibawa pulang!" tagih Davika tanpa tahu malu, membuat Nara langsung menepuk dahinya sendiri melihat kelakuan absurd sang adik di depan calon suaminya.

Di dalam kamar hotelnya yang mewah di Shanghai, Kapten Sagara berdiri di dekat meja kaca, melirik jam tangan penerbangannya. *"Pesawat kargoku akan dijadwalkan terbang kembali ke Jakarta besok malam. Aku akan tiba tepat waktu sebelum Abah Kiai memulai pembacaan khutbah nikah."*

Gara mengalihkan pandangannya ke layar tablet, memastikan semua jalur hukum untuk Kamil telah terkunci rapat tanpa celah. *"Jerry, berikan ponselnya kepada Gus Zayyad."*

Davika menjulurkan tangannya yang super kecil, menyodorkan ponsel itu ke hadapan Zayyad. "Nih, Gus. Kakak singa mau bicara."

Zayyad menerima ponsel tersebut, mendekatkannya ke telinga dengan gerakan tegap. "Ya, Kapten Sagara."

"Gus Zayyad," ucap Sagara, suaranya merendah hingga ke tingkat frekuensi yang hanya bisa didengar oleh Zayyad. *"Kamil sudah selesai. Tapi ingat pesan saya semalam di gudang pelabuhan. Jaga adik-adik saya dengan baik selama saya masih berada di atas langit luar negara. Kita akan bertemu besok malam di Jakarta."

"Saya mengerti, Kapten. Selamat bertugas kembali," jawab Zayyad tegas dan penuh komitmen antarpria dominan.

Sambungan telepon terputus. Udara pagi di rumah utama keluarga Mwohan kini benar-benar bersih dari sisa-sisa debu badai dua benua. Di sudut sofa, Davika sudah kembali mengunyah sisa keripik kentangnya dengan santai, sementara Zayyad menatap lurus ke depan, siap menyambut lembaran baru di bawah langit Al-Anwar yang sesungguhnya.

1
Sriati Rahmawati
maaf Thor buku biologi bukan kitab
selalu bilangnya kitab😄😄😄
Protocetus
Mampir ya ke novelku Remontada
Manman
it so good
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!