NovelToon NovelToon
Isekai Cheat Code: Kultivasi Instan Lewat Notifikasi Sistem

Isekai Cheat Code: Kultivasi Instan Lewat Notifikasi Sistem

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi / Fantasi Isekai
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: ujang Bonang@_@

**Sinopsis:**
Di dunia nyata, Arka mati tragis karena dikhianati. Bukannya ke akhirat, jiwanya justru bertransmigrasi ke tubuh Tian, murid buangan Sekte Awan Hijau yang sedang sekarat karena disiksa dan difitnah.
Di dunia baru yang kejam ini, kekuatan adalah segalanya. Tepat saat Tian pasrah akan mati untuk kedua kalinya, sebuah layar holografis muncul di kepalanya dengan bunyi: *[Ding! Sistem Cheat Code Jagat Raya Aktif!]*
Di saat orang lain butuh puluhan tahun untuk bertapa, Tian cukup melihat notifikasi sistem untuk naik level secara instan, kebal dari serangan, dan menduplikasi jurus dewa. Berbekal kode curang ini, Tian bangkit dari pecundang menjadi penguasa tunggal jagat raya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ujang Bonang@_@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

**Bab 10: Tebasan Pemutus Langit**

**Bab 10: Tebasan Pemutus Langit**

Keheningan yang mencekam menyelimuti gerbang samping Sekte Awan Hijau. Puluhan murid penegak disiplin yang tersisa mematung dengan senjata gemetar di tangan mereka. Empat rekan mereka yang tadi maju dengan gagah berani kini terkapar pingsan di tanah dengan wajah bengkak sebelah, tanpa sempat menyadari apa yang baru saja menghantam mereka.

Zhao Hu merasakan tetesan keringat dingin mengalir dari pelipisnya, membasahi zirah ringan yang dipakainya. Otot-otot tangannya yang memegang pedang besar terasa kaku. Sebagai seorang kultivator Tingkat 8 Akhir, dia selalu bangga akan insting bertarungnya. Namun saat ini, seluruh insting di dalam tubuhnya berteriak histeris, menyuruhnya untuk segera membalikkan badan dan melarikan diri sejauh mungkin dari pemuda berjubah abu-abu di depannya.

"Kenapa diam saja, Senior Zhao Hu?" Feng Tian melangkah maju satu kali. Langkahnya begitu santai, namun bagi Zhao Hu, itu terasa seolah-olah seekor gunung raksasa sedang bergeser mendekatinya. "Bukankah tadi kamu sangat bersemangat ingin mematahkan kedua kakiku?"

"B-bocah iblis! Jangan sombong!" Zhao Hu berteriak, mencoba mengusir rasa takut yang menggerogoti nyalinya. Dia tahu, jika dia melarikan diri sekarang di hadapan para murid Sekte Pedang Suci, reputasi Klan Zhao di wilayah murid luar akan hancur lebur tanpa sisa. "Semuanya, serang bersama! Dia hanya satu orang, *Qi*-nya pasti sudah terkuras setelah menggunakan sihir kecepatan tadi! Siapa pun yang berhasil menebasnya akan mendapat hadiah seratus batu spiritual dari Tetua Guntur!"

Mendengar iming-iming seratus batu spiritual, rasa serakah mengalahkan rasa takut. Lebih dari dua puluh murid penegak disiplin berteriak histeris dan menerjang maju secara bersamaan, membentuk kepungan rapat yang tidak menyisakan ruang sedikit pun bagi Feng Tian untuk menghindar.

Mu Ran yang melihat hal itu tidak bisa tinggal diam lagi. Dia menghunus pedang peraknya, siap melompat ke tengah pertempuran. "Rekan Feng, aku akan membantumu menahan sisi kanan!"

"Tidak perlu, Nona Mu Ran," sahut Feng Tian tenang tanpa menoleh sedikit pun. Tangan kanannya perlahan bergerak ke belakang punggungnya, memegang gagang pedang besi biasa yang dia rampas dari salah satu murid senior di gudang tua sebelumnya. "Tetaplah di sana dan nikmati pertunjukannya. Orang-orang ini... bahkan tidak memenuhi syarat untuk membuatku berkeringat."

*Sret!*

Feng Tian menarik pedang besi biasa itu dari sarungnya. Begitu bilah pedang itu terekspos di bawah cahaya obor dan rembulan, atmosfer di sekitar gerbang sekte mendadak berubah secara ekstrem. Udara yang tadinya hangat di malam hari seketika menjadi sangat tajam, menusuk kulit siapa pun yang berada di sana hingga terasa perih.

**[Ding! Mengaktifkan 'Jurus Pedang Sembilan Langit - Bab 1: Tebasan Pemutus Langit'!]**

**[Notifikasi: Mengonsumsi 100 poin Qi. Mengunci seluruh target di depan Pengguna!]**

*Wush!*

Seluruh energi *Qi* murni Tingkat 9 di dalam dantian Feng Tian mengalir deras seperti air air terjun menuju ke sepanjang bilah pedang besi biasa tersebut. Pedang murahan yang seharusnya mudah patah itu mendadak memancarkan cahaya putih keemasan yang sangat menyilaukan, mengeluarkan bunyi dengungan tajam yang menggetarkan jiwa.

Niat pedang (*Sword Intent*) yang luar biasa pekat membubung tinggi ke angkasa, membentuk ilusi sebilah pedang raksasa transparan yang seolah-olah membelah awan-awan hitam di langit malam.

"N-Niat Pedang murni?! Bagaimana mungkin seorang murid luar bisa membentuk Niat Pedang murni?!" Mu Ran berseru histeris, langkah kakinya terhenti seketika. Sebagai murid dari Sekte Pedang Suci yang mengagungkan jalur pedang, dia tahu betul betapa sulitnya melahirkan Niat Pedang. Bahkan Master Sektenya sekalipun baru bisa mencapainya setelah berada di Ranah Inti Emas! Namun pemuda di depannya, yang masih berada di ranah Pengumpulan Qi, melepaskannya dengan begitu mudah!

Zhao Hu dan pasukannya yang sedang menerjang maju seketika merasakan tubuh mereka menjadi sangat berat, seolah-olah ada pisau tak kasat mata yang ditempelkan di leher mereka masing-masing. Namun, semuanya sudah terlambat untuk mundur.

"Tebasan Pemutus Langit... Hancur!" Feng Tian mengayunkan pedangnya secara horizontal dalam satu gerakan melingkar yang sangat elegan.

*SREEEETTTT—BOOOOOMMMM!!!*

Satu tebasan horizontal itu melahirkan sebilah gelombang tajam berbentuk bulan sabit berwarna putih keemasan sepanjang belasan meter. Gelombang pedang itu melesat maju dengan kecepatan yang merusak pandangan mata, memotong udara, menembus tanah berbatu hingga menciptakan parit dalam, dan menghantam seluruh kepungan murid penegak disiplin secara mutlak.

*Trang! Trang! Trang!*

Senjata-senjata milik para penegak disiplin hancur berkeping-keping menjadi serpihan logam saat bersentuhan dengan gelombang pedang tersebut. Perlindungan *Qi* di tubuh mereka pecah seketika seperti kaca yang dipukul palu besi.

"Aaaaaaarrgghhh!"

Jeritan massal bergema memecah malam. Lebih dari dua puluh tubuh murid terlempar ke udara secara bersamaan, memuntahkan darah segar sebelum akhirnya berjatuhan di tanah seperti hujan salju yang mengenaskan. Mereka semua tumbang dalam satu kali tebasan!

Zhao Hu, yang berada di barisan paling belakang, menggunakan seluruh kekuatannya untuk menahan sisa gelombang pedang tersebut dengan pedang besarnya.

*Krak!* pedang besarnya patah menjadi dua, dan gelombang pedang itu menyayat dadanya hingga meninggalkan luka robek yang sangat besar dari bahu hingga pinggangnya.

*Bruk!* Zhao Hu berlutut di tanah, memuntahkan seteguk besar darah kental. Dia menatap Feng Tian dengan mata yang dipenuhi oleh horor yang teramat sangat. "Ka-kau... klan Zhao... tidak akan... melepaskanmu..." bisiknya lemah sebelum akhirnya jatuh tersungkur dan pingsan karena kehabisan darah.

Gerbang samping Sekte Awan Hijau kini berubah menjadi pemandangan medan perang yang sunyi dan mengerikan. Parit sepanjang dua puluh meter menganga lebar di tanah, membelah area gerbang menjadi dua bagian.

**[Ding! Anda berhasil mengalahkan seluruh Pasukan Penegak Disiplin (Zhao Hu & 24 Antek)!]**

**[Menyerap sisa-sisa energi spiritual di sekitar area... Memproses hadiah masif...]**

**[Selamat! Anda mendapatkan 3.000 Poin Pengalaman (EXP) dan 1.000 Koin Sistem!]**

**[Ding! Poin Pengalaman telah melampaui batas maksimal (3.250 / 1.500). Memulai proses menerobos ranah tertinggi Pengumpulan Qi!]**

*Boom!*

Ledakan energi spiritual di dalam tubuh Feng Tian kali ini begitu dahsyat hingga memancarkan pilar cahaya emas setinggi sepuluh meter ke langit malam, menerangi seluruh wilayah luar Sekte Awan Hijau. Semua kotoran terakhir di dalam tubuh fisiknya terbakar habis, membuat kulitnya tampak bersih seperti giok putih tak bercela. Dantiannya bergetar hebat, pusaran cairan *Qi*-nya meluas hingga batas maksimal yang bisa ditampung oleh seorang manusia di tahap dasar.

**[Ding! Selamat! Anda telah mencapai Tahap Pengumpulan Qi - Tingkat 10 PUNCAK (Setengah Langkah Menuju Fondasi Dasar)!]**

**[Sisa EXP saat ini: 1.750 / 3.000.]**

**[Notifikasi: Sistem merekomendasikan Pengguna untuk segera mengonsumsi 'Pil Fondasi Sempurna' di tempat yang aman untuk melakukan terobosan ranah besar berikutnya!]**

Feng Tian menarik napas dalam-dalam, menstabilkan energinya yang bergejolak, lalu mengembalikan pedang besinya yang kini sudah retak-retak ke dalam sarungnya. Hanya dalam waktu kurang dari satu hari, dari seorang sampah Tingkat 1, kini dia berdiri di puncak tertinggi ranah Pengumpulan Qi!

Tepat di saat pilar cahaya emas itu memudar, dari arah puncak gunung terdengar suara lonceng besar sekte berdentang tiga kali secara berturut-turut—tanda bahwa situasi darurat tingkat tinggi sedang terjadi.

*Tenggg! Tenggg! Tenggg!*

Beberapa tekanan aura yang sangat kuat, yang berada di Ranah Fondasi Dasar Tahap Akhir dan Puncak, mulai meledak dari arah kediaman para Tetua, melesat dengan kecepatan penuh menuju ke arah gerbang samping.

Feng Tian tahu waktu santainya sudah habis. Dia menoleh ke arah Mu Ran dan kelompoknya yang masih berdiri mematung dengan mulut terbuka lebar.

"Nona Mu Ran, sepertinya tuan rumah tempat ini sudah mulai tidak ramah," Feng Tian tersenyum tipis, menjentikkan jarinya dengan santai. "Aku harus pergi sekarang. Sampai jumpa lagi di bawah langit Benua Azure."

Sebelum Mu Ran sempat mengucapkan satu kata pun, tubuh Feng Tian mendadak kabur dan menghilang sepenuhnya dari pandangan, meninggalkan beberapa bayangan semu yang perlahan memudar di bawah cahaya rembulan. Menggunakan kombinasi *Cheat Kecepatan Cahaya* dan *Lankah Bayangan*, dia melesat pergi meninggalkan area sekte menuju dunia luar yang lebih luas.

Mu Ran menatap parit besar yang ditinggalkan oleh tebasan pedang Feng Tian, lalu melihat ke arah langit tempat pemuda itu menghilang. Sebuah tekad yang kuat berkilat di dalam mata indahnya.

"Feng Tian... kita pasti akan bertemu lagi. Dan saat itu terjadi, aku akan memastikan diriku sudah cukup kuat untuk berdiri di sampingmu," bisik Mu Ran lirih.

Malam itu, Sekte Awan Hijau mengalami gempa bumi emosional terbesar dalam sejarah mereka. Seorang murid luar yang selalu mereka siksa dan panggil 'sampah', telah menghancurkan seluruh garis keturunan muda Klan Zhao, menumbangkan murid inti genius, memotong pasukan penegak hukum dalam satu tebasan, dan melangkah pergi menantang seluruh dunia sebagai seorang monster baru yang tak terbendung.

> **💬 Catatan Penulis (Author's Note):**

> **BOOM! BAB 10 SELESAI DENGAN SANGAT SANGAR!** 💥🔥

> Feng Tian resmi mencapai **Tingkat 10 Puncak** hanya dalam satu hari! Dia sukses membantai semua antek klan Zhao dan kabur dengan gaya yang sangat keren di depan mata Mu Ran!

1
Gege
makin kesini, cerita asli 300 kata, catatan othornya 1000 kata..🤭🤣
Sri Dewi: maaf ya autor lagi sibuk sibuknya ini juga yempetin curi waktu tar deh di bonusin
total 1 replies
Muhammad Ridwan
before🤣
Muhammad Ridwan
anggota tubuhnya
Muhammad Ridwan
semangat....
Hadi Hadi
bantai 😍😍😍
Gege
jangan lupa Thor tradisinya dunia kultivator, bunuh lalu harta rampasan.. 🤭
Gege
sudah 19 bab warisannya masih belom menunjukkan kualitas dan kemampuannya yang warbyasaaah.. 🤭
Hadi Hadi
semangat 👍👍👍
Hadi Hadi
😍is good 👍👍👍
Hadi Hadi
bantai 💪💪💪
Hadi Hadi
up up up up 💪💪💪😍😍😍
Hadi Hadi
bantai 💪💪💪
Hadi Hadi
bantai thor 💪💪💪
Hadi Hadi
sikat
Hadi Hadi
mantap
Hadi Hadi
lanjutkan
Hadi Hadi
up up up up
Muhammad Ridwan: gas gas
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!