Seorang wanita dari jaman modern masuk ketubuh Permaisuri yang di jadikan pilar Kekaisaran, Dinny Winata.. umur 25 tahun, Dinny terkejut saat jiwanya di tarik paksa oleh cahaya yang datang ke tubuh nya
"Siapa kau?" tanya Dinny
"Aku jiwa yang dihianati dan di buang ke dalam jurang kebencian" jawab wanita yang persis dengan Dinny
"Apa mau mu? sampai menarik jiwaku yang sedang duduk di balkon" ucap ketus Dinny
"Hahaha... balaskan rasa sakitku, aku serahkan putriku dan putra untuk kau jaga, bukan nya kau di dunia ini hidup sendiri" ucapnya dengan nada penuh kebencian. Dinny menggerutu tidak jelas
"Tidak mau tiba-tiba punya anak, dsini aja aku masih single-single loh" jawab kesal Dinny. wanita yang menatap penuh kebencian langsung menatap penuh kerapuhan
Penasaran dengan cerita ini? yuk mampir kecerita Nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20
Kaisar Rui Ning mengeluarkan darah dari mulut saat merasakan sakit di dadanya, dia tidak menyangka istri yang dia anggap lemah lembut itu memiliki kekuatan yang sangat dahsyat. semua para tamu pun hanya bisa melihat tak percaya, apa kekuatan Permaisuri Ai Ning begitu kuat, sampai membuat seorang kaisar yang memiliki tubuh kekar itu mengeluarkan darah dari mulutnya karena mendapatkan Tendangan Madun dari Permaisuri Ai Ning.
"Sakit tidak itu ya?" tanya seorang lelaki tampan yang duduk di kursi Keluarganya, Menteri Su yang berada di sisi putranya berlangsung menjawab dengan.
"Kalau kau ingin merasakannya... ayah bisa meminta Permaisuri Ai Ning untuk menendang mu saat ini juga" jawab menteri Su. putranya pun langsung menatap tak percaya kepada sang ayah.
"Apa ayaha Ingin membuatku mati muda? kenapa jauh-jauh harus Permaisuri Ai Ning, kenapa tidak langsung Ayah tusukan saja.... pedang milik Ayah itu ke Dada putramu yang tampan ini, Aku kan tadi hanya bertanya kenapa ayah yang marah?" ucap kesal putra Menteri Su. menteri Su hanya bisa mendengus.
"Pertanyaan kakak itu sangat tidak masuk akal... sudah tahu Kaisar Rui Ning, terlempar begitu jauh? kakak masih bertanya apa itu sakit? bukankah pertanyaan Kakak itu tidak masuk akal bagi kita yang normal ini?" ucap kesal adiknya. karena dia cukup terganggu dengan pertanyaan kakaknya yang benar-benar di luar BMKG itu. tuan muda su' pun hanya bisa mendengus saat mendengar ucapan adik perempuan yaitu, Apa salahnya bertanya di benaknya.
"Kalian bertiga begitu berisik, diamlah Ibu ingin melihat bagaimana kelanjutan Kaisar Rui Ning, yang di hukum oleh Permaisuri Ai Ning... suara kalian itu seperti lebah di teling ibu ngieng... ngieng... sangat mengganggu" ucap marah Nyonya Su. dan akhirnya Ketiga orang yang membuat nyonya Su marah pun langsung diam.
Kaisar Rui Ning mengeluarkan darah dari hidung nya, dia terkejut melihat istrinya yang lemah lembut bisa menendang dia begitu jauh.
"Kakak Rui...." teriak Yeuer. Permaisuri Ai Ning terkekeh geli mendengar panggilan adik tiri tidak tahu diri itu.
***
"Waw... kalian dengar? putri selir Tuan Nam Ai memanggil kakak ipar nya dengan begitu mesra? oh.... kutukan apa yang membuat Tuan Nam Ai memiliki putri yang tidak tahu diri seperti nya?" ucap sinis salah satu istri menteri. tamu undangan yang mendengar ucapan istri menteri pendidikan pun mengangguk, Mereka pun setuju dengan ucapan istri dari menteri pendidikan itu.
"Anda benar nyonya... dengan tidak tahu malunya Dia memanggil kakak iparnya dengan kakak Rui? wah... ini benar-benar di luar ekspektasi kita semua" ucap nyonya lainya. mereka semua pun menatap sini kepada pasangan yang sedang duduk di pojokan itu.
Yeuer yang melihat lelaki yang dia cintai terlempar begitu jauh pun langsung mendekati nya, dia tidak memikirkan tentang sekitar.
"Apa salahku? aku hanya mencintai nya? kami saling cinta.... tapi kakak Rui harus menikahi wanita yang tidak dia cintai" ucap kesal Yeuer. semua orang yang mendengar ucapan itu pun melongo.
PLAK
PLAK
"Cinta yang kalian miliki itu tidak salah... kalau dia benar mencintaimu? dia bisa berbicara kepadaku, tapi dia mengikuti apa yang aku minta untuk menikahi Permaisuri Ai Ning... kalau dia tidak mencintai Permaisuri Ai Ning, tidak mungkin dia memiliki putra dan putri yang umurnya hampir sepuluh tahun... kau pikir dia tulus mencintaimu? seorang lelaki akan tetap bertahan dengan yang namanya cinta kepada seseorang, dia tidak akan pernah mau menyentuh wanita yang tidak dia cintai... tapi kamu lihat sendiri bukan putra dan Putrinya sudah sebesar itu dia masih bilang tidak mencintai Permaisuri Ai Ning, ucapan yang bodoh menurut ku" teriak ibu suri Ning. yang baru saja menampar pipi bengkak Yeuer, Yeuer yang mendengar ucapan ibu suri Ning pun. berdiri kaku.
Dia pun mengalihkan tatapannya kepada Kaisar Rui Ning, dan dia bisa melihat mata gugup Kaisar Rui Ning.
"Apa kau menghianati ku kakak Rui?" tanya Yeuer. Kaisar Rui Ning yang ditanya seperti itu pun merasakan gugup dalam hati, memang benar awalnya dia menolak dengan pernikahan yang sudah diatur oleh ibunya itu. tapi saat malam pertama, dia melihat Permaisuri Ai Ning lebih dekat. wajahnya cantik dan seksi, lelaki mana yang tidak tergoda dengan wanita seperti Permaisuri Ai Ning.
"Ma maaf Ye'er" ucap gugup Kaisar Rui Ning. Yeuer yang mendengar jawaban seperti itu pun terkekeh.
"Aku selalu setia menunggumu.... kau bilang malam pertama kalian terjadi karena kakak Ai yang menggoda mu? tapi sekarang apa... ternyata kau yang menghianati ku? hahaha... aku benar-benar tulus mencintaimu, jadi ini balasan mu?" teriak Yeuer. Permaisuri Ai Ning mengerutkan alisnya, jadi lelaki durjanah itu bilang dia yang menggoda.
"Dasar tak tahu diri... dia sendiri yang ngajak Kakak Ai anu-anu, tapi dia bilang kakak Ai yang menggoda? lelaki gila..." gumam Permaisuri Ai Ning dalam hati. dia mendapatkan gambaran pemilik aslinya, dia benar-benar jijik dengan tubuhnya.
"Aku harus mandi tujuh sumur dan tujuh kembang... itung-itung buang apes tubuh kakak Ai" gumam hati nya.
SREK
ARRRGGG
Semua orang melotot melihat Ang Bei dengan mata memerah itu.
"Ang Bei......
BERSAMBUNG.......
2 kaki = 10 kilo?
siapa yang batuk?? 🤭