NovelToon NovelToon
Sugar Duda Terjerat Cinta

Sugar Duda Terjerat Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Pengganti / Balas Dendam / Penyesalan Keluarga
Popularitas:842
Nilai: 5
Nama Author: DityaR

Jenna tak sengaja menyelamatkan seorang anak kecil yang terkurung bersamanya di gudang bar. Tak disangka, anak itu merupakan anak kesayangan seorang duda bangsawan.

Sebelumnya, Jenna selalu tersisih dari keluarganya. Kakaknya bahkan membuat kedua orang tua mereka berbalik memusuhinya. Sementara itu, pria yang dulu ia cintai justru berpihak kepada sang kakak.

Kali ini, Jenna tidak berniat mengalah. Ia ingin membalas semua yang telah dialaminya sekaligus mengejar kembali mimpinya menjadi aktris terkenal. Namun, setiap langkahnya selalu dihadang berbagai rencana licik dari kakaknya yang terus berusaha menjatuhkannya.

Saat Jenna perlahan membantu anak sang duda membuka diri dari trauma, pria itu mulai memperhatikannya dengan cara yang berbeda.

Akankah ia jatuh cinta pada Jenna?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DityaR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mobil Mewah

Ekspresi wajahnya terlihat seperti seseorang yang sedang membuat keputusan atas transaksi bisnis senilai sepuluh triliun.

Beruntung bagi Tuan Alamsyah, saat itu sudah sangat larut sehingga tidak ada orang lain di toilet perempuan. Dia langsung melihat Jenna.

Wanita itu duduk di lantai sambil bersandar pada pintu salah satu bilik, benar-benar mabuk.

Sepatu hak tingginya terlempar ke dua arah berbeda. Isi tasnya berserakan di lantai. Rambutnya acak-acakan menutupi wajah. Dia terlihat sangat berbeda dari wanita bersinar yang tadi berpisah dengannya.

Tatapan lembut sekilas muncul di mata Marco. Dia berjalan mendekat, mengambil tas Jenna, lalu memunguti semua barang yang berserakan. Setelah itu dia mengambil sepatu wanita itu dan membungkuk, berniat menggendongnya.

Namun tepat saat hendak mengangkatnya, Jenna tiba-tiba mencengkeram pintu bilik dengan kuat.

Tatapan mabuknya menoleh ke arahnya dengan penuh waspada.

“Kamu ... siapa...”

“Marco.”

“Marco…”

Jenna tampak linglung sesaat, lalu tiba-tiba meledak marah. “Pembohong! Kamu kira aku idiot?! Ini toilet perempuan!”

Marco terdiam sejenak. Apakah dia benar-benar mabuk? Sepertinya kesadarannya masih ada.

“Aku nggak bohong.”

“Bohong... aku nggak mau pergi... aku nggak mau ikut kamu ....” Jenna yang mabuk seperti landak kecil yang ketakutan. Seluruh tubuhnya penuh kewaspadaan.

Karena dia menolak pergi, Marco hanya bisa menaruh barang-barang di tangannya sementara.

“Apa yang harus aku lakukan supaya Kamu percaya?”

“Tunjukin KTP kamu!”

Nada Jenna seperti polisi lalu lintas yang sedang memeriksa pengemudi mabuk. Sudut bibir Marco berkedut.

Dia patuh mengeluarkan dompetnya lalu menyerahkan kartu identitasnya seperti warga negara teladan.

Jenna memegang kartu itu dengan tangan gemetar. Matanya hampir menempel ke kartu saat membaca satu per satu.

“Mar co ... Alamsyah ... Kamu Marco...”

Marco mengangguk puas. “Sekarang kita bisa pergi?”

“Enggak! aku nggak mau ikut kamu! Kamu raja iblis! aku nggak mau pergi! Nggak mau! Nggak mau!”

Jenna malah semakin gelisah.

“Raja iblis...” Wajah Marco menggelap.

Jadi itu gambaran dirinya di hati wanita ini?

Padahal dia merasa sudah cukup bersikap baik padanya. Keduanya masih saling menahan ketika terdengar langkah kaki dari luar.

“Jenna? Jenna, Kamu di dalam?”

Punggung Marco langsung menegang. Kalau seseorang melihatnya di toilet perempuan sekarang, reputasinya pasti tamat.

Langkah kaki itu semakin dekat. Marco mengumpat pelan. Dengan cepat dia meraih semua barang Jenna dan menariknya masuk ke dalam bilik.

Orang yang datang ternyata penulis skenario, Nadd.

Jenna masih pendatang baru dan tidak dekat dengan siapa pun di kru. Hanya Nadd yang menyadari dia tidak kembali lama dari toilet, jadi dia datang mencarinya.

Di dalam bilik, Jenna yang tiba-tiba ditarik masuk ketakutan dan meronta di pelukan pria itu. Suara itu langsung menarik perhatian Nadd.

“Jenna? Itu kamu?”

Mendengar suara yang semakin dekat, ekspresi Marco makin gelap. Tepat saat itu, gadis di pelukannya malah menggigit tangan yang menutup mulutnya.

Rasa sakit membuat alisnya berkerut. Ekspresi Marco mulai runtuh. Sejak kapan dia pernah berada dalam situasi menyedihkan seperti ini?

Dia menarik napas dalam-dalam, lalu berbicara dengan suara serak yang ditekan. “Tenang... aku kasih sekarang...”

Nadd yang hendak mengetuk pintu langsung membeku ketika mendengar suara pria dari dalam. Beberapa detik kemudian dia langsung mengerti.

Wajahnya memerah dan dia buru-buru pergi. Dia benar-benar tidak menyangka akan menemukan orang sedang melakukan “itu” di sini.

Ini hotel. Kenapa tidak sekalian saja ambil kamar?

Dia benar-benar tidak mengerti hobi sebagian orang.

Karena Jenna tidak ada di toilet, lalu dia pergi ke mana?

Satu hal yang sama sekali tidak terlintas di pikiran Nadd adalah bahwa orang yang sedang melakukan “itu” di toilet adalah Jenna yang sedang dia cari.

Begitu suara langkah kaki menjauh, Marco akhirnya menghela napas lega. Dia duduk di tutup toilet, melonggarkan dasinya, lalu meletakkan wanita yang masih meronta itu di pangkuannya.

“Berhenti bikin masalah.”

Kalau tidak, dia mungkin benar-benar akan melakukan “itu”.

Nada suaranya terlalu menakutkan.

Jenna langsung terkejut sampai cegukan. Dia menatapnya dengan ekspresi seperti anak kecil yang baru saja dimarahi.

Marco hanya berniat menakutinya sebentar, tetapi akhirnya dia menghela napas dan menepuk punggungnya pelan. “Maaf. aku nggak seharusnya ngomong sekasar itu.”

Namun wanita di pelukannya malah semakin sedih. Air mata mulai mengalir tanpa henti dari matanya.

Marco benar-benar tidak berdaya.

Bagaimana mungkin dia jauh lebih sulit ditenangkan dibanding Juju?

1
@Reeartha1231
lanjutin trus kak
@Reeartha1231
awal cerita yang bagus
ᴹᴵᴹᴵ a ʙᴊɴ💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Pesona Jenna tak terkalahkan apalagi seorang Moy yang penuh tipu muslihat pasti kebusukannya segera terbongkar
tutiana
menarik
Piw Piw: terima kasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!