NovelToon NovelToon
Gadis Penakluk Tuan Ceo Mandul

Gadis Penakluk Tuan Ceo Mandul

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cintapertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:19.1k
Nilai: 5
Nama Author: KGDan

Karena panggilan sahabatnya, yang telah bekerja di ibukota, Esther Valencia pun datang ke ibukota, untuk bekerja di perusahaan sahabatnya.

Siapa sangka, ia dijual sahabat yang ia percayai selama ini, kepada lelaki hidung belang di sebuah club malam.

Tubuh panas Esther menabrak tubuh seorang pria, saat ia melarikan diri dari kejaran pria hidung belang, yang bertepatan pria tersebut akan masuk ke dalam sebuah kamar.

Esther pun akhirnya menghabiskan cinta satu malam dengan pria asing, karena pengaruh obat yang diberikan sahabatnya ke dalam minumannya.

Bagaimana sikap Esther setelah ia sadar dari pengaruh obat, kalau ia telah tidur dengan seorang pria yang tidak ia kenal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 20.

"Luna! panggil Dokter kandungan! cepat! Nyonya muda kesakitan!!"

Charlotte berteriak pada Luna, begitu ia melihat pengasuh khusus untuk Esther itu, masuk ke dalam ruang konsultasi tersebut.

"Baik, Nyonya!!" jawabnya, lalu keluar dari dalam ruangan itu.

Charlotte mengambil ponselnya untuk menghubungi ponsel Jack, sampai tangannya gemetar saat menekan layar ponselnya.

Jack tidak mengangkat panggilannya, membuat Charlotte melakukan beberapa kali panggilan.

Jack tetap tidak juga mengangkat panggilannya.

Sementara Esther terus saja menangis dan menjerit kesakitan, mengatakan perutnya sangat panas.

"Ma! panas sekali! suster tolong dilap jelnya! aku tidak tahan!!!"

"Nyonya! tunggu apa lagi! sudah begini, masih juga tidak segera ke ruang operasi!!" perawat menaikkan nada suaranya.

"Nyonya! aku menemukan Dokter kandungan!!" Luna masuk bersama dengan seorang Dokter wanita.

"Dokter! tolong menantuku, Dok!!!" Charlotte menarik tangan Dokter untuk melihat keadaan Esther.

"Sepertinya menantu anda akan melahirkan, Nyonya!" jawab Dokter itu.

"Hah?!!" Charlotte termangu mendengar apa yang dikatakan Dokter tersebut.

"Suster! bawa pasien ke ruang bersalin!!" perintah Dokter kepada perawat, yang sedari tadi ingin membawa Esther ke ruang operasi.

"Baik, Dok!!"

Charlotte terpaksa mengikuti arahan Dokter, dan bergegas mengikuti dari belakang menuju ruang bersalin.

Sementara Esther terus saja menjerit kesakitan tiada henti, sembari meremas pinggiran tempat tidur dengan erat.

Sakitnya membuat ia rasanya ingin menyerah, dan pasrah saja bayinya terlahir dengan prematur.

Harapannya, ia ingin bayi-bayinya terlahir dengan selamat.

"Nyonya! tunggu di luar saja, ini demi kelancaran bersalin menantu anda!!"

Dokter menutup pintu ruang bersalin, dan Charlotte masih mendengar suara tangis dan jeritan kesakitan Esther.

Sementara itu di gedung Sebastian grup.

Nick bergegas mendekati kursi Ceo di ruang meeting, dan membisikkan sesuatu ke telinga Jack.

Brak!!

Tiba-tiba Jack berdiri dengan raut wajah terkejut, begitu ia mendengar bisikan Nick.

"Rapat diundur untuk sementara!!" ujarnya, lalu bergegas meninggalkan ruang meeting bersama Nick.

Rekan Direksi, dan staff karyawan, yang duduk di kursi rapat, seketika terheran-heran melihat Jack yang terlihat panik.

"Ada apa?! apa yang terjadi?!"

"Kenapa Tuan Sebastian terlihat panik?!"

"Mungkinkah sesuatu terjadi?!"

"Aku tidak tahu!!"

"Iya! mungkin saja sesuatu telah terjadi!!"

Ruang rapat terdengar riuh saling bertanya satu sama lain, melihat Jack yang pergi dengan tergesa-gesa.

Di dalam mobil baru melihat begitu banyak panggilan dari Ibunya, yang tidak dapat ia terima, karena ponselnya ia tinggalkan di dalam ruang kantornya.

"Cepat!!"

"Baik, Tuan!!"

Mobil meluncur ke alamat rumah sakit, tempat biasa Esther melakukan cek-up kehamilannya.

Sesampainya di rumah sakit, Jack segera berlari masuk ke dalam rumah sakit, dan tidak sabaran untuk menemukan tempat Esther bersalin.

"Ma!!" panggil Jack, begitu ia melihat Ibunya berjalan mondar-mandir di depan ruang bersalin bersama dengan Luna.

"Jack! Jack!!" Charlotte menghambur menyambut Jack yang setengah berlari menghampirinya.

"Bagaimana dengan keadaan Esther?!" tanya Jack panik.

"Tidak terdengar lagi suara jeritannya! aku merasa khawatir dengannya! biasanya akan terdengar suara mengejan!!" kata Charlotte menjelaskan dengan panik.

Jack menghambur ke arah pintu ruang bersalin, lalu dengan kuat ia mengetuk pintu ruangan.

Tok!! tok!!!

"Dokter! Dokter! bagaimana keadaan istriku!!!" teriaknya dengan panik.

Dalam ruang bersalin tidak menanggapi gedoran, dan panggilan Jack sama sekali, membuat Jack menjadi semakin cemas.

Memikirkan empat bayinya dalam perut Esther, ia pun tidak ingin menunggu lama tanpa mengetahui, apa yang telah terjadi di dalam ruang bersalin.

"Nick! cepat hubungi Direktur rumah sakit!!!" perintah Jack tidak sabaran.

"Baik, Tuan!!" jawab Nick bergerak dengan cepat mengambil ponselnya.

"Bagaimana dengan cucuku?!"

Ethan bersama Butler melangkah setengah berlari, menghampiri Charlotte yang terlihat begitu cemas.

"Belum ada kabar, sudah masuk sedari tadi di ruang bersalin!!" jawab Charlotte.

"Nyonya! kenapa anda berada di depan ruang bersalin? bukankah seharusnya sudah pulang?!"

Mata Charlotte membulat melihat Dokter, yang biasa memeriksa kandungan Esther.

"Dokter! tolong, menantuku!!" Charlotte menghambur ke arah Dokter tersebut.

"Apa yang terjadi?!" tanyanya kebingungan.

"Menantuku tiba-tiba merasa sakit dan panas dibagian perutnya, saat perawat yang menggantikan anda, mengoleskan gel ke perut menantuku!!" jawab Charlotte.

"Hah?! kenapa bisa seperti begitu? seharusnya tidak terasa panas!!" Dokter tersebut pun terkejut, lalu bergegas melangkah ke depan pintu bersalin.

Ia membuka pintu ruang bersalin menggunakan kartu aksesnya, dan secara otomatis pintu ruang bersalin pun terbuka.

Begitu pintu terbuka, Jack langsung ikut masuk menerobos ke dalam ruangan, dan berlari menuju meja operasi.

"Apa yang kalian lakukan?!!" sentak Dokter dengan mata membulat melihat pria dan wanita berseragam perawat dan Dokter.

Mereka bersiap akan membedah perut Esther, yang sudah tidak sadarkan diri karena pengaruh anestesi.

Mendengar bentakan Dokter kepada dua orang itu, Jack seketika melayangkan tinjunya pada pria berseragam Dokter tersebut.

"Bangsat! aku akan membunuhmu, kalau anak dan istriku mengalami sesuatu!!!" teriak Jack dengan lantang.

Perawat seketika akan melarikan diri, tapi di pintu keluarga Jack telah menghambur masuk ke dalam, membuat Perawat itu tidak dapat keluar dari sana.

Nick mencengkram lengan perawat itu dengan kuat, sementara Dokter yang akan membedah perut Esther, di cengkraman dua petugas keamanan rumah sakit.

"Mereka ingin mengambil paksa bayi dalam perut istri anda, dan sepertinya gel yang dioleskan perawat, untuk memicu bayi lahir prematur!!" kata Dokter melihat keadaan Esther.

"Apakah istri dan anakku baik-baik saja, Dok?" tanya Jack panik.

"Bayi Tuan terpaksa harus dikeluarkan melalui operasi Caesar, karena istri Tuan sudah berada dalam pengaruh anestesi!" jawab Dokter.

"Apa yang terjadi?!!"

Seorang Dokter pria bersama dua Dokter lainnya, masuk ke dalam ruang bersalin.

"Nick! jelaskan kepada beliau!" Jack memberi Nick tugas menjelaskan kepada Direktur rumah sakit tersebut.

Ia ingin melihat proses persalinan Esther, untuk memastikan keselamatan Esther dan bayi-bayinya.

Empat Asisten perawat Dokter, yang akan menangani proses operasi Caesar Esther, membantu Dokter tersebut untuk memulai operasi.

Dengan memakai pakaian steril khusus operasi, Jack duduk di dekat kepala Esther terbaring.

Ia mengelus rambut Esther dengan lembut, lalu mengecup kening Esther yang terasa dingin di sentuh bibirnya.

Tanpa sadar tubuh Jack gemetar, dan merasa gugup dengan kondisi tubuh Esther.

Ia harap-harap cemas melihat wajah pucat Esther, dengan nafas yang terdengar lemah.

Ia tiada henti melihat monitor deteksi jantung Esther, dengan garis yang terlihat sangat lemah.

Jack kembali mengecup kening Esther, dan berharap tubuh Esther menghangat.

Tidak lama kemudian terdengar suara tangisan bayi, lalu salah satu perawat itu segera membersihkan tubuh bayi untuk di masukkan ke dalam inkubator.

Jack nyaris menangis melihat tubuh bayinya yang kecil.

Tangisan bayi ke dua terdengar, begitu selanjutnya yang ke tiga dan ke empat.

Tubuh bayi yang masih berusia tujuh bulan itu terlihat kecil, tapi tangisan mereka sangat kencang.

Tapi setelah masuk ke dalam inkubator, bayi-bayi Jack itu tidak menangis lagi.

Bersambung........

1
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
💝F&N💝
esther, kau harus mempertahankan jack. jack itu sudah bucin sama kamu. kamu jangan merasa rendah. jack sangan mencintai kamu. kau harus tau itu
vania larasati
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
vania larasati
lanjut
partini
aaihhhh ini mah si Jack nya aja nya yg goblok udah tau Kunti bogel
vania larasati
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Endang Sulistiyowati
bukannya Jack ga bisa berdekatan sama perempuan, karna hidungnya yg sensitif?
partini
ini Jack yg lolos bodoh lemot bin bodoh aihhh kenapa CEO ogeb semua
partini: dua" mah itu kalau belum di ucapkan belum sah kata cinta
total 4 replies
partini
hemm pasti bikin masalah,, insting suami biasanya rada" kalau udah kena baru reaksi
Mineaa
hadeech.....melda....melda.....
cari penyakit aja kamu.....😡
partini
masa Tidak saling mencintai belum nyadar aja kalian berdua ,,wihhhh tahan sekali ga di sentuh Ampe lahiran
Reni Anjarwani
lanjut thor
Anita Rahayu
karma itu namanya buat anaknya kena autisme biar di buang sama keluarga william😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Anita Rahayu
Ayo dong cepet buat si verot di siksa di hotel prodeo karna udah mau bhnuh ester😠😠😠😠😠🙏🙏🙏🙏
partini
kasih bodyguard bayangan dong Mr Jack biar istri mu mana, Secara banyak ygbga suka
Sri Aastuty Julyantii Sadega
si jack cembokur esther di deketin cowo yang lebih muda🤭
makanya cepetan nyatain perasaan kamu, biar gk salaha paham terus.
🤭🤭
Anita Rahayu
kapan ni family benalu dapag jackpot karma is realnya thor biar nyahok mereka itu😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!