NovelToon NovelToon
Suami Posesif Untuk Istri Cuek ( Xavier-Aruna)

Suami Posesif Untuk Istri Cuek ( Xavier-Aruna)

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Balas Dendam / Mafia
Popularitas:11.3k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Kisah cinta Xavier dan Aruna yang harus melewati banyak hal dalam rumah tangga mereka. Xavier adalah tipe suami posesif. sedangkan Aruna adalah istri cuek. sehingga beda sifat mereka kadang membuat mereka berselisih dan berseteru.

Namun hal itu tak membuat cinta keduanya luntur dan menghilang begitu saja. Malah hal itu membuat mereka menjadi semakin saling mencintai.

namun di balik kebahagiaan mereka ternyata ada orang yang ingin memisahkan keduanya. mampukan mereka melewati badai besar dalam rumah tangganya? dan siapakah orang itu....ikuti terus kisah cinta mereka berdua

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Xavier-Aruna 20

"Kenapa dengan suamimu? Masih ngambek?" tanya Mami Violet saat melihat Xavier terlihat masih merengut. Aruna mengangguk.

"Ck! Kek bocah aja!" celetuk Mami Violet.

"Mi, mana ada ya mertua bawa menantunya pergi dan pulang lewat dari jam dua pagi! Mertua apaan itu? Mengajarkan yang tidak baik ke pada menantunya! Katanya pengen segera punya cucu, tapi kenapa malah bawa istrinya Vier kelayapan mana pergi naik motor besar!" omel Xavier.

"Halah! istri kamu juga butuh me time nggak melulu kelonin kamu Mulu! Papi aja nggak protes kok kamu protes Mulu mana ambekan kek bocah! Gimana mau punya anak kalau sekarang saja kamu udah makan gitu istrinya dibawa sama emaknya sendiri!" mami Violet tak mau kalah.

"Ya kali kalau pergi ingat waktu! Masa iya sampai menjelang subuh! Ntar apa kata orang di kata kalian kan kuntilini kelayapan lewat tengah malam!" jawab Xavier mendapat lemparan serbet dari ibunya.

"Mana ada kuntilini cantiknya cetar membahenol begini? Yang ada tuh istri kamu banyak yang ngelirik! Aduh mana semuanya tampan-tampan ..." ujar mami Violet.

"Mami ... Ngeselin banget jadi emak!" kesal Xavier menarik tangan Aruna yang sedari tadi santai memakan sarapannya. Tak tertanggu dengan pertengkaran ibu dan anak di depannya. Secuek itu Aruna membuat Xavier kesal juga kepada istrinya. Makanya dia menarik Aruna.

"Eeeehhh ... mau dibawa ke Mana itu menantunya mami? Runa lagi makan itu Xavieeer! Benar-benar tu anak minta di masukin lagi ke perut!" teriak Mami Violet.

"Mau ngasih hukuman ke istri Vier, karena semalam sampai banyak yang lirik! Harus di buat hamil secepatnya, biar nggak ada yang berani godain!" jawab Xavier.

"Lah! Kalian mau kerja kan? Aduh itu kasihan Runa!" teriak Mami Violet.

"Bodo amat! Ada papi yang kerja di kantor! Giliran papi yang kerja aja! Aku mau fokus untuk bikin dedek bayi!" jawab Xavier membuat Papi menutup telinga Arkha.

"Sudah sana masuk! Berisik amat sih! Ada anak kecil di sini!" kesal Papi Devan.

"Oke! Makasih papi?" jawab Xavier mengacungkan jempolnya dan menggendong Aruna naik menaiki tangga menuju kamar mereka.

"aish! Papi bukannya cegah Vier! Kasihan itu Runa!" kesal Mami Violet.

"Ya mau bagaimana lagi, orang Mami yang mancing-mancing dia. ngapain juga bilang banyak yang melirik dan melihat Haruna di tempat umum. Jadinya kan anaknya mami tantrum tuh! Udah tahu anaknya itu mirip bapaknya pake segala di pancing-pancing!" jawab Papi Devan membuat Mami Violet merengut.

"ck! Dia saja yang lebay!" kesal Mami Violet.

"Ya sudah mami ganti baju, ikut papi ke kantor!" ajak Papi Devan.

"Aish malah di suruh ke kantor! Mau ngapain sih, Pi?" jawab Mami Violet.

"Temani papi di kantor saja, emangnya Mami mau seharian tinggal di rumah sedangkan di atas sana Anak Mami sedang apa?" jawab Papi Devan membuat Mami Violet mengerucutkan bibirnya dan masuk ke dalam kamar untuk bersiap ikut ke kantor.

"Mami sama Kak Vier kayak Tom dan Jerry ya, Pi? mereka itu selalu berantem setiap deketan. Ada aja yang menjadi bahan perdebatan," kekeh Arkha.

"Begitulah mami dan kakakmu! Kita sebagai orang waras harus sabar dan pura-pura budeg aja saat mereka adu mulut dan adu jotos!" kekeh Papi Devan.

"Loh pernah juga adu jotos?" tanya Arkha kaget.

"Nggak sih, lebih tepatnya kakak Vier mu itu yang di jadikan samsak sama Mami," bisik Papi Devan.

"Mami keren ternyata!" jawab Arkha manggut-manggut.

"Iya dong! Mami memang sekeren itu! Kamu anak bungsu Mami apa mau belajar bela diri juga?" tanya Mami Violet.

"Memang boleh?" tanya Arkha.

"Kenapa tidak? Siapa yang melarang? Apa kakak kamu melarang?" tanya Mami Violet menaikkan sebelah alisnya. Arkha menggeleng pelan.

"Dulu dia yang selalu melarang aku untuk belajar bela diri ataupun belajar yang lainnya. aku hanya dibolehkan untuk belajar di sekolah saja. Sedangkan untuk yang lainnya tidak boleh, bahkan ada lecet atau aku terluka sedikit saja dia akan berteriak juga akan memukuli orang yang menyebabkan aku terluka. Sehingga aku menjadi laki-laki yang lemah, harus selalu bergantung kepada Kak Runa atau orang lain," jawab Arkha. Mami dan Papi Devan saling pandang dan tersenyum.

"Baiklah, mulai nanti weekend kita belajar latihan fisik sama mami dan papi, apa kamu mau?" tanya Mami Violet.

"Mau Mi," jawab Arkha.

"Good boy!" mami Violet memeluk Arkha dengan penuh kasih sayang.

Pelukan seorang ibu yang sekarang selalu di rasakan oleh Arkha. Dia merasakan kebahagiaan utuh, kasih sayang keluarga lengkap. Walau mereka bukan keluarga kandung, namun Arkha bisa merasakan ketulusan dari mereka.

"Kalau begitu kita berangkat sekarang! Jangan sampai Arkha telat masuk sekolah!" ajak Papi Devan.

"Jangan lupa bawa bekalnya, nak!" Mami Violet memberikan kotak bekal kepada Arkha.

"Terima kasih Mi," jawab Arkha.

"Bagaimana di sekolah baru? Apa Arkha memiliki banyak teman? Apa ada di antara mereka yang nakal? Kalau ada yang nakal jangan sungkan bilang Mami!" tanya Mami Violet selama perjalanan ke sekolah Arkha.

"Nggak mi, teman-teman Arkha sekarang semuanya baik sekali. Arkha betah di sekolah sekarang, karena mereka semua mau berteman dengan Arkha yang menjadi anak baru. Tak ada yang nakal, dan guru-gurunya juga baik sekali," jawab Arkha dengan wajah yang begitu ceria dan bahagia.

"Wah, bagus dong! Mami senang dengarnya! Kalau ada anak yang nakal jangan ragu lawan! Arkha jangan diam saja, karena kalau Arkha diam maka mereka akan semakin seenaknya dan semakin membuat Arkha ketakutan setiap hari!" jelas Mami Violet.

"Siap Mi! Arkha pasti akan cerita semuanya sama Mami," jawab Arkha.

"Oke!" jawab Mami Violet.

Mereka berdua berhenti di depan gerbang sekolah Arkha dan keduanya belum pergi sebelum melihat Arkha masuk ke dalam gerbang. Namun pemandangan mengharukan mereka saksikan sendiri. Ternyata memang di sana Arkha memiliki banyak teman. Dan mereka semua terlihat sangat akrab dan dekat dengan Arkha.

"Syukurlah kalau Arkha di sini memiliki banyak teman. Mami merasa kasihan kepada dia. Selama ini dia memang selalu di sayangi oleh Bima. Hanya saja dia tak memiliki kebebasan, karena setiap gerak geriknya selalu di batasi dan di awasi. Beruntung tu orang sudah sold out dari dunia ini!" ujar Mami Violet membuat papi gemas dan melahirkan mencium pipi istrinya. Ada saja ucapan istrinya yang membuat papi tertawa.

1
nely_48
kurung az s merlyn k kandang ular pyton,, biar dia d jadiin merlyn presto, lunak sampe tulang belulang nya
nely_48
njiiir serem oge sang ibu suri klau murka 🤭
nely_48
sundel bolong kau meylin
nely_48
wah s ulet nangka busuk beraksi nih,, salah lawan kau merlyn,, tunggu kehancuran mu dlm hitungan menit ya merlyn
nely_48
babang Xavier terllope lope lah pokok na mh
nely_48
kasian sekali nasib mu rexa,, meningan jd TKI az daftar tg k Jepang biar kau bebas dr siluman ubur² s Renata sekeluarga itu
nely_48
udh ter bucin bucin kan Xavier sm aruna
rexa kau jd kekesed na Renata ternyata
nely_48
akhirnya runa n Xavier udh akur, semoga Xavier junior cepat loncing 💃💃💃
nely_48
jd lah ratu d istana hananta ya runa,, dampingi putra mahkota Xavier, tenang ada ibu suri mami vio n pemegang tahta tertinggi hananta papi devan,,, 😍😍😍
Ria Lita
jgn lama2 thor lanjut cerita nya
Ria Lita
kenapa kok reka hrs tunduk dgn keluarga Renata katanya reka ortu nya punya perusahaan kan
Heni Mulyani
lanjut
Ria Lita
iya thor bener kata kak Winda aku jadi bingung judul nya aja udah beda lha gimana kakek Aruna dan bima udah dapet balesan belum gan kakek Aruna udah tau belum kebenaran tentang Aruna dan kok tiba2 si arka udah sama Aruna aja
nely_48
yakin nih ga ada belah duren d mlm pertama ❓❓
Yam_zhie: puasa 😭🙏
total 1 replies
nely_48
pasangan pengantin baru nih
nely_48
menantu mami vio itu, lady runa
awas az s danar berulah n mulai culas n tamak harta
Ayu Juwita
haadduuuhhh
ini mah harus baca ulang dari awal
Baek chanhun
kapan Mahardika dan bima meninggal dunia, di bab mana thort
thanks teh 💪
Diana Dwiari: yang ayah aku kembali? kog aku belum baca yg itu ya,kayaknya baru rencana mau gulingkan si bima,tapi penyerangannya belum,si kakek juga belum mati di buku itu
total 2 replies
partini
ya kalau yg mikir pasti ada kan yg ga mikir kata nanti ada badai datang dalam rumah tangga mereka,
Winda Widiastuti
maaf nih Thor persaan aku baca kemarin baru Aruna pergi sama Xavier ko mlh udh jauh tp aku ulang dari awal sampai berapa kali mana yg kemarin aku baca jd bingung
Yam_zhie: ini aku ubah total kak. ini Aruna sama Xavier udah nikah. cerita kemarin di lanjutin di buku sebelumnya 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!