"Rania apa yang kamu lakukan di kamar berdua'an dengan papa kamu" teriak Ririn.
"ini tidak seperti yang bunda pikiran. om haikal yang memaksa aku masuk kamar bunda" Rania ketakutan.
"bohong itu sayang, anakmu ini yang goda mas" haikal memfitnah Rania.
plak
"kurang ajar kamu Rania.. berani banget goda suami bunda.. mending sekarang kamu pergi dari sini!! biar kamu tinggal dengan ayahmu saja" Rania di usir sama Ririn dari rumah nya.
Rania azura rinjani, gadis 16 tahun yang harus menjalani hidup sengsara semenjak kedua orang tuanya memilih berpisah dan mempunyai keluarga baru.
Rania dia abaikan oleh kedua orang tuanya dan lebih perhatian dengan keluarga barunya.. baik rumah ayah maupun bunda nya seperti neraka baginya.
"Tuhan gue harus kemana ini.. pulang ke rumah ayah gue pasti di siksa habis-habisan sama istri baru ayah.. menetap di sini pun tidak aman karena suami bunda yang bajingan itu pasti kembali melecehkan gue" Rania menangis di kamar.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariyanteekk09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 20
Prok prok prok.
"Akhirnya setelah sekian lama kita berjumpa kembali baron" Kevin baru masuk ke gudang tersebut.
Keterkejutan sinta dan yang lainnya belum hilang, kini kembali di buat terkejut kembali dengan kedatangan Kevin ketua dari Blackwood.
Baron tidak berkutik, apa yang dia takuti kini terjadi. Setelah lama bersembunyi akhirnya Kevin menemukan nya.
"Kenapa diamm, kamu terkejut nya karena saya ada di sini" tanya Kevin kembali.
"Maaf Kevin, saya tidak tahu kalau gadis ini adalah putri mu. Lihat dia tidak kenapa-napa kan" nyali baron langsung menciut.
"Mana keangkuhan mu yang tadi, yang mau memperkosa putri saya kenapa setelah bertemu dengan ku kamu jadi lembek seperti ini".
Raihan tidak menyangka putri nya ternyata diangkat jadi anak oleh seorang mafia yang terkenal kejam itu. Dia masih di ikat di kursi.
"Daddy silahkan balas dendam daddy kepada si baron, biar mereka jadi urusan aku di sini".
"Baik sayang, buat Gavin dan nina yang menemani mu di sini. Daddy akan bikin perhitungan dengan baron".
Agus dan beberapa anggota Blackwood membawa baron pergi dari sana.. Mereka akan membawa baron ke ruangan penyiksaan.
Setelah kepergian Kevin. Kini tinggal Rania di ruangan itu.. Ketiga orang itu sudah ketakutan.
"Mana kesombongan kalian yang tadi itu.. Kata-kata mau membunuh saya. Ayok dong" ujar Rania.
"Maafin kami Rania, tolong lepasin kami dan kami janji tidak akan menganggu kamu lagi" ucap sinta dengan tubuh gemetar.
"Oh tidak bisa.. Sudah cukup aku tidak membuat kalian tersiksa berapa bulan ini tapi tidak kali ini. Mari kita bermain" Rania mengeluarkan pisau dari kantor switer nya.
"Kamu mau ngapain dengan pisau itu" jihan mundur.
Rania menyuruh anak buahnya nya untuk mengikat jihan dan mama nya sedangkan surya di jauhkan dari kedua perempuan itu.
"Enak kalinya buat ukiran cantik di muka lo ini" Rania langsung menggores muka jihan.
"Sakit, gue bohong berhenti" teriak jihan. Rania tidak perduli dia terus menggores wajah jihan.
"Ini balasan untuk lo karena sudah berbuat jahat sama gue.. Tidak adil rasanya kalau lo dan mama lo hidup baik-baik saja setelah apa yang gue alami" tekan Rania.
Kini giliran sinta yang dia bikin cacat.. Orang-orang yang ada di sana merinding melihat itu. Setelah muka ibu dan anak itu sudah hancur Rania langsung menggunting rambut mereka sampai botak.
Tidak sampai sana aja. Rania menyuruh orang-orang nya melecehkan kedua perempuan itu. Tapi kalau ada yang mau.
Orang-orang nya Rania tidak perduli dengan muka hancur kedua orang itu, kan yang di nikmati tubuhnya yang mulus itu.
"Lalu kita apakan laki-laki ini nona muda" tanya Gavin.
"Lempar saja ke penangkar buaya kak. Biar dia jadi santapan para buaya yang lapar itu" perintah Rania.
"Kak nina lepaskan ikatan bokap gue dan bawa kerumah sakit.. Seperti nya kakinya terluka parah akibat pukulan dari jihan. Dan untuk ayah mulai hari ini kita tidak punya hubungan apapun lagi.. Anggap kita tidak pernah kenal" ucap Rania kemudian pergi dari sana.
"Yang harus pergi dari rumah ini ayah sayang karena ini semua milikmu".
"Aku tidak butuh harta anda tuan Raihan.. Aku akan mulai hidup baru ku tanpa kehadiran orang-orang dari masa lalu ku" jelas Rania.
"Ayok om, saya bantu keluar dari sini dan mari kita ke rumah sakit.. Om seharusnya bersyukur Rania tidak membunuh om setelah apa yang om perbuat padanya" ujar nina.
"Lo benar-benar iblis Rania.. Tuhan cabut saja nyawa ku" batin jihan.
Sinta tidak berdaya, bukan hanya wajahnya aja yang sakit melainkan seluruh tubuhnya. Orang-orang itu secara bergantian menggauli nya. Dia hanya saling tatap pasrah dengan sang anak.
Niat hati ingin membunuh Rania dan ayahnya malah mereka yang di beri kejutan. Walaupun mereka masih hidup mereka akan menderita dan cacat seumur hidupnya..
Rania pergi ke ruang bawah tanah untuk bertemu haikal, sampai di ruangan itu Rania tersenyum sinis melihat keadaan haikal yang tidak baik-baik saja.
"Rania tolong bunuh om saja,, om sudah tidak kuat di siksa" mohon haikal.
"Emang kedatangan gue kesini untuk membunuh om tapi sebelum itu kita bermain-main dulu" Rania mengambil katana yang ada di meja.
Tanpa babibu Rania langsung memotong tangan haikal sebelah kanan.
"Tangan ini dulu yang ingin menyentuh tubuh gue setiap gue tinggal di rumah bunda, dan tangan kiri ini menjambak gue saat gue melawan" oceh Rania.
Haikal tidak berteriak kesakitan karena sudah tidak punya tenaga,, dia sudah pasrah sekarang. Terakhir Rania memotong junior haikal tanpa jijik.
Hari ini dia benar-benar balas dendam dengan orang-orang yang telah bikin dirinya menderita selama ini.. Mereka mendapatkan lebih dari yang mereka lakukan pada nya..
Penjaga di ruang bawah tanah ngeri sekali melihat anak dan bapak menyiksa musuhnya dengan santai nya..
Kevin juga sudah memotong tubuh baron jadi berapa bagian. Ini hukuman untuk baron karena telah membunuh anak dan istri nya yang tidak tahu apa-apa..
********
1 tahun berlalu, kini Rania benar-benar memulai hidup baru nya dengan Kevin.. Dia tidak pernah bertemu dengan Bunda maupun ayahnya.
Raihan di nyatakan cacat karena pukulan dari jihan. Semenjak kejadian itu Raihan jadi pendiam. Dia tidak pernah pergi ke kantor. Untung ada niko yang menghandle perusahaan nya.
Ririn pun tidak sebahagia dulu. Semua waktu nya di habiskan di kantor saja. Hidup nya benar-benar sepi banget.
Sedangkan sinta dan jihan jadi gelandang, untuk bertahan hidup mereka memulung kadang mengemis di lampu merah. Muka mereka benar-benar hancur..
Aura dan mila berkunjung ke rumah ayahnya Rania, mereka berharap dapat informasi tentang keberadaan Rania sekarang.. Jujur mereka sudah tidak pernah bertemu lagi dengan Rania.
Rania pun tidak pernah memberi kabar kedua temanya tentang dirinya dan sekarang dia tinggal di mana.
"Assalamualaikum" ucap kedua gadis itu.
"Wa'alaikumsalam, eh non aira non mila, mari masuk" suruh mbok darmi.
"Terimakasih mbok".
Kedua gadis itu melihat bokap nya Rania duduk di kursi roda dengan tatapan kosong.
" om Raihan kenapa mbok " bisik mila.
"Mungkin ini karma untuk tuan karena menyiksa non Rania dulu.. Dia tidak bisa berjalan karena ulah jihan".
Mbok darmi menceritakan apa yang terjadi di rumah itu 1 tahun yang lalu. Kedua gadis itu terkejut mendengar kalau Rania di angkat jadi anak oleh seorang mafia yang terkenal kejam.
mila bertanya di mana tempat tinggal Rania yang sekarang tapi mbok darmi tidak tahu. semenjak memutuskan hubungan dengan Raihan. Rania hilang bak di telan bumi dari satu tahun yang lalu.
agar jelas Ng ada sangkut pautnya lagi.
thanks teh 💪❤️