Mengisahkan seorang Perwira Angkatan Darat bernama Lucas Abner yang sangat mencintai pekerjaannya. Pengabdiannya sebagai seorang tentara tidak bisa di ragukan. Dia bisa berada di korps pasukan khusus karena kelincahannya. Jatuh cinta kepada seorang perempuan yang dia temui dirumah sakit waktu menjengguk sahabatnya. Apakah Lucas bisa memikat hati perempuan itu ???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malam Prajurit
Lucas sudah mendapat ijin dan restu dari papanya Joy untuk menikahi anak perempuannya. Pagi ini sebelum dinas siang di IGD, Joy meluangkan waktunya ke makam maminya. Seperti biasa dia akan membawa bunga mawar putih kesukaan maminya. Di kuburan mamanya Joy bercerita semua tentang dirinya yang sudah dilamar oleh kekasihnya Lucas Abner Gosal. Joy sendiri pergi kemakam maminya. Lucas sementara ada di markas kesatuannya sedang berdinas. Lucas meskipun tidak bersama dengan kekasihnya namun dia tahu dimana kekasihnya berada.
"Sayang jangan lama - lama sendiri di makam mami ya."
"Sayang kok tahu, aku disini."
"Kamu lupa, siapa calon suamimu?" Joy hanya senyum, mereka sedang vidio call, Lucas baru selesai apel pagi dan sementara mau latihan menembak.
Keluarganya Lucas sudah mulai melakukan segala persiapan untuk pernikahan anak laki - laki mereka dan dokter Joy Debora. Yang rencananya akan dilangsungkan akhir tahun ini, atau awal tahun depan. Karena mengingat masih banyak hal yang harus dilakukan oleh mereka.
Kehidupan mama sambungnya Joy semakin menggila. Di tambah papanya sudah mulai cuek dengan kehidupannya. Dia hanya sibuk mengurus anak - anaknya. Di usianya yang sudah berumur ini, dia berpikir untuk tidak stress. Sisa hidupnya ini, beliau sudah berjanji untuk membahagiakan anaknya Joy Debora dan Erick Alfons.
Ada libur seminggu hari raya Natal dan tahun baru Lucas mengajak Joy liburan ke Paris. Hanya seminggu. Dan ini kali kedua Joy merasakan minuman wine yang sudah hampir tiga tahun dia tinggalkan kebiasaan itu. Namun ketika dekat dengan Lucas dia kembali merasakan wine kali ini dengan suasana pemandangan menarah eifel. Dan yang pertama waktu ulang tahun mama Lucas di Bali, mereka juga minum wine.
Mereka menikmati suasana Natal di kota Paris, berjalan - jalan keliling kota itu menikmati pasar natal, jajanan dan membeli souvenir bahkan hiasan natal yang bagus.
"Sayang kenapa beli perlengkapan natal banyak sekali?"
"Ini buat natal berikutnya, kan kita sudah bersama." Lucas tersenyum.
Selesai makan malam di restoran atau cafe mereka kembali ke penginapan mereka. Joy menikmati wine sedikit sebelum tidur, karena cuaca sangat dingin.
"Sayang, peminum juga."
Joy tertawa. Dia tidak mau menjawab pertanyaan Lucas. Dia langsung masuk kedalam bedcover tebal. Lucas nalurinya kuat, watak intelnya besar. Tentara terlatih, dia tahu bahwa ada yang tersembunyi dari perempuan yang dia cintai ini. Sebelum menikah dia mau tahu semuanya tentang Joy Debora.
"Sayang???"
"Ya." Lucas menatapnya. "Tadi kamu mengatakan kepadaku peminum juga?? Aku mau jujur sama kamu." Lucas memeluk kekasihnya.
"Aku kuliah di Korea, ya kalau minum Alkohol pasti biasa, apalagi kalau musim dingin. Namun sudah empat tahun, aku menjauh dari Wine itu. Karena kalu minum itu aku teringat akan sosok seseorang."
"Siapa dia??"
"Mantan pacarku." Joy merasa Lucas semakin erat memeluknya bukan merenggangkan pelukan.
"Dimana dia?? Apa pekerjaannya???"
"Dia dokter sama seperti saya. Tahun terakhir di Korea dia menghilang, sampai sekarang tidak tahu ada dimana." Lucas mencium Joy dibibirnya. Ada ketakutan, takut hilang kekasihnya, dan juga cemburu.
Kejujuran Joy, tidak membuat rasa cinta Lucas berkurang, dia sangat mencintai kekasihnya. Dia sadar bahwa dia juga mempunyai masa lalu. Malam tahun baru mereka menikmati pesta kembang api dari balkon kamar penginapan mereka yang langsung menghadap ke menara eiffel.
Hari ini di kesatuannya Lucas ada beberapa anggota termasuk Lucas menerima kenaikan pangkat. Lucas sekarang sudah berpangkat mayor. Sedangkan Daniel sudah naik jadi letnan dua. Dan banyak lagi. Malam harinya ada pesta yang dilaksanakan di aula markas besar mereka. Malam Prajurit, Lukas datang membawa Joy, calon istrinya. Karena acara santai Joy mengenakan celana panjang jins dipadukan dengan kemeja gaya - gaya korea berwarna hijau pastel. Lucas juga menggunakan baju kemeja yang berwarna hijau dan celana jins. Waktu mereka berdua hadir semua mata melihat ke arah mereka. Malam ini semua prajurit bersama istri jika sudah berkeluarga dan juga bisa membawa pacar.
Pertama kali Joy menghadiri pesta - pesta seperti ini. Joy selama acara dia hanya tersenyum. Ada saweran waktu menyanyi maupun berjoget. Dan banyak sekali, makanan. Joy juga melihat dokter Ruth Camila ada disana, dan Joy baru tahu, bahwa orangtua Ruth adalah perwira di kesatuan yang sama dengan Lucas.
"Siapa yang di gandeng Lucas, pa??"
"Tidak tahu."
"Apa itu, kekasihnya?? Papa gimana urusan kamu dengan pak Cornelis. Bagaimana anak kita bapak??" Orangtua Ruth sedang membicarakan Lucas.
Komandan kesatuan yang adalah perwira tinggi memberi sambutan sekaligus ucapan selamat kepada anggota yang naik pangkat. Dan satu pengumuman yang membuat seisi ruangan aula kaget.
"Di kesatuan kita ini, akan ada keluarga baru. Kemarin diawal kerja di tahun ini sudah ada permohon untuk menikah, yang diajukan oleh Mayor Lucas Abner Gosal dengan calon istrinya Dokter Joy Debora."
Tepuk tangan riuh terdengar. Anggota tim elite khusus langsung mengendong komandan mereka. Namun di antara ratusan orang yang ada, hanya satu keluarga yang tidak bahagia yaitu keluarga dokter Ruth Camila. Mereka kaget mendengar pengumuman yang di umumkan komandan mereka.
"Bapak, bagaimana anak kita???" Mamanya melihat Ruth sudah keluar meninggalkan acara ini.
Acara inti mau dimulai. Karena bersamaan dengan ini ada acara ulang tahun bagi mereka yang tadi pagi naik pangkat. Hari ini Lucas memang ulang tahun, karena acara malam prajurit ini, Acara ulang tahun bersama keluarga belum dilaksanakan. Besok baru mereka makan malam bersama keluarga.
"Malam ini, suatu kehormatan buat saya diusia tiga puluh tahun dan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi, saya juga diberikan pendamping hidup. Mohon doanya rencananya bulan ini kami akan menikah. Lucas memberi sambutan mewakili yang lainnya.
"Potongan kue ulang tahun punya Lucas berikan kepada Joy calon istrinya. Di akhiri dengan acara dansa. Lucas membawa Joy berdansa bersama.
Besoknya acara ulang tahun Lucas masih berlanjut. Kali ini Joy mengundang teman - teman pasukan khusus elite. Stev dan Bella juga papa dan Erick serta keluarga Lucas. Opa dan omanya sudah datang dari Bali. Di restoran gaya eropa diruangan khusus yang sudah di dekorasi. Lucas yang dipandu jalannya oleh Joy karena matanya tertutup.
"Sayang mau kemana, kenapa di tutup mataku."
"Diam bisa ngak??"
Tidak lama, terdengar suara suprise yang di ucapkan oleh semua yang ada. Lucas kaget karena sudah ada teman dan keluarga di ruangan ini.
"Ini hadiah ulang tahunku buat mu sayang." Lucas langsung mencium bibir Joy.
Selesai makan malam bersama Joy dan Lucas bersama dengan empat tim elite khususnya, ke sebuah club malam. Usman dan Isak membawa istri mereka. Yang ternyata juga gaul - gaul.
Di club malam ini, ternyata ada Ruth bersama dengan teman - temannya. Joy baru tahu bahwa disini banyak tentara juga. Di Club itu dia bertemu dengan Hans yang adalah saudara sepupu Liam. Hans tahu hubungan Liam dengan Joy. Dan asiknya Hans adalah teman Ruth.
"Joy, ketemu lagi. Sudah lama kita ngak ketemu ya. Semenjak kamu dan Liam berpisah." Joy hanya tersenyum.
"Kenalkan ini calon suamiku."
"Hans."
"Lucas."
"Kamu kenal dengan Joy??? Dokter Joy???"
"Kenal lah. Dia dulu pacarnya saudara sepupuku dokter Liam. Di tinggal nikah sama Liam." Ruth kaget karena Joy ditinggal menikah sama pacarnya. Pembicaraan Hans dan Ruth, tidak sengaja di dengar oleh Joy.
Lucas begitu kaget melihat Joy yang malam ini, sangat banyak menikmati minuman beralkohol. Akibatnya dia mabok. Daniel juga heran. Namun dia curiga sesuatu terjadi pada Joy. Karena Daniel sempat melihat Joy mendengar pembicaraan Ruth dan temannya. Pemilik club ini. Lucas sudah mulai mengendong Joy karena dia sudah mabuk, bagaimana tidak dia menghabiskan satu botol wine sendiri.
"Panas sayang."
"Sabar."
Lucas menyalakan AC dimobil dan mereka langsung pulang. Momen Lucas mengendong Joy dilihat oleh Ruth. Tentu saja kemarahan tersimpan di hati Ruth.
Joy tidak tahu apa yang terjadi sama dirinya. Disadar ketika dia bangun dan mendapatkan dirinya sudah di kamar tidurnya. Lucas yang sudah bangun dari pukul lima pagi, sudah berolah raga, menyiapkan sarapan dan sudah mandi sedang menunggu kesadaran dari kekasihnya.
"Selamat pagi sayang."
"Ehmm.Kesadaran sudah kembali."
"Maafkan sayang."
"Ini teguran keras, dilarang minum wine di tempat umum dengan orang lain selain aku calon suamimu. Apa lagi sama laki - laki lain."
"Iya sayang. Maafkan." Joy langsung turun dari tempat tidur menuju ke Lucas kekasihnya di peluk dan di cium.
"Mandi, air panas di bathtub sudah siap. Tidak lama nanti masuk angin. Dandan yang cantik, aku tunggu di meja makan." Lucas langsung keluar kamar.
"Kalau marah makin ganteng dan seksi deh kekasihku ini pengen diemut deh bibirnya." Joy tidak tahu kalau Lucas mendengar perkataannya. Lucas tersenyum, itu akibat pengaruh alkohol.
Lucas dan Joy sudah di meja makan. Lucas terus menatap kekasihnya, tatapannya tidak berpindah.
"Sayang takut dilihat begitu."
"Bukannya tambah ganteng dan seksi. Katanya mau di cium. Ayo coba. Sudah pasrah nih." Joy mukanya sudah merah. Ternyata apa yang di ucapnya terdengar oleh kekasihnya.
"Ayo aku tunggu nih? Atau aku yang cium duluan."
Dengan gerakan sigap Lucas menaruh tangannya di belakang leher Joy, kepalanya sudah berada di depan Lucas. Otomatis muka mereka sudah saling bertemu. Joy langsung menutup matanya. Menunggu ciuman dari kekasihnya.
"Aku tidak akan menyium kamu sekarang. Ini hukuman buat cewek pemabuk."
Hanna langsung menarik mukanya dengan gerakan malas. Namun kembali Lukas menarik muka itu dan dia mencium bibir kekasihnya sangat mesra, di cium seperti permintaan Joy. Dia absen seluruh bagian yang ada di mulut kekasihnya. Ketika dirasa nafas Joy mulai satu - satu. Lucas pun melepas ciuman itu. Di tatap kekasihnya dan mengelap bekas ciuman di bibirnya.
"Mana lipstiknya??" Joy mengeluarkan lipstik yang tadi dia pakai dari dalam tasnya. Lucas memakaikan lipstik itu lagi di bibir pacarnya.
"Sudah cantik lagi. Ayo sarapan dan aku antar ke rumah sakit."