Aluza, seorang Office girl cantik di Bandara, terjebak dalam kenangan Ivan mantan kekasihnya yang sudah lama meninggal.
Namun di hari pertama Aluza bekerja ia di pertemukan kembali dengan seorang pilot bernama Bara yang wajahnya sangat mirip sekali dengan Ivan
Tapi Bara yang mirip Ivan itu ternyata memiliki kepribadian yang sangat berbeda. Dia kasar, angkuh, dan tidak peduli dengan perasaan orang lain.
Aluza terjebak dalam dilema, apakah dia bisa melupakan Ivan dan jatuh cinta dengan Bara, atau justru Bara akan menjadi racun yang menghancurkan hatinya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elzaluza2549, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bertemu Keyla
Hari pertama bekerja di caffe Aluza merasa sedikit gugup apalagi kali ini ia di ajarkan lansung oleh owner nya yaitu Reza, tapi ia mencoba menenangkan diri. Ia mengenakan seragam caffe, lalu mulai bekerja, melayani pelanggan dengan senyum ramah.
Reza memperhatikan Aluza bekerja sambil tersenyum bahkan Aluza tidak menyadari jika Reza memperhatikan, ia terlalu fokus melayani pelanggan. Baru setelah pelanggan pergi, ia melihat ke arah Reza dan tersenyum.
FLASHBACK
Setelah tak ada lagi jadwal penerbangan terlihat Reza tenga mencari seseorang, Mata Reza mengitari sekeliling bandara, mencari sosok yang familiar. Tiba-tiba, ia melihat Diana berjalan keluar dari ruangan derektur dengan sapu dan pel di tangan nya.
“Diana..Tunggu..”
Merasa di panggil seketika Diana menoleh kebelakang melihat sesosok pria yang tak asing itu memanggil nya.
“Aku dengar Kamu teman dekatnya nya Aluza kan,?”Tanya Reza.
Diana meneliti pria yang penampilannya seperti seorang pilot itu dari atas sampai bawah.“Iya Aluza teman saya pak, ada apa ya?”
“Oke bagus.Begini saya mau minta bantuan kamu boleh kan..?”
FLASHBACK END
Malam ini Diana sengaja mengajak Aluza untuk makan-makan di pinggiran kaki 5 sekaligus ia mau merayakan hari di terima nya Aluza di terima bekerja di cafe.Mereka memesan es teh,sate ayam,cilok, seblak,bakso,somay,kentang goreng,nasi goreng,telur gulung, bubble tea, Brown sugar,cake dan Mie ayam.
Aluza hanya menutup mulut nya saja ketika melihat begitu banyaknya makanan yang ada di atas meja.“Ini berlebihan Diana, apa kamu pikir kita akan habis makan sebanyak ini!?"
“Husst diam lah, lagi pula ini untuk merayakan kemenangan mu Aluza jadi santai saja. lagi pula hari ini aku gajian loh"kata Diana sambil mengulum senyumnya.
“Wah benarkah!"Seruh Aluza.“Yah tapi tetap saja kamu harus menghemat Diana, jangan terlalu boros.”Nasihat Aluza.
“Iya-iya santai,”Kata Diana sambil mengelus-elus pundak Aluza.“Yaudah ayo makan,”Titah Diana.
Diana tersenyum sendiri sambil memperhatikan Aluza saat menikmati sate ayam. ia pun tenggelam dalam pikiran.“Asal kamu tau yah Za sebenarnya yang menolong kamu kerja di cafe itu pilot Reza, dan uang untuk makan-makan ini pun dari pilot Reza”
*
*
*
*
*
*
*
Keesokan paginya Aluza datang ke cafe lebih awal dari biasanya menggunakan motor yang sempat di pinjamkan Reza untuknya. Ia turun dari motor dan membuka helm.Aaluza menarik napas dalam-dalam, menikmati udara pagi yang segar. Dia tersenyum, "Hari ini akan menjadi hari yang baik." katanya dengan nada semangat.
Kondisi cafe saat itu masih sepi karena belum buka, mungkin Aluza datang terlalu pagi, pada akhirnya Aluza duduk di bangku di depan cafe sambil menunggu fatner kerja nya Reyhan dan Mirah.
Manik hitam Aluza tiba-tiba melihat seorang siswi perempuan yang di perkirakan masih berseragam SMP berjalan kaki melintas di depannya, namun sesekali siswi SMP itu stop di depannya tampak mencari kendaraan.
Aluza memperhatikan siswi itu, "Kamu cari apa?" Aluza bertanya penasaran sambil berjalan ke arahnya.
Siswi itu menoleh, "Aku lagi cari taxi."Jawabnya nampak tergesa-gesa sambil terus memperhatikan jalanan.
Aluza melirik jam di tangan nya.“Di sini jarang ada taxi.“Kamu mau berangkat ke sekolah kan?"Tanya Aluza lagi.
Siswi SMP itu hanya mengangguk.“iya tadi aku sih naik mobil di antar sama supir, tapi mobilnya mogok.Aku takut telat kesekolahan karena hari ini ada jadwal ujian, karena gak mau nunggu lama makanya mau cari taxi saja”
Aluza menghela nafas,seraya melirik jam di tangan nya lagi.“Sekolah kamu di mana? Mau kakak antarkan ke sekolah?”
Siswi itu menoleh pada Aluza dengan ekspresi tak biasa. kemudian ia menelusuri Aluza dari atas sampai bawah.“Kakak serius mau antar aku ke sekolah! sekolah aku lumayan jauh loh!”
“Udah santai, dari pada nanti kamu telat, nanti gak bisa ikut ujian.”
Pada saat yang sama teman kerja Aluza yaitu Rayhan datang bersama Mira.“Rayhan.."Teriak Aluza pada saat Reza memarkirkan motor nya di depan caffe.
“Ada apa Aluza?”
“Ray, aku boleh pinjam helm kamu gak, soalnya aku mau antar anak itu kesekolahan kasian nanti dia gak bisa ikut ujian.”
“Loh memang nya kamu kenal dia Aluza?"Tanya Mira.
“Nanti aku jelasi yah, intinya aku mau izin dulu sama kalian buat antarin dia. Okey”
Mira dan Rayhan hanya mengangguk mengiyakan. dan Reyhan pun mulai melepas helmnya dan ia berikan pada Aluza.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah menempuh perjalanan 10 menit lamanya pada akhirnya pun aluza telah sampai di depan gerbang sekolah siswi perempuan yang belum ia ketahui namanya ini.
“Ya ampun kak makasih banget yah, udah repot-repot nganterin aku ke sekolah padahal kita tidak saling mengenal.” ujar siswi perempuan itu sambil memberikan helm yang ia pakai kepada Aluza.
“Iya sama-sama,”Jawab Aluza sambil menerima helm itu kembali.
“Oh iya kak nama kakak siapa?”
“Kenalin nama kakak Aluza,”Aluza mengulurkan tangannya, dan siswi itu menerima jabatan tangan Aluza.“Nama kakak Cantik yah sama kayak orang nya,”Goda siswi itu sehingga membuat Aluza hanya tertawa kecil.
“Hey, Keyla cepatlah sebentar lagi ujian akan di mulai...!”Teriak 3 orang siswi di dalam gerbang sekolah, seketika membuat siswi bernama Keyla begitu panik lalu berlari menghampiri teman-temannya.
“Kak Aluza..lain kali aku akan datang ke cafe kakak yah...!"
Keyla melambaikan tangan, "Bye, kak! Makasih ya!"
Aaluza tersenyum, "Bye, Keyla. semoga ujian nya berhasil yah!"
...****************...
Vina menarik napas dalam-dalam, "Dasar supir tidak bertanggung jawab! Kamu biarkan anak saya berjalan sendirian!"
Supir itu membela diri, "Bu, non Keyla sendiri yang meminta ingin jalan dan cari taxi sendiri saja di saat mobil mogok..."
Vina memotong, "Halah, apapun alasannya tetap Kamu yang salah! Awas saja kalau sampai Keyla kenapa-kenapa kamu harus bertanggung jawab mengerti!"
Kemudian Bara datang ketika melihat mamanya tenga memarahi supir pribadi Kayla.Bara menghampiri, "Mama, apa yang terjadi?"
Vina menoleh, "Bara, lihat! Supir ini membiarkan Keyla berjalan sendirian!"
“Ma, sudah tenanglah. barusan Keyla menelpon kalau dia sudah sampai di sekolah jadi mama tidak perlu khawatir lagi.”
“Serius, Keyla ke sekolah naik apa? dia kan belum pernah berangkat ke sekolah menggunakan taxi, angkot,ojek atau pun semacamnya kamu tau sendiri kan Bara adik mu itu seperti apa"
“Untuk lebih detailnya mama tanya sendiri saja pada Keyla saat dia pulang sekolah nanti. mama lebih baik masuk ke dalam saja. urusan supir biar aku saja yang atur.”
“
.