Hidup tidak selalu sesuai dengan apa yang kita impikan,tapi percaya lah di setiap air mata yang menetes akan berujung kebahagiaan walau tidak terjadi saat itu juga.
Aini bertahan hidup demi anak yang dikandung nya,berbagi rintangan dia lalui hanya untuk membuat anak nya tidak jadi bahan omongan orang lain.
IG.lelyanai07
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yanai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 20
Varel mencari nomor yang seseorang yang dia rasa bisa menolong nya saat ini.setelah beberapa kali melakukan panggilan akhirnya terjawab juga
"Halo." ucap Varel dengan nada suara yang seperti menahan sakit
"Ini siapa"?tanya Aini yang merasa terganggu karena dari tadi ponsel nya berdering
"Kamu jemput aku sekarang kejalan xx ".kata Varel
"Aku gak mau lagi pula ini sudah pagi dan yang paling penting kita tidak saling mengenal".jawab Aini merasa kesal
"Aku akan bayar berapa pun yang kau minta asal kau jemput aku sekarang."kata Varel karena dia tidak percaya pada orang lain dalam keadaan nya yang seperti ini
"Apa kau yakin akan memberikan berapapun yang akan aku minta."?tanya Aini
"Cepat katakan berapa yang kau mau".kata Varel mulai kesal
"Baiklah aku akan kesana kalau anda bayar aku 10x lipat."kata Aini
"Dalam 10 menit kau harus sudah sampai ke sini kalau tidak maka kau akan menyesal nanti nya."kata Varel sambil mengakhiri panggilan nya
"Dasar manusia aneh."gumam Aini
Sebenarnya malam ini begitu dingin karena hujan yang turun dari sore belum juga reda membuat Aini begitu enggan untuk kemana-mana tapi karena tawaran yang menggiurkan tadi membuat Aini semangat untuk melewati malam yang dingin ini.
Aini keluar dari rumah tanpa sepengetahuan adik nya karena memang malam yang sudah larut.sepanjang perjalan Aini tidak henti-hentinya berdoa agar dia senantiasa dalam lindungan Allah.
Beberapa saat kemudian Aini sudah sampai di tempat tujuan nya, Aini mengedarkan pandangannya nya sambil menghubungi orang yang menelpon nya tadi.
"halo".kata Aini
"Iyah kau sudah Dimana"?tanya Varel
"Aku sudah berada di tempat yang tuan katakan".jawab Aini
"Sekarang kau kesini",kata Varel sambil memberikan Aini petunjuk Dimana posisi nya sekarang
Aini mengedarkan pandangannya untuk mencari orang yang sedang menghubungi nya, Setelah mencari kemana-mana akhirnya Aini menemukan sosok laki-laki tampan sedang duduk .
"Permisi apa anda yang menelpon saya"?tanya Aini
Varel yang mendengar suara Aini langsung menarik tubuh Aini dalam dekapan nya dan memeluk nya dengan erat.hal itu membuat Aini langsung mendorong tubuh Varel hingga menjauh beberapa langkah dari nya.
"Anda jangan berani-berani nya mencoba untuk melecehkan saya",kata Aini dengan nada yang gemetaran
Varel merasa harga dirinya di rendah kan karena selama ini belum ada satu pun wanita yang berani menolak nya tapi kali ini dia benar-benar merasa marah.
"Kau akan mendapatkan balasan atas apa yang kau lakukan ini".kata Varel yang kini sudah mulai hampir gila
"Aku kesini bukan untuk melayani mu tuan,dan ingat ini baik-baik tidak semua wanita di dunia ini yang tergiur dengan kekayaan mu itu".kata Aini sambil melangkah pergi
Varel yang melihat Aini meninggal kan nya pun langsung menurun kan ego nya agar Aini membawa nya pergi dari tempat ini karena kalau tidak maka orang-orang yang membenci nya akan memanfaatkan keadaan nya yang sekarang.
"Aku minta maaf tolong maafkan atas kelancangan saya tadi,tapi aku mohon bawa aku dari sini ."kata Varel memohon
"Aku tidak ingin terkena Masalah sama laki-laki seperti anda".jawab Aini ketus
"Aku akan memberikan apa pun yang kau minta asal kau bawa aku pergi dari sini",kata Varel sambil menjatuhkan tubuhnya karena dia tau kalau Aini tidak akan tega meninggalkan nya
Aini yang melihat Varel terjatuh pun langsung menolong nya dan membawa nya masuk kedalam mobil nya.
"Kau akan tau nanti apa yang akan aku lakukan ."batin Varel
"Berikan aku alamat nya agar bisa mengantarkan anda".kata Aini sambil fokus menyetir mobil nya
Varel yang merasa tubuh nya sudah seperti terbakar pun langsung membuka baju nya.
"Hei tuan apa yang kau lakukan."kata Aini takut
"Aku hanya kepanasan jadi aku membuka baju aku".jawab Varel sambil melempar kan jas nya kesembarang arah
Aini semakin menambah kecepatan mobil nya karena dia ingin segera menyelesaikan pekerjaan nya,Aini takut kalau laki-laki gila yang ada di mobil nya itu berbuat macam-macam pada nya.
BERSAMBUNG,,,
JAGAN LUPA MAMPIR KE CERITA AKU YANG SATU NYA LAGI YA MANTEMAN 😊.
nyimpen di buku rak....😊
lha si varel untung tak terhitung dptin yg segelan