Mona Kavitha Luis adalah anak yatim piatu.
Orang tuanya meninggal karena kecelakaan pada saat dia berusia 18 tahun, tetapi Mona yakin jika orang tuanya meninggal karena suatu kesengajaan, papanya meninggalkan sebuah perusahaan besar kepadanya. Mona selalu ingin menyelidiki kecelakaan yang menimpa orang tuanya tetapi selalu dilarang oleh tantenya. Mona sekarang tinggal bersama adik papanya bernama Dewi Felicya Luis. Tantenya ini sangat baik dan sayang terhadap Mona.
Apakah disini tantenya terlibat atas kecelakaan orang tuanya Mona atau Rekan bisnis papanya yang tidak menyukai keluarga mereka yang berhasil??
*****
Suatu hari Mona terpaksa menikah dengan supir pribadinya dikarenakan suatu kesalah pahaman, tetapi supir itu sendiri juga menyimpan suatu rahasia.
Siapakah supir itu, Mona tidak mengetahuinya dan bagaimana Mona akhirnya bisa menerima supir itu sebagai suaminya.
Silakan dibaca teman2
Semoga kalian suka.
Terima kasih
🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lie_lili, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20. Ulah Alex
Semuanya berjalan masih seperti biasanya, semenjak Gavin dan Mona pulang dari pantai, Mona kian terbuka dengan Gavin. Bahkan Mona menganggap Gavin anugerah, tetapi tentunya tidak disampaikan langsung kepada orangnya karena Mona masih malu mengakuinya.
Hari ini ada lagi tamu yang tidak diundang datang kekantor Mona, membuat Gavin meradang, seakan merusak kebahagian mereka.
Alex segera memasuki kantor Mona dengan gaya angkuhnya, langsung menuju ruangan Mona.
Selama ini Mona selalu menolak kehadiran Alex, termasuk hari ini.
"Alex pergi lah jangan membuat keributan disini" usir Mona halus.
"Tidak, aku akan duduk disini selama kamu tidak mau ikut dengan ku" ucap Alax santai menyimpan kakinya diatas sofa.
"Ini sudah sore, waktunya untuk pulang" suara Mona meninggi.
"Kamu harus ikut aku hari ini saja" mohon Alex.
Akhirnya Mona menyerah dan mengikuti kemauan Alex.
Karena tidak melihat Gavin diluar, Mona pun memberitahu Friska jika dia pulang dengan Alex.
Mona dan Alex pun segera berangkat. Barusan mereka pergi Gavin pun muncul menanyakan kepada Friska dimana Mona.
Kemudian Friska memberitahu Gavin jika Mona barusan pergi dengan Alex.
Mendengar Mona pergi dengan Alex, hatinya merasa tidak tenang, merasa jika Mona akan dalam bahaya.
"Friska, kamu pulang pake go-car saja ya, aku ingin mengikuti Mona" ucap Gavin.
"Iya" jawab Friska santai.
"Dasar suami tidak bisa jauh dari istri" ucap Friska dalam hati.
Gavin segera mengambil mobilnya, tetapi diperjalanan dia baru ingat tidak tahu Mona dan Alex kemana, akhirnya Gavin menepikan mobilnya dan menelepon seseorang, siapa lagi kalau bukan IT terhebatnya, Dirgo.
"Selidiki Mona sekarang dimana" ucap Gavin ketika sambungan telepon sudah diangkat dengan Dirgo.
Dengan cepat Dirgo menyelidikinya, karena dia sudah mendengar suara yang sangat berbeda dari Gavin. Suara ini biasa dia dengar ketika Gavin berada dikantor besarnya.
"Mona sekarang berada di sebuah ***** C" ucap Dirgo.
"Pasti langsung mati lagi ini teleponnya tanpa terima kasih" ucap Dirgo dalam hati.
Dan
"Tut" bunyi telepon yang tiba-tiba terputus.
"Benarkan" ucap Dirgo.
Gavin segera menjalankan mobilnya menunjuk tempat dimana Dirgo katakan, pikiran Gavin saat ini sudah sangat tidak tenang, hati merasa benar jika Mona akan dalam bahaya.
"Jika sampai Mona kenapa-napa, akan ku habisi Alex" Gavin mengumpat, dia memukul setir mobilnya ketika berhenti dilampu merah.
Ketika lampu hijau baru menyala Gavin segera menancap gasnya, membawa dengan kecepatan tinggi.
Sesampainya Gavin disuatu tempat dia segera mengecek ke resepcionis depan.
"Ada tamu yang bernama Alexander Philip disini, dikamar berapa, apa dia datang bersama seorang wanita" tanya Gavin dengan cepat dan penasaran.
"Cepat cek" suara Gavin meninggi.
Dengan cepat karyawan itu mengeceknya dan berkata
"Kamarnya ada di X008, iya dia membawa seorang wanita"
Dengan cepat Gavin menunjuk kamar tersebut, dia pun tidak lupa menarik seorang Ob yang berdiri disampingnya, juga memintakan kunci serep kamar tersebut, karena Gavin berkata jika yang didalam sana adalah istrinya. Dan itu memang benar istri dia.
Saat ini, Gavin, Mona dan Alex berada disebuah Hotel berbintang.
Bruaakk!!!!
Dengan kasar Gavin membuka pintu kamar yang telah dibukakan ob hotel tersebut.
Gavin langsung memukul Alex dengan sangat keras, penuh rasa ingin membunuh Alex, melihat apa yang diperbuat oleh Alex ke Mona
Buk! Buk! Buk! Suara Gavin memukul Alex, sampai Alex tersungkur penuh darah dibibirnya.
10 menit sebelum dibuka pintu kamar X008
"Tidak lepaskan aku" teriak Mona yang berada didalam bersama Alex.
"Malam ini kamu milik ku" seringai Alex, dia menatap Mona dengan penuh nafsu, Alex memperlakukan Mona begitu karena Mona selalu saja menolaknya.
"Aghh!! Lepaskan berengsek" ucap Mona kasar, dia berusaha menendang-nendang badan Alex karena saat ini Alex menindihnya.
Mona merasa sangat jijik dengan perlakuaan Alex. Dia sekuat tenaga berusaha untuk melepaskan diri dari Alex.
Mona dibawa paksa oleh Alex. Mona saat itu dibius oleh orang suruhan Alex ketika Mona sedang sudah berada dalam mobil Alex, orang tersebut berada dibelakang jok mobil depan.
Mona tidak habis pikir Alex menggunakan cara kotor begini, bagi Alex yang penting dia bisa mendapatkan Mona, dia sangat terobsesi dengan Mona.