Ling Yuan melihat bagaimana keluarganya dibantai di depan matanya sendiri. Hidupnya yang dipenuhi dendam dan kebencian membuat dirinya bertekad untuk membalaskan kematian keluarganya.
Mendapatkan kekuatan dari sebuah artefak yang mampu membuatnya menjadi lebih kuat dengan sistem kultivasi, Ling Yuan akhirnya menjadi kultivator yang disegani di dunia persilatan.
Namun belum lama ia membantai banyak organisasi kriminal dengan kekuatan barunya, dirinya sudah dijebak oleh mereka dengan cara mengepungnya.
Ling Yuan terbunuh di sana namun ternyata itu bukanlah akhir dari kisahnya.
Ling Yuan terlahir kembali tepat sebelum keluarganya terbunuh. Menyadari ada kesempatan untuk mengubah takdirnya, Ling Yuan berusaha menjadi lebih kuat dan melindungi keluarganya di kehidupan keduanya ini
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Myuran, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps. 20 — Lang Mu
"Sekte yang Kakek daftarkan untukmu bernama Sekte Matahari Tunggal, Kakek punya kenalan salah satu Tetua yang ada di sana, dengan begitu kau bisa belajar beladiri sepuasnya Yuan'er." Tianba melanjutkan penjelasannya.
Ling Yuan terkejut sebab ia mengenali sekte yang disebutkan Tianba, Sekte Matahari Tunggal merupakan sekte menengah yang ada di dunia persilatan, nama sekte mereka cukup terkenal hampir di seperempat wilayah Kekaisaran Altaris.
Yang membuat Ling Yuan kaget adalah bagaimana kakeknya memiliki relasi dengan sekte sebesar Sekte Matahari Tunggal. Seharusnya untuk ukuran bangsawan kecil seperti Keluarga Ling membangun hubungan dengan mereka tidak lebih dari sebuah mimpi.
Tianba lalu menerangkan bahwa masalah biaya atau sejenisnya sudah ia tanggung semuanya, semenjak Keluarga Ling menjual batu kristal langit, kondisi keuangan keluarga mereka jadi lebih baik.
Ling Yuan merasa terharu di dalam hatinya, ia mengerti bahwa saat ini kakeknya itu menginginkan yang terbaik agar Ling Yuan bisa lebih banyak belajar ilmu beladiri.
"Terimakasih Kek, aku tidak akan mengecewakan Kakek..." Ling Yuan menyeka sudut matanya.
"Tidak perlu berterimakasih, sudah sewajarnya kau mendapatkan semua ini."
Sekte adalah tempat dimana kultivator mendapat sebuah pelatihan dan perlindungan, bagi kultivator luar seperti Ling Yuan memasuki sekte membutuhkan biaya yang tidak kecil untuk bisa mendaftar ke sana.
Bagi sekte menengah, selain biaya yang lebih tinggi lagi kultivator yang mendaftar harus memasuki beberapa tes ujian terlebih dahulu.
Tes ini tidak mudah, dibutuhkan keterampilan yang tinggi agar bisa melewatinya.
Ling Yuan mengetahui hal ini karena dulu ia juga pernah mendaftar ke sebuah sekte menengah, dengan bakatnya yang buruk, waktu itu dirinya sering gagal saat tes ujian masuk.
Sebenarnya ada cara yang lebih mudah untuk gabung ke sekte yaitu lewat jalur orang dalam, jika seseorang mempunyai surat rekomendasi dari tetua sekte maka ia bisa langsung lolos tanpa perlu melewati tes pengujian.
"Kapan aku bisa ke sana Kek?"
Tanya Ling Yuan.
"Nanti, saat kenalanku datang kesini, ia akan mengantarmu ke sekte nantinya."
Bagi Ling Yuan kabar ia dimasukkan ke dalam sekte oleh kakeknya merupakan berita yang menggembirakan.
Dengan begini Ling Yuan bisa jadi lebih leluasa bergerak serta berpergian kemana-mana tanpa ada lagi yang membatasi. Hal ini sangat berpengaruh untuk perkembangan kekuatannya di masa depan.
Ling Yuan kemudian menunggu kenalan yang dimaksud kekeknya tersebut, setelah beberapa hari menanti akhirnya kediaman Keluarganya mendapatkan seorang tamu.
Ling Yuan tidak perlu bertanya untuk mengetahui siapa identitas tamu itu setelah melihat reaksi dari Tianba yang menyambutnya dengan penuh suka cita.
Tamu itu dijamu dengan baik, Ling Fei atau Han Xinyue ikut bersama dalam jamuan itu bahkan sepertinya keduanya juga saling mengenalinya.
Tamu itu adalah seorang pria yang memiliki wajah yang cukup rupawan, senyumannya ramah, tatapannya hangat, dari penampilannya ia masih berusia muda, sekitar 20-an tahun.
"Ini adalah cucuku yang aku maksud, bagaimana menurutmu?" Tanya Tianba pada tamu itu sambil menarik Ling Yuan agar berdiri disampingnya.
Ling Yuan tersenyum lalu memberikan hormat pada tamu tersebut.
"Bukankah kata Senior usianya masih sepuluh tahun, kenapa dia terlihat lebih muda dari yang anda maksud." Tamu itu kebingungan.
"Itulah keistimewaan cucuku ini, dia terlihat sudah remaja, tetapi usia aslinya sebenarnya masih anak-anak."
Tamu itu mengerutkan dahi lalu memandang Ling Yuan dari atas sampai bawah, ia tidak percaya jika pemuda di depannya berusia sepuluh tahun.
"Bolehkah aku memegang tanganmu, Nak?" Kata tamu itu pada Ling Yuan.
Ling Yuan mengangguk, ia mengulurkan tangannya dan membiarkan tamu itu memeriksa tubuhnya.
Apa yang dilakukan tamu itu merupakan hal sama yang dilakukan Lian Hua kepada Ling Yuan beberapa tahun lalu yaitu untuk memeriksa kualitas tulang dan ototnya, bedanya tamu itu memeriksa telapak tangan Ling Yuan juga.
"Ini... Apa hal ini mungkin terjadi?!"
Setelah memeriksa tubuh Ling Yuan selama beberapa menit, tamu itu menampilkan ekspresi yang begitu terkejut diwajahnya bahkan terpana.
Ling Yuan tersenyum tipis, reaksi tamu itu sama persis dengan Lian Hua dulu, bedanya ia lebih keget.
"Apa ada sesuatu yang salah?" Tanya Tianba keheranan.
Han Xinyue dan Ling Fei saling pandang, mereka juga berpikir hal yang sama bahkan khawatir bakat Ling Yuan sebenarnya sangat buruk dipandangan tamu tersebut.
"Tidak, tidak ada yang salah, aku hanya terkejut dengan bakat cucumu Senior Ling."
"Jadi bakat Yuan'er bagus atau jelek?" Tanya Tianba penasaran.
Sebenarnya baik Tianba, Ling Fei dan Han Xinyue tidak mengetahui seberbakat apa Ling Yuan sebagai seorang kultivator, yang mereka tahu adalah Ling Yuan memang anak yang jenius.
"Jelek? Senior pasti sedang becanda, Dia adalah kultivator paling berbakat yang pernah kujumpai selama hidupku, aku terkejut karena fakta ini..."
Tamu itu menjelaskan bahwa Ling Yuan memiliki kualitas tulang dan otot yang nyaris sempurna. Tidak hanya itu, qi yang dimiliknya telah berjumlah delapan puluh benang lebih.
Kultivator dengan qi sebanyak itu mungkin cukup umum ditemui di dunia persilatan namun tidak ada kultivator di usia sepuluh tahun yang dapat memilikinya.
"Bakat cucu Senior sangat jarang ditemui di dunia persilatan bahkan di sekte-sekte besar sekalipun aku yakin mereka tidak mempunyai kultivator seberbakat seperti dirinya." Jelas tamu itu menggebu-gebu.
"Aku tidak tahu Yuan'er memiliki bakat yang luar biasa seperti itu?" Han Xinyue terpana.
Sebenarnya tamu itu juga berpikir serupa, tidak pernah ia duga dirinya akan menemukan bakat yang begitu mengerikan di tempat terpencil seperti ini.
"Kakek, siapa sebenarnya nama tamu ini?" Bisik Ling Yuan didekat telinga Tianba.
Disisi lain Ling Yuan saat ini tidak memikirkan reaksi tamu itu atau keluarganya melainkan memikirkan identitas pria tersebut.
Setelah berada di dekatnya, Ling Yuan baru menyadari tamu itu memiliki kekuatan Kultivator Kelas B.
Kultivator setingkat itu sangat disegani di dunia persilatan, Ling Yuan kebingungan bagaimana kakek, ayah, dan ibunya bisa kenal dengannya.
"Ah, aku hampir lupa memperkenalkannya pada kalian berdua, Tuan Lang ini cucuku bernama lengkap Ling Yuan dan Yuan'er, perkenalkan Tuan ini adalah Lang Mu." Tianba memperkenalkan mereka berdua.
"Senior Ling, sudah kukatakan tidak perlu menyebutkan 'Tuan' saat memanggilku, Senior bisa panggil aku seperti orang biasa."
"Kekuatanmu adalah yang terkuat disini, sudah sepantasnya aku memberikan rasa hormat padamu."
Meski Tianba menduduki jabatan Kepala Keluarga namun dihadapan kultivator tingkat tinggi seperti Lang Mu, status tersebut bukan apa-apa baginya.
Jika bukan fakta kultivator tidak tertarik berpolitik, mungkin sudah sejak lama mereka berkuasa mengendalikan seluruh pemerintahan yang ada.
"Lang Mu?" Disisi yang berbeda Ling Yuan terlihat terkejut saat nama Lang Mu disebut, sama seperti sebelumnya, Ling Yuan seperti mengetahui identitas tamu itu.