Seorang pemuda tampan,namun Dari kecil hidup nya penuh kesedihan.hidup dengan sang ibu Dan menyaksikan dengan Mata kepala nya sendiri.sang ibu meregang nyawa setelah Di gilir para lelaki bajingan.hidup miskin,terbuang,terihina,namun saat Narendra pasrah dengan nasib nya,tubuh nya terluka tak berdaya seorang malaikat tak bersayap datang menemui nya.dan menjadikan Naren seorang penguasa Yang bijak sana setara dewa.Naren juga seorang penyayang Yang kejam.namun jangan pernah mengusik nya kalau tidak ingin tamat riwayat hidup mu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama de, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
buah Simalakama
berita kematian keluarga bastian menggemparkan satu negara tim kepolisian setempat sedang mengejar para pelaku namun sayang belum ada titik terang. bahkan keluarga besar bastian sanggup mengeluarkan sayembara yang sangat besar untuk menemukan para p RT laku.
"saya bernad dari keluarga besar almarhum bastian mengadakan sayembara sebesar 2 milyar. bagi siapa saja yang bisa menemukan atau menujukan para pelaku kejahatan sadis tersebut agar segera di adili. sombong bernad
"pak bernad apa anda yakin bahwa kakak anda orang baik. apa anda yakin ini bukan balas dendam dari orang masa lalu yang mungkin tersakitj. salah satu wartawan yang sangat penasaran.
"ya saya yakin kakak saya orang baik, beliau seorang dermawan beliau orangg baik hati bahkan untuk membunuh semut saja beliau tidak berani. bernad bicara penuh keyakinan nya.
Tanpa di sadari siapa pun di ujung lorong ada seseorang bertubuh tegap berwibawa sedang memperhatikan jalan nya konfrensi pres. pemuda tampan bersereragsm coklat itu menyeringai licik penuh mskna dan teka teki buang mengerikan.
"pendusta kalian tunggu saja giliran selanjutnya. pemuda itu berbalik dan melangkah pergi, menjauh dari byk nya orang orang yang mencari berita perihal kematian keluarga bastian.
🌹🌹🌹
Keluarga Wardana yang damai hangat penuh kasih sayang anak anak mantu berkumpul. cucu saling berkejaran, sedang lucu lucunya. keluarga Wardana terkenal harmonis santun dan dermawan.
Dj ruangan mewah disebuah sudut kamar kerja yang mahal Wardana tidak sedang bekerja seperti biasa. justru Wardana sedang mengenang mass lalu yang tidak bisa di lupakan.
Wardana menyesali lo er bh u aas tanpa biadab nya namun sayang nasi sudah menjadi bubur. masalalu yang buruk tidak bisa di ubah menjadi baik.
"ya Tuhan maaf kan aku yang sudah menumpuk dosa ini. aku rela seandainya sang waris mutiara menuntut balas.aku menyesal.
Tok tok tok
"masuk...
"maaf tuan ada surat untuk tuan sepertinya sangat penting.
"baik lah.... dan pergi lah, pastikan ada yg menggangu saya sedang sibuk. Halau Wardana dengan tegas
"baik tuan saya pastikan., saya permisi.
"emmm
Pintu tertutup perlahan dan rapat.
Wardana seakan tau apa isi surat itu dengan tangan gemetar wardana membuka sampul surat itu dgn perlahan.
Wardana memejamkan mata seolah mengingat kejadian berpuluh tahun dulu, kejahatan sadis yang Wardana dan ipar iparnya laku kan.
perasaan tak karuan,dada bergemuruh, jari jemari menggigil memegang secarik kertas dengan tulisan singkat yang yang darat ancaman dan perintah yang tidak bisa di bantah.
Wardana seakan sedang mendengar saun horeg
detak jantung nya terdengar jelas jedag jedug
Wardana menajamkan penglihatan dan membacanya dalam hati, saat baris demi baris di baca dengan teliti saat itu juga mata wardana mendeliki sempurna.
Gerakan bola mata wardana terlihat resah gelisah tangan nya mengepal. seperti yang wardana jangkauan surat itu dari ahli waris mutiara
Dalam ketakutan wardana menelpon seseorang.
"din gue dapat durat itubsurag kematian buat gue..
Tanpa hallo tanpa bertanya kabar seolah orang di sebrang telpon sudah paham.
"ya tapi aku masih tidak percaya dan tidak akan percaya. bukan lah ksubtahu anak mutiara sudah kita bunuh kita tusuk p, pasti dia juga sudah mati.
"tidak din aku yakin anak itu masih hidup dan menuntut balas atas apa yang kita laku kan pada ibu nya. aku yakin itu.
"ckkkkkk... sudah besok aku kesana kau tenangkan diri mu itu.
"dino andai kita tidak bisa bertemu lagi.cepat cepat lah tobat kita sudah tua. yang pasti kita bertiga akan bertemu di dalam api neraka. terdengar kekehan eneh dari wardana. dink sungguh bulu romanya seakan berdiri roma mendengar kekehan wardana. mjngkjn itu kekehan terahir wardana untuk dino sahabat nya.
Terdengsr bunyi tuttt tanda sambungan telah di putus.
"haah apa mungkin wardana sudah gila,karna setelah kejadian itu wardana berubah menjadi lebih baik dan soleh.
Di ruangan kerja wardana terpaku membaca kembali isi surat tersebut.
"PILIH LAH SALAH SATU, KAU INGIN MATI BERSAMA ANAK CUCU DAN KETURUNAN MU ATAU KAU MATI SENDIRI. AKU TAU DALAM,LACI MEJA KERJA MU ADA PISTOL.AKU SUDAH MENGOSONGKAN KAN DAN MENYISAKAN SATU PELURU SAJA ITU KHUSUS UNTUK MU SAJA. "
Dengan pelan wardana meletakkan kan kertas tersebut. kedua tsngsn nya mengacak rambutnya dengan gusar menarik nya dengan kasar?
Kring......kring.... kring..
ponsel wardana berderkngbtsnpa henti seakan meminta di angkat dengan paksa.
"ya halo.....
"halo kakek tua bangka kau sudah tahu isinya surat dari ku. suara kekehan dan suara tegas itu cukup membuat wardana merindkng.
"ka...kau siapa.!
terdengar kekehan mengejek.
" kau tau aku siapa.lakukan tugas mu dengan baik atau kau ingin keturunan mu musnah.
"siapa kau sebenar nya hahhh..
Kekehan renyah nan penuh makna terdengar, sangat dingin dan penuh ejekan
" aku ada di sekeliling mu j adi ksi jangan macam macam. kau sudah tua cukup sudahi dosa mu. ku tunggu kabar baik dari mu, ku tunggu tengah malam nanti.
"heii... halloo haiiii tung-
Tuuttt....
panggilan di putus sepihak dari sebrang telpon. warnda makin tertekan seperti makan buah simalakama. di makan salah tak di makan salah.
wardana hanya bisa terdiam merenung dan menyesali tindakan bodoh nya.
"maaf kan aku mutiara, aku mencintai mu tapi aku bodoh. aku terlalu mengikuti kemarahan dan hasutan. kau begitu baik pada ku maaf ksn aku mutiara.
Wardana berbicara pada diri nya sendiri. menyesal pun tidak guna kk arna mutiaranya yang bakk dan lembut kini sudah pergi karna kebodohan nya ke bidohsn ipar ipar nya yg kejam.
Wardana tidak keluar dari ruangan kerjanya hanya pelayan yang mengantar mskanan ke dalam ruang kerjanya.
Tengah malam buta ruangan kerja Wardana dj ketuk dengan oelan. namun terdengar suara wardana yg serak.
Tok.. tok. .. tok...
"ya masuk..!
"permisi tuan saya hanya mengantar pesanan ini. pelayan itu sedikit membungkuk
Pelayan setengah baya itu mengulur kan sebuah bungkusan peper bag.
" aku tidak memesanya aku tidak ingin makan aku tidak lapar.
"apa ini. .tanya wardana sambil menunjuk kotak di hadapanan.
" ini pesanan dari seseorang 23 tahun yang lalu bukak lah tuan.
Wardana bangkit dan sedikit menggeser kursinya menjauh dari meja kerjanya.
Deg
Wardana terdiam sejenak meraih bungkusan tersebut dengan cepat walau pun jemari nya gemetar. Wardana terdiam setelah tahu apa isi bungkusan tersebur.
"ini..... kenapa selendang itu ada bersama mu haah. wardana bertanya penuh curiga. Wardana mengangkat kepalanya dan alangkah terkejutnya nya wardana ketika pelayan paruh baya tadi kini sudah berubah menjadi pria muda yang tampan sempurna gagah dan tegas.
Wardana sampai melonjak mundur dan tubuh nya terbentur kursi kebesaran nya hingga wardana hampir terjatuh.
"na.. Narendra.... kau naren keponakan ku. walau terdengar lirih dan sepertj gumaman namun narendra bisa mendengar nya dengan jelas.
"cuih..... naren meludah ke sembarang arah
"aku tidak sudi jadi keponakan mu, lelaki tak punya moral, lelaki bejad.perhi msti kau setelah inj. aku jngjn besok mendengar kabar baik. sama ada kelurga mu musnah atau kau lenyap darj dunia ini. ingat nyawa keluarga mu ada di tangan mu.
" ingat kesakitan ibu ku tidak akan dapat kalian balas dengan air mata.dengan mata yang merah rahang mengeras gigi gemeletuk menahan amarah yang la terpendam.
"selama kalian masih hidup, perasaan ku tidak akan tenang...! Selama nya tidak akan berhenti untuk menuntut balas. kjni dendam terpendam ku sedikit lagi berahir.
bentak Narendra hingga Wardana terkejut , kemarahan Narendra bukan main majn.
"ingat aku bisa saja menghancurkan kalian semua nya dengan senyap. pilihan ada di tangan mu lakukan saja hukuman mu.
Bruukkk.....
pintu di banting kerasa naren keluar dari ruangan kerja tersebut meninggalkan Wardana dengan keputusan yang sendiri.
bersambung
🌹🌹🌹