NovelToon NovelToon
ISTRIKU Betapa Aku Mencintaimu

ISTRIKU Betapa Aku Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan / CEO / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Almira nur habibah

Jangan plagiat isi atau sinopsis karya ku ini ya, mikir ide untuk nulis gak mudah loh, walaupun karyaku masih sedikit popularitas nya.

Masih banyak typo yang berterbangan.

****

Demi menyelamatkan panti asuhan tempatnya dulu berteduh setelah orangtuanya meninggal. Daysi rela mendonorkan salah satu ginjalnya dengan jaminan sistem saling di untungkan.

Gara-gara menolong hidup adik pemilik hotel tempat ia berkerja, yang ternyata adalah temannya waktu SMA dulu membuat gadis bernama Daysi terikat pernikahan dengan Ksatria Malik. Atas permintaan adik kesayangan Ksatria. Ksatria adalah laki-laki playboy yang pernah Daysi kenal dalam hidupnya.

Season satu sudah selesai dari bab 1-102 dan sekarang season dua bab 103 sampai selesai.

Selamat membaca ini kisah tentang anak-anak nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Almira nur habibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19 Saling mengagumi

Daysi kemudian masuk ke tempat puncucian pakaian. Ia segera memasukkan gorden ke mesin pencucian. Mbok Yati yang melihat Daysi menyalakan mesin cuci langsung mendekat.

"Mbok bantu ya nak Daysi?" Mbok Yati memasukkan gorden yang tersisa ke mesin cuci satunya lagi.

"Terimakasih Mbok. Mbok hari ini Mbok masak apa?" tanya Daysi yang sudah memasukkan gorden dan memberikan detergen.

"Mbok masak ayam kecap. Apa nak Daysi mau makan, Mbok ambilkan ya." Mbok Yati beranjak pergi setelah mengambilkan makanan untuk Daysi. Mbok Yati meletakkan makanan tersebut di meja makan yang ada di dapur. Daysi segera menuju meja makan yang ada di dapur dan menyuapkan makanan ke dalam mulutnya.

Ksatria yang merasa haus tenggorokannya langsung menuju dapur untuk mengambil air dingin di lemari es, sebenarnya di dalam kamarnya ada air dingin tetapi itu alasannya saja. Ksatria mendengar suara Daysi dan Mbok Yati segera saja ia berjalan mendekat ke sumber suara.

Melihat Daysi yang makan dengan lahapnya membuat Ksatria mengurungkan niatnya. Ksatria segera duduk di ruang meja makan sebelah dapur dan mengambil air putih yang ada di ruang makan.

Sambil merenungi nasib pernikahannya kedepan seperti apa jadinya. Pernikahan yang seharusnya terjadi untuk pasangan yang saling mencintai itu wajar dan bagus sedangkan yang ia alami pernikahan atas permintaan adik tersayangnya.

Ksatria Malik memutar-mutar ponselnya dan sesekali menekan icon untuk melihat dan mencari keberadaan adiknya. Namun yahh seperti biasanya adiknya sulit untuk di lacak keberadaannya saat ini.

"Kamu dimana sih Aurellia apa kamu tidak merindukanku saat ini?" Ksatria menatap fotonya saat berdua libur di daerah wisata taman air.

Aurellia begitu gembira dengan wahana yang ada di sana. Lalu Aurellia mengajak sang Kakak untuk berfoto sebagai kenang-kenangan.

Daysi yang sudah kenyang perutnya langsung mencuci piring yang ia gunakan. Ksatria yang baru saja menginjakkan kakinya lagi ke arah dapur tertegun dengan sifat Daysi yang berbeda dengan wanita lain.

Ksatria segera pergi sebelum Daysi melihat keberadaannya. Saat berada di kamarnya Ksatria memandang langit-langit kamarnya. Setiap hari hanya ini yang di lakukan Ksatria sebelum tertidur.

Daysi yang sudah selesai dengan pekerjaannya ia segera menjemur gorden yang baru ia cuci. Untung di rumah Ksatria Malik tidak melarangnya menggunakan alat elektronik apapun di rumahnya. Andai saja ia dilarang menggunakan ini itu pasti saat ini ia persis seperti orang tertindas.

"Selesai juga, setidaknya besok tidak terburu-buru dengan pekerjaan ini." Daysi segera membawa ranjang yang ia gunakan untuk meletakkan gorden yang baru ia cuci.

Mbok Yati yang mulai mengantuk menitipkan pesan ke Daysi untuk mengantar susu ke kamar Ksatria Malik. Awalnya Daysi menolak namun melihat Mbok Yati sudah mengantuk di usia senjanya saat ini membuat Daysi tersentuh dan akhirnya menyetujuinya untuk mengantar susu ke kamar Ksatria Malik.

TTOOKK... TTOOKK.

"Masuk aja Mbok tidak di kunci pintunya." Ksatria yang tidak melihat siapa yang datang langsung saja menyuruhnya masuk.

Ksatria terkejut saat Daysi yang ternyata menghantarkan susu sebelum tidur. Ksatria jadi malu dengan penampilannya saat ini. Begitu tidak menarik di pandang mata. Pakaian tidur serta rambut yang acak-acakan tidak serapi biasanya bahkan yang lebih buruk pakaian tidur yang ia kenakan berwarna pink baby dan kuning.

Daysi yang menatap pakaian tidur yang di kenakan Ksatria Malik ingin tertawa rasanya. Pasalnya laki-laki yang terlihat berwibawa saat dimana-mana kini memakai pakaian yang begitu cute sekali.

"Tidak usah menertawaiku." Ksatria mendekat dan mengambil susu dari nampan yang dibawa oleh Daysi. "Ini tidak mengandung racunkan?" sambung ucapan Ksatria.

"Itu beracun ingin sekali aku meracuni mulutmu yang arogan itu!" jawab Daysi ketus.

"Eeitss bukannya sekarang yang arogan itu anda?" Ksatria mendekati Daysi yang memundurkan langkahnya. Wajah Daysi memerah sendiri.

Daysi segera mengelak. "Dasar orang gila!" Daysi segera pergi dari kamar Ksatria Malik.

Ksatria tersenyum sedikit saat melihat wajah Daysi yang seperti itu. Lucu dalam pikiran Ksatria. Ksatria segera menghabiskan susu yang di bawa oleh Daysi.

"Hhaahh dasar orang gila, tapi walaupun gila tetap mempesona ko." Dalam batin Daysi yang berjalan menelusuri anak tangga. Dengan wajah yang masih memerah.

Mbok Yati yang tidak sengaja melihat Daysi tersenyum dengan wajah memerah begitu bahagia. Setidaknya usaha untuk mendekatkan keduanya ada sedikit hasil.

Daysi segera meletakkan nampan yang ia bawa ke dapur dan bergegas menuju kamarnya.

"Aahhh... lelahnya hari ini. Tetapi setidaknya aku tadi bersantai di kedai kopi. Besok-besok jika ada waktu lagi aku akan mampir ke tempat itu. Tempatnya nyaman dan minumannya enak untuk di nikmati." Daysi segera menutup matanya karena matanya sudah tidak bisa di ajak kompromi untuk melihat.

Pagi hari.

Dan seperti biasanya Daysi melakukan tugas sebagai istri pada umunya menyiapkan pakaian untuk suami dan memasak di dapur. Hari ini Daysi jadwal liburnya. Daysi tidak membuang waktu untuk bermalas-malasan setelah memasak satu buah hidangan sarapan pagi Daysi segera makan sedikit sebelum ia melakukan hal yang lain.

Ksatria yang terbangun karena suara telpon masuk.

📞 "Eemmm... hallo siapa ada apa?" Ksatria tidak menatap nama yang ada di layar ponsel. Ksatria hanya memberi nama ABC saja untuk para kekasih yang tidak ia cintai.

📞 "Apa kamu tidak mengenal suaraku, aku Vivi, Ksatria. Apa kamu sudah lupa denganku padahal setiap hari bertemu?" Vivi berbicara dengan lembut demi mencari perhatian Ksatria Malik.

📞 "Ohh kamu Vi, ada apa?" Ksatria masih mengantuk bahkan beberapa kali menguap.

📞 "Pelanggan di sini ada yang komplen, salah satu barangnya hilang Ksatria. Berupa kalung berliontin!" jawab Vivi.

📞 "Kapan kejadian kehilangannya dan di ruang berapa?" Ksatria langsung duduk dan menyenderkan punggungnya di ranjang tidur.

📞 "Kemarin, katanya ia menggunakan ruangan kamar nomer 104. Ksatria, bagaimana ini?" Vivi menanti solusi dari Ksatria.

📞 "Aku akan segera kesana suruh orangnya menunggu, jangan biarkan orang tersebut pergi." Ksatria langsung menutup telponnya.

Ksatria segera membersihkan diri dan mengenakan pakaian yang Daysi pilihkan. Ksatria tidak ada waktu untuk memilih pakaian seperti biasanya.

Royal Malik.

Seseorang menunggu di sofa lobby hotel Ksatria Malik. 15 menit sudah orang tersebut menunggu. Sambil membenarkan masker yang ia kenakan.

Ksatria yang baru sampai langsung mencari orang yang komplain dengan kinerja hotelnya.

"Maaf permisi tuan." Ksatria menyalami orang tersebut dan langsung duduk di sebrang orang tersebut.

"Saya kehilangan kalung berliontin, saat saya menanyakan di hotel ini katanya tidak ada kalung tersebut. Padahal jelas-jelas saya menggunakan kalung pemberian orang yang paling berharga di hidup saya di hotel ini. Saya harap anda sebagai pemilik hotel ini lebih tegas ke karyawan anda. Jika sudah di ketemukan hubungi saya, permisi." Orang tersebut memberikan kartu namanya.

Ksatria menerima dan membaca siapa orang tersebut.

1
Ryan Jacob
semangat Thor
Devi Handayani
kata katanya baku amat thorr..... alurnya jadi simple dan kaku.... jadi kurang greget bacanya😓😓😓
Devi Handayani
nah gitu dong ini baru kesatrya namanyaa😍😍😍😍
Devi Handayani
keren... lanjut thor😍😍
Devi Handayani
kok agak jadi anehh ceritanyaa...... tapi ya sudah lahh🤔🤔😌😌
Ika Rizka
bagus👍
Hera Imoet
lanjutttt thoorrr cemungutzz
Hera Imoet
sudah selesai kah... othor..
Hera Imoet: okeh.. q otw ya.. maacii yuppzz
total 4 replies
Hera Imoet
gauri2... terlalu berprasangka buruk sama yang baik... hehehhe... lanjut thor
Hera Imoet
masih lanjutttt
Hera Imoet
semangat terus.... lanjuttt..
Hera Imoet
semangat... up ya thor
Hera Imoet
sudah tamat yaa... terimakasih Thor buat karyanya..
COLECTOR COGAN🤩😂: belum kka, rencanannya sampai bulan ini tamatnya kka. Terimakasih banyak kka sudah mampir dan mendukung🥰🥰🥰
total 1 replies
Indayu Anggun
kok jadi saya bukan aku? terlalu formal thor
COLECTOR COGAN🤩😂: iya kka maaf jika belum enak di baca, masih belum di revisi lagi kka bab terlanjur banyak dan mau mengulangi lagi masih repot kka. Trimakasih kka sudah membaca dan mendukung karya ini🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Hera Imoet
up ya Thor... cemungut
COLECTOR COGAN🤩😂: siap kka 🥰🥰🥰
total 1 replies
Rosemarry Tan saputra
"adik anda harus dioperasi, jika tidak adik anda bisa kehilangan nyawanya!", ucap dokter dengan tersenyum. sepertinya ga enak ya kalo dibaca, masak dokter nyampein sesuatu yg serius dan mengkhawatirkan pake senyum, kesannya jadi ya aneh aja...mungkin bisa pake kata kata yg lain..maaf Thor, hanya masukan saja..tetap semangat lanjut...
Momy Haikal: iya sependapat
total 2 replies
Hera Imoet
hmmm
Hera Imoet
tamat ya Thor..
Hera Imoet
lanjuttt
Hera Imoet
versi baru.. maksudnya dengan kisah yg beda ya Thor.. princess ga ada lanjutannya donk... heheheh
Hera Imoet: macama..
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!