Four Twins. Mereka adalah seorang Bad Girl. Walaupun begitu, mereka adalah jenius muda. Mereka memiliki keluarga yang membuang keempatnya karena dituduh pembawa sial.
Namun siapa sangka, mereka adalah seorang pemimpin Mafia teratas di dunia yang biasa disebut sebagai Black Diamond.
Setelah mereka membalas dendam, mereka terbunuh dan terlahir kembali menjadi 4 bayi kembar di zaman kuno.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zalfa Azz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20. Guardian Knights
《HAPPY READING》
.
.
.
.
Lunna dan Linna juga telah ketiduran di tempat awal mereka bermain catur beberapa saat yang lalu.
"Kenapa disini sangat sepi?"tanya Kavlar melihat kearah sekelilingnya.
"Mungkin mereka sedang tidur"ucap Lenna menjawab.
"Baiklah ayo kumpulkan mereka semua di lapangan berlatih"ucap Alrick.
Seribu budak itu dengan perlahan keluar dari kereta masing masing. Mereka memasuki rumah yang lumayan besar itu dengan takjub. Rumah itu sangat indah, taman depan rumah yang begitu indah dan luas. Dan rumah yang bercat putih yang sangat besar, bisa menampung ribuan orang.
Entah mengapa mereka merasa sedikit takut saat memasuki rumah orang yang akan menjadi Tuan mereka. Walapun rumah ini terlihat indah, akan tetapi itu semua tak bisa menutupi aura yang sangat kuat disana.
Mereka yakin jika orang yang membeli mereka tidaklah sesederhana yang terlihat dan 20 orang diantara nya bisa merasakan aura sihir dalam rumah itu, bukan hanya aura biasa. Dua puluh orang itu adalah orang yang memiliki sihir.
Dalam hati, mereka merasa gugup. Bisa di lihat dari raut wajah mereka yang tegang dan sedikit takut itu. Mereka ada 200 gadis dan selebihnya laki laki. Usia mereka masih sangat lah muda, yang termuda berusia 13 tahun dan tertua berusia 17 tahun.
****
Dua orang gadis mulai membuka matanya perlahan. Mereka terganggu oleh suara bising di luar. Ah pasti badan mereka pegal pegal karena tertidur dengan posisi duduk dengan kepala yang berada di atas meja dengan bantal tangan.
"Mengapa sangat berisik!"ucap ucap Lunna mengusap matanya.
"Hoaamm... Apa ada acara?"tanya Linna menguap.
"Entah lah.. sebaiknya kita keluar dan memeriksa nya"ucap Lunna berjalan keluar dengan mata yang masih belum terbuka. Walau begitu ia tidak akan menabrak karena ia sudah hafal dengan tata letak rumah ini.
Saat mereka keluar, mereka mendapati banyak sekali orang yang tangan dan kakinya diikat agar tak bisa kabur.
"Astagaa!!! apa ini?! mengapa banyak orang? Kak Kav!! akan kau apakan mereka semua?!!"teriakan nyaring dari mulut mungil itu mengagetkan semua orang yang ada di lapangan prajurit.
"Jangan teriak bodoh!!"seru Lunna menjitak kepala Linna.
"Ada apa? mengapa berteriak?"tanya Alrick.
"Emm ini ada apa?"tanya Lunna.
"Apa kau lupa? Mereka adalah orang yang kami dapat dari pasar"ucap Lenna mendengus kesal.
Lunna yang mendengar itu mulai mengerjap kan matanya pelan dan setelah matanya terbuka sempurna, ia baru sadar akan hal yang di katakan Lenna.
"Owh aku melupakan itu"ucap Lunna menepuk pelan kening nya.
" Jangan berisik!"ucap Letta yang baru saja datang dan diikuti Ryo di belalang nya.
Semua menoleh kearah Letta saat mendengar ucapannya. Aura yang ada padanya sangat kuat. Dari wajah datarnya terlihat jika dia juga terpaksa bangun dari tidurnya. Apalagi ia masih menggunakan piyama.
Dia terbangun saat mendengar teriakan dari Linna yang sangat keras tadi. Sungguh!! dia ingin memukul kepala Linna dengan keras karena telah membangun kan nya dari tidur.
"Ah, apa ini adalah calon anggota kita?"tanya Letta seraya melihat semua orang yang dibawa oleh Kakak dan saudara kembarnya.
"Silahkan lanjutkan, aku akan duduk disini"ucap Letta dan duduk dengan santai di rerumputan.
"Haah.. baiklah semuanya, tolong dengarkan saya. Kalian bukanlah ingin kami jadikan pelayan maupun budak, akan tetapi kami ingin kalian akan ikut dalam membangun pasukan. Bukan pasukan untuk menghancurkan, tapi pasukan untuk merebut hak..."
"..Kalian akan kami jadikan pasukan yang sangat kuat hingga tidak ada yang bisa mengalahkan kita. Kalian sekarang bukanlah budak, kalian adalah calon Kesatria hebat!. Kita semua yang ada disini adalah saudara. Saat kalian memasuki rumah kami, itu berarti kalian telah menjadi bagian dari kami" ucap Kavlar mewakili 4A.
Kavlar menjentikkan jari nya sebelumnya ia merapalkan beberapa kata mantra dalam hati. Dia telah hafal buku mantra tebal yang diberi 4A dengan baik.
"Pasukan ini akan kita namai dengan 'Kesatria Pelindung' atau bisa di kenal dengan sebutan 'Guardian Knights'. Apa kalian faham?!"ucap Letta dingin.
"Faham!" ucap mereka serentak.
Mereka sangat senang diperlakukan dengan baik. Karena semua budak pasti akan di perlakukan seenak nya dan kebanyakan akan disiksa jika tidak sesuai dengan keinginan sang Tuan. Akan tetapi mereka sangat beruntung memiliki Tuan seperti ini, tidak hanya menganggap keluarga tapi juga memberikan pelatihan menjadi pasukan pasukan untuk mereka.
Dalam Hati mereka akan setia sampai mati untuk ke enam Tuan berbeda usia mereka. Mereka tahu jika keempat gadis kecil itu memiliki posisi tertinggi dari pada kedua pemuda itu.
"Baiklah kalian para Guardian Knights! silahkan beristirahat dahulu. Kak Kav dan Kak Al akan menunjukkan tempat tinggal kalian"ucap Lenna.
Mereka semua mengikuti Alrick dan Kavlar yang pergi ke arah bagian timur rumah. Sedangkan keempat bersaudara itu masuk ke kamar Letta dan nonton film bersama melalui laptop Lunna.
Ayo mampir dan baca novelku, judulnya "We Are Monsters!"
Terimakasih Author dan semuanya! xd