xiaopong..
seorang selir penakut yang mudah ditindas
kini berubah menjadi singa betina yang sangat garang yang mampu membuat musuh nya ketakutan dan koncar kancir...
kaisar xiaolin..
seorang kaisar yang kejam dan dingin
harus memilih sang selir yang dulu sangat ia
benci atau kah selir kesayangan nya yang bernama xiao meng yang tak lain adalah adik kandung dari xiao pong..
apakah kaisar akan berubah mencintai xiaopong ketika xiaopong mulai berubah..
karya ini diterbitkan atas izin noveltoon
isi konten hanya pandangan pribadi pembuatnya,tidak mewakili noveltoon sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gita mayda pratiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Selir Xiao Pong Berburu Ke Hutan2
"Cih,,, Kau ini PD sekali, Aku ini wanita Yang Sudah Memiliki dan sedang mengandung, Kau tak Pantas Menggoda ku. Atau kau semua ingin mati di Tanggan ku." ucap Selir Xiao Pong
"Aku rela mati ditanggan mu Nona cantik. Aku Tidak peduli, Mau kau sudah menikah, ataupun Sedang hamil aku tetap mencintai mu Nona Cantik." ucap Kepala Bandit tersebut
"Kau ini terlalu banyak omong, Aku akan Habisi Nyawa kalian." ucap Selir Xiao Pong
"Baiklah Nona aku mengalah, Tolong lepaskan Aku beserta anak buah ku." ucap Kepala Bandit Tersebut
Kini Para Bandit pergi berlalu meninggalkan Selir Xiao Pong beserta Nu. Kepala Bandit tersebut Mengalah karena ia memikirkan Strategi untuk Mendapatkan dan memenangkan Hati Selir Xiao Pong. Karena ternyata Kepala Bandit tersebut Adalah seorang Pangeran yang diasingkan Karena Memiliki Wajah Cacat. Dan dianggap tidak Berguna.
"Ayo Nu Segera kita berburu Jantung Musang. Aku ingin segera menyantap Jantung Musang." Ucap Xiao Pong
"Baik Nona, Ayo Nona kita segera berburu." Ucap Nu
Selir Xiao Pong beserta Nu. Kini memanah Dan Memangsa Musang, Beserta Rusa. 6 Ekor Rusa Dan 7 ekor Musang yang berhasil mereka Buruh.
"Ayo Nu, Kita kembali ke Istana, Aku puas akan Hasil buruan kita." ucap Selir Xiao Pong
"Baik Nona." ucap Nu
Sedangkan didalam Istana, Sedang Getar-getir, Atas kepergian Selir Xiao Pong. Kaisar Sangat Panik karena Sang Selir Pujaan hatinya yang baru.
Permaisuri pun kini menenangkan hati Kaisar
"Sudahlah Kaisar, Gak usah risau begitu? Nanti Juga Selir Xiao Pong, Kembali lagi di Istana, Yang Mulia kan sudah baca surat dari Selir Xiao Pong.
Xiao Pong ke hutan hanya untuk berburu. Itu Juga Kan demi memuaskan hasrat Ngidamnya. Kita Doakan saja yang terbaik untuk Xiao Pong beserta Nu." ucap Permaisuri
"Wajar aku sangat cemas Permaisuriku. Aku Takut Kenapa-kenapa masalahnya itu Hutan yang Sangat menyeramkan." ucap Kaisar
"Xiao Pong itu bukan orang yang lemah, Xiao Pong Itu orang yang kuat. Aku yakin Xiao Pong beserta Nu akan aman-aman saja." ucap Permaisuri
Setibanya Xiao Pong dan Nu di Istana mereka Berdua langsung disambut oleh Kaisar dan Permaisuri.
"Kaisar dan Permaisuri tidak perlu cemas, Hamba Dan Nu tidak apa-apa selama di hutan. Lihatlah Hamba bawakan hasil buruan saya. 6 Ekor Rusa dan 7 Ekor Musang." ucap Xiao Pong
"Jika kau ingin memakan binatang yang ada di Hutan, Seharusnya kau bilang kepada ku, Jadi Biar Aku saja yang berburu. Selama kau di hutan, Tidak Ada masalah Apa-apa kan?" ucap Kaisar
"Hamba sangat menginkan berburu, Hamba takut Merepotkan Yang Mulia, Yang Mulia tidak usah Cemas dan Khawatir, Hamba beserta Nu dapat Menghadapi kesulitan selama di Hutan.
Hamba beserta Nu pamit undur diri, Hamba ingin Segera mandi, Karena badan kami berdua sudah Sangat lengket. Ayo Nu segeralah kita berdua Lekas mandi." ucap Selir Xiao Pong
Selir Xiao Pong beserta Nu, Membungkukan Badannya, Memberi penghormatan Kepada Kaisar beserta Permaisuri.
"Sudah Sayang, Kau tidak usah Cemas dan Khawatir Selir Agung mu orang yang Sangat Kuat. Jadi jika kau rindu kepadanya, Kau bisa bermalam Di kediaman Selir Agung nanti malam. Nanti Aku Berikan Ke Xiao Meng agar dia mengalah. Sekali-sekali dia harus mengalah, Dulu waktu Xiao Meng menjadi Selir kesayangan mu, Kau dulu Tidak berlaku adil kepada ku dan Xiao Pong. Sekarang Aku tidak tinggal diam lagi. Dulu Mungkin waktu dia menjadi Selir kesayangan mu, Dia menyiksa Xiao Pong, Aku diam saja, Jangan Harap kalau sekarang Xiao Meng bertingkah Dengan sangat kurang ajar, Aku akan tinggal Diam." ucap Permaisuri
Bersambung.
Jangan lupa like
Coment Vote
Beserta dukungannya.
sekarang karna dah cantik baru sayang sayang!!
sayang kepala bapak ko sayang!!!