Sebelum nya, saya mau menyarankan saja.
Sebelum komen mohon baca nya sampai akhir ya ..😊😊😊
Bagaimana jadinya kalo seseorang menikah tanpa rencana.
Kinar Anastasya menikah dengan Daniel Putra Candhrawinata yang baru saja dikenal nya
Menikah karena merasa berhutang budi, karena telah membantu keluarga nya..
Hayy ini novel pertama aku, maaf kalau ada salah kata😊
Jangan lupa dukung Mbak nad ya dengan vote, like/comen.,
Supaya Mbak nad tambah semangat lagi..
Terima kasih..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mbak nad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 20
Daniel mengambil obat dan salep yang tadi diberikan oleh dokter Riko.
Daniel memberi obat kepada Kinar dan mengambilkan air minum.
Daniel hendak mengoleskan salep ke kaki Kinar., tapi Kinar menepis tangan Daniel.
"Maaf tuan.., biar aku saja.." ujar Kinar.
Daniel mulai sedikit kesal, dia membuang nafasnya dengan kasar.
(Berani sekali dia, selami ini tidak ada wanita yang berani menepis tanganku) batin Daniel.
Daniel memberikan salep itu kepada Kinar,.
Kinar hendak mengoleskan salep itu di kaki nya tapi sepertinya dia kesulitan.
Daniel hanya diam saja saat melihat Kinar kesulitan, dia ingin Kinar yang meminta tolong kepadanya.
Bebepa menit kemudian, Kinar masih belum bisa meraih kaki nya.
Kinar merasakan kaki nya masih sakit saat di gerakkan ..
Kinar melirik Daniel yang tengah duduk di sofa sambil memainkan ponsel nya.
Kinar memberanikan diri untuk meminta bantuan kepada Daniel.
"Tuan..." panggil Kinar.
"Hemmmm.." jawab Daniel.
Mendengar jawaban yang dingin dari mulut Daniel, Kinar mengurungkan niat nya untuk meminta bantuan kepada Daniel.
Daniel menunggu kata selanjutnya dari Kinar.
Tapi Kinar tidak melanjutkan kata-kata nya.
Daniel melirik kearah Kinar yang masih berusaha untuk mengoleskan salep ke kaki nya.
"Awwwwwwwww..." jeritan Kinar, karena ngga sengaja menyenggol kakinya yang sakit dengan tangan nya sendiri.
Daniel membuang nafas nya dengan kasar, kemudian berdiri dan menghampiri Kinar.
"Berikan salep nya.." ujar Daniel meminta salep yang ada di tangan Kinar.
Kinar memberikan salep nya tanpa berkata apa-apa..
Daniel mengoleskan salep itu di bagian kaki kinar yang sakit.
Dia mengolesnya dengan begitu lembut, karna takut Kinar akan kesakitan.
Jantung Kinar berdegub kencang, saat tangan Daniel menyentuh kaki nya.
"Sudah.. kau istirahatlah.." ujar Daniel.
Daniel melangkahkan kakinya keluar dari Kamar.
"Tuan., mau kemana..??" tanya Kinar.
"Aku mau keruang kerja., tidurlahh.." jawab Daniel.
Ada rasa kecewa di hati Kinar saat melihat Daniel pergi meninggalkan nya.
Ditempat lain,
Vazo sedang melamun dan senyum-senyum sendiri saat memikirkan tingkah Kinar saat memeluknya waktu di bonceng nya tadi siang.
(Dia gadis yang aku cari.., aku harus mendapatkan nya..) gumam Vazo.
"Heiiiii.... kamu lagi ngapain..??" mendengar suara ini, Vazo langsung menoleh, dan melihat kakak nya sedang tersenyum pada nya.
"Astaga... kau mengagetkan ku kak.." ujar Daniel.
"Lagian kamu ngapain melamun..?? bukan gaya kamu banget dehh.." tanya Veve kakak nya Vazo.
"Kepo banget jadi orang.." gumam Vazo.
"Ngga kepo, cuma pengen tau aja, siapa orang yang sudah bikin adik Veve ini melamun dan senyum-senyum sendiri seperti orang gi*a.." sindir Veve.
Vazo tidak mendengarkan celoteh kakak nya, dia pergi meninggalkan kakak nya sendiri.
Vazo pergi ke kamar nya..
.
.
Daniel sedang berada di ruang kerja nya.
Dia masih memikirkan siapa pria yang bersama Kinar tadi siang.
Daniel mengambil ponsel dan menghubungi asisien Vino.
"Apa kau sudah mendapatkan informasi tentang pria itu..??" tanya Daniel.
"Iya tuan., saya sudah mendapatkan informasi nya.." jawab Vino.
"Kau kerumah ku sekarang juga, cepat..!!" perintah Daniel.
Asisten Vino yang hendak beristirahat langsung bersiap untuk pergi kerumah Daniel.
(Ini bahkan sudah hampir jam 10:00 malam., aku mengantukkk) batin Vino.
Vino langsung masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya menuju rumah Daniel.
Daniel yang menunggu asisten Vino tidak sabar untuk mendengarkan informasi apa saja tentang pria itu.
Tok-tok-tok-tok ....
"Masuk.." ucap Daniel.
ternyata yang datang adalah...
.
.
..Jangan lupa like/comen.
Ditunggu juga kritik dan saran nya.
Vote juga ya, dan juga ikuti saya.
Biar Mbak Nad tambah semangat lagi😊
G tegas