NovelToon NovelToon
System Penambangan Antar Dunia

System Penambangan Antar Dunia

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Fantasi Isekai
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Notdrick

Di dunia ini, tidak semua orang bekerja demi mengejar mimpi. Sebagian hanya berusaha bertahan hidup.

Ling Qi adalah salah satunya.

Sebagai penambang biasa di China, hidupnya dipenuhi debu tambang, utang yang terus menumpuk, dan hari esok yang tidak pernah menjanjikan harapan. Ketika sebuah kejadian menghancurkan sisa keberuntungannya, ia mengira hidupnya telah mencapai titik terendah.

Namun, jauh di bawah tanah, sebuah portal misterius membuka jalan menuju dunia yang belum pernah dijamah manusia.

Di balik kegelapan gua-gua kuno, tersembunyi mineral berharga, reruntuhan yang menyimpan rahasia, serta monster yang menjaga harta mereka dengan nyawa.

Di sana, Ling Qi memperoleh 《World Mining System》, sebuah sistem yang mengubah setiap ayunan pickaxe menjadi kesempatan untuk mengubah takdir.

Tetapi semakin dalam ia menambang, semakin ia menyadari bahwa dunia itu bukan sekadar tambang.

Ada sesuatu yang jauh lebih besar menunggu di balik setiap portal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Notdrick, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Mall itu kini nyaris sunyi. Bukan karena semua orang berhasil melarikan diri—melainkan karena sebagian besar dari mereka yang tadi berlarian panik kini tergeletak diam, darah mereka mengering perlahan di atas lantai marmer yang dulunya berkilau. Musik latar yang biasa mengalun lembut dari pengeras suara masih menyala, terdengar aneh dan menyayat di tengah keheningan mencekam itu, seolah dunia menolak untuk berhenti berputar meski separuh isinya sudah tiada.

Hanya tersisa beberapa ekor goblin yang masih berkeliaran di antara reruntuhan kios dan meja terbalik, mengendus-endus mencari mangsa yang tersisa.

Ling Qi menghela napas panjang, menatap sekeliling dengan rahang mengeras. 'Tidak ada gunanya berdiri diam di sini.'

Dengan gerakan cepat, dia melesat ke arah goblin terdekat yang belum sempat menyadari kehadirannya. Satu pukulan telak ke tengkorak, satu lagi ke leher yang dipatahkan dengan tangan kosong—dalam hitungan kurang dari satu menit, seluruh goblin yang tersisa di area itu sudah tumbang, tubuh mereka pecah menjadi butiran cahaya yang menghilang satu per satu, meninggalkan mall yang kini benar-benar sunyi.

Ling Qi berjalan mendekati retakan besar di tengah lantai, cahaya keperakan dari dalamnya masih berdenyut pelan, seolah menunggu.

Dia berdiri di tepi celah itu, menatapnya dalam-dalam. 'Kalau jawaban dari semua kekacauan ini ada di suatu tempat, kemungkinan besar jawabannya ada di baliknya.'

Tanpa ragu, Ling Qi melompat masuk ke dalam cahaya itu.

Sensasi dingin yang sudah dia kenal menjalar ke seluruh tubuhnya, tetapi kali ini disertai sensasi jatuh yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya. Pandangannya memutih sesaat, lalu berubah menjadi hamparan langit biru cerah yang meluncur cepat di sekelilingnya.

Dia sedang jatuh bebas dari langit yang sangat tinggi.

"APA-APAAN INI—!!" Ling Qi berteriak, angin menampar wajahnya dengan kecepatan yang membuat perbannya nyaris terlepas.

Di bawahnya, terhampar lautan hijau pepohonan lebat yang meluas sejauh mata memandang. Tubuhnya meluncur semakin cepat, gravitasi menariknya tanpa ampun ke arah kanopi pohon yang semakin dekat.

Dengan sisa kesadaran yang ada, Ling Qi memutar tubuhnya di udara, kedua lengan direntangkan untuk memperlambat putaran, kakinya diarahkan ke bawah bersiap menahan benturan.

Dia menabrak dahan-dahan pohon tertinggi lebih dulu, ranting-ranting patah satu per satu meredam sebagian kecepatannya sebelum akhirnya tubuhnya tersangkut di antara cabang besar sebuah pohon tua, bajunya tercekat kuat pada ranting yang menonjol tajam.

Ling Qi tergantung terbalik, wajahnya memerah menahan darah yang berkumpul di kepala.

"Sial—sial! Bajuku baru!" gerutunya kesal, meronta mencoba melepaskan diri dari jeratan ranting yang mencengkeram bagian belakang bajunya.

Setelah beberapa kali menggeliat tidak berhasil, kesabarannya habis. Dengan satu tangan, dia mencengkeram ranting yang menahan bajunya dan mematahkannya begitu saja.

KRAK!

Tubuhnya jatuh bebas dari ketinggian beberapa meter, menghantam tanah berumput dengan bunyi debam keras yang membuat beberapa burung di sekitarnya berhamburan terbang.

"Ugh..." Ling Qi bangkit perlahan, menepuk-nepuk debu dan dedaunan yang menempel di jaketnya, sambil memaki dalam hati. 'Baru sampai sudah dipermalukan sama pohon.'

Dia berdiri, mengedarkan pandangan ke sekeliling. Tempat itu berbeda jauh dari gua kristal yang pertama kali dia masuki—hutan lebat dengan pepohonan raksasa yang menjulang tinggi, dedaunan hijau tua yang menutupi hampir seluruh langit di atasnya, hanya menyisakan celah-celah kecil tempat cahaya menembus masuk.

Namun yang membuat bulu kuduknya meremang bukanlah pepohonan itu, melainkan bentuk lanskap di kejauhan.

Melingkari seluruh area hutan itu, menjulang dari tanah seperti pilar-pilar raksasa berwarna putih kekuningan, berjejer rapat dengan ujung yang meruncing tajam ke atas—persis seperti gigi. Gigi raksasa yang melingkari sebuah lembah.

Ling Qi menelan ludah, kakinya melangkah mundur setengah langkah tanpa sadar. 'Tunggu. Ini bukan lembah biasa. Ini...'

Sebuah panel muncul di hadapannya, hurufnya berpendar dengan nuansa merah gelap yang berbeda dari panel-panel biasa yang pernah dia lihat.

[Gua Mulut Naga]

[Keterangan: Gua ini adalah tubuh seekor naga yang mati. Kamu sedang berada di atas mulutnya yang menganga lebar. Untuk kembali ke dunia asal, kamu harus menghancurkan hatinya]

Ling Qi membaca pesan itu berulang kali, matanya menyipit di balik perban. 'Aku berdiri di dalam mulut mayat naga? Dan aku harus menghancurkan hatinya hanya untuk pulang?'

Dia menatap hamparan hutan lebat yang kini terasa jauh lebih mengancam dari sebelumnya, mengingat kembali gadis dengan tenaga tidak masuk akal, orang-orang yang mati dengan darah menyembur dari dalam tubuh mereka, dan retakan-retakan yang tiba-tiba muncul di dunianya sendiri.

'Mungkin saja jawaban dari semua kekacauan itu ada di sini. Di dalam tubuh naga ini.' Ling Qi mengepalkan tangannya, rasa gentar yang sempat menghinggapinya perlahan digantikan oleh tekad yang lebih kuat. 'Kalau begitu, tidak ada pilihan lain selain mencari jantung sialan itu.'

Dia melangkah maju, memasuki kegelapan hutan yang mulai menelan cahaya matahari, tanpa menyadari sepasang mata kuning menyala mengawasinya dari balik rimbunnya dedaunan.

1
Ria Gazali Dapson
beli ktistal lagi li, buat obatin mamak mu , biar sehat , dn ga berobat² lagi
𝚺𝝰𝝶: kristalnya gak dibeli/Scowl/ harus dapat dari monster
total 1 replies
Siti Lubis
Bagus banget tapi maaf ya cuman bisa menyampaikan dari sini tapi bagus😍😍😍😍😍
Hadi Hadi
up up up💪
Hadi Hadi
is good💪💪💪
Hadi Hadi
up up💪
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍👍
black
mantap thor
black
jan sampe berhenti thor seru
𝚺𝝰𝝶: iya kak /Smile/ sampai tamat kok
total 1 replies
black
zuzur, ini seru, system-nya lain daripada yang lain
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!