Hendrik seorang mafia kejam luluh dengan seorang wanita muda cantik, walau umur mereka berbeda. Cinta membutakan seseorang seperti halnya dengan Hendri yang kini jatuh cinta kepada Gersya gadis dibawah umur yang terpaksa menikah karena utang ayahnya. Seorang wanita yang sabar dan sholeh tapi setelah perjanjian pernikahan selesai yang dikonyrak selama 1 tahun.
apakah mereka akan bercerai atau cinta menyatukan mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Mala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 20
Gersya merasa nyaman dipeluk Hendrik, ia merasa sangat rindu dengan pelukan Hendrik dengan menutup matanya Gersya membalas pelukannya.
"Aku kangen kamu," bisik Hendrik.
"Aku juga...," ucap Gersya pelan namun masih bisa didengar oleh Hendrik.
"Beneran...," goda Hendrik melepas pelukannya dan melihat wajah Gersya dengan mendekatkan wajahnya perlahan-lahan Gersya menutup matanya, tiba-tiba Steve datang.
"Boss...," panggil Steve menganggetkan Hendrik dan Gersya.
"Dasar tukang ganggu," batin Hendrik berdecak kesal.
"Ada apa, awas yah kalau nggak penting," ucap Hendrik.
"Boss..., dia kembali...," ucap Steve yang tak di mengerti Gersya tapi mata Hendrik membulat kaget.
"Terus...dimana dia?" tanya Hendrik.
"Dia masih dibandara tapi ia mau ke kantor," ucap Steve melihat Gersya.
"Baiklah aku akan kesana, kamu ikut juga tapi suruh anak buahmu untuk menjaga Nyonya," ucap Hendrik mencium pipi Gersya dan berlalu pergi.
"Dia siapa....?" tanya Gersya pada dirinya sendiri melihat kepergian Hendrik.
☆☆☆☆
Seorang wanita cantik berpenampilang sexy yang baru turun dari pesawat dengan menarik kopernya, keluar dari bandara.
"Hendrik...aku kembali..tunggu aku," ucapnya menunggu taksi.
"Taksi...," panggilnya membuat Sopir Taksi berhenti.
"Mau kemana Neng...?" tanya Pak Sopir.
"Keperusahaan Endriko...," ucapnya tersenyum.
"Ooo, Namanya Nisa yah," ucap Pak Sopir.
"Kok bapak tau," ucapnya heran.
"Tuh..papan namanya, oiya punya pacar yah" ucap Pak Sopir.
"Iya...Pak tapi pacar saya sudah menikah," ucap Nisa sedih.
"Lah...Neng banyak lelaki diluar sana,"
"Tidak...Pak kalau saya tidak bisa memilikinya maka tidak ada yang bisa memilikinya," ucap Nisa dengan tatapan tajam
Pak Sopir diam karena penumpan yang ia dapat ternyata ingin merebut suami orang. Setelah beberapa jam perjalanan akhirnya Nisa sampai diperusahaan Endriko.
"Perusahaannya tidak berubah, semoga kamu juga tidak berubah sayang," ucap Nisa berjalan memasuki Kantor hingga keruangan Hendrik.
Tok...tok...tok...
"Masuk...,"
"Hendrik.....aku kangen banget sama kamu," ucap Nisa memeluk Hendrik dengan tiba-tiba.
"Apaaan sih loh, lepaskan...," ucap Hendrik dengan kasar mendorong tubuh Nisa hingga terjatuh.
"Hiks...hiks...hiks..," tangis Nisa pecah sambik berdiri dan memegan kedua tangan Hendrik.
"Kalau kamu masih marah...aku minta maaf," ucap Nisa.
"Dasar ratu drama," batin Steve nggak suka dengan Nisa.
"Kamu ngapain sih, aku sudah menikah cepat kamu keluar dari sini!!" Bentak Hendrik mengusir Nisa.
"Baiklah aku pergi...tapi ingat kamu akan menjadi milikku," ucap Nisa mengusap air matanya dan pergi meninggalkan ruangan Hendrik.
"Steve kirim anak buahmu untuk menjaga Gersya, karena yang aku tau Nisa pasti akan mencari siapa Istriku dan pasti akan mencelakainnya," ucap Hendrik.
"Siap Boss...," ucap Steve.
Sementara itu Nisa keluar dari kantor Hendrik dengan wajah marah, dengan mengambil ponselnya ia menghubungin seseorang
"Halo...cepat kasi aku info tentang istri Hendrik sekarang," ucap Nisa mematikan telponnya.
"Siapa pun wanita Hendrik, aku akan membuatnya meninggalkanmu," ucap Nisa dengan senyuman licik.