Niat awal menolong pria paruh baya dari pencopet justru membuatku berakhir di dalam pernikahan. Aku di lamar oleh anak pria yang kutolong, calon suamiku hampir mendekati sempurna. Namun pria keturunan Jerman- Solo itu bertolak belakang dengan kepribadian aslinya yang beku. Pernikahan ini aku kira indah seperti kelopak bunga di taman. Namun semua ini hanya kepalsuan, hidupku seperti di dalam penjara sangkar emas, aku memiliki rumah mewah tapi tidak di beri uang. Aku memiliki suami yang hampir sempurna tapi tidak pernah di anggap ada.
Akankah aku dapat melewati bahtera rumah tangga yang pelik ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea Sismala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menyebalkan
Kesal
"Hei berhentilah menangis." Vinnie yang kesal langsung melempar Adam menggunakan berkas yang menumpuk di meja kerja Adam. Alhasil berkas yang telah disusun rapi kini mendarat di kepala Adam dengan santainya, untungnya hanya 5 lembar yang berserak dilantai. Adam hanya mampu melotot dan ngusap wajahnya kesal.
"Berhentilah saya sangat kesal sekarang. " ungkap Adam meletakan file kembali setelah menyusunnya dengan rapi.
"Itukan urusan hatimu, kenapa harus gundah..! bukankah kau biasa memporak- porandakan perasaanku. "
Vinnie menarik dasi Adam hingga kini Adam berada di depan matanya.
"Jadi sekarang kau berusaha menggodaku. "Ungkap Adam sambil mengusap rambut panjang Vinnie dengan lembut. Vinnie yang melihat Adam hanya mampu mendengus, bagaimana mungkin ada pria yang terlalu percaya diri seperti Adam.
"Diamlah Bung, sebaiknya sekarang kau harus bercukur. Lihatlah dirimu membuatku merasa seperti gadis 10 tahun di dekatmu. "
Vinnie tersenyum menggoda menatap Adam dari atas sampai bawah.
"Hei apa yang kau lakukan. " ungkap Adam menggeram kesal.
"Memangnya apalagi selain menyuruhmu bercukur sepulang nanti. Baiklah aku harus kembali pulang, jaga dirimu. "
Vinnie mengecup singkat pipi Adam. Adam hanya diam membeku mendapat perlakuan manis, namun seketika matanya membola. Apa..!! Pulang, jangan katakan Vinnie tidak ingin tinggal bersamanya lagi.
"Kenapa pulang bukannya rumahmu itu rumahku." Terang Adam terdengar dingin.
"Itu dulu sebelum aku mengerti kejamnya dirimu. Oh baiklah, lupakan soal itu, aku harus segera kembali untuk menikmati waktu luangku."
Vinnie segera mengambil tasnya. Namun Adam berusaha mencegah. Sekarang Vinnie benar- benar tidak ingin tinggal bersama Adam. Bahkan gadis kampung itu sekarang sangat cerdas untuk dikelabuhi batin Adam. Mengapa ia jadi bijak dalam waktu 3 hari.
"Lepaskan tanganmu Bung. "
Peringat Vinnie yang ingin segera sampai di tempat tinggalnya untuk melemaskan otot- otot kakiknya yang kaku.
"Tapi.. tapii dan apa kau memanggilku Bung. Berani sekali..!! "
Adam semakin menatap Vinnie nyalang menahan kesal. Kalau saja ia tidak mencintai Vinnie mungkin saat ini ia akan memenjarakan Vinnie dirumah mewahnya.
"Jangan menatapku seperti itu. Kau terlihat ingin menerkamku. " ungkap Vinnie mengerling nakal.
"Hei hentikan mata genitmu itu. Bagaimana kalau pria lain melihat dan tergoda. " Adam kembali dibuat kesal karna Vinnie.
"Kalau tampan kenapa tidak. " ungkap Vinnie tersenyum mengejek dengan gaya dibuat semanis mungkin.
"Sudahlah lupakan, bekerjalah diperusahaanku. Aku tidak suka kau dekat dengan pria lain." ucapan Adam tidak terdengar seperti ajakan malah sangat terlihat seperti perintah. Inilah sifatnya yang membuat Vinnie malas tinggal bersamanya. Ia benar benar suka mengendalikan namun sulit dikendalikan.
"Aku tidak tahan jika harus mempunyai bos pemarah. Aku harus pulang tenangkan dirimu sepertinya kau salah minum obat mengatakan mencintaiku." Vinnie mendorong Adam keras hingga terjatuh di sopa, ia langsung berlari pergi meninggalkan kantor A menggunakan taksi online.
Mencintai juga tidak harus bersama untuk sekarang, ia sangat butuh perubahan dari diri Adam. Ayolah ini. hidup bukan hanya untuk dipermainkan dengan sifat egois Adam yang pemarah.
(Luar kantor)
"Kemana mbak.? " Dengan senyuman hangat Vinnie langsung memberikan alamatnya.
Didalam taksi Vinnie tersenyum kecil, Adam sangat manis tadi. Ya tuhan apa baru saja ia bermimpi sungguh perasaannya sangat berbunga- bunga.
Ia harus berpikir jernih jika Adam benar mencintainya ia harus melihat kesungguhan Adam. Kalau tidak di uji Adam akan semena- mena lagi padanya.
****
Dilain tempat pria sedang menatap jalan dari atas gedung kantor dengan kesal ia sungguh sangat prustasi. Mengapa wanitanya tega sekali mempermainkan hatinya di saat ia mulai mencintai.
Ingin sekali ia menyeret wanita itu kerumah mewahnya kalau tidak karna ada beberapa kerjasama perusahaan yang bertemu siang nanti.
"Sialan, mengapa sekarang ia sangat cerdik."
Adam kesal langsung melempar gelas kaca digenggamannya. Ini ia sangat merindukan wanita itu yang baru saja pergi 15 menit dari kantornya. Ada apa dengan perasaannya, ia baru sadar sang pencipta mudah membolak- balikan perasaan seseorang.
"Apa jangan- jangan wanita itu punya pria lain yang lebih kaya dan tampan. Shitt..!! "
Tampaknya Adam semakin prustasi memikirkan kemungkinan- kemungkinan besar yang bisa terjadi.
"Tidak mungkin, Vinnie sangat mencintai saya. Bahkan saya pria kaya dan tampan. Kalaupun ada saya tidak akan membiarkan itu terjadi. "
Adam sedang bergulat dengan pikirannya hanya karna satu wanita, dan wanita itu adalah orang yang dulu paling ia benci Vinnie. Bahkan sekarang Adam sudah seperti orang gila berbicara pada dirinya sendiri memikirkan kemungkinan- kemungkinan yang terjadi.
"Saya harus membuat Vinnie kembali..!! "
Adam semakin menggeram kesal takut Vinnie terpikat pesona pria lain.
"Bisa saja Vano memberikan tawaran besar untuk menikahi Vinnie..!! "
Oh tidak sekarang Adam mulai seperti orang gila memikirkan hal konyol, ini hanyalah pemikiran bodohnya saja tidak ada hal lain. Bahkan untuk pertama kali Adam bertingkah konyol hanya dengan satu nama yang menganggu hatinya. Vinnie. Vinnie dan Vinnie.
____________________________________
Maaf kalau ada typo😴😴
Love you🌷🌷🌷🌷🌸🌿🌾🌹
Jangan lupa vote oke
Mohon maaf ya thor sampai disini aja,susah dipahami. 🙏🙏🙏
salam dari Jodoh Takkan Kemana dan Bahasa Kalbu 🤗
di tunggu feedback nya di novelku
tiba" dah disini dan tiba" dah disana
capek deh ak