NovelToon NovelToon
DUO J: GENIUS

DUO J: GENIUS

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Anak Genius / Tamat
Popularitas:233.6k
Nilai: 5
Nama Author: DIW

Sepasang anak kembar dari Gail bernama Jemma dan Jarret. Duo J hidup tanpa ayah karena kecelakaan yang dialami sang ibu.
Kehidupan selama enam tahun terlewati sampai pada suatu waktu takdir mempertemukan dengan Nigel, seorang anggota keluarga Irey yang kaya dan CEO yang tidak mudah didekati. Dia berubah jadi sulit sejak mengalami kecelakaan laut dan ditinggalkan oleh Gee, wanita yang membuatnya tergila-gila.
“Katakan, kenapa foto Gee jadi wallpaper di ponselmu Jarret?”
“Itu foto mamaku, Om Nig. Namanya Gail, bukan Gee.”
“Gail? Aku yakin itu Gee-ku, Genaya!”
“Itu mamaku dan Jemma!”

Duo J yang genius paham, ini waktunya mewujudkan keluarga sempurna versi mereka. Sepasang suami istri bersatu kembali bersama sepasang anak kembar genius ini.

**salam,
author Diw @ diamonds.in.words
| dari Oktober 2021
(Dalam rangka mengikuti Lomba Penulisan Anak Genius)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DIW, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pikir

Makan siang sudah selesai. Ruang makan rumah The Brown sudah kosong kembali. Gail berada di ruang tengah, Jarrett di ruang tamu, Jemma bersama Nigel di rumah The Twins dan Addison kembali ke kantornya.

Gail tidak balik ke Dapur The Brown karena dia bisa menyelesaikan pekerjaan untuk penghitungan keuangan di rumah saja. Landon juga yang memberinya ide itu saat dia ragu memberi izin Duo J.

Kedua kembar itu ingin bermain di rumah seberang, tempat sang papa. Tidak ke villa Addison seperti biasanya jika Gail dan The Brown pergi ke Dapur. Mereka memohon pada Gail untuk setuju.

Tentu saja Duo J yang menang. Gail mengiyakan mereka dengan perasaan tenang-tak-tenang. Mereka memang anak mandiri tapi apa bisa cocok dengan Nigel yang orang baru.

Demi kenyamanan bersama, Gail mengkondisikan tugas kerjanya di hari ini agar bisa lebih singkat waktunya di Dapur The Brown. Dia takut ada apa-apa pada Duo J ataupun Nigel.

Pertama kalinya Gail mengizinkan Duo J bersama orang yang masih asing baginya. Meski dia tahu Nigel adalah ayah kandung anaknya dan juga suami yang sudah dibuktikan dengan berkas pernikahan yang ditunjukkan padanya.

Tapi Gail tetap merasakan ketakutan yang tidak bisa dia jabarkan. Dia tidak bisa seperti Landon yang terbuka atau Ellie yang hangat kepada Nigel. Apalagi seperti Duo J yang lengket pada pria itu.

Oleh sebab itu, Addison dimintai tolong Gail untuk menemaninya ke rumah The Brown untuk makan siang bersama Duo J dan Nigel. Wanita itu cukup tenang dengan kehadiran Addison yang bagai adik olehnya.

Jika orang-orang bertanya pada The Brown tentang siapa nama anak mereka, yang dimaksud tentu saja bukan anak kandung. Jawabannya adalah Addison dan Gail.

Kedekatan itu perlu waktu bertahun-tahun untuk Gail bisa. Rasa nyaman dan tenang berhubungan dengan orang baru perlu bantuan orang terdekat bagi dirinya yang ajaib itu.

Pada makan siang bersama tadi, Gail merasa ada suasana aneh diantara mereka semua. Tampak baik tapi rasanya tidak baik-baik saja. Membingungkan, dan jadi beban pikiran.

Sikap Nigel tidak seperti biasanya pada Gail. Muka pria itu juga muram sepenglihatannya. Tidak ada senyuman yang tadi pagi dan juga pada beberapa waktu selalu diberikannya.

Seingat Gail tadi pagi Nigel tidak seperti itu. Ketika berpamitan untuk berangkat kerja ke dapur The Brown pada Duo J di rumah seberang jalan itu, malah suasana hangat yang dirasakannya.

Duo J dan Nigel menyambutnya dengan wajah cerah ceria. Gail juga terasa berat untuk pergi dari ketiga orang itu saat selesai mengucapkan pamit.

Ada bahagia di hati Gail melihat interaksi dari dua anak dan sang papa. Hubungan mereka bertiga tidak seperti terpisah lima tahun karena kedekatan yang terasa.

Tapi dari suasana pada makan bersama barusan, Gail tidak merasakan bahagia seperti itu lagi. Walau dia tetap melihat kedekatan pada Nigel dan Duo J dan Addison yang diikutsertakan.

Gail tak habis pikir, dan menyerah dulu saja pada waktu. Sudah saatnya dia kembali ke pekerjaan yang dibawanya pulang. Lagipula Jarrett juga sudah anteng di ruang tamu.

Kebiasaan Jarrett memilih ruang tamu untuk jadi tempat dia berdiam diri bersama buku dalam genggaman tangannya. Pria kecil itu seperti mahasiswa yang serius membaca materi kuliah.

Nigel memberikan buku itu untuk pengetahuan tambahan Jarrett dalam mewujudkan rancangan aplikasinya. Dia ingin menjadi pendukung penuh putranya, salah satu nyawa hidupnya kini.

Jarrett tidak menyangka hari ini penuh kejutan. Semalam dia masih memikirkan bagaimana cara menghasilkan uang untuk punya alat-alat, tapi paginya dia mendapatkan lebih dari yang dia pikirkan.

Tawa kecil Jarrett muncul ketika dia mengambil kesimpulan dalam pikirannya sendiri. Bahwa dia dan Jemma yang dibilang orang genius, kan berasal dari mama dan papa. Pasti kedua orang tuanya itu lebih darinya.

Suara ketukan pintu mengalihkan perhatian Jarrett. Dia bergerak ke arah Gail terlebih dahulu, memberi tahu ada yang datang.

Jarret paham Gail butuh waktu untuk harus menyiapkan diri. Karena pasti yang dibalik pintu itu bukan The Brown, Jemma atau Addison. Bukan cara mereka soalnya.

“Paman,” ujar Jarrett setelah membuka pintu. Ada Miles dengan tampang datar tapi tatapannya hangat di hadapan sang keponakan.

“Halo Jarrett,” sapa Miles. Lalu keduanya bertukar kabar sebelum Gail bergabung ke tempat mereka berdiri. Melihat kedatangan itu, Miles juga berkata, “Halo Genaya.”

Gail tersenyum saja membalas sapaan Miles. Dia belum bisa berinteraksi dengan baik kepada saudara Nigel itu, yang notabene iparnya.

Demi sopan santun dan keramahan, meski saat ini tubuh Gail masih bergetar. Beruntung sekali ada Jarrett di dekatnya.

Tadi Jarrett memilih tidak ikut Jemma untuk kembali bermain di rumah seberang, tempat Nigel. Gail pun terserah kedua anak bagaimana inginnya. Yang penting dia tahu saja keadaan mereka.

“Maaf, aku terbiasa menyebutmu dengan nama itu,” ucap Miles dengan nada sungkan. Mereka bertiga masih berdiri di pintu masuk rumah The Brown.

“Tidak apa-apa. Aku bisa maklum, Miles,” tanggap Gail sopan lalu berkata, “Ada perlu yang bisa aku bantu?”

“Oh, iya. Aku dititipi Nigel untuk memberikanmu Dessert Box yang kamu suka di Hicity. Baru saja aku sampai di Delan,” jelas Miles sambil menyerahkan kantong berisi makanan yang dimaksud.

“Aku menyukai Dessert Box?” tanya Gail. Seingatnya belum pernah menikmati makanan manis itu, bagaimana Nigel tahu itu jadi kesukaannya, pikir ibu dari Duo J itu.

“Hentahlah. Aku hanya menuruti permintaan suamimu, Genaya,” kata Miles ringan. Dia tidak ambil pusing dengan hubungan kedua orang yang baru dipertemukan takdir itu.

Gail pun bingung harus berkata apa, tapi tak urung menerimanya. Sekali lagi demi sopan santun, begitu menurutnya.

“Genaya, aku boleh meninggalkan pesan untuk The Brown? Semuanya diundang untuk makan malam bersama keluarga Irey. Untuk tempatnya, masih aku atur. Seseorang akan menjemput kalian nanti.”

"Bersama keluarga Irey? Maksudnya Tuan Wyatt dan lainnya juga hadir, Miles?" ucap Gail terbelalak. Dia tidak bisa memikirkan bagaimana jadinya dia nanti dan dampak dari pertemuan besar nan dadakan itu

Keterbatasan dalam bersosialisasi yang Gail alami membuatnya rendah diri dan berpikir terlalu banyak terhadap hal-hal buruk yang mungkin akan terjadi. Biarpun masih kemungkinan, dia tahu itu.

Gail juga tahu kehadiran The Brown nanti di sana sekalian jadi sang penyelamat untuknya, ditambah Duo J yang paham kondisi sang mama. Tapi tetap saja, dia akan bertemu orang asing.

Orang asing yang penting, baik secara status sosial mereka dan status hubungan mereka dengan Gail. Pikiran Gail benar-benar tidak bisa tenang sepanjang hari ini.

"Iya, Genaya. Nigel mempersiapkannya untukmu," kata Miles dengan ringan. Dia pikir itu bisa menyenangkan hati istri dari sang kakak. Sedangkan, Nigel sekarang sedang bermasalah suasana hatinya karena cemburu.

*bersambung..

-Diw @ diamonds.in.words | Oktober2021

**author: senang kah.. udah dua puluh bab nih bareng Duo J :’)

***Penting wahai Pembaca\, silakan tekan tombol suka\, hadiah\, vote dan jadikan novel ini masuk favorit. Juga\, bagikan. Makasih ya :))

1
Truely Jm Manoppo
thor tetap semangat dan sukses selalu.
Truely Jm Manoppo
wow ... Nigel
Truely Jm Manoppo
😃😃😃😃 Nigel cemburu
Truely Jm Manoppo
Gail ... kasihan hilang ingatan
Truely Jm Manoppo
Jemma bahagia punya papa yg diinginkan sejak kecil
Truely Jm Manoppo
sedih ya thor bertemu setelah 6 thn
Mba Wie
Luar biasa
Lara Larakurniawan
bab diulang ulang
Diw Diamonds: Langsung lompat bab bacanya. Udah ada diinfoin di penutup bab, ya. Makasih~
total 1 replies
Anonim
musicnya terlalu keras daripada suara yang membacakan novel
khadizah thea
ok
Rotul Fina
ya habisss lanjut Thor💪💪💪
Diw Diamonds
Haihaiii 😍 jangan lupa langsung lompat baca ke bab 71 karena setelah ini isi bab-nya eror 🙏
Nancy Tanjung
cerita nya kok d ulang2....😡😡😡
Diw Diamonds: Hai Kak, bab ini enggak masuk buat dibaca Kak. Udah aku infoin kok buat lompat baca ke bab yang seharusnya. Cek lagi ya Kak. Makasih udah nikmatin cerita Duo J😍
total 1 replies
Nancy Tanjung
loh...🤔🤔🤔 kalimat bab nya sama 🤗🤗🤗
Diw Diamonds: Loh loh jangan lupain info di bab sebelumnya Kak, ini bukan bagian untuk dibaca karena eror saat di publish. Langsung lompat ke bab 71 yak Kak. Makasih 🤗🤗🤗
total 1 replies
nichic
gail amnesia y
nichic
keluarga yg hangat
Faizah Muzdalifah
gk pakai kata dia langsung jemma sudah bisa memahami apa artinya tatapan serta raut wajah sang papa.
Umi Ningsih Mujung
😘😘😘
Aurora Almera
lanjutkan cerita nya kakak
Aurora Almera
lanjutkan kakak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!