Anak dari ayah Bian dan bunda Ariel 'Storry of Maid'
Follow IG mommy : @Mommy_Ar29
Apa yang di cari oleh seorang wanita bayaran?
Uang?
atau kepuasan?
Nyatanya seorang Clarystal Anjani tidak membutuhkan semua itu.
Sejak pertemuannya dengan sang Cassanova tanggung, Farel Pranata. Hidupnya yang tadinya berwarna abu-abu, secara perlahan mulai berwarna. Namun, saat warna itu hampir sempurna,
sebuah badai datang dan menghantam hubungan mereka.
Akankah, Crystal bisa bahagia dengan Farel?
akankah Farel bisa berubah saat bersama Crystal?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Barbeque
Malam harinya, Farel menjemput Crystal untuk mengunjungi rumah Aiden dan Felly. Mereka mengadakan acara barbeque'an di halaman. Menikmati suasana dingin kota Bandung, saling bercanda dan tertawa bersama. Crystal mudah sekali langsung akrab dengan Felly, sedangkan Cara, sedari tadi udah nemplok sama kakak kesayangannya.
"Kenapa Fel?" tanya Farrel lalu matanya ikut menatap fokus pada arah pandangan Felly yang tengah menatap kedekatan Cara dan Aiden.
"Jangan bilang lo—" ucap Farrel.
"Ngaco! Jangan Ngadi Ngadi kamu Rel, aku cuma itu emmmm itu—" Felly tidak tau harus menjawab apa. Ia bingung karena memang kenyataan nya ia cemburu, namun ia tidak mau mengakui nya. Akan terlihat konyol dan bodoh bila Felly sampai benar cemburu dengan adik ipar nya.
"Yakin gue Ngadi Ngadi?" tanya Farrel dengan seringai licik nya.
"Jawab jujur, lo sudah Mukai mencintai bang Aiden kan?" tanya Farrel.
"Farrel, mending kamu lanjut pacaran nya deh, aku akan masuk ke dalam sebentar," ucap Felly malas menanggapi pertanyaan Farrel.
"Fel!" panggil Farrel namun Felly tak menggubrisnya membuat Farrel langsung terkekeh.
"Aku rasa dia memang cemburu," ucap Crystal berkomentar.
"Hemm, kamu bener." gumam Farrel. "Kalau kamu bagaimana? apakah juga cemburu?" tanya Farel menatap Crystal.
"Cemburu kenapa? Aku cemburu sama siapa?" tanya Crystal bingung.
"Ya kali aja, kamu cemburu saat melihatku dengan Cara tadi," kata Farel membuat Crystal langsung tertawa terbahak-bahak.
"Hahahaha, Farel. Aku bukan anak kecil. Dan aku juga sudah tahu status kalian apa. Dan satu lagi, Cara sudah menikah dan punya anak, kalau kamu sampai ada something sama dia, otomatis tanpa aku bertindak kamu akan di tebas sama suami Cara," jawab Crystal menahan tawanya.
"Ah satu lagi, bukankah yang sering cemburu gak jelas itu KAMU!" sindir Crystal. "Bahkan dengan Tian pun kamu cemburu ckck," imbuhnya berdecak.
"Hey, Tian itu kan laki-laki. Kalau dia perempuan tentu saja aku tidak akan cemburu!"
"Astaga Farel, apa bedanya kamu dan Cara. Cara juga perempuan! lagian kalau Kamu cemburu in aku sama adik perempuanku itu namanya aku belok dong!"
"Apanya yang belok?"
"Tau ah!"
Farel terkekeh melihat crystal cemberut. Lalu ia segera merengkuh tubuh kekasihnya itu dengan erat.
"Sayang, kamu dingin gak?" bisik Farel tepat di telinga Crystal.
"Astaga Farell! tadi sudah loh!" saut Crystal dengan kesal. Pasalnya, ia sudah hafal betul dengan apa yang di maksud dengan ucapan Farel itu.
"Tadi cuma sebentar dan buru-buru. Dia gak bisa muntah semua," bisik Farel lagi.
"Kita belum menikah belum sampai jauh aja kamu udah kaya gini. Gimana kalau nanti menikah pasti kamu gak akan ngebiarin istri kamu keluar kamar!"
"Gapapa, kita bisa cepat mencetak Farel dan Crystal junior," kata Farel terkekeh. Membuat Crystal hanya memutar bola matanya jengah.
"Ayo kita pulang," ajak Farel beranjak dari duduknya dan menggandeng tangan Crystal untuk berpamitan.
"Mau kemana lo?" tanya Cara mengintimidasi saat melihat Farel berjalan ke arahnya.
"Mau nganter Crystal. Barusan di telfon sama adilnya, udah malam." Jawab Farel santai membuat Crystal langsung membulatkan matanya.
Bisaan banget dia cari alasan. batin Crystal.
"Oh begitu, baiklah. Hati-hati ya Crys, dan terimakasih sudah mau bertamu kesini," ujar Cara sembari memeluk Crystal dan cipika cipiki.
"Aku yang berterimakasih karena sudah di terima kesini," kata Crystal tersenyum lembut. "Jangan lupa cepet balik lo kunyuk! Jangan asal tebar mayonise, gue aduin Bunda nanti," ancam Cara.
"Berisik lo ah! Paling juga bentar lagi kalian berdua ikut ngamar." saut Farel. "Dah lah, gue cabut. Nanti gue balik lagi kok tenang aja. dan pastikan kalian ingat, disini kamarnya gak kedap suara, jadi saat gue balik kesini pastiin lo GAK BERISIK!" tekan Farel lalu pergi.
Setelah berpamitan dengan Cara dan Saka. Kini Farel dan Crystal langsung menuju hotel.
Jangan tanya mengapa mereka tak berpamitan kepada pemilik rumah, karena mereka sudah tak ada. (Yang baca Aiden dan Felly pasti tau mereka berdua kemana) 🙈🤣
ya Allah cristy 😭😭😭😍😭