Cinta harus menghadapi bosnya yang super galak dan otoriter. Fakta lain adalah bosnya orang yang menyebabkannya hamil.
Dia terkejut ketika mengetahui kenyataan bahwa bosnya adalah tunangan kakaknya sendiri. Dia tidak bisa menghancurkan kebahagiaan kakaknya. Namun, kehamilannya tidak bisa ditutupi selamanya. Keputusan apa yang harus dia ambil nantinya? Berkata jujur atau pergi jauh?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Hutabarat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jujurlah pada hatimu
Cristian membawa Cinta ke sebuah kompleks pekuburan. Mereka sekarang berada di sebuah kuburan yang ditutupi oleh batu marmer yang mengkilap. Di atas batu itu terukir sebuah nama Claudia Mariska. Wanita itu pasti juga berparas cantik secantik namanya.
Sejenak mereka berdoa dalam diam berharap sang pemilik nama itu hidup tenang dan damai di sisi Tuhan.
"Hai! Clau, kau selalu cemburu jika aku bersama seorang wanita. Kini aku akan mengenalkanmu pada seorang wanita cantik di sebelahku ini, namanya Cinta!" Cristian tersenyum miris. Cinta dapat melihat kesedihan itu dalam matanya.
''Entah kenapa awalan huruf C saja yang selalu mengelilingi hidupku. Aku, kau dan dia sama-sama berawal dari huruf C." Mengusap lembut batu nisan itu. "Aku sangat merindukanmu Clau. Namun kini ada Cinta yang bisa sedikit menutup kerinduanku padamu," kata Cristian. Sejenak Cristian menyeka pelupuk matanya yang mulai tergenang.
"Bisakah kau bantu aku meyakinkan dia, jika aku mencintainya?" ucap Cristian pada batu nisan itu. "Oh baiklah, aku mengerti. Dia hanya butuh waktu. Ya sudah, ini sudah siang sebaiknya aku pulang saja mengantarkan calon istriku pulang ke rumah," ucap Cristian pada batu nisan itu. Mengusap sebentar lalu merengkuh bahu Cinta meninggalkan kompleks pekuburan itu.
Kaca mata hitam kembali dipakainya. Cristian memang selalu terlihat keren dan tampan. Cinta sadar akan hal itu.
"Apa yang mau kau tanyakan lagi mengenai aku?" ucap Cristian sembari menyetir mobilnya.
Cinta hanya bisa terdiam menatap jalan di depannya.
"Kurasa sebaiknya kau harus mengenal keluargaku agar kau tidak berfikir buruk tentang pendapat mereka," ujar Cristian membuat Cinta speaklees. Keseriusan pria itu sedang coba untuk dibuktikannya. Tapi semakin dia membuktikan diri maka hati Cinta semakin sakit. Dia tahu jika dia tidak boleh mencintai pria itu. Cinta memalingkan wajahnya ke arah jendela luar.
"Aku ingin pulang tapi aku tahu jika kau tidak akan mengijinkannya. Kau selalu berbuat sesukamu tanpa mau mendengarkan siapapun." Cinta mengeluarkan uneg-uneg yang ada di kepalanya.
"Rupanya kau sudah mengenal sedikit tentangku, aku suka itu." Cristian menarik sudut bibirnya melengkung ke atas.
***
Mobil mereka telah memasuki sebuah rumah mewah yang lebih mirip seperti hotel mewah. Rumah dengan pagar tinggi berwarna putih yang tertutup dari dunia luar.
Cinta mengira mereka akan datang ke rumah yang dulu. Namun perkiraannya salah kali ini.
"Ini rumah ayah dan ibu. Dan rumah yang pernah kau datangi dulu itu rumahku," kata Cristian seperti tahu pemikiran Cinta.
Cristian membuka mobilnya dan mengitari mobil berniat untuk membukakan pintu mobil untuk Cinta namun wanita itu malah keluar terlebih dahulu. Wajah Cinta masih ditekuk karena kesal.
Tanpa segan Cristian merengkuh bahu Cinta dan membawa wanita itu masuk. Cinta mengelak pelukan di bahunya namun Cristian malah makin mempererat rengkuhannya.
"Aku kira kau datang dengan Bella tapi ... ." Aura melihat wajah Cinta yang gugup dan cemas. Dan tangan Cristian mengusik nalurinya sebagai seorang ibu.
"Aku membawa Cinta, Mom,'' jawab Cristian.
"Kami lapar dan belum makan siang dari tadi," ucap Cristian lagi.
"Oh, ya. Kalau begitu mom akan menyuruh pelayan untuk menyiapkan makan siang untuk kalian. Darimana kalian barusan ?"tanya Aura penasaran. Mereka berjalan ke ruang makan.
"Dari butik mengambil baju pesanan fititing baju pengantin sekalian pergi ke makam Claudia untuk meminta restu," jawab Cristian santai.
Langkah kaki Aura terhenti.
"Ke makam Clau dan kau membawa Cinta kenapa bukan Bella?" tanya Aura heran.
"Karena Bella sedang tidak bisa datang tante dan saya diajak Cristian untuk pergi menemaninya," jawab Cinta cepat dan gugup dia tidak ingin Cristian membuka tentang hubungan mereka. Tapi hubungan yang mana? Mereka berdua bahkan tidak punya komitmen apapun.
"Oh ... ." Aura duduk dan mempersilahkan Cinta untuk duduk di dekatnya namun malah Cristian selalu menempel pada wanita itu.
Setelah mereka makan dan berbincang Cristian pamit untuk pergi ke kamarnya.
Tanpa basa-basi Aura langsung bertanya tentang hubungan mereka.
"Apa kau punya hubungan tersembunyi dengan Cristian, Cinta?" tanya Aura hati-hati.
Cinta yang sedang duduk melihat ikan dalam akuarium besar terkejut dengan pertanyaan yang langsung Aura ajukan.
Mukanya memucat dan dia menjadi gugup seketika. Wanita ini pasti telah mempunyai pengalaman lebih, sangat sulit baginya untuk berbohong. Batin Cinta.
"Hubungan yang bagaimana tante?" tanya Cinta berusaha untuk tetap tenang. Tapi tangannya tetap saling meremas mengusir ketakutannya.
Aura menatapnya intens. "Hubungan spesial antara pria dan wanita."
Cinta menelan salivanya dalam-dalam. Dan akhirnya wanita itu hanya menundukkan kepala dan menggigit bibirnya dalam-dalam.
"Aku sendiri tidak tahu ada hubungan apa antara aku dan Cristian. Aku hanya menganggapnya sebagai bos saja. Mungkin tante bisa tanyakan semua itu padanya?" jawab Cinta tidak mau memperkeruh keadaan.
"Tante tahu bagaimana sifat Cristian dan karakternya, jadi tante tahu dari awal dari cara Cristian memandangmu. Ada sesuatu dan tante yakin itu!"
Cinta memandang Aura.
"A-aku sudah menjelaskannya pada Cristian untuk menjauhiku namun dia ... .''
"Dia itu anak keras kepala, dia selalu mendapatkan yang dia inginkan. Jika dia menginginkanmu dia pasti akan mengejarmu walau kau berlari ke ujung dunia sekalipun," ucap Aura.
"Ini tidak benar tante, ada Kak Bella yang akan menjadi korbannya di sini dan aku tidak akan mengkhianatinya," sanggah Cinta.
"Aku sebagai orang tua hanya berharap kebahagiaan untuk putraku saja. Kau atau Bella sama saja untukku asal bisa membuat Cristian bahagia," tutur Aura. Cinta hanya bisa diam mendengar penuturan Aura.
"Sudah kukatakan jika ayah dan ibu tidak akan berfikir buruk tentangmu, namun kau tidak percaya! tetap menolakku. Kini apalagi masalahnya?" tanya Cristian tiba-tiba.
"Sebelum pertunangan itu terjadi dan semua malah semakin rumit," lanjut Cristian lirih berdiri dengan satu tangan menyentuh bahu ibunya.
"Dan kau itu aneh, jika kau mencintai adiknya mengapa kau melamar kakaknya?" tanya Aura.
"Ceritanya tidak sesimple itu, mom," jawab Cristian.
"Kalau begitu ceritakan pada mommie, mommie akan mendengarkan tanpa menghujat," tambah Aura.
Cristian memandang Cinta dan Cinta menggelengkan kepala mencegah pria itu mengungkapkan cerita asli mereka.
"Intinya aku baru menemukan Cjnta lagi seminggu sebelum acara lamaran berlangsung. Dan saat itu hatiku belum mantap, aku kira kami hanya yeah mom tahu apalah itu?" kata Cristian
Aura menggelengkan kepalanya tidak mengerti.
"Dan aku terkejut ketika tahu bahwa dia ternyata adik dari Bella."
"Lalu apa alasanmu ingin menikahi Bella?" tanya Aura.
"Karena mommie ingin agar aku segera menikah dan aku tidak ingin mengecewakan mommie. Dan aku hanya mempunyai Bella saja. Dia pacarku selama satu tahun ini," jujur Cristian.
"Berarti kau berselingkuh dari Bella dan bermain-main dengan wanita baik ini, dasar anak nakal?" Aura memukul pantat Cristian.
"Sakit Mom," pekik Cristian sambil mengelus pantatnya yang sakit.
"Dan Cinta, kau korban kenakalan Cristian?" tanya Aura.
"Sebetulnya aku juga bukan korban di sini tante, aku hanya ingin agar Cristian kembali pada Bella dan jangan menemuiku lagi," jawab Cinta.
"Aku tidak akan melepaskanmu, Cinta, sampai kapanpunwalau kau menolaknya. Jika perlu aku akan memaksamu datang menemui penghulu dan langsung menikahimu."
"Silahkan kau lakukan semua yang kau inginkan tapi aku tidak akan melukai kakakku dan membuat dia bersedih,"
"Bagaimana jika kau hamil apakah kau akan tetap kekeh dengan pikiranmu itu?" tanya Cristian membuat terkejut Aura dan Cinta.
Like
Vote
Dan komennya yah...
Authornya cuma lagi mau nulis Cinta yang manis dan romantis aja g ada konflik kekerasan. unyu2 untuk kali ini.
ibarat lagu "tanda tandanya" jatuh cinta