NovelToon NovelToon
MY DEVIL PARTNER

MY DEVIL PARTNER

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:360.7k
Nilai: 5
Nama Author: musbich

"Kamu pikir aku memperhatikanmu? Aku hanya khawatir dengan lingkunganmu. Akan ku habiskan yang berani mengganggumu,"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon musbich, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

DHIKA POINT OF VIEW:

Paris mulai melepaskan gaun nya tapi ku tahan tangan nya. Sialnya dia melingkarkan tangan nya di leherku dan menciumku penuh nafsu. Ini benar benar gila, dia benar benar membangunkan sessuatu yang lain dalam diriku yang membuatku membalas ciuman nya. Ciuman nya yang menuntut serta erangan nya yang terdengar sangat parau membuatku semakin gila. Dia benar benar!

Tangan nya dengan lihai membuka setiap kancing bajuku, apa dia pernah melakukan ini dengan laki laki lain sebelumnya?

Diriku yang daritadi menahan nya untuk membuka gaun nya, malah sekarang aku yang berusaha membuka gaun nya. Apa ini dosa? Persetan dengan dosa, dia sah istriku.

Kami masih terhanyut dengan ciuman kami di atas ranjang. Bahkan baju kami sudah berserakan di lantai. Dia menikmati setiap sentuhanku yang ada pada tubuh nya. Aku meninggalkan banyak tanda di tubuh nya.

Di saat nafsuku sudah mencapai puncak dan ingin menyatukan tubuh kami, dia malah melepas ciuman kami dan tertidur begitu saja.

“Paris!” panggilku seraya menepuk pipi nya.

“Hey! Kamu jangan mempermainkanku,” kataku kesal seraya mengguncang tubuh nya yang hanya memakai dalaman saja.

“Jangan tidur dulu!” kataku lagi menepuk pipi nya berulang kali.

Tapi dia diam saja seperti orang mati, dia benar benar menyebalkan!

Tiba tiba saja ponselku berdering, dan ku lihat nomor mama sedang menghubungiku. Dengan malas seraya mengusap rambutku, aku menerima telpon dari mama.

“Ada apa, ma?” tanyaku malas.

“Kamu dimana? Kalian tidak pulang?” Tanya mama.

“Kami—“

“Mama barusan telpon mamanya Paris, kalian juga tidak di sana. Apa Paris bersamamu?”

“Ya,“

“Kalian dimana?”

“Kami di hotel,” sahutku cepat.

“Kenapa tidak pulang?”

“Kami—“ aku menggantungkan kalimatku mencari jawaban yang tidak membuat mama khawatir.

“Apa?”

“Kami butuh waktu untuk berdua, ma. Mama tahu sendiri kan kalau kami berdua sama sama sibuk,” sahutku.

“Berikan ponselnya ke Paris, mama ingin bicara,”

“Dia sudah tidur,” sahutku.

“Baiklah, jangan lupa besok pagi hubungi mama,” kata mama seraya mengakhiri panggilan nya.

Aku meletakkan ponselku di atas meja seraya memperhatikan Paris yang sedang menikmati tidur nya. Dia benar benar perempuan menyebalkan! Dengan keras ku rebahkan badanku di samping nya tapi dia tidak terganggu sama sekali.

Aku memperhatikan bibir nya yang berwarna merah jambu itu sedikit terbuka, perlahan aku menelan ludahku. Dia benar benar bisa membuatku gila. Aku menghembuskan napasku kasar seraya menutup tubuh Paris dengan selimut.

PARIS POINT OF VIEW:

Pagi ini saat aku membuka mata, kurasakan ada tangan yang sedang memelukku dengan erat. Aku mengerjap ngerjapkan mataku menyesuaikan dengan penerangan yang ada di kamar ini. Kepalaku rasanya sedikit pusing.

Aku ada dimana? Yang lebih penting adalah dengan siapa aku saat ini. Aku melihat ke wajah yang berada di sampingku.

Dhika???

Bukan keberadaannya yang membuatku terkejut, aku sudah setiap hari tidur dengan nya. Tapi kenapa dia tidak memakai baju? Dan apa ini? Ya Tuhan, kemana gaunku?

Tanganku mulai turun meraba ke bagian bawah dhika hanya untuk memastikan apakah dia juga tidak memakai celana?

Ya Tuhan, apa ini yang ku pegang?

“Kamu sedang apa?” Tanya dhika seraya memegang tanganku yang sedang memeriksanya ‘apakah memakai celana atau tidak’.

Seketika wajahku memerah.

“Kamu mau melecehkanku? Memegang nya berarti melecehkan,” kata dhika dengan jarak yang begitu dekat.

“Aku hanya memeriksa saja,”

“Memeriksa apa? memeriksa bisa berdiri atau tidak? Heh?” kata dhika kesal.

“Dhika, pikiranmu itu!”

“Kenapa? Kamu ini menyebalkan sekali,” gerutunya seraya berdiri menuju kamar mandi tapi ku tahan tangan nya.

“Apalagi?” Tanya nya.

“Kenapa aku tidak memakai gaun?” tanyaku hati hati.

“Kamu ingat ingat saja tadi malam, kamu sedang mabuk dengan teman temanmu. Dan ingat ingatlah lagi apa yang kamu lakukan padaku,” kata dhika tersenyum meledek.

“Apa?” tanyaku khawatir.

“Kamu tidak ingat?”

“Tidak!”

“Berpikirlah sampai kamu ingat,” kata dhika tersenyum seraya meninggalkanku ke kamar mandi.

Ternyata dia juga bisa tersenyum. Dengan cepat aku memakai gaunku sebelum dhika keluar dari kamar mandi, tapi aku berhenti saat berada di depan kaca.

“DHIKAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!” teriakku saat melihat banyak kissmark di tubuh dan leherku.

Dhika keluar dari kamar mandi dan memperhatikanku yang ada di depan kaca. Dia diam melihatku yang sudah tak malu lagi mendekatinya hanya memakai dalaman saja. Hanya ada kemarahan saja di otakku saat ini.

“Apa yang kamu lakukan pada tubuhku, hah?” kataku marah seraya mendekati nya.

“Kenapa memang nya?” jawabnya santai.

“Ini! Kamu lihat ini? Ini dan juga ini? Banyak sekali,” kataku seraya menunjuk satu persatu kissmark yang ada di tubuhku.

“Kamu kan yang melakukannya???” kataku marah.

“Hem,” sahutnya santai.

“Kamu ini,” kataku ingin meninjunya tapi dia menahan tanganku.

“Hey, kita impas! Kamu juga melakukan nya padaku,” serunya.

“Melakukan apa?” tanyaku kesal.

Dia mulai melepaskan tanganku dan membuka kemejanya.

“Mau apa kamu? Tidak perlu membuka kemejamu!” kataku kesal.

“Ini siapa yang melakukan nya jika bukan kamu?” kata dhika menunjukkan beberapa kissmark yang ada di tubuh nya.

Ya Tuhan!!! Apa apaan ini?

“Kamu pasti bohong,” kataku kesal.

“Untuk apa berbohong? Hanya ada kita berdua di sini,” kata dhika duduk di ujung kasur dengan kesal.

“Aku tidak bisa melakukan pemotretan dengan banyak kissmark seperti ini,” kataku frustasi seraya mengambil gaunku dan memakai nya.

“Cancel saja pemotretan nya,” kata Dhika santai dan mulai menyalakan televise.

‘Paris El-Shanum, seorang model iklan yang namanya baru saja terkenal di dunia pertelevisian terlihat memasuki sebuah hotel dengan seorang laki laki yang belum bisa diketahui identitas nya,’ suara pembawa acara gossip di televise membuatku membelalakkan mata melihat berita pagi ini.

Vidio yang hanya terlihat dari samping, memperlihatkan aku sedang mencium laki laki di lobby sebuah hotel. Dan laki laki itu yang ku yakini adalah dhika karena ku lihat kemeja nya sama dengan yang dia pakai saat ini.

“Lihatlah, betapa liar nya kamu menciumku,” kata dhika santai menatap televise.

“Matikan!” kataku hampir menangis.

“Hey, kenapa kamu jadi menangis?” Tanya dhika bingung menghampiriku.

“Lihatlah, namaku jadi hancur,” kataku sesenggukan.

“Sudah ku bilang jangan pergi ke club itu, ini tidak akan terjadi jika kamu menuruti nasehatku,”

“Diam! Seharusnya kamu tidak membawaku ke hotel!”

“Lalu aku harus membawamu kemana? Ke rumah? Aku juga sedang menjaga nama baikmu di depan orangtuaku,” kata dhika kesal.

“Kenapa kamu tidak menahanku agar tidak menciummu,” kataku masih terus menangis.

“Bagaimana aku bisa, kamu mabuk berat semalam,”

“Sekarang apa yang harus ku lakukan untuk membersihkan namaku,” kataku menutup wajahku.

“Bilang saja jika yang kamu cium adalah suamimu, dan semuanya beres,”

“Nggak semudah itu, aku akan kehilangan fans jika aku menunjukkan statusku yang sudah bersuami,”

1
Rahmawati
bagus banget
ratna wati
suka
Cecilia Woen
Kecewa
Mhira Tzabit
hahahahahhaha
Caturtws
baik baik baiiiikkkk sangat baiiiikkkk
Caturtws
kak gimana kabarnya
Ade Jayanti
ceritanya hampir mirip Drakor justice farners. bedanya dokter d film sudah Mateng umurnya dan tidak ada drama percintaan nya. tapi hampir 60% Cerita nya mirip, karakter dokternya juga mirip, kasus2 kriminal juga mirip.
Caturtws
nunggu banget lanjutan angel in crime
Novianti Ratnasari
paris tuh terlalu di manja am pph nya am kkek nenek nya jd gt
Novianti Ratnasari
Paris ngikut jejak ibu nya😂😂😂😂
Khalisah Rochman
author pinter bgt.... semua ilmu ad di novelmu thor 😍😘😘😘
Khalisah Rochman
keren thor.... luar biasa karyamu.... the best pokokx... lope lope sekebon deh 😍😘😘😘😘❤❤❤
RINDU ⭕
Author, ceritanya bagus dan seru, maaf, penulisan nama diawali huruf besar ya, Zea
⭐⭐⭐⭐⭐🙏🙏
Indah Nihayati
bagus thor mampir nih
Nur Yuliastuti
suka dg cerita ini,, ku kesini llagi Thor 🤗

sehat sehat sll yaa 🤗
Nur Yuliastuti
baiklah Yesha,, tunjukkan pesonamu Paris 🤗
Nur Yuliastuti
🤭🤭🤭
Nur Yuliastuti
lagi 😃
Nur Yuliastuti
kangen Dokter Dhika jd kesini 😍
Riska Wulandari
lah kalo g ada Ratu ntar d panggil apa,??Mahar atau Dhika juga???🤭🤭🤣🤣
terimakasih cerita menghiburnya thor..👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!