Nama nya Cahaya Aulia umur 18 tahun, kuliah di universitas islam di yogyakarta, berasal dari kota Jambi dengan beasiswa. Cahaya perempuan yang cerdas, cantik, baik. pemberani..
Zain..seorang mafia yang hidup dalam kegelapan dan zain juga seorang pembisnis yang sukses berumur 27 tahun.
pertemuan dari sebuah ke tidak sengajaan bertemu...apakah mereka bisa bersama ??
Di dalam suatu hubungan yang sangat jauh berbeda baik segi umur, materi dan lingkungan hidup disanalah rintangan yang sangat berat dalam suatu hubungan, apa Mereka berdua sanggup menjalaninya?....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Hidayah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
mall...
Sampai di mall cahaya dan salsa di hadang oleh seseorang yang sangat membenci cahaya..
Ya dia perempuan yang sangat mengangumi seorang fikri..karena fikri di kampus sering mendekati cahaya...ya cahaya dan fikri dekat tapi cahaya menganggap fikri sebagai teman biasa...karena fikri juga termasuk orang yang yang dikenal pertama ngampus...tepat nya pas ospek..
"Eh lo...anak kampung."..ucap sisil...
"Ada apa sisil" ucap Cahaya...
"lo itu tidak pantas ke mall.."ucap nya..
"Emang ada melarang cahaya jika mau ke mall" ucap Salsa..
"Kalian itu tidak pantas ke mall...yang pantas kalian itu mainnya ya ke pasar yang bauk itu.."ucap rara...salah satu teman nya sisil..
"Oh jadi karena kalian orang kaya bisa seenaknya berbicara seperti itu " ucap Salsa..
Cahaya hanya diam melihat salsa berdebat dengan sisil dan geng nya sisil..
"Ya sudah lah gak usah di tanggapi...yok" ucap cahaya sambil menarik tangan salsa...
"Eh lo anak kampung takut ya."..ucap sisil..
Cahaya tetap berjalan meninggalkan sisil dan geng nya...
Cahaya bukannya takut cuman lebih baik mengalah dari pada membuat masalah makin kacau...
Sisil yang melihat cahaya dan salsa yang menjauh...sisil mengambil pot bunga...dan melempar kearah cahaya...
Cahaya tidak memerhatikan ke belakang...dan kepala cahaya seketika menjadi pusing...dan terjatuh...
Salsa yang melihat cahaya terjatuh..langsung panik...
Dan para ibu ibu dan yang lain berlalu lalang di mall tersebut langsung berhenti dan melihat keributan...
Dan datang sang satpam...ada apa ini ucap satpam..
Ini pak..teman saya pingsan gara..gara di lempari pot bunga sama dia ucap salsa ...menunjuk ke arah sisil...
Melihat itu satpam yang mengenal bahwa sisil termasuk anak orang yang berpengaruh di kota jogja..dan langsung menundukkan kepala..
"Ya sudah yok bawak teman mu ke rumah sakit" ucap satpam pada salsa..
"lah kok gitu pak..mereka harua tanggung" jawab ucap salsa...
"Nanti saja , mendingan bawak itu teman mu ke rumah sakit.".ucap satpam...
Dan salsa menelpon ambulan..dan setelah menelpon ambulan...salsa menelpon zain dengan hp cahaya...
Cahaya sempat bercerita bahwa dia pernah di tolongin sama zain..cahaya tak pernah menyembunyikan sesuatu pada sahabat baiknya..makanya salsa tau zain..
Dan akhirnya ambulan datang cahaya...du bawak masuk ambulan sedangkan salsa menaiki motornya sambil mengikuti mobil ambulan dari belakang..
Di rumah megah ( mension ) zain...
saat lagi duduk di depan tv zain menerima telpon dari nomor cahaya..wajah zain sangat senang..karena cahaya tidak pernah menelpon jika bukan masalah kerjaan..
Tapi ketika zain mengangkat telpon itu..wajah yang awalnya bersinar langsung muram menahan marah dan khawatir...setelah telpon nya mati...zain langsung memanggil dimas...yang dimas ada di kamar...
"Dimas!"..panggil Zain...dengan suara keras..dan wajahnya yang memerah menahan marah dan khawatir....
"Iya bos..." jawab Dimas...yang berlari dari lantai atas.. turun..ke bawah..melihat bos nya yang berwajah tak bersahabat...
"Cepat siapkan mobil..ke rumah sakit sekarang!" ucap zain tegas..
"Siapa yang sakit bos.?".tanya dimas.
"Jangan banyak tanya ayok buruan" ucap Zain..
baik bos...
Akhirnya zain dan dimas berangkat ke rumah sakit tempat di rawatnya cahaya..
di dalam perjalanan...zain sangat cemas..dan langsung memerintahkan anak buahnya..untuk mencari sesuatu yang terjadi hari ini pada cahaya...
"Jack cepat kamu cari tau apa yang mengakibatkan Cahaya masuk rumah sakit" ucap Zain pada Jack anak buahnya yang dunia bawah..
telpon langsung terputus..
mendengar apa yang di ucapkan Zain..Dimas akhirnya mengerti bahwa yang sakit Cahaya..
Cepat dimas kenapa lambat banget kaya siput...ucap Zain..
"Maaf bos jalannya macet.".ucap dimas...
Keadaan macet..tapi akhirnya Zain dan Dimas sampai di rumah sakit.