NovelToon NovelToon
Sebelum Jadi Istrimu, Aku Sudah Bernoda

Sebelum Jadi Istrimu, Aku Sudah Bernoda

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / Penyesalan Suami
Popularitas:56.4k
Nilai: 5
Nama Author: bunda Qamariah

"Dia sudah kembali, ayo kita bercerai."

Menjadi istri pengganti untuk Dokter Zidan, bukanlah keinginan Humaira. Namun saat pernikahan tantenya berlangsung, wanita itu tidak datang. Demi mempertahankan harga diri keluarga, dia ditunjuk untuk menggantikan tantenya menjadi mempelai wanita.

Tak ada yang tahu: sebenarnya Humaira adalah wanita bernoda, karena pernah ditiduri oleh Dokter Zidan. Namun miris, Zidan tak tahu bahwa wanita itu adalah Humaira.

Dan takdir justru berpihak padanya. Dimana, Humaira malah berakhir menjadi istri pengganti bagi pria itu.

Selang beberapa minggu pernikahan mereka, kekasih Zidan akhirnya kembali. Dan Humaira memutuskan untuk bercerai. Tanpa ada yang tahu, dia sudah mengandung anak Dokter Zidan.

Bagaimana kelanjutannya? Apakah Zidan akan setuju bercerai agar bisa kembali pada kekasihnya? Atau dia memilih tetap mempertahankan Humaira—yang baginya hanyalah istri pengganti sementara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bunda Qamariah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

"Melodi, dengarkan aku dulu, Melodi!" teriak Zidan seraya terus mengejar langkah wanita itu yang semakin menjauh di pekarangan rumah itu.

Namun bukannya berhenti Melodi justru semakin melajukan langkah kakinya.

Hingga akhirnya jemari kokoh Zidan berhasil meraih lengan Melodi dan menariknya paksa hingga tubuh wanita itu berbalik.

Melodi langsung memberontak. "Apa lagi sih, Mas?! Mau jelaskan apa lagi, hah?!" bentaknya dengan suara bergetar dipenuhi emosi. "Udah jelas, Mas! Udah jelas banget! Ternyata selama ini kamu yang enggak mau lepasin Humaira! Kamu itu jahat banget sama aku, Mas. Kamu tahu enggak? Dengan cara kamu seperti ini, kamu itu benar-benar nyakitin aku!"

"Melodi, bukan seperti itu—"

"Tujuh tahun, Mas! Kita sudah bertahan dalam hubungan ini selama tujuh tahun!" potong Melodi berapi-api, menatap Zidan dengan sorot mata terluka. "Aku selalu percaya kalau kamu cuma cinta sama aku. Tapi lihat apa yang kamu lakukan di belakangku! Bukan wanita itu yang menahan pernikahan kalian, tapi kamu!

Kamu yang bersikeras enggak mau ceraikan dia! Aku benci sama kamu, Mas! Aku enggak nyangka kamu setega ini!"

Rasa sakit hati yang meluap membuat Melodi terus memukul dada Zidan, berusaha sekuat tenaga melepas cengkeraman tangan pria itu dari lengannya.

"Melodi, aku minta maaf..." Ucap Zidan berusaha menenangkannya.

Namun, bukannya tenang wanita itu semakin memberontak.

Zidan langsung menarik tubuh wanita itu secara paksa ke dalam pelukannya. Ia merengkuh erat Melodi, menahan gerakan wanita itu yang terus menolak dan memberontak di dadanya.

Dalam dekapan hangat Zidan, isak tangis Melodi pecah semakin keras, meluapkan kekecewaan mendalam atas kenyataan pahit bahwa pria yang dia cintai justru mulai berpaling.

"Melodi, tenang dulu! Masalah penceraian ini tidak sesederhana yang kamu pikirkan!" ujar Zidan berusaha menenangkan, mendekap makin erat wanita yang sedang histeris itu.

Melodi menghentikan pukulan tangannya mendadak. Ia mendongak, menatap Zidan dengan mata berair.

"Jangan bilang kalau hatimu itu memang sudah benar-benar terbagi untuk wanita itu! Pokoknya aku enggak mau dengar alasan apa pun lagi! Aku pengin kamu harus tanda tangani surat cerai itu sekarang juga!"

Zidan terpaku bungkam, kehabisan kata-kata atas inginan Melodi.

"Kalau kamu belum bisa menandatangani surat cerai itu, jangan pernah datang untuk menemuiku lagi!" tegas Melodi, mendorong dada Zidan agar menjauh darinya.

Pria itu terhuyung ke belakang tanpa memberikan perlawanan. Tak membuang waktu, Melodi berbalik cepat, melangkah lebar menuju mobilnya, dan memacu kendaraan itu keluar dari pekarangan dengan kecepatan tinggi.

Zidan berdiri sendirian di tepi jalan. Tangannya terangkat memijit pelipisnya frustrasi.

_____

Humaira sudah tiba di rumah sakit. Sesampainya di sana, ia melangkah terburu-buru menyusuri koridor untuk mencari keberadaan adiknya.

Namun, saat sedang berjalan, ia tak sengaja berpapasan dengan Dokter Hamzi.

"Dokter!" panggil Humaira menghentikan langkah sang dokter.

Dokter Hamzi menoleh. "Ya? Ada apa, Humaira?"

"Dokter tahu, dimana keberadaan adik saya yang dibawa semalam?" tanya Humaira cemas.

"Adik kamu? Tentu," jawab Hamzi ramah. "Dokter Zidan memerintahkan tim medis semalam untuk memindahkan adikmu ke ruang VIP di lantai atas."

Humaira kaget. "Apa? Ruang VIP?"

"Iya," Hamzi mengangguk seraya tersenyum tipis. "Sepertinya Dokter Zidan sangat baik padamu sampai memberikan fasilitas terbaik untuk adikmu."

Humaira mengeleng, berusaha menyembunyikan Gejolak didada.

"Dokter tidak tahu apa-apa. Saya pergi dulu, ya."

"Baiklah," sahut Hamzi sedikit heran dengan respon wanita itu.

Humaira bergegas melangkah menuju lift dan naik ke lantai area ruang perawatan VIP. Tak butuh waktu lama untuk menemukan kamar yang dituju.

Ia memutar gagang pintu dan menerobos masuk ke dalam.

"Ibu!" panggil Humaira.

Wanita paruh baya yang sedang duduk di sofa kamar VIP itu menoleh. Senyum hangat terukir di wajahnya yang tampak lelah. "Humaira... kamu sudah datang, Nak?"

Belum sempat Humaira menjawab, tiba-tiba ruangan kembali dibuka. Dan menampilkan sosok seseorang yang membuat Humaira beserta ibunya, juga adiknya yang sudah sadar diatas ranjang rumah sakit, kaget setengah mati.

1
Jamayah Tambi
Layan je Humaira
bunda Qamariah
alurnya di ikuti terus mbak say ☺️ supaya tidak ketinggalan
Jamayah Tambi
Mestinibunya Humaira jadi kuli di sana
Jamayah Tambi
Bagus.Kalau penikahan itu berjalan hidup Humaira yg merana
Jamayah Tambi
Kenapa ya Ava mengatakan Melodi adalah batu kerikil.Tp Humaira adalah berlian
Jamayah Tambi
Ava ke
Jamayah Tambi
ok kita tunggu dan lihat
Jamayah Tambi
Macam mana.Tawaran macam menarik.Tp soal hati susah nak kompromi
Jamayah Tambi
Hey apa ni.Bomoh ke.Sampai semua tau
Jamayah Tambi
Buat pilihan yg bijak Humaira
Jamayah Tambi
Ambik saja yg Melodi bagi.Zidan tu tak boleh harap.Dia masih berbelah bagi nak pilih kamu atau Melodi
Jamayah Tambi
Bapak dia ke
Jamayah Tambi
Dalam perutmu ada bsyi Zidan.Tanpa sengaja memperkosamu kerana ibat perangsang.Masalahnya Zidan tak pernah tau
Aysah Meta
pengen lihat,bayinya melody mirip zidane apa selingkuhannya yaa!!Terbongkar ndk ya..nanti kelakuannya
Jamayah Tambi
Jadi ke nak bercersi.Bermadu memang tak boleh kerana mereka ibu saudara dan keponakan.Zidan harus tegas memilih salah seorang.Pasti seorang akan terluka.
Syakirah Dzaky
Thor up banyak2 dong, sudah up skali sehari , bab nya juga pendek 😭
Syakirah Dzaky: pendek itu Thor , blm puas rasax baca dah hbs aja , mana cuma up skali saja lagi 😭
total 2 replies
Syakirah Dzaky
Yeah Akhiri Humairah hamil juga , dan yah keluarga Dirgantara akan semakin bahagia jika tau maira hamil , keluarga mereka akan semakin sempurna krn kebahagiaan. sementara di sisi lain , dgn lahir nya anak itu maka kehancuran menantimu Melodi
Nar Sih
seperti nya maira hamil nih ,dan melodi mau lahiran bab kurang panjang bundaa dobel up mau bangett bund🙏🥰🥰
muna aprilia
lanjut
bunda Qamariah: makasih udah mampir say😘😘😘 Salken ya🫰
total 1 replies
Jamayah Tambi
Humaira, bagaimana kau nk merawat anak itu tanpa suami.Pada hal ayahnya kaya raya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!