NovelToon NovelToon
Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Cemburu
Popularitas:270
Nilai: 5
Nama Author: j. seft

"Kita tidak saling mengenal satu sama lain dan aku juga tidak mencintaimu dustin" Ucap Indira.

"Tapi aku mencintaimu saat ini maupun sampai aku menghembuskan nafas terakhirku ,dan aku akan membuat kamu mencintaiku " jawab Dustin.

________________. • .__________________

Menceritakan tentang perjalanan cinta antara Dustin dengan Indira yang penuh cobaan di awal pernikahan mereka karena sebuah perjodohan,Indira yang tidak mencintai dustin,namun Dustin mencintai Indira pada pandangan pertama.

Bagaimana kisah akhir cinta antara Dustin dengan Indira ,apakah pada akhirnya Indira akan mencintai dustin seperti dustin yang mencintai Indira ataukah Dustin menyerah untuk mencintai Indira ......

SELAMAT MEMBACA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19

     Keesokan harinya pukul 3 pagi ,Indira membuka matanya yang terasa sangat berat ,"Argghhh ,dimana ini ,apakah aku masih berada di rumah sakit " ucap Indira pada dirinya sendiri.

    Indira melihat ke sekelilingnya ,dan mata Indira jatuh pada seorang pria yang tertidur di sampingnya."Siapa ini" ucap Indira.

    Indira ingin melihat wajah pria di sampingnya namun saat Indira ingin mengangkat tangan kanannya Indira merasakan sakit yang teramat sangat,"Arghhhht" teriak Indira kecil.

    Pria yang di samping Indira pun terbangun dengan wajah kaget bercampur mengantuk ,"Dira Dira ,ada apa denganmu Dira" teriak panik pria itu yang ternyata Dustin.

Indira melongo tak percaya,"Dustin ternyata kamu?" ucap kaget Indira.

Dustin yang melihat Indira sudah bangun pun tersenyum sangat senang lalu dengan spontan memeluk Indira ,"Dira kamu sangat membuatku khawatir ,aku takut kamu kenapa kenapa ,lain kali jangan buat jantungku seperti naik rollercoaster Dira" ucap Dustin .

Indira ingin menyingkirkan tubuh Dustin yang sedikit berat di badannya ,namun Indira tidak bisa karena masih merasakan sakit di tangannya,"Arghhh ,Dustin bisa kamu menjauh sedikit ,tubuhku rasanya sangat sakit" lirih Indira.

Dustin yang terkejut karena telah menyakiti Indira pun langsung melompat mundur ,"Dira tolong maafkan aku ,di mana yang sakit,aku panggilkan dokter dulu ya " ucap Dustin ingin pergi mencari dokter.

Namun Indira menghentikannya ,"Tidak usah panggil dokter ,aku baik baik saja " ucap Indira.Dustin pun tidak jadi memanggil dokter lalu mendekat kembali ke samping ranjang Indira.

"Kamu butuh sesuatu ,apa kamu ingin minum?" tanya dustin perhatian.

Indira mengangguk ,"Aku ingin minum " ucap Indira.Dustin pun langsung sigap mengambil air minum di samping nya lalu diberikan pada Indira.

Indira sedikit kesusahan untuk duduk ,Dustin pun membantu Indira untuk duduk dengan perlahan,setelah Indira duduk Dustin juga membantu Indira untuk minum , "Sudah?" tanya dustin.Indira mengangguk.

"Kamu mau makan sesuatu buah mungkin?" tanya Dustin lagi . Indira terdiam sebentar ,"Apa aku tidak akan merepotkan mu nantinya ?" tanya Indira pada dustin.

Dustin mengelengkan kepalanya ,"Tidak akan merepotkan Dira ,asal kamu cepat sembuh aku akan merasa sangat senang ,katakan kamu mau makan apa?" tanya Dustin.

Indira menatap Dustin ragu ,"Aku ingin makan seblak ,tapi jika aku tidak boleh makan pedas ,jangan pedas pedas tidak apa apa kok " ucap Indira .

Dustin terdiam sebentar ,"Seblak ,di jam segini apakah ada yang jual ,Kantin rumah sakit pun sepertinya tidak ada yang menjualnya juga " ucap Dustin.

Indira merengut kesal ,"Tadi kamu sendiri yang menawariku makanan yang ingin aku makan,di saat aku menjawab makanan yang aku makan kamu malah bingung sendiri ,kalau begitu tidak usah ,besok aku minta sama kakekku saja" marah Indira.

Dustin mengaruk kepalanya yang tidak gatal ,"Baiklah baiklah ,aku akan mencarinya ,apa ada lagi pesanan yang kamu inginkan?" tanya Dustin.

"Minumnya aku ingin es susu matcha ,sama Wonton yang pedas " ucap Indira sambil tersenyum gembira.

Dustin yang melihat Indira tersenyum dengan gembira pun ikut tersenyum ,"Baiklah aku akan mencarikannya ,kamu baik baik di sini dulu ya sampai aku kembali ,apa mau aku panggilkan suster untuk menemanimu dulu?" tanya Dustin.

Indira mengelengkan kepalanya,"Tidak usah ,cepat kembali saja ,air liurku sudah mengalir saat aku membayangkan kamu membawakanku pesananku nanti" ucap Indira.

Dustin mengangguk ,"Baiklah aku pergi dulu,kalau ada apa apa tekan tombol di samping ranjangmu dan telphone aku ,aku pergi dulu" ucap Dustin.Dustin berjalan meninggalkan Indira .

"Pastikan pesananku komplit ya " teriak Indira .

"Iya iya" ucap Dustin lalu menutup pintu kamar rawat Indira .

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!