NovelToon NovelToon
Menaklukan Sang Duda Dan Kedua Kembar Bar Bar Nya

Menaklukan Sang Duda Dan Kedua Kembar Bar Bar Nya

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Duda / Anak Genius
Popularitas:60.6k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Hari yang seharusnya menjadi hari paling bahagia dalam hidup Zoey berubah menjadi mimpi buruk.

Di depan ratusan tamu undangan, sahabat yang paling ia percaya mengaku tengah mengandung anak calon suaminya.

Tak ingin keluarganya dipermalukan, Zoey melakukan sesuatu yang bahkan tak pernah terlintas di benaknya. Ia menarik tangan seorang pria asing yang kebetulan hadir sebagai tamu.

“Aku akan menikah dengannya.”

Pria itu adalah Damian, konglomerat tampan berusia tiga puluh delapan tahun yang dikenal dingin, berwibawa dan sulit didekati. Demi alasan masing-masing, mereka sepakat menjalani pernikahan tanpa cinta.

Namun, sesaat setelah resmi menjadi suami istri, Zoey dibuat syok oleh kenyataan yang sengaja tidak diberitahukan Damian. Pria itu adalah seorang duda dengan anak kembar berusia enam belas tahun.

Mampukah Zoey menaklukkan sang duda yang menutup hatinya sekaligus memenangkan hati kedua kembar nakalnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 32

Zoey tetap memasang wajah tenang, sementara tatapan semua orang kini tertuju pada ponsel yang masih menempel di telinganya.

Di seberang sana, suara Damian terdengar datar.

“Apa ada masalah apa lagi, Zoey?”

Zoey tersenyum tipis.

“Ada. Ada orang yang menghinaku, menghina keluargaku dan juga mengancam anak kita. Aku mau perusahaan mereka bangkrut dan seluruh asetnya disita sekarang. Jangan lupa janjimu semalam, Sayang.”

Ruangan mendadak sunyi. Semua orang saling berpandangan.

Lalu, Damian menjawab tanpa ragu sedikit pun.

“Nama perusahaannya.”

Zoey melirik ibu Dante.

“Robert Group.”

“Baiklah, semua permintaan istriku akan aku laksanakan. Tapi, kau juga jangan lupa dengan permintaanku,” balas Damian.

Sambungan telepon langsung terputus. Semua orang mengernyit heran.

“Hahaha, menjijikan!” Ibu Dante tertawa terbahak-bahak. “Lihat! Bahkan pura-puranya pun tidak meyakinkan. Telepon beberapa detik saja sudah selesai? Memangnya menghancurkan perusahaan semudah membalikkan telapak tangan?”

Alana ikut mencibir. “Benar, Bibi. Dia memang terlalu banyak membaca novel dan menonton mini drama.”

Zoey memasukkan kembali ponselnya ke dalam tas dengan santai sembari melirik Victor yang masih diam di sampingnya.

“Tidak masalah. Kita tunggu saja kabar mengejutkan dari suamiku.”

Arga yang sejak tadi diam justru memperhatikan Zoey lekat-lekat. Entah mengapa, ekspresi wanita itu sama sekali tidak menunjukkan kebohongan.

“Zoey, biarkan pihak yang berwajib menanganinya. Tidak perlu sampai membuat mengancam bisnis keluarga Dante,” ucap Arga.

“Aku tidak meminta pendapatmu!” ketus Zoey. Karena setelah ini, Zoey bertekad akan menghancurkan hidup mantan kekasih sekaligus mantan sahabatnya itu.

Belum sampai satu menit, ponsel ibu Dante tiba-tiba berdering nyaring.

Wanita itu mendengus kesal.

“Pasti dari suamiku.”

Namun begitu panggilan diterima, wajah angkuhnya perlahan berubah.

“Apa?! Bangkrut?!Bagaimana mungkin?!”

Suara panik dari seberang terdengar cukup keras hingga beberapa guru ikut mendengarnya.

“Sebenarnya apa yang sudah kau lakukan, hah?!” maki ayah Dante. “Semua rekening perusahaan dibekukan! Investor menarik dananya! Bank menghentikan seluruh fasilitas kredit! Saham kita anjlok! Kantor pusat didatangi tim penyelidik!”

Ponsel hampir terlepas dari genggaman wanita itu.

“T–tidak... Kau pasti sedang bercanda, kan, suamiku?”

Telepon berikutnya kembali masuk. Kali ini dari direktur keuangannya.

“Bu! Para klien membatalkan seluruh kerja sama! Kita tamat sekarang!”

Wajah ibu Dante memucat seketika. Kedua lututnya hampir kehilangan tenaga.

Victor yang menyaksikan semuanya sampai menganga. “Papa, benar-benar melakukan itu hanya karena satu telepon dari Zoey?” batinnya tak percaya.

Victor benar-benar baru menyadari sebesar apa kekuasaan ayahnya dan ternyata Zoey mampu menaklukan pria sedingin Damian hanya dengan satu kalimat.

Zoey melangkah pelan menghampiri ibu Dante.

“Tadi anda bilang ancaman ku tidak mempan, bukan? Sekarang, apakah kita masih perlu melanjutkan perdebatan ini?”

Ibu Dante menelan ludah dengan susah payah. Keringat dingin mulai membasahi dahinya.

Sementara para guru dan kepala sekolah hanya bisa saling berpandangan dengan wajah pucat. Kini tidak ada lagi yang meragukan satu hal.

Wanita muda yang berdiri di hadapan mereka benar-benar adalah Nyonya Zoey Alfred, istri sah Damian Alfred.

*****

Deru mesin mobil hitam itu memecah jalanan menuju sekolah elit tempat Victor dan Victoria belajar.

“Percepat, Roy!”

Roy yang duduk di balik kemudi langsung mengangguk.

“Baik, Tuan.”

Roy melirik kaca spion beberapa kali. Selama bertahun-tahun menjadi asisten sekaligus orang kepercayaan Damian, baru kali ini ia melihat atasannya meninggalkan rapat penting hanya karena satu panggilan telepon.

Bahkan beberapa menit yang lalu, Damian tanpa ragu memerintahkannya menghancurkan Klan Robert secepat mungkin.

Padahal biasanya, satu perusahaan yang melakukan kesalahan masih diberi kesempatan bernegosiasi. Namun hari ini tidak. Hanya karena mereka berani menyentuh Zoey.

Roy mengulum senyum tipis. “Sepertinya tuan sendiri belum sadar kalau nyonya Zoey sudah mulai menjadi orang yang sangat penting,” batinnya.

Di kursi belakang, Damian terus menatap keluar jendela. Rahangnya mengeras. Dalam benaknya terus terngiang ucapan Zoey saat menelepon.

“Anak kita.”

Entah mengapa, dua kata sederhana itu membuat dadanya berdesir aneh.

Tak lama kemudian, mobil berhenti tepat di depan gedung sekolah. Damian turun lebih dulu tanpa menunggu Roy membukakan pintu.

Ia bergegas menuju ruang rapat dewan guru.

Brak!

Pintu terbuka keras. Semua orang spontan menoleh. Di saat yang sama, ibu Dante masih menunjuk-nunjuk wajah Zoey sambil berteriak.

“Kau pikir kami akan takut hanya karena sandiwara murahanmu? Wanita murahan!”

Alana ikut menimpali. “Dasar pembawa sial! Seharusnya Arga dulu tidak pernah mengenal wanita licik sepertimu!”

Keduanya bahkan nyaris menyentuh wajah Zoey karena terlalu dekat.

Melihat itu, tatapan Damian langsung berubah gelap. Tanpa sepatah kata pun, Damian merogoh bagian dalam jas hitamnya.

Sebuah pistol sudah berada dalam genggamannya. Moncongnya terangkat perlahan, tepat mengarah ke kepala ibu Dante dan Alana.

“Singkirkan tangan kalian dari wajah istriku. Atau ku ledakkan kepala kalian sekarang juga!”

Seketika, seisi ruangan berubah panik. Para guru memucat. Kepala sekolah sampai terduduk lemas.

Alana menjerit ketakutan sambil mundur beberapa langkah.

Sedangkan ibu Dante gemetar hebat hingga tubuhnya ambruk. “Tuan Damian?”

“Selesaikan masalah ini sekarang, aku malas bermain drama terlalu lama,” ucap Damian sembari melirik Arga. “Dan kau, pengacara bodoh! Berhenti mencuri pandang ke arah istriku.”

Arga menelan ludah dengan susah payah. Sejak tadi fokusnya memang tertuju pada Zoey.

“Kita pulang. Sisanya, biar Roy yang urus, sweetheart,” ucap Damian sembari mengecup kening Zoey sekilas dan menggenggam tangannya erat.

Zoey mematung ditempatnya berdiri. Apa dia sekarang bermimpi? Damian menciumnya di depan umum dan memperlakukannya bak seorang istri sungguhan?

1
aleena
sabar Lukas
ini Baru sarapan pagi
belum nanti malam
tiba tiba ribut lgi 🤣🤣🤭🤭
aleena
ahahah
mulai rebutan perhatian zoey

belum nanti victoria
Mundri Astuti
dasar tuan duda 😂😂
Mundri Astuti
😂😂😂
Endang Sulistiyowati
Dapet kecupan semangat ya Zoey, hahahaa 🤣
Sastri Dalila
😅😅
rheisha
Otw jatuh cinta ini roman nya...😁
rheisha
kaya nya si gitu zoey...😁
Bunda SalVa
menang 1 - 0 kamu Damian, dapat bibir perawan 😄😄
Nisa Via
diicch Tuan kulkas kek nya agak mencair yaa 😂😂😂
Sri Rahayu
hahaha...kena kiss Damian ya Zoey, gmn rasanya panas dingin ga Zoey 🤩🤩🤩...lanjut Thorr
Helen@Ellen@Len'z: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣adakah ini namanya ciuman pertama zoey ya 🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Anonim
Heeeee lucunya ❤️❤️❤️
Anonim
Keluarga laucu 😍😍😍
ryuka
🤣🤣🤣🤣🤣🤭🤭🤭🤭🤭🤭🔥🔥🔥🔥🔥🔥
Ni'mah azzahrah Zahrah
wah wah ini mah gilaaa, gengsinya mulai runtuh
Anonim
😄😄😄😄
Anonim
Lucunya
Sri Rahayu
ga bapak ga anak sama2 kaku keras gengsian....semoga zabar Zoey 🤩🤩🤩🤩🤩....lanjut Thorr😘😘😘
Susi Sayadi
wes wani ngambung😆😆😆
🇦 🇵 🇷 🇾👎
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!