NovelToon NovelToon
Senja Yang Ku Perjuangkan

Senja Yang Ku Perjuangkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Orang Disabilitas / Penyesalan Suami
Popularitas:11.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumarhumah

Tiga tahun menjalani pernikahan tanpa cinta, Alya bertahan hanya karena menghormati wanita yang telah menyatukan mereka.

Namun, tepat setelah sang nenek meninggal dunia, suaminya menjatuhkan talak dan mengakhiri hubungan yang selama ini hanya dianggap sebagai kewajiban.

Dengan satu kaki palsu dan hati yang hancur, Alya meninggalkan rumah yang tak pernah benar-benar menerimanya. Ia tak menyadari bahwa di dalam rahimnya sedang tumbuh kehidupan baru.

Saat dunia seolah menutup semua pintu untuknya, Alya memilih bertahan demi seorang anak yang bahkan belum lahir. Anak itu ia beri nama Senja.

Ini adalah kisah tentang seorang ibu yang berjuang melawan keterbatasan, kesepian, dan kerasnya kehidupan. Sebab bagi Alya, Senja bukan sekadar anak. Senja adalah alasan mengapa ia terus hidup.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumarhumah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Firasat Dewa

Alya terbangun saat mentari pagi mulai bersinar, perempuan itu sedikit terkejut saat menatap langit-langit kamar tidak sama seperti di kostnya.

Seketika hati Alya mendadak kosong di rumah yang super megah ini, ia nampak tak tenang. Sebagai seorang perempuan dirinya merasa tidak pantas tinggal di rumah seorang pria yang bukan siapa-siapanya.

Entah kenapa pemikiran seperti itu muncul di benaknya sejak semalam.

"Ya Allah aku seperti gak kerasan tinggal di rumah Mas Dewa," ujarnya.

Alya pun terduduk di tengah-tengah kasur empuk itu jauh beberapa kali lipat dari kasur kostnya yang begitu tipis. Namun entah kenapa tempat itu justru memiliki ketenangan tersendiri bagi Alya.

Beberapa menit kemudian pintu kamarnya terbuka, Alya menengok sebentar. Ternyata Dewa datang bersama dengan wanita paruh baya disampingnya.

Alya gugup karena pagi ini ia masih belum apa-apa bahkan kaki palsunya pun masih belum terpasang.

"Selamat pagi Al," sapa Dewa.

"Pagi juga."

"Gimana tidurnya semalam, nyenyak gak?" tanya Dewa.

Alya sedikit tertegun, bagaimana ia bisa nyenyak sementara pikirannya saja tertinggal di kabar kost sempit itu.

"Aku ingin kembali ke kost Mas," ucapnya datar.

Dewa mengernyit, pria itu mulai memperhatikan wajah Alya dalam-dalam. "Kamu gak suka tinggal di rumahku?"

Alya menggeleng cepat. "Bukan begitu."

"Lalu?"

"Aku gak tenang Mas, ada rasa risih yang terus mengganggu pikiranku," ujarnya pelan.

Dewa memejamkan matanya sejenak entah kenapa pria itu begitu sulit melepas Alya, ia merasa tempat ini cukup aman, karena di sini Alya ada yang jaga 24 jam dan ia pun bisa memantaunya tanpa ada rasa cemas.

"Al, untuk kali ini saja aku mohon nurut sama aku. Di sini ada Mbok Ina yang bakal Nemani hari-hari mu. Amel nanti juga akan datang, jadi plis untuk kali ini saja kamu nurut ya," mohon Dewa. Mungkin ini kaki pertamanya ia memohon pada seorang wanita.

Alya hanya terdiam mencoba mencerna apa yang diucap oleh pria dihadapannya itu.

"Aku hanya menjalankan kata dokter saja, di sini kau bisa bed rest sepenuhnya kalau di dalam kost aku tidak menjamin kamu tidak melakukan sesuatu," imbuh Dewa.

"Kenapa kamu gak percaya begitu?" tanya Alya.

"Aku bukan gak percaya tapi aku tahu kamu cukup keras kepala, susah dibilangin," sahut Dewa.

Alya pun mendengus pelan. "Baiklah untuk beberapa hari ini aku tinggal di sini tapi setelah itu jangan cegah aku kalau aku ingin pulang ke kamar kost ku," ucap Alya akhirnya.

Dewa pun mengangguk pasrah. "Asal kamu bisa jaga diri dan kandunganmu, karena aku gak mau kejadian semalam terulang lagi," pungkas Dewa, pria itu lalu meninggalkan Alya di kamarnya.

Pintu tertutup pelan Alya menghembuskan napas pelan, sementara Bi Ina yang ada disampingnya mulai mendekat.

"Neng, sudah nurut saja sama Tuan Dewa, dia itu orang baik, gak mungkin mau macam-macam," ujar Bi Ina.

"Aku tahu Bi, tapi aku yang merasa canggung di rumah seorang pria seperti ini," sahut Alya.

"Aku tahu, tapi di tempat ini Neng bisa terjaga, dan aku sudah berjanji sama Tuan Dewa akan menjaga Neng dengan baik," ujarnya.

"Makasih ya Bi," ucap Alya akhirnya.

"Jangan berterima kasih pada ku, aku hanya jalanin tugas saja," sahut wanita paruh baya itu.

Suasana kembali hening, akan tetapi beberapa detik kemudian wanita paruh baya itu mulai menyodorkan talam yang sudah berisi sarapan juga vitamin untuk ibu hamil.

"Sarapan dulu ya Neng, ini ada bubur ayam juga vitamin kata Tuan Dewa untuk Ibu hamil," jelasnya.

Alya hanya mengangguk tanpa ada penolakan ia pun menerima sarapan itu dengan baik, meskipun ia sering berdebat kecil dengan Dewa tapi Alya tahu jika saat ini hanya pria itu yang ada saat dirinya terpuruk.

Seketika tangan Alya mengelus perutnya yang rata di pagi ini meskipun ada perdebatan kecil tapi entah kenapa kejadian itu justru membuat bibirnya terangkat sedikit.

🍀🍀🍀🍀🍀

Sementara itu di tempat lain Arlan masih terus mencari keberadaan Alya, bahkan beberapa anak buah sudah ia kerahkan ke berbagai kota, tapi sejak mimpi buruk itu tak satu pun dari mereka yang menemukan keberadaan Alya.

Pagi ini tiba-tiba saja handphonenya berdering beberapa kali, awalnya ia sengaja tidak mau menjawab karena tahu laporan mereka pasti sama dengan yang kemarin.

Namun setelah ia diamkan beberapa menit panggilan itu terus kembali berdering, akhirnya ia pun terpaksa mengangkatnya.

"Halo," ucapnya datar.

"Bos kami sudah menemukan keberadaan nyonya Alya," sahut suara dari seberang sana.

"Kamu yakin?"

"Iya Bos, anak buahku menemukan Nyonya Alya bekerja di tempat Eyang Cintami,di cabangnya yang ke dua," ujar Abah buahnya itu.

"Eyang Cintami," ulang Arlan sambil menganggukkan kepalanya.

"Iya Bos bahkan kami sudah menemukan dimana tempat tinggalnya," ucap suara itu.

"Baiklah sebentar lagi kita datangi tempat Eyang Cintami," sahut Arlan lalu panggilan terputus.

Setelah menerima telepon itu sudut bibir Arlan sedikit melengkung, ia pun mengetuk-ngetukan jemarinya di sudut meja.

"Oh, pantas saja, dia gak ada kabar ternyata ada di tempat yang aman," ujar Arlan tanpa ia tahu ada proses yang membuat mantan istrinya itu bertemu Eyang.

Arlan pun tersenyum samar. "Ternyata setelah diusir dari rumah ini kamu menemui sahabat lama Eyang. Hebat banget kamu bisa menggunakan momen ini."

Tidak lama kemudian Arlan beranjak dari duduknya ia segera keluar dari kamarnya, langkahnya terdengar tegap tatapannya tegas seolah yakin sesuatu yang telah hilang akan kembali.

"Tenang saja Al, setelah ini kau pasti akan jadi nyonya lagi di rumah ini," gumamnya dengan senyum yang menelisik.

Bersambung....

Selamat malam....

Maaf ya agak telat.

1
Oma Gavin
jgn sampai diketemukan arlan dulu kak biarkan alya pergi jauh menenangkan diri dan biarkan arlan menikah dgn amanda dan menikmati penyesalan nya
Nar Sih
kmu egois arlan ,semoga pencariaan gk berhasil🤣🤣
Rahayu Ayu
Bagus
tia
mimpi u ketinggian e ,,,qmu akan menyesal
Lisa
Arlan tdk akan dpt menemukan Alya
Sam sam
pagi juga Thor🙂
Lisa
Met malam Kak Ayu..makasih y utk updatenya
Anonim
BUNUH ALYA.. MASALAH SELESAI
Bundanya Pandu Pharamadina
Arlan pada saatnya pasti kamu akan menyesal telah melepaskan Alya
Bundanya Pandu Pharamadina
ijin lanjut di mari kak Author.
Ayumarhumah: iya kak Monggo
total 1 replies
Nar Sih
sebnr nya klau gk pergi jauh pun gk apa,,kan udah sah cerai ini tpi..demi keamanan dan ngk perlu repot ngsdepi arlan
Nar Sih
sore kak ayu..🥰
Ayumarhumah: selamat membaca ya kak ♥️♥️♥️
total 1 replies
Nar Sih
sebaik nya sblm pergi bersama alangkah baik nya bila dewa dan alya ada menikah dulu biar ada ikatan yg jls
Nar Sih: olah iya ya kak gk boleh yaa sblm ank nya lahir☺️
total 2 replies
Lisa
Makin seru nih..bagus Alya kamu harus ikut Dewa pindah ke tempat yg jauh.biarkan Arlan menyesal selamanya
Rohmi Yatun
lanjut Thor.. semakin seru ni🙏
Ayumarhumah
pokoknya tunggu besok ya♥️♥️♥️♥️♥️
Mul Yanto
kak author itu si Arlan jangan sampai ketemu Alya, biar tau rasa
Rohmi Yatun
cerita yang menarik 👍
Nar Sih
selamat malam juga kak ,satu bab lgi mau dong kam🙏☺️
Ayumarhumah: besok ya Kak. ♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Nar Sih
👍👍emil,biarkan arkan pusing nyari alya 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!