NovelToon NovelToon
Dinikahi Sang CEO Lupa Ingatan

Dinikahi Sang CEO Lupa Ingatan

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:10.4k
Nilai: 5
Nama Author: Savana Liora

​"Jangan pernah jatuh cinta padaku, karena kontrak ini tidak menyertakan perasaan," itulah aturan nomor satu yang ditulis oleh Arga Dirgantara untuk istrinya.

​Selama dua tahun, Keysa hidup dalam bayang-bayang. Sebagai istri kontrak, ia adalah asisten yang tak terlihat, tameng perusahaan, dan sosok yang paling dibenci Arga karena dianggap sebagai penghalang kebahagiaan pria itu dengan wanita lain. Keysa sudah siap untuk menyerahkan surat cerai dan pergi selamanya.

​Namun, takdir punya rencana lain. Sebuah kecelakaan fatal menghapus memori Arga selama tiga tahun terakhir.

​Saat pria itu membuka mata, ia tidak lagi melihat Keysa sebagai 'istri kontrak' yang menyebalkan. Ia melihat seorang wanita yang dingin, cerdas, efisien, dan memiliki tatapan tajam yang membuat jantungnya berdebar tanpa alasan.

​"Siapa kau sebenarnya?" tanya Arga dengan nada posesif. "Dan kenapa setiap kali aku melihatmu, aku merasa aku adalah orang paling bodoh karena pernah membiarkanmu menangis?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Savana Liora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19: Penolakan Sang Monster

​"Aku tidak akan membiarkan masa lalu brengsek itu mendikte masa depanku!" teriak Arga menggelegar, memecah keheningan ruang tamu sesaat setelah Keysa membalikkan tubuhnya pergi.

​Napas laki-laki itu memburu liar. Matanya memerah menahan ledakan frustrasi yang mengoyak kewarasannya. Arga membalikkan badan, melangkah gontai dengan kedua tangan terkepal kuat menuju kamar mandi luar di sudut ruangan. Ia menekan saklar lampu dengan kasar. Cahaya putih terang seketika menyorot pantulan wajahnya di cermin besar di atas wastafel marmer.

​Arga menatap lurus ke dalam bayangannya sendiri. Di balik rahangnya yang kukuh dan matanya yang menajam layaknya pemangsa, ia mencari sosok tiran kejam yang baru saja Keysa ceritakan dengan sangat rasional. Laki-laki yang rela melempar vas kristal hingga melukai wajah istrinya sendiri, lalu membuang muka tanpa rasa bersalah sedikitpun.

​Perut Arga mual hebat membayangkan tingkat kekejaman itu. Ia sangat membenci laki-laki di dalam cermin tersebut. Logikanya meronta keras menolak takdir bahwa ia akan kembali menjadi monster es tanpa perasaan saat ingatannya pulih secara penuh nanti.

​"Tidak akan pernah," geram Arga dari sela giginya.

​Tanpa berpikir panjang, Arga mengayunkan kepalan tangan kanannya dengan kekuatan penuh. Ia meninju cermin kaca di depannya.

​Prang!

​Suara hantaman keras bergema nyaring, disusul bunyi pecahan kaca yang berjatuhan menghantam lantai marmer kamar mandi. Permukaan cermin mewah itu retak seribu, hancur berantakan memantulkan bayangan Arga yang terpecah belah. Darah segar seketika menetes deras dari buku-buku jari Arga yang robek terkena ujung kaca tajam.

​Laki-laki itu berdiri mematung. Napasnya terengah-engah naik turun. Ia sama sekali tidak memperdulikan rasa perih yang menyengat kulit tangannya. Matanya hanya tertuju pada tetesan darah merah yang jatuh mengotori wastafel putih bersih di depannya.

​Suara derit pintu ruang tamu yang terbuka terdengar dari arah belakang.

​Keysa berdiri tegak di ambang pintu kamar mandi. Perempuan itu sudah mengganti gaun malamnya dengan pakaian tidur berupa piyama lengan panjang berwarna abu-abu gelap yang sangat tertutup. Wajahnya sangat datar. Tidak ada jeritan kaget, tidak ada pekikan panik melihat darah yang menetes ke lantai, apalagi ketakutan melihat suaminya baru saja menghancurkan barang dengan amarah mematikan.

​"Kamu membuang waktu istirahat kita hanya untuk merusak fasilitas hotel bintang lima, Arga?" suara Keysa mengudara sedingin bongkahan es. Ia melangkah masuk, sama sekali tidak gentar melewati pecahan kaca yang berserakan di bawah kakinya.

​Arga menoleh perlahan, menatap istrinya dengan sorot mata putus asa. "Kaca itu terus memantulkan wajah laki-laki brengsek yang sangat menyakitimu di masa lalu. Aku membencinya."

​Keysa tidak membalas ucapan emosional tersebut. Perempuan itu justru membuka kabinet kayu di bawah wastafel, menarik keluar sebuah kotak obat berwarna putih berlambang palang merah. Ia meletakkan kotak itu di pinggiran wastafel yang bersih dari noda darah, membukanya dengan gerakan mekanis yang sangat terukur dan efisien.

​"Sini tanganmu," perintah Keysa singkat.

​Arga terdiam kaku. Ia mengira istrinya akan lari ketakutan mengunci diri di kamar atau memanggil petugas keamanan melihat tindakan brutalnya barusan. Dulu, ia menghancurkan vas kristal dan membuang muka saat Keysa berdarah. Malam ini, ia menghancurkan cermin hingga tangannya sendiri berdarah parah, namun Keysa justru melangkah mendekat tanpa sedikitpun ragu.

​"Tanganmu, Arga. Jangan buang waktuku mematung seperti manekin pajangan toko," ulang Keysa sedikit lebih tegas, menyadarkan suaminya.

​Arga perlahan mengangkat tangan kanannya yang bergetar. Keysa meraih pergelangan tangan suaminya dengan tangan kirinya, lalu mulai membersihkan sisa serpihan kaca kecil menggunakan penjepit logam bersih. Gerakan perempuan itu sangat telaten, tegas, dan sama sekali tidak memancarkan rasa jijik atau ngeri melihat luka terbuka tersebut.

​Setelah memastikan tidak ada serpihan kaca yang tertinggal di balik kulit, Keysa menuangkan cairan antiseptik ke atas kapas putih, lalu menepukkannya perlahan ke atas luka robek di buku jari Arga.

​"Kamu tidak takut padaku saat aku sedang meledak marah seperti ini?" tanya Arga dengan suara sangat serak, terus menatap wajah istrinya.

​"Aku berhadapan dengan puluhan rentenir kasar saat menagih utang judi ayahku di masa lalu, Arga. Darah dan pecahan kaca tidak membuat nyaliku menciut," jawab Keysa tanpa mengalihkan pandangannya dari luka tersebut. "Yang membuatku lelah adalah mengurus sifat kekanak-kanakan dari seorang CEO perusahaan raksasa."

​Arga menelan ludah mendengarnya, membiarkan istrinya melanjutkan omelannya.

​"Ini tindakan yang sangat bodoh dan sama sekali tidak efisien," omel Keysa dengan nada datar, persis seperti asisten yang sedang memarahi bawahan yang merusak properti kantor. "Tangan kananmu baru saja pulih dari kaku pasca kecelakaan bulan lalu. Sekarang kamu sengaja merobek kulitmu sendiri. Kalau besok pagi lukanya bengkak, kamu tidak akan bisa memegang pena untuk menandatangani berkas revisi dengan Bastian. Perusahaan akan menanggung rugi operasional tambahan hanya karena egomu."

​Arga tidak meringis menahan perihnya cairan antiseptik. Rasa perih di kulit tangannya sama sekali tidak sebanding dengan hantaman telak di dadanya saat menatap wajah istrinya.

​Laki-laki itu menatap lekat-lekat wajah Keysa dari jarak yang sangat dekat. Ia memperhatikan bulu mata lentik istrinya yang menunduk fokus membalut lukanya dengan perban putih bersih. Mental perempuan ini benar-benar terbuat dari lapisan baja murni. Keysa pernah dilukai olehnya secara fisik dan mental di masa lalu, namun malam ini perempuan itu tetap berdiri tegak merawat lukanya tanpa gentar sedikitpun.

​Arga akhirnya menyadari sebuah kebenaran telak yang menguras kewarasannya. Pertanyaan  sebuah kebingungan filosofis muncul dari dasar jiwanya. Terbuat dari apa hati wanita ini? Wanita macam apa yang memiliki ketangguhan luar biasa untuk tidak lari menjauh dari monster sepertinya?

​Arga menarik napas dalam-dalam, memecah kesunyian di antara mereka. "Siapa kau sebenarnya, Keysa?"

​Keysa menghentikan gerakan tangannya yang sedang mengikat simpul ujung perban. Perempuan itu mendongak perlahan, membalas tatapan intens suaminya secara langsung.

​"Pertanyaan itu terus muncul di otakku dan selalu ingin kutanyakan padamu setiap saat. Dan entah kenapa setiap kali aku melihatmu berdiri di hadapanku seperti ini," lanjut Arga dengan rahang mengeras hebat, suaranya dipenuhi getaran kekaguman bercampur penyesalan yang luar biasa pekat, "aku merasa aku adalah orang paling bodoh di dunia ini karena pernah membiarkanmu menangis."

​Keysa menekan ujung perban itu sedikit keras sebagai tanda pekerjaannya telah selesai dengan sempurna. Ia melepaskan tangan suaminya secara perlahan, lalu mundur satu langkah pasti untuk kembali menciptakan jarak aman secara profesional. Tidak ada keraguan, tidak ada belas kasihan di sepasang mata cokelat terang milik perempuan itu.

​"Aku adalah kesalahan terbesarmu, Arga," balas Keysa dingin tanpa mengubah ekspresi wajahnya. "Dan kau adalah milikku yang paling tidak kuinginkan."

1
ElHi
trus kalo si Keysa sekeras buyutnya baja..lha Kon melumer dikitt aja buat Arga??? kok kyknya mustahilll🙈🙈😱😱
Popy Ana
wooww luar biasa.. kira kira Gimana ni kelanjutan mereka berdua perang dingin atau perang panas ni...
Popy Ana
ayo key semangat, buktikan kamu wanita tangguh yg tidak akan hancur.. meskipun sering di lukai kamu tetep berdiri kokoh sekeras karang di lautan 🤭😁
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
perang baru saja di mulai 😏😏
Popy Ana
Keysa otw mengguncang dunia bisnis 🤭🤣
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Bastian kamu nyari perkara aja 😏😏
Popy Ana
o, jadi berubah haluan cara Arga untuk mendapatkan Keysa lagi.. tidak dengan menahan tapi melepaskan nya untuk di kejar 🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
saya yakin pasti itu Keysa 🤗🤗
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
ayo tunjukan Arga kl kamu sdh berubah dan layak berdiri di samping Keysa 💪💪
Popy Ana
👏👏👏 Akhirnya si monster balik.. lanjut Arga babat habis semua orang orang licik itu..
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
bersihkan semua yg sdh jahat pd Keysa sejak dulu Arga kl kamu mau memperbaiki semuanya 😏😏
Savana Liora
sabar
Popy Ana
duh ini keposesifan Arga yg pertama setelah sembuh dari lupa ingatan Nya..
semoga Arga bisa meluluhkan hati Keysa walaupun harus menunggu waktu yg lama..
Popy Ana
sungguh dramatis sekali Arga nasibmu sudah bercerai kamu baru ingat semua masalalumu.. dan itu sangat baik untuk Keysa..
Popy Ana
ciyus arga gak mau ngamok dulu minimal banting kursi lah 😁🤣🤣
Popy Ana
aku mau nangis loh sumpah 🤭
Popy Ana: ini karma untuk Arga ya Thor 🤭
total 2 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Ratna liat anak sakit di rawat bkn tanya apa yg sakit ke Arga malah ngehina dan ngerendahin Keysa trus malah mau jodohin Arga lg 😏😏 ampun dah ada ya ibu seperti Ratna gak ada khawatir"nya sama anak sendiri 😏😏 skrng Arga pasti lbh dingin dan kejam deh sama orang tp dia akan lembut sama Keysa tp perjuangan Arga gak akan mdh buat bisa balik lg sama Keysa 😏😏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
jd pengen th kekejaman apa aja yg tlh Arga lakukan sama Keysa 😏😏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
nah skrng waktunya Arga berjuang buat luluhin hati Keysa secara benar bkn karna hilang ingatan atau ego semata karna sejujurnya dr awal saya setuju kl Keysa berjodoh dngn Arga karna mereka cocok cuma saya gak mau Keysa di perlakukan seperti itu oleh Arga jd Arga hrs di kasih pelajaran dulu Thor biar dia th arti kehilangan seorang yg benar" dia cintai dan arti penyesalan yg meruntuhkan semua egonya karna seorang Keysa 😏😏 jd nanti kl bisa Arga dan Keysa di persatukan lg tp jngn skrng karna kita jg hrs liat perjuangan Arga buat dapetin Keysa lg 😉😉
Savana Liora: belum tau ya kak. kita lihat saja nanti kemana ketikan othor membawa mereka
total 1 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
nah Arga skrng kamu thkan kenapa Keysa kekeh pengen pergi dr kamu skrng nikmatilah penyesalan mu karna ditinggal Keysa pergi 😏😏
Savana Liora: iya makasih ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!