NovelToon NovelToon
Menikahi Duda Kaya Raya

Menikahi Duda Kaya Raya

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Cintapertama / Romansa Fantasi
Popularitas:6.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yayalifeupdate

Dinzy Aurora, gadis berusia 21tahun yang hidup sebatang kara di Ibukota, mengadukan nasibnya berharap memiliki kehidupan yang layak. Saat ini Dinzy baru saja lulus dari kampus terbaik di kota tersebut, mendapatkan gelar cumlaude bukan berarti Dinzy bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah. Setalah 2 bulan menerima Ijazahnya, Dinzy belum juga mendapat panggilan wawancara kerja. Dan selama 2 bulan tersebut sambil tetap mencari pekerjaan baru, Dinzy masih bekerja di sebuah coffee shop. Selama Dinzy tinggal di Ibukota, Dinzy memang melakukan pekerjaan paruh waktu untuk menyambung hidupnya, meskipun Dinzy mendapatan beasiswa dan juga biaya hidup, namun itu tidak menghalangi Dinzy untuk tetap bekerja. Dinzy tumbuh di sebuah panti asuhan di pesisir Ibukota. Ia tidak mengenal siapa Ayah dan Ibunya. Meskipun ia sangat penasaran, tapi pihak panti juga tidak bisa membantu Dinzy karena saat itu, Ibunya Dinzy hanya menyerahkan Dinzy begitu saja dan meninggalkan Dinzy di panti asuhan tersebut. Hanya nama yang Dinzy terima dari Ibunya, nama pemberian dari sang Ibu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayalifeupdate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3

Hari ini sebenarnya bukan hari yang melelahkan untuk Dinzy, pekerjaannya berjalan dengan baik, seniornya menerima kedatangan Dinzy sebagai junior. hanya saja pesan yang dikirim oleh Arka membuat hari Dinzy cukup berat untuk di lewati.

 

Dinzy sedang duduk di halte bus untuk pulang. Halte begitu ramai, semua orang berebut untuk masuk ke dalambus. Sementara Dinzy hanya duduk menunggu kedatangan Bus berikutnya.

 

Hampir satu jam lamanya Dinzy menunggu, akhirnya ia mendapat bus yang sedikit kosong. Dinzy segara naik dan duduk.

 

Bayangan memori antara Dinzy dan Arka muncul di benaknya, mereka dulu begitu bahagia. Bagaimana Arka selalu menjaga dan bersikap baik dengan Dinzy selama ini.

 

Ibu Arka memang tidak menyetujui hubungan tersebut, karena Dinzy berasal dari panti asuhan. Namun Arka tidak menghiraukan, ia tetap memilih Dinzy saat itu dan membua Dinzy merasa aman dan nyaman hidup di Ibukota.

 

Setiap jalan, setiap ujung memiliki memori keersamaan mereka. Tanpa sadar Dinzy meneteskan air matanya, dan ia buru-buru menghapus air mata tersebut.

 

"Harusnya aku bisa menerima ini dengan mudah" Batin Dinzy

 

Sampai di halte tujuan, Dinzy segera turun dari bus dan berjalan kaki untuk menuju ke rumah kontrakannya.

 

Mata Dinzy melihat sosok wanita yang ia kenal, yaitu Ibu dari Arka bersama wanita yang sangat cantik.

 

Dinzy mulai berfikir, karena Arka tidak memiliki saudara kandung. Lalu siapa wanita yang tengah bersama Ibunya tersebut.

 

Tidak ingin semakin jauh berpikir, Dinzy meninggalkan apa yang ia lihat dan segera kembali kerumahnya.

 

Kontrakan yang Dinzy sewa dulunya adalah pilihan Arka, dengan lokasi yang dekat dengan halte mempermudah Dinzy bepergian, dan dengan harga yang cukup murah ini sangat mempermudah perjalanan hidup Dinzy.

 

"Jadi begini rasanya patah hati" gumam Dinzy

 

Ting! Ponsel Dinzy berdering

 

"Dinzy, gimana hari pertama kerja?" - Tissa

"Semua baik-baik aja Tissa, mereka menerima aku dengan baik. Kamu gimana hari ini?" - Dinzy

"Hari ini ramai pengunjung. Aku mau bilang sesuatu sama kamu, tapi kamu jangan marah ya" - Tissa

"Ok Tiss" - Dinzy

"Aku lihat Arka sama cewek lain" - Tissa

"Dimana?" - Dinzy

"Di coffee shop" - Tissa

 

Dinzy hanya tersenyum, semua yang terjadi hari ini sangat melelahkan untuknya. Dinzy kembali berpikir tentang apa yang terjadi lima bulan belakangan ini. Kesibukan Arka, menghilangnya Arka mungkin bukan karena sibuk. Tapi karena adanya wanita lain di hidupnya.

 

"Thank you Tissa. Hari ini aku juga putus dari Arka" - Dinzy

"What?" - Tissa

"Panjang ceritanya, lain kali kalau kita ketemu aku ceritakan semuanya, oke?" - Dinzy

"Oke, kamu baik-baik aja kan?" - Tissa

"Aku baik Tissa, jangan hawatir" - Dinzy

 

Dinzy membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur, matanya terpejam. Air matanya mengalir, memang Dinzy sudah terbiasa tanpa kabar dari Arka selama 5 bulan terakhir, tapi melihat kebenaran yang ada membuat Dinzy merasa kecewa, kenapa Arka harus melakukan ini padanya.

"Seandainya kamu jujur dari awal, ini tidak terlalu menyakitkan untukku Arka" batin Dinzy

 

Tidak ingin berlarut dalam kesedihannya, Dinzy segera bangun dan membuka laptopnya. Banyak yang harus Dinzy pelajari di kantor tersebut, dari pada menangisi sesuatu yang tidak menguntungkan untuknya.

 

"Cukup untuk 5 bulan yang tidak nyaman ini Arka, tidak akan ada lagi rasa tidak nyaman atau perasaan yang tidak karuan. Aku selesai denganmu" ucap Dinzy lirih nyaris tak terdengar.

1
falea sezi
jangan percaya🤣 uda sering cek. in dia sis
falea sezi
lanjjtt
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
wah bisa nih foto nya dikirim ke istrinya alvin biar mampus si moza ditangan istrinya alvin 🤭
Wahyuni Abuzar
iihh bisa yaa gitu tanpa babibu main sp aja...🤪
Scd: Iya ihhh kesel kan🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!