NovelToon NovelToon
I Will Go To Your Destiny

I Will Go To Your Destiny

Status: sedang berlangsung
Genre:Sci-Fi / Fantasi / Time Travel
Popularitas:76
Nilai: 5
Nama Author: M.Khaidar Ali Fathan

Perjalanan celah dimensi antar ruang angkasa, seorang pangeran kerajaan menjadi pengamat takdir dari sang Penjaga cahaya dari kegelapan absolute yang terus melahap semuanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon M.Khaidar Ali Fathan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengesahan Pra Prajurit dan Pertemanan akrab

 Setelah perjalanan pulang sesuai mendaki gunung Eclipse yang melelahkan akhirnya kelompok Tuan Putri Kinanti telah tiba di kerajaan Central, mereka pun berpisah

"Akhirnya sampai juga heh, capeknya!" Ucap letih Kinanti

"Besok tuan Putri ada jadwal sekolah ya?" Tanya Devan

"ya nih, kenapa Devan? mau jalan jalan lagi besok?" tanya balik Kinanti

"maaf tuan Putri, sebaiknya tuan Putri istirahat dulu saja besok, saya juga mungkin akan mencoba berlatih besok di camp Prajurit, tadi di perjalanan saya sudah tanya ke prajurit kalau di perbolehkan selagi dapat izin dari keluarga Kerajaan,"

"silahkan aja, kayaknya aku juga gak bisa Devan untuk besok jadwal ku lumayan padat,"ujar Kinanti

"baiklah, terimakasih ya Tuan Putri, aku pamit ke kamar dulu, dadah" Pamitan Devan

"Ok Devan, dah" Balas Kinanti

Setelah itu mereka akhirnya berpisah kembali ke kamar masing masing untuk istirahat setelah kemarin menikmati hari yang menyenangkan.

Setelah Devan tiba di depan pintu kamarnya, tiba tiba dia ingin kembali menyusuri sungai taman kerajaan untuk mencari petunjuk yang mungkin terlewat kan,

"(ku rasa aku ingin mencoba menyelidikinya lagi, mungkin aku akan pergi ke arah sebaliknya,)" Devan kembali teringat

Devan pun akhirnya pergi kembali ke taman kerajaan, disana dia melihat banyak prajurit yang bersiaga di seberang sungai, melihat itu Devan bertanya kepada salah satu prajurit apa yang terjadi disini.

"tunggu kenapa banyak Prajurit? apakah ruangan itu akhirnya di temukan? akan ku tanyakan" berbisik pelan Devan

"maaf pak Prajurit di seberang sungai itu kenapa banyak Prajurit yang berjaga? ada kejadian apa ini?" tanya Devan

"ya, oh ini kemarin Tuan Putri Kirana dan temannya menemukan Mayat Bandit di seberang sana, kami berjaga disini agar area bukti tersebut tidak rusak" jawab Prajurit

"mayat Bandit? Ok terimakasih Pak Prajurit"

"oh sama sama, bentar kau bukannya teman Tuan Putri Kinanti? ada apa kau kesini?" tanya Prajurit

"maaf tuan pak Prajurit, saya sedang mencari camp Prajurit, saya kemarin sudah bertanya ke prajurit yang mendampingi kami waktu mendaki gunung Eclipse apakah saya boleh untuk berlatih disana untuk mendaftar menjadi Prajurit,(fiuh hampir saja)" tanya Devan mencari alasan

"boleh tapi untuk warga sipil hanya 2 kali seminggu, dengan antrian beberapa orang sehari yang di perbolehkan menggunakan Peralatan Prajurit selain prajurit yang telah terdaftar, itupun hanya sebatas di Camp Prajurit, untuk hari ini sih slotnya sudah penuh paling kamu hanya bisa melihat saja, campnya ada di sebelah Sekolah kerajaan HIGH SCHOOL, sebenarnya kalau dari sini kau hanya perlu ke arah kiri dari taman sungai ini, menyusuri belakang sekolah, nanti juga sampai ke Campnya, daftar aja dulu untuk calon pra Prajurit di sana," beri rincian Prajurit

"terimakasih pak Prajurit atas penjelasannya, baiklah saya pamit ke tempat pendaftaran prajurit dulu pak prajurit,"

"Yo hati hati, kalau bertemu bandit lari saja dan segera lapor prajurit ya?" Prajurit mengingatkan

"siap pak Prajurit, (yah bertolak belakang lagi arah yang ingin aku selidiki, yah yaudah kapan kapan saja, yang terpenting pengaman tadi ternyata korban mayat Bandit, bandit ya hmmm)" balas sambil berlari menjauh Devan

Devan pun berlari menyusuri aliran sungai di belakang sekolahan Kerajaan, setelah berlari cukup lama dari kejauhan mulai tampak camp Para Prajurit, Devan terperangah dengan camp tersebut yang lumayan besar, terdengar suara pedang yang saling beradu antar prajurit yang berlatih, disana juga terdapat prajurit pemanah dan berkuda, banyak juga senjata besar seperti ketapel batu dan Pelontar panah api.

setelah hampir sampai Devan di cegat dua prajurit, Prajurit menanyakan ke Devan kenapa dia pergi kesini?

"hei bocah, kenapa kau bisa sampai kesini? Ini adalah area camp pelatihan prajurit, pergi lah kalau kau tidak mempunyai urusan disini" Tanya tegas Prajurit

"maaf Pak Prajurit, aku disini ingin mendaftar sebagai prajurit Kerajaan, saya sudah bertanya ke prajurit Gihan, yang di kerajaan bahwa kalau saya bisa berlatih di Camp Prajurit dengan mendaftar menjadi Pra Prajurit dulu?" balas Devan memohon

"prajurit Gihan? Hmmp kau yakin? menjadi prajurit tidak gampang loh? Ketika kau sudah mulai mendaftar menjadi Pra Prajurit kau harus absen selama 2 kali seminggu untuk sekedar berlatih sambil menunggu pembukaan pendaftaran prajurit, jika kau bolos sehari saja setelah terdaftar menjadi pra prajurit kau tidak boleh lagi mendaftar menjadi Prajurit bagimana?" tanya intimidasi Prajurit

"siap pak prajurit" jawab Devan yakin

"baiklah ayo aku antar kau ke tempat pendaftaran"

Devan dan prajurit itu pergi ke area pendaftaran peserta pra Prajurit, disana Devan melihat berbagai orang seumuran dia berlatih keras, penglihatan Devan tertarik dengan satu orang yang mengayunkan pedang dengan kuat ke arah karung beras, tebasan anak itu begitu dalam dan kuat,

"wow, ayunan pedang nya sangat kuat, dia siapa pak prajurit?" tanya Devan terkagum

"dia adalah anak sini, namanya adalah Fridan, awalnya dia sangat lemah, kami juga dulu menganggap dia hanya sekedar coba coba, tapi dia tidak pernah bolos dan terus dengan giat berlatih sendiri, dan makin kesini ayunan pedangnya setara dengan prajurit, harusnya sih dia udah menjadi Prajurit, tapi karena kerajaan belum membuka kembali pendaftaran prajurit akhirnya dia hanya sebatas meminjam alat prajurit untuk berlatih," ujar prajurit

"(dia cocok nih jadi rival ku, aku harus banyak belajar dari dia,)" Devan berbisik dalam hatinya

mereka akhirnya tiba di area pendaftaran, tidak ada orang yang mengantri untuk pendaftaran pra Prajurit karena minat menjadi Prajurit sekarang mulai sedikit alhasil Minggu ini hanya ada Devan yang mengantri untuk menjadi Pra Prajurit

"oi Fena gimana hari ini ada yang mendaftar menjadi anggota Pra Prajurit gak?"

"sepi kaya biasanya, Minggu ini aja gak ada yang berminat, anak anak sekarang lebih suka menjadi pedagang dan pembisnis daripada menjadi Prajurit, tapi untuk antrian pra Prajurit tadinya sudah menumpuk malah mulai menurun karena tidak tahan menunggu, entah kapan Raja membuka lagi pendaftaran, padahal yang sudah senior senior sudah mulai pada pensiun, bentar siapa anak ini Tred?" Jawab Fena

"oh ya ini salah satu anak yang berminat menjadi Prajurit, perkenalkan namanya, oh ya nama mu siapa?"

"Perkenalkan nama ku Devan, aku berasal dari... (hmmmph aku tidak boleh menyebut kan Desa Bumi, mereka bisa curiga.) Desa Daerah Exar, aku kesini untuk menjadi anggota prajurit Kerajaan Central," Devan memperkenalkan diri

"kau dari Utara? Kenapa kau mau menjadi Prajurit Central, kenapa kau tidak menjadi Prajurit di kerajaan Utara saja? Kan bukannya ada dua ya? Apakah kau adalah mata mata?" Fena menatap curiga

"tidak, tidak, aku kesini karena aku tidak di terima di kerajaan Utara, mereka menganggap tubuhku belum layak, aku juga sering kali di bully di sana, dan keluarga ku termasuk keluarga yang broken home, yah begitulah makanya aku melarikan diri dari daerah Utara, aku ingin pergi sejauh mungkin" ucap Devan berpura pura sedih

"kau kesini sendiri? Tapi ketika kau mendaftar menjadi anggota Prajurit Central berarti kau harus rela melepaskan warga negara mu, dan menjadi Warga Negara Central, yang ku takut kan adalah keluarga mu kami takut keluarga mu di hukum mati karena anaknya menjadi pengkhianat negara?" Tanya tred mempertimbangkan kembali keputusan

"maaf aku sudah tidak peduli, disana aku terkurung seperti di penjara, tetapi ketika aku kabur dan hanyut di sungai, Tuan Putri Kinanti menemukan ku dan merawat ku, aku seperti menemukan kembali rumah yang telah hilang semenjak kepergian ibu ku (ku mohon percayalah)" Devan Berakting

"Gimana Tred?" tanya Fena

"tidak masalah kayaknya, aku melihat tekad yang bulat di matanya, lagi pun dia hanya seorang warga sipil biasa" Jawab Tred

"Yaudah deh, isi semua biodata mu disini, Nanti kau akan di lihat apakah layak masuk ke daftar Pra Prajurit, Tesnya adalah lari selapangan disana sebanyak 5 kali tidak boleh berhenti tetapi boleh melambat asal jangan jalan, terus push up 5 kali, Pull up 5 kali dan Sit up 5 kali, kami akan melihat apakah stamina mu cukup untuk menjadi Pra Prajurit Kerajaan" Fena sambil menyodorkan Formulir pendaftaran

"Siap! (Untung di Bumi aku sempat melakukan tes Ksatria)"

setelah Devan Mengisi formulir tersebut Devan di berikan Rompi Khusus tanda Anggota Pra Prajurit, dan memulai tes Di area Lapangan tersebut

"ini adalah Rompi Hijau pengenal bahwa kau adalah Pra Prajurit, jadi ketika kau datang kesini kau bisa melatih diri dan menggunakan beberapa persenjataan tidak berbahaya seperti pedang dan Perisai dari kayu, nanti jika kau bertahan selama 3 bulan persenjataan mu akan di tingkatkan menjadi Besi, dan Rompi mu akan berwarna Kuning, baiklah aku Tred akan menjadi Penilai apakah kau layak atau tidak, Sekarang mulai" sambil meniup peluit tanda tes dimulai

Dengan cepat Devan melibas tes dengan mudah, disaat itu juga Fridan yang tengah berlatih mulai memperhatikan Devan dari kejauhan

"dia lumayan juga" Fridan memperhatikan

"PRIIIT, baiklah Devan kau sudah menyelesaikan tugas, kau tunggu dulu di sini, aku harus kebelakang dulu untuk menilai apakah kau layak atau tidak ok"

"siap"

Tred pun pergi kebelakang menilai dan berunding bersama para Tetua Prajurit yang lain apakah Devan layak, Devan disuruh menunggu di area itu untuk keputusan tes apakah dia lolos atau tidak, karena penasaran Fridan pun akhirnya mendekati Devan

"hei kau anak baru, perkenalkan nama saya Fridan aku berasal dari daerah Central, nama mu siapa dan kau dari daerah mana?" Fridan bertanya

"ehh, maaf nama saya Devan Orb, saya berasal dari daerah Utara tepatnya daerah Exar" sahut Devan

"Utara? Exar? anak bangsawan ya?"

"saya hanya anak Desa di daerah Exar"

"anak desa? Kenapa kau mau menjadi prajurit di Daerah Central"

"(yahh, apa boleh buat)" Devan menceritakan kembali cerita masa lalunya

"ehmmm, ayah mu gak khawatir memangnya?"

"semenjak ibu tiada, ayahku sudah menikah lagi dengan perempuan lain, jadi aku tidak peduli"

"ohhh, (berbeda dengan ku, aku harus bersyukur ayah ku masih menyayangiku) sama berarti ibu ku juga sudah tiada, cita cita terakhirnya ingin melihat ku menjadi Prajurit, oleh karena itu aku ingin menjadi Prajurit Central"

"sama seperti ku, ibu kita pasti bangga, oh ya nanti jika ku terima tolong bantu aku ya berlatih,"

"boleh saja"

setelah berdiskusi Tred akhirnya datang kembali dan memberitahukan ke Devan bahwa dia lolos menjadi Pra Prajurit,

"baik Devan, kau sudah lolos menjadi Pra Prajurit, jadwal Latihan mu adalah seminggu dua kali, mulai dari besok, dan satu hari laginya akan dikabari besok, kau diperbolehkan mengambil senjata kayu dan berlatih disini, untuk makan kamu sediakan satu kali sehari, kau boleh berlatih sendiri seharian di area ini, untuk mentor latihan pra prajurit tidak dapat hanya prajurit kelas pertama yang dapat mentor, tapi kau boleh bertanya kepada senior mu, manfaat kan benefit dengan sungguh-sungguh agar kau menjadi Prajurit yang baik Devan, baiklah ini rompi mu, untuk hari ini karena sudah mulai sore kau di perbolehkan berlatih sampai menjelang malam disini, baiklah Devan selamat atas pra prajuritnya saya ijin pergi dulu berjaga" Tred sambil pergi kembali ke posnya

"siap Pak Tred, Terimakasih banyak" berterimakasih Devan

"Coba kenakan Rompi mu Devan" ujar Fridan

"wah cocok nih pas" Devan sambil mengenakan Rompinya

"baguslah hari ini kita berlatih kecil kecilan dulu aja gimana" Fridan menawarkan

"ayo"

Tiba tiba dari arah samping sebuah pedang kau melayang ke arah kepala Devan dengan cepat

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!