NovelToon NovelToon
Nyonya Muda Oh & Tuan Muda Oh

Nyonya Muda Oh & Tuan Muda Oh

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Cintapertama
Popularitas:74
Nilai: 5
Nama Author: Lina Kotto

"lumpur hitam akan selama nya hitam meski telah di rendam dengan emas dan berlian" celetuk nyonya Sin sinis saat melihat Orjioh keluar dari mobil mewah keluaran terbaru berwarna hitam, seketika senyumnya hilang dan moodnya pun berubah. ia tidak menyangka bahwa ternyata gadis yang ingin di kenalkan Jonathan kepadanya adalah Orjioh, teman sekolah Jonathan ketika mereka masih tinggal di kampung dulu, yang menurut nyonya Sin tidak selevel dengan keluarga nya yang seorang pengusaha dan juga memiliki sebuah restoran mewah yang dilengkapi dengan penginapan kelas atasnya sekaligus. "benar" sambung In su setuju dengan kakaknya padahal tadinya dia sempat sedikit senang karena ternyata keponakan dekat dengan orang berpengaruh, pikir in su saat mobil yang dikendarai oleh Orjioh berhenti dibelakang mobil Jonathan, ia bahkan sudah sempat berangan-angan untuk menjilat, namun semua itu sirna ketika ia melihat Orjioh keluar dari mobil itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lina Kotto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

cinta semusim 19

"hmm" Or ji oh terlihat berpikir sebentar sebelum mengambil mangku berisi sup itu, namun akhirnya mengambilnya juga, "bu, boleh tidak nanti saja?" kata Or ji oh akhirnya sambil memegang mangku berisi sup itu, karena dia belum lapar dan juga tidak berselera untuk makan. Namun ibu pimpinan langsung menatapnya, ia tidak suka dengan kebiasaan Or ji oh yang hanya makan makanan berat di saat pagi hari, lalu hanya minum air putih saja disiang hari, dan kemudian hanya makan buah di malam hari.

Padahal itu dulu saat Or ji oh masih bekerja dengan perusahaan oh, dan kebiasaan itu sudah lama ia tinggalkan, tempatnya setelah ia sempat jatuh sakit dan harus dirawat dirumah sakit karena kebiasaan makan yang tidak teratur, alias diet yang berlebihan, dan ibu pimpinan tidak tahu tentang itu.

"hanya meminum kuahnya tidak perlu memakan isinya!" kata ibu pimpinan tegas dan tidak ingin di bantah, "bahkan meski pun memakan isinya tidak akan menambah berat badan mu!" lanjutnya mulai marah tanpa peduli dengan kerabat yang sedang berkumpul, membuat yang lainnya jadi ikut takut, sementara Or ji oh hanya diam. "aku heran mengapa anak muda sekarang suka sekali dengan tubuh kurus seperti bambu!" omel ibu pimpinan lagi masih belum puas karena Or ji oh belum juga mau menyentuh sup nya.

Seperti bambu! Entah tubuh siapa yang lurus seperti bambu yang jelas bukan tubuh Or ji oh, karena Or ji oh memiliki tubuh yang indah, kalau kata laki-laki yang melihatnya seperti gitar Spanyol. Lagi pula Or ji oh juga tidak tersinggung, karena disana bukan hanya dia yang kurus, masih ada Hyu Ming dan juga Ye Eun yang justru bertambah kurus setelah memiliki dua anak, bahkan Or ji oh hanya diam dan mengambil sendok dihadapan nya lalu mencicipi sup yang tadi diberikan Yin kepadanya. Melihat Or ji oh yang telah menikmati sup nya, ibu pimpinan pun tak lagi terlihat marah, ia bahkan memerintahkan kepada Yin agar mengambilkan bubur juga untuk Or ji oh.

"ambilkan juga buburnya." perintah ibu pimpinan pada Yin, dan dijawab Yin tanpa bantahan, "baik bu" jawab Yin begitu patuh, lalu mengambil bubur untuk Or ji oh dan memasukkan nya di mangku kecil yang berbeda, setelah dirasa cukup ia pun meletakkannya didepan Or ji oh. "cobalah" katanya pada Or ji oh dan lagi-lagi Or ji oh tidak berkata apa-apa, ia hanya memindahkan sendoknya ke mangku yang berisi bubur campur itu, lalu memakannya dengan perlahan.

Melihat itu Yin tersenyum begitu pula dengan ibu pimpinan, "kalian juga makanlah!" kata ibu pimpinan mempersilahkan yang lain untuk makan, sebagai orang yang paling tua sekaligus tuan rumah, tentunya setelah hatinya tenang, karena sejak tadi memang Or ji oh yang ditunggu oleh ibu pimpinan sebelum memerintahkan semua untuk makan, dan semuanya menjawab dengan anggukkan, tak berani membantah perintah ibu pimpinan.

Semuanya makan tanpa suara, bahkan kedua anak Ye Eun yang tadinya rewel juga kini ikut diam seolah mengerti.

lima menit, sepuluh menit dan lima belas menit telah berlalu, semuanya masih hening, untuk sesaat hanya dentingan kecil suara sendok yang sesekali berbunyi.

"bagaimana? apakah masakan ibu enak?" tanya Yin bertanya pada Or ji oh, setelah Or ji oh menghabiskan makannya, karena sejak tadi ia terus memperhatikan Or ji oh yang makan dengan tenang. "hmm, enak." jawab Or ji oh dengan diiringi anggukan menjawab dengan jujur, karena masakan ibu mertuanya memang enak.

"kalau begitu tambah sedikit lagi!" ujar Yin senang mendengar jawaban Or ji oh dan ingin menambahkan sup ke mangku Or ji oh, tapi Or ji oh segera mencegahnya, "bu, sudah." kata Or ji oh dengan menahan tangan Yin sopan dan menjauhkan mangku nya yang telah kosong agar Yin tidak mengisinya kembali, karena ia tidak sanggup kalau disuruh makan lagi.

Membuat Yin sedikit kecewa, namun Oh ji oh menyadari itu, "masih ada nanti malam" lanjut Or ji oh menghibur ibu mertuanya itu, bahwa ia akan makan lagi nanti malam. "baiklah kalau begitu ibu akan memasak menu lain untuk nanti malam." tutur Yin sembari melepaskan tangannya dari gagang sendok sup, setelah terhibur dan tak lagi terlihat kecewa, karena ia memang suka melihat Or ji oh memakan masakannya. "hmm" angguk Or ji oh dan tersenyum lega lalu mulai bersikap bangkit dari kursinya, namun saat akan berdiri "ah!" pekik Or ji oh tidak terlalu keras karena sedikit terkejut, sebab sesuatu mencakar kakinya, namun lebih seperti memain-mainkan kakinya.

sontak semua orang melihat kearah Or ji oh dengan pandangan bingung, begitu pun dengan Or ji oh sendiri, tapi ia lebih terlihat penasaran dari pada bingung dengan apa yang baru saja mencakar kakinya, oleh sebab itu ia langsung menunduk melihat kebawah meja, mencari tahu binatang apa yang baru saja mencakar kakinya. "ada apa sayang?" tanya Yin yang bingung melihat Or ji oh yang menunduk melihat kebawah meja, "tidak tahu bu, baru saja ada yang mencakar kakiku." jawab Or ji oh menjelaskan tanpa melihat Yin.

"benarkah? apa?" tanya Yin dan ibu pimpinan bersamaan, dan mulai ikut melihat kebawah meja, sedangkan yang lainnya masih terlihat bingung, karena sejak tadi mereka disana, tidak ada yang mencakar kaki mereka. "kucing kecil" jawab Or ji oh setelah mengetahui siapa yang telah mencakar kakinya.

"kucing?" kata Yin bingung karena selama ini tidak ada kucing dirumah mereka.

Sementara Or ji oh terlihat senang saat ia melihat kucing itu, "Hai" katanya pada kucing itu pelan dan sama sekali tidak marah meski kucing itu telah mencakar kakinya, ia bahkan tersenyum saat melihat kucing itu dan menyentuhnya dengan lembut, "apa yang kamu lakukan disini?" tanyanya pada kucing kecil itu meskipun kucing itu tidak akan menjawab. Ia mengelus kucing itu lembut lalu mengangkatnya kucing itu dan mengeluarkannya dari bawah meja, agar semua orang juga dapat melihat kucing kecil itu.

"siapa yang membawanya kemarin?" tanya Yin sama dengan apa yang ditanyakan oleh ibu pimpinan, setelah melihat Or ji oh mengeluarkan kucing itu, dan kemudian melihat kearah Seol meminta penjelasan, karena mereka benar-benar tidak tahu ternyata benar-benar ada kucing kecil dirumah mereka.

"tuan muda yang membawanya semalam nyonya besar" jawab Seol memberi tahu siapa orang yang membawa kucing kecil itu sambil mendekat. "oh pil sun?" kata Or ji oh menyebut nama Oh pil sun dengan kening sedikit mengerut mendahului ibu mertuanya, seperti tidak percaya dengan apa yang didengarnya, karena seingatnya, dulu Oh pil sun tidak menyukai binatang.

"kenapa? kenapa dia membawanya?" tanya Yin tidak mengerti dan merasa aneh, karena sejak dulu Oh pil sun tidak suka dengan binatang peliharaan.

"sepertinya kasihan, karena kucing kecil ini sendirian saat hujan lebat semalam." jawab Seol asal, karena dia juga tidak tahu alasannya, tapi yang jelas semalam memang hujan sangat deras, bahkan disertai dengan badai. Sontak mendengar itu Or ji oh langsung melihat kearah Seol.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!