Di saat Alice selalu merasakan kekecewaan dari keluarga dan hubungan asmaranya, Carlos datang dalam hidup Alice untuk mengantikan rasa kecewanya menjadi kebahagiaan.. Namun di saat Alice sudah percaya dan memberanikan dirinya untuk berharap bisa bahagia di tengah kecewanya terhadap keluarganya, Carlos menghilang.. Carlos pergi tanpa meninggalkan jejak, seketika membuat Alice mempercayai jika di dunia ini tidak ada yang bisa membuatnya bahagia
Bab 19
Alice sangat terkejut dengan siapa yang memasuki ruangannya.. ketika orang itu sudah memeluk cucu - cucunya, Alice menghampirinya dengan ekspresi terkejut.
“Tante Mayang?” Tanya Alice hati - hati.
“Halo.. Alice sudah lama kita tidak bertemu ya..” jawab orang yang di sebut Alice tante Mayang.
Alice mengenal tante Mayang karena tante Mayang sering memesan makanan dari Restoran untuk acara keluarga dan sering mengadakan acara arisan di Restorannya.. tapi ia sudah lama tidak bertemu dengan tante Mayang dan tante Gisella.
“Iya sudah lama banget tante tidak ke Restoran, sehat tan? Tante Gisel mana tan? Biasanya selalu berdua.” Tanya Alice sambil tersenyum manis
“Kami sehat - sehat kok.. tapi ini jeng Gisel lagi keluar kota temenin suaminya ada urusan pekerjaan, makanya cucu kembar saya ini ikut papanya meeting di luar. Saya juga ada urusan di butik jadi baru bisa nyusul cucu.” Jawab tante Mayang
“Puji Tuhan sehat - sehat semua.. oh.. apa tante mau makan siang juga? Biar saya minta tolong anak - anak yang jaga di depan mengambilkan menu untuk tante.” Tanya Alice
“Hhmm… boleh juga deh, lice.” Jawab tante Mayang.
Alice langsung memanggil karyawannya untuk di bawakan menu melalui interkom yang ada di meja kerja Alice. Setelah karyawannya keluar membawa pesanan tante Mayang, Alice banyak mengobrol dengan tante Mayang, Liam dan Lillian.
Setelah mereka selesai makan, Alex dan Carlos masuk ke ruangan Alice. Carlos menjemput mama mertua dan anaknya, Alex datang karena Kiarra tidak bisa mampir karena ada tugas kelompok.
“Nih bang nanti tolong kasihkan ke Kiarra ya.” Ucap Alice sambil memberikan phone strap yang ia buat.
“Lah.. ini beli di mana? Berapa biar abang transfer saja ya.” Tanya Alex
“Enggak beli kok, itu aku buat sendiri kemarin pas banget ada waktu senggang.. jadi tidak perlu bayar.” Jawab Alice..
Lillian yang mendengar apa yang di ucapkan Alice langsung teringat dengan gantungan yang ada di resleting tas barunya, ada gantungan juga..
“Bearti ini aunty juga yang buat?” Tanya Lillian sambil menunjuk ke gantungan yang ada di ransel barunya.
Tante Mayang, Carlos dan Alex hanya mengamati saja dari sofa tempat mereka duduk.
“Iya benar.” Jawab Alice sambil tersenyum mengelus kepala Lillian
Alex langsung metransfer ke rekening Alice, “lice, no rekening tidak berubah kan?” Tanya Alex
Alice yang tidak curiga dengan pertanyaan Alex hanya menganggukkan kepalanya sambil fokus ke Liam dan Lillian..
Akhirnya Alex dan Carlos memutuskan untuk pulang.. Carlos ingin membawa mama mertua dan anak - anaknya mengunjungi makam istrinya. Sebelum pulang, Liam dan Lillian merapikan buku yang ada di karpet bulu itu lalu membawa tasnya pulang karena itu pemberian dari Alice.
Mereka sangat senang dapat membawa pulang tas ranselnya, karena memang Alice memilih untuk mereka. Jadi ia tidak masalah jika anank - anak mau membawa pulang tasnya.
Lillian sampai mencium pipi Alice dengan semangat karena di beri tas ransel baru beserta dengan isinya. Suasana ruangannya sudah sepi, akhirnya ia pun siap - siap untuk pergi ke Cousin’s corp karena ada meeting dengan klien.
Sesampainya di sana, Alice sudah di tunggu oleh Dini asistennya di Cousin’s corp. Dini langsung menyerahkan tabnya yang berisi berkas yang harus Alice baca, karena sudah waktunya meeting.
Alice juga sudah menganti bajunya, yang tadinya hanya celana panjang jeans dan kaus kebesaran.. sekarang sudah memakai pakaian kerja dengan blazer.. Alice langsung ke ruang rapat karena untungnya ia cepat sampai, kalau tidak ya sudah di pastikan bakal terlambat.
Meetingnya berjalan lancar, Alice sudah kembali ke ruangannya yang ada di kantor itu dengsn wajah yang terlihat sangat cerah. Setelah menyelesaikan beberapa berkas, Alice pulang ke rumahnya.
Sesampainya di rumahnya ia langsung membersihkan diri dan memesan makanan, karena hari ini ia malas untuk masak. Ia memakan makan malamnya sambil menonton film ia sukai.. selesai makan, ia langsung membereskan bekas makanannya dan langsung membuangnya ke tempat pembuangan sampah yang ada di sudut pagar rumah.
Setelahnya Alice melanjutkan kegiatan menontonnya, di sela waktu menontonnya ponselnya berdeting pesan masuk.
08xxx
Selamat malam, maaf menganggu saya Carlos.. hanya ingin menyampaikan terima kasih sudah menemani anak saya bermain tadi siang.
Alice sangat terkejut membaca pesan dari Carlos, ia hanya bisa memandangi ponselnya tanpa tahu hsrus bagaimana membalasnya