NovelToon NovelToon
Ku Rebut Kembali Semua Milikku

Ku Rebut Kembali Semua Milikku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Diam-Diam Cinta / Mengubah Takdir
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Alisha Chanel

Tamara, seorang gadis muda berusia 19 tahun rela menjadi pelayan demi membalas dendam pada orang-orang yang telah menyakiti keluarganya.

Namun saat sedang menjalankan misi, hal yang tak terduga terjadi. Tamara terlibat cinta segitiga dengan suami majikannya.

Akankah misi Tamara untuk balas dendam berhasil? ikutin terus kisahnya ya🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alisha Chanel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia milikku

Dua hari telah berlalu sejak malam berdarah itu. Tamara setia menjaga Dion yang masih terbaring kaku di ruang perawatan intensif. Ia bahkan tidak ragu saat jarum besar menusuk kulitnya demi mendonorkan darahnya sendiri, karena stok golongan darah Dion sedang kosong di bank darah rumah sakit.

"Biar saya saja, Suster," ucap Tamara lembut saat seorang perawat masuk membawakan nampan berisi baskom air hangat dan handuk kecil untuk menyeka tubuh Dion.

Perawat itu tersenyum simpul, menyerahkan perlengkapan itu kepada Tamara. "Kau pasti sangat mencintai pacarmu, ya? Sudah dua hari pria ini tidak sadarkan diri, dan kau tidak pernah beranjak sedikit pun dari sampingnya. Tidurmu pun hanya di kursi itu saja."

Wajah Tamara memerah seketika. Ia menggeleng cepat, mencoba meluruskan kesalahpahaman. "Tidak, bukan seperti itu, Suster. Dia... dia bukan pacarku. Dia terluka karena melindungiku, jadi sudah sewajarnya aku membalas kebaikan dia dengan menjaganya."

Perawat itu terkekeh pelan sambil merapikan tiang infus. "Terserah apa katamu, Nona. Tapi di mataku, kalian adalah pasangan yang luar biasa. Yang satu rela mempertaruhkan nyawa, dan yang satu lagi rela memberikan darah dan waktunya. Jika itu bukan cinta, lalu apa?"

Tamara terdiam, tak mampu membantah lagi karena ia tahu penjelasan apa pun akan terasa sia-sia di telinga perawat yang sudah terlanjur baper itu. Setelah perawat itu keluar, suasana kamar kembali hening, hanya menyisakan suara ritmis dari monitor jantung.

Tamara mulai memeras handuk hangat, lalu dengan perlahan menyeka wajah Dion. "Ternyata, kau terlihat jauh lebih tenang dan tampan saat sedang tertidur seperti ini," bisiknya sangat pelan, seolah takut membangunkan raksasa yang sedang lelap.

Tangan Tamara bergerak turun, membuka satu per satu kancing kemeja pasien yang dikenakan Dion untuk membersihkan bagian dadanya. Saat helai kain itu tersingkap, gerakan tangan Tamara mendadak membeku. Jantungnya berdegup kencang.

"Kenapa aku baru menyadari kalau tubuh Tuan Dion seindah ini?" batin Tamara takjub. Matanya tak berkedip menatap deretan otot perut yang keras dan bidang, roti sobek yang terbentuk sempurna. Saat mereka memadu kasih malam itu, Tamara terlalu diliputi rasa takut dan gugup hingga tak sempat memperhatikan betapa atletisnya tubuh pria di depannya ini.

Dengan sedikit gemetar, Tamara mulai mengusap dada bidang Dion dengan handuk hangat. Namun, baru saja handuk itu menyentuh kulit Dion, sebuah sentakan keras menghantam bahunya.

"LEPASKAN! Berani sekali kau menyentuh suamiku dengan tangan kotormu itu!"

BRAKK!

Tamara terpekik kaget saat tubuhnya didorong dengan kasar hingga ia jatuh tersungkur ke lantai yang dingin. Baskom air hangat di tangannya terguling, membasahi lantai dan seragamnya.

Tamara mendongak dan mendapati Giyandra berdiri di sana dengan wajah merah padam karena murka. Nafas wanita itu memburu, matanya menyalak tajam seolah ingin menguliti Tamara hidup-hidup. Giyandra, yang seharusnya masih dirawat, entah bagaimana sudah berdiri di sana dengan aura kebencian yang meledak-ledak.

"Dasar pelayan murahan! Apa yang kau lakukan pada suamiku? Berani-beraninya kau membuka kancing baju Dion dan menyentuh tubuhnya seenak jidatmu!" hardik Giyandra dengan suara melengking yang memecah keheningan ruangan.

"Saya... saya hanya membersihkan tubuh Tuan Dion, Nyonya. Itu tugas saya," jawab Tamara terbata-bata sambil bangkit dan membersihkan debu di bajunya.

"Tugas? Tugasmu hanya menyapu dan mencuci piring! Bukan merayu suami orang!" Giyandra kembali mendorong bahu Tamara dengan kuat. "Aku tahu maksudmu! Kau memanfaatkan keadaan saat dia tidak sadarkan diri untuk mengumbar rayuan murahanmu! Dasar jalang!"

Giyandra tidak berhenti di situ. Ia mulai memukul dan mencakar lengan Tamara dengan emosi yang tak terkendali. "Kau pikir aku tidak tahu apa yang ada dipikiranmu?! Kau pikir aku buta?! Sejak awal aku sudah tidak suka melihat wajahmu yang sok suci itu!"

Tamara hanya bisa bertahan dan menangkis pelan, ia tidak berani membalas karena sadar posisinya sebagai bawahan, meski rasa sakit di lengannya sudah tak tertahankan.

"Berhenti, Nyonya! Saya tidak melakukan kesalahan! Tuan Dion terluka karena melindungi saya, jadi wajar kalau saya menjaganya!" seru Tamara berusaha membela diri.

"Melindungi? Omong kosong!" Giyandra tertawa sinis, air mata kemarahannya menetes. "Dion itu milikku! Harta dan tubuhnya adalah milikku! Kau tidak boleh menyentuhnya sedikitpun!"

Di tengah keributan itu, tiba-tiba suara monitor detak jantung di samping tempat tidur berubah menjadi lebih cepat. Tut... Tut... Tut... Suaranya meninggi, menandakan adanya gangguan.

Dan secara perlahan... kelopak mata Dion mulai bergerak-gerak.

"Tuan... Tuan Dion akhirnya sadar!" seru Tamara panik, ia mencoba mendekat untuk memanggil perawat, namun Giyandra malah mengira Tamara ingin mendekati Dion lagi.

"Jangan dekati suamiku!" Giyandra mengambil benda keras di atas nakas, sebuah vas bunga kecil, dan siap melempar ke arah Tamara. "Aku akan membunuhmu sebelum kau merusak rumah tanggaku!"

Saat Giyandra mengangkat tangannya siap melempar, tiba-tiba sebuah tangan kuat dan dingin mencengkeram pergelangan tangan wanita itu dengan sangat kuat.

AKH!

Giyandra meringis kesakitan dan menoleh kaget.

Dion sudah membuka matanya lebar-lebar. Wajahnya pucat namun tatapannya begitu mengerikan, penuh amarah yang menakutkan.

Bersambung...

 

1
Dew666
👄👄👄
Dew666
🩵🩵🩵
Dew666
💄💄
Dew666
🔥🔥🔥
Dewi
fokus saja dengan misimu tamara, jangan terkecoh sama Dion
Dewi
Dion udh suka sama tamara, makanya nolak giandra
Dewi
Dion suka sekali bermain api
Dew666
💃💃
Jengendah Aja Dech
❤️
Dew666
🥰🥰
Dew666
🥰🥰
Dewi
kayaknya tamara mau balas dendam karena dion atau istrinya sudah menghancurkan keluarganya
Dewi
misi apa tuh?
Dew666
👑👑
Dew666
💜💜
Dew666
🌹🌹
Dew666
💎💎
Dew666
💐💐
Dew666
💐💐💐
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!