Bagaimana jika Cinta pertama yang kamu pendam selama ini, Tiba-tiba menjadi saudara tirimu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My. dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
19
“Brengseeekk….!!!” Maki Zay saat memantau Brandon kehilangan fokusnya. Dan untuk saat ini Lucky di barisan paling depan.
“Dia memang pedang bermata dua, selagi tau cara mainnya kita aman,” jelas Mike.
“Itu cuma akal akalan gue aja, supaya dia pulang dari lingkungan ini,” jelas Biru dengan tenang.
Mike tersenyum, “tapi di sisi lain Lu dapet mobil, tanpa berbuat baik ke dia,” jelas Mike.
“Se’engaknya mobil gue balik, soal dia gue udah mundur,” jelas Biru kepada Mike dengan tersenyum hambar.
“Lemah banget, gitu doang udah mundur,” ejek Mike.
“Dia berharap nya gue jadi kakaknya, nggak lebih dari itu, dan itu hak dia juga,” jelas Biru.
“Rencana Lu apa?” tanya Mike kepada Biru.
Biru menghela nafasnya, “Wujudkan mimpi Mama dulu,” jawab Biru sambil mendongak ke arah langit.
“Bisnis bokap Lo?” tanya Mike lagi.
“Gue nggak peduli,” jawab Biru dengan yakin. “Gue mau melangkah di jalan gue sendiri bang,” jelasnya lagi.
“Gue selalu suport Lo Ru,” ucap Mike sambil menepuk pundak Biru.
“Thanks bang,” jawab Biru tersenyum bangga.
Sorak sorai mulai menyambut kedatangan Lucky yang jauh di depan dan unggul dari Brandon. Hingga suara decitan ban mobil bergesekan dengan aspal dan menyentuh garis finis.
“Thanks Bro kerja kerasnya,” ucap Mike bangga dengan tawa lebarnya.
Zay melemparkan sebungkus uang dalam kantong kresek berwarna hitam ke dada Biru dengan wajah masamnya. “100 juta yang kita janjikan,” ucapnya dengan wajah kesalnya.
“Thanks Bro, atas partynya dan tantangannya,” ucap Biru dengan wajah semringah saat membuka kantong kresek tersebut, yang berupa uang gepokan warna merah semua.
“Gimana aman?” Tanya Mike ke arah Biru.
“Aman, partyyyyyy….!!!” teriaknya ke arah semua teman-teman nya.
Semua langsung bersorak penuh kemenangan, dan masuk mobil masing-masing meninggalkan lintasan area balapan mereka.
Mike langsung mentransfer 50% hasil balapan mereka ke rekening Lucky, dan 20% ke Biru, “kenapa gue dapet?” Tanya Biru bingung karena malam ini dia nggak ikut tanding.
“Atas permintaan Lucky sendiri,” jawab Mike santai.
“Lu yang udah bantuin gue menang dari balapan malam ini,” jelas Lucky sambil menyalakan rokoknya. “Soal senja tadi, kayaknya Brandon kehilangan fokus sejak Senja pulang,” ucap nya lagi sambil terkekeh.
“Asseekk….!!!” Iklas nih?” Tanya Biru memastikan.
“Lu kayak sama siapa aja bangsat…!!” Maki Lucky.
“Mantap nih, sekali dayung dua tiga pulau terlampaui,” saut Dirga yang saat ini merangkul pundak Biru.
“Tenang Lo selama sebulan makan gratis di kampus, Lucky yang bayar,” ucapnya sambil tertawa.
“Bajingan…!!” Maki Lucky hingga membuat semua orang tertawa lepas.
Karena sudah dini hari mereka langsung pulang ke rumah masing-masing. Begitu juga dengan Biru yang langsung pulang ke rumahnya.
Kali ini Biru pulang lewat pintu utama tanpa memanjat balkon, tetapi siapa sangka saat mau naik ke tangga dia malah berpapasan dengan Senja yang saat ini membawa gelas kosong ke bawah.
Senja hanya diam membisu seolah olah dia bertemu dengan predator yang siap memangsa nya, tubuhnya membeku sulit untuk di gerakkan.
Biru berjalan dengan tenang, tanpa melihat Senja, dan dia melewatinya begitu saja, seolah olah Senja tidak ada di hadapannya.
Senja mulai mengerjap ngerjapkan matanya, dia masih tidak percaya dengan kejadian saat ini, dia mencoba mencernanya sambil mencubit lengannya sendiri untuk memastikan bahwa ini bukan mimpi.
“Aaawwhh…” rintihnya kesakitan. “Syukurlah…!!” Ucapnya lagi sambil mengelus dadanya, lalu dia berjalan cepat menuju dapur dan mengambil minum.
...----------------...
..."Semoga Suka Ya☺"...
semangat 🙏😍