AFI seorang gadis yang berusia 21 tahun ,yang masih menduduki bangku perkuliahan yang harus menikah muda karna perjodohan dengan seorang abimana
salah seorang dokter muda ,sifat nya yang dingin ,cuek, dan muka datar nya namun tidak untuk istri nya ,ketika bersama istri nya Abi selalu bersikap lembut ,bawel, dan yang tentunya selalu menyayangi dan mencintai AFI,,,
jangan lupa mampir ke cerita ku ...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aini saputri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 18
Suara bel rumah membuat Afi bergegas kedepan untuk melihat tamu yang datang ,saat membuka pintu. Dia melihat seorang pria membawa sebuket bunga.
"Dengan Mbak Afi ?"
"Iya , saya sendiri !"
"Ada kiriman bunga untuk Mbak"
"Dari siapa ?"
"Nggak ada nama pengirimnya mbak. Sipengirim sengaja meminta agar identitas nya di sembunyi kan"
Afi mengerut kan keningnya menimang-nimang mau menerima bunga itu atau tidak,
"Silah kan di terima dan tanda tangan disini,"
pria tersebut memberikan nota, penerimaan yang harus di tanda tangan Afi.
Tak mau menyulitkan pekerjaan si kurir.
Afi segera menanda tangani nya, setelah bunga tersebut diterimanya, Afi mengambil amplop warna biru yang terselip di buket tersebut.
"Bunga dari siapa ?" Afi terkejut dan reflek menoleh mendengar suara suami nya , entah kapan datang nya, suami nya itu sudah berdiri di belakang nya.
"Afi nggak tahu" sahut Afi sambil mengidikkan bahunya, lalu dia membuka amplop dan mengambil secarik kertas Yang ada di dalam nya.
(ana uhibbuki ya afiza ghania) gumam Afi membaca apa yang tertulis di sana.
Afi seketika menatap Abi sambil menggeleng, dia takut suami nya itu akan salah faham.
"Sumpah Afi tidak tahu siapa yang mengirim ini mas Abi" Afi panik sendiri sampai wajah nya pias ,
"Menurut kamu siapa yang kemungkinan mengirim nya" tanya Abi datar.
"a, Afi nggak tahu mas ," Afi kembali menggeleng
"Yakin nggak tahu ?"
"Yakin mas !" Afi memegang sebelah lengan Abi, berusaha meyakin kan jika benar benar tidak tau siapa yang mengirim nya bunga.
Afi mengangguk, Abi berdecak pelan, laki-laki itu merasa kesal melihat bunga yang di genggam Afi, Abi mengambil bunga di tangan Afi lalu membuang nya kedalam tong sampah, dan berlalu pergi begitu saja, meninggal kan Afi yang masih mematung.
Afi menatap punggung Abi yang semakin menjauh ." dari siapa sih, baru juga ngatain perasaan sama suami udah ada yang ngusik" ucap Afi mengomel tak jelas
"Mas Abi marah ?" tanya Afi yang mengekor di belakang suami nya.
"Tidak !" jawab Abi
"Lalu kenapa mas Abi cemberut" tanya Afi kembali , Abi membalik kan badan nya, dan menatap istri nya itu.
"mas cemburu" ucap Abi dan setelah nya berlalu ke meja makan.
Afi segera menyusul Abi.
terlihat suami nya itu terduduk dikursi makan ,sambil ngemil udang goreng krispi, wajah nya terlihat kesal,
Cup...
Afi mendarat kan kecupan di pipi suami nya itu .
"Afi minta maaf ,"
"Kamu tidak salah" jawab Abi
"Trus kenapa mas abi kesal nya sama Afi ?"
"Karna mas nggak tau siapa yang berani ngapelin istri mas" jawab Abi spontan .
"Afi only loves mas Abi "
( Afi hanya mencintai mas Abi )
Abi yang mendengar penuturan Afi, langsung berdiri dan memeluk istri nya itu.
"Thank you my wife" Abi menangkup pipi Afi lalu menghujani wajah nya dengan kecupan.
setelah puas mencium seluruh wajah Afi, Abi mendarat kan bibir nya pada bibir Afi
Afi mengambil nafas sebanyak banyak nya, saat pangutan bibir mereka terlepas, Afi masih terlalu kaku saat Melaku kan nya, karna ini ada lah pengalaman pertama nya.
Setelah nya Abi kembali menyatu kan bibir mereka. Laki-laki itu tak puas-puas menikmati bibir manis istrinya itu,
"Apa mas Abi bisa, meminta hak mas sekarang sayang ?" tanya Abi setelah ciuman nya berakhir.
Afi menunduk dengan wajah bersumbu merah, mengangguk pelan tanpa berani menatap wajah suami nya,
"See ," Abi mengangkat dagu Afi membuat gadis itu menatap kedua mata nya. Untuk beberapa saat, hanya mata yang berbicara mengungkap kan cinta melalui pandangan kedua nya.
"I love you my wife, I love you so much ." ucap Abi tak bosan bosan nya mengungkap kan rasa cinta nya untuk istri nya.
Abi mengecup kening Afi lama,
"I love you to my husband, I love you so much" Afi melingkar kan kedua tangan nya di di leher Abi lalu menyandar kan kepala nya di dada bidang laki laki itu .
Abi mengurai pelukan Afi mengangkat nya hati-hati lalu membawa istri nya ke dalam kamar mereka yang ada di lantai dua .seakan tak pernah bosan Abi memandang wajah cantik istri nya .
Sampai-sampai Afi malu dan menyembunyi kan wajah nya di dada abi .
pelan-pelan Abi menurun kan Afi di atas ranjang, jantung nya berdetak sangat cepat , begitu pun dengan Afi, Abi memandang wajah istri nya itu menyentuh inci demi inci wajah afi hingga berakhir di bibir merah pink yang tampak menggoda ...
BERSAMBUNG....
jangan lupa tinggalin jejak nya guys ...