NovelToon NovelToon
Dendam Ratih Dan Cinta Sang Pangeran Ular

Dendam Ratih Dan Cinta Sang Pangeran Ular

Status: sedang berlangsung
Genre:Suami Hantu / Iblis / Misteri / Roh Supernatural
Popularitas:16.7k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Sabina

Ratih gadis miskin yang lugu dari Desa Cempaka yang di cintai oleh sosok Siluman ular yang berusia ribuan tahun----Setelah cintanya dikhianati oleh Arya, anak kepala Desa dusun Cempaka. Ratih Dipaksa membuat Perjanjian pernikahan dengan Pangeran Naga Seta yang sudah terobsesi pada Ratih----demi keamanan desanya lewat pernikahan gaib.
Warga Desa yang kembali terikat dengan Siluman ular penghuni aliran Sungai Seta harus memberikan sayeba setiap sebulan sekali untuk Siluman ular penghuni sungai, akankah warga desa terlepas dari perjanjian gaib ini.
Mengisahkan Dendam, Sakit hati, dan Perjanjian gaib di jadikan satu dalam novel ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Sabina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

MOHON PERHATIAN DISINI ADEGAN DEWASA, JIKA DI BAWAH UMUR TOLONG DI SKIP!!!

POKOKNYA UPDATE SATU HARI SATU BAB SESUAI JANJI AKUUU!!!!

Ratih memejamkan matanya merasakan bibirnya dengan milik Naga Seta menyatu----tak merasakan bibirnya bersentuhan dengan seekor ular----hanya bibir manusia yang di rasakannya.

Tubuh kekar pangeran Naga Seta menangkup wajah Ratih, dengan memejamkan matanya---gadis ini bisa merasakan hangatnya dekapan pria kembali---setelah hubungannya bersama Arya kandas.

"Berbaringlah," pinta Naga Seta dengan lembut.

Ratih yang mengenakan jarik batik warna hitam dengan motif kawung, tangannya membenarkan kain yang melekat di tubuh cantiknya----di depan dada dan kakinya agar bisa berbaring.

Naga Seta dengan lembut mencium leher Ratih dan memperlakukannya dengan penuh cinta, kain yang melekat di tubuh Ratih perlahan di lepas.

"Bisakah kamu pelan-pelan, ini yang pertama buatku."

Ratih mengatakan kalimat itu dengan lugu, kepada siluman ular yang sekarang menjadi suaminya.

"Tenang saja Dinda...malam ini kamu akan melakukan penyempurnaan, jadi kamu memiliki kekuatan dengan separuh sepertiku."

Ratih hanya memejamkan mata dan membiarkan Naga Seta melakukan ritual penyempurnaan, dirinya pasrah saat Naga Seta menyentuh tubuhnya.

Malam ini sebuah lilin di kamar tertiup angin, searah dengan arus sungai Seta yang kencang menerbangkan lilin-lilin menjadi lampu di kamar----Dua mahkluk berbeda dunia yang melakukan pergulatan intim.

Ratih yang berbaring jika di lihat oleh mata awam manusia-----tengah memeluk ular raksasa warna putih, besarnya hampir sepohon kelapa dan mungkin lebih besar lagi.

Gadis manusia ini sudah terikat selamanya menjadi pendamping Siluman ular pengganti Kanjeng Ratu Minanti----Ratih merasakan jika malam ini kep*rawanannya sudah di serahkan demi keamanan Desa Cempaka.

Tubuhnya merasakan kenikmatan yang tak biasa, seolah lebih puas saat---melakukannya dengan mahkluk yang bukan sesama manusia.

Tangan kekar Naga Seta menatap wajah Ratih yang tidur----wajah yang lugu, "apa dia menikmatinya?" batin Naga Seta menatap Ratih.

Telapak tangannya lalu menepuk-nepuk pipi Ratih dengan lembut, lalu mata Ratih yang terpejam langsung terbuka melihat wajah tampan Naga Seta.

"Ganti posisi Dinda, kau di atas, aku di bawah," ujar Naga Seta.

Ratih yang masih setengah mengantuk hanya mengangguk patuh, dirinya mengubah posisi yang tadi tiduran menjadi di atas Naga Seta.

Kain jarik yang melekat di tubuh Ratih, perlahan jatuh ke lantai, dari atas kasur menyisakan keduanya bergumul---demi melakukan penyempurnaan.

Ratih duduk di atas ular raksasa putih tanpa sehelai benang, jika di lihat dengan mata manusia biasa.

Tapi dalam pandangan Ratih ular putih Raksasa ini----ialah sosok tampan dengan tubuh atletis yang menjadi suaminya.

Di bawahnya Ratih bukan melihat ular--- Tapi pria berwajah tampan dengan tubuh atletis, rambutnya panjang penuh wibawa yang juga tanpa mengenakan sehelai benang.

Tangan kekar Naga Seta menyentuh bagian depan Ratih, seolah ada sensasi menggelanyar antara ledakan nikmat sang pelaku perjanjian.

Ratih harus berusaha menyenangkan Naga Seta, karena disini dirinya bukan untuk bersenang-senang dengan kemewahan atau mengenai hal intim privasi---tujuannya disini adalah menjaga keseimbangan alam----demi menjaga Desa Cempaka dan Desa sekitarnya.

Tangan Naga Seta sesekali menyingkirkan rambut Ratih yang di depannya---menghalangi pemandangan dimana Naga Seta ingin menatap wajah Ratih nan ayu.

Ratih menggeliatkan pinggul seirama dengan waktu ritual---sebuah ritual penyempurnaan yang akan menjadi takdir Ratih seumur hidupnya.

Mata Ratih seolah tak mengantuk atau sayu lagi, karena hasrat membumbung sanubarinya sudah menyala---aroma dupa di kamarnya yang di pasang oleh para dayang menjadi penyemangat aktivitas keduanya.

Asap dupa yang membumbung di udara seirama dengan angin yang menerbangkan tirai---kain sutra di ranjang empat tiang itu, menjadi saksi desahan gadis manusia yang memeluk ular Raksasa berwarna putih.

Siluman ular itu seolah melakukan ritual penyempurnaan ini, ingin memberikan Ratih tubuh yang sempurna. Waktu demi waktu berlalu---Ratih menjerit saat titik puncak kenikmatan mengelayar di hatinya.

"Dinda---dinda---jangan berhent--berhenti---du--dulu, tolong---bu-buat--aku---me--men-yelesaiakan---ini--sam--pai akhir," ujar Naga Seta yang posisinya Ratih di atasnya.

"Ma-mas--Naga-Naga Seta," kata Ratih yang matanya berair dengan ledakan nikmat dari ritual penyempurnaan ini.

Naga Seta masih berpacu menunggangi tubuh Ratih, sampai dirinya melakukan setidaknya pelepasan sekali untuk bersama istrinya yang dari bangsa manusia ini.

Ratih sudah melakukan titik puncak dengan posisi dirinya di atas Naga Seta, lalu tak lama siluman ular ini melakukan sekali pelepasan.

Pada Akhir pelepasan dan ledakan nikmat, Naga Seta dengan bibirnya menikmati bagian depan Ratih menggunakan mulutnya.

Ratih langsung tumbang dengan posisi masih sama, Naga Seta di bawah dan----Ratih diatas. Lalu Ratih menaruh kepalanya di dada atletis Naga Seta.

Tangan kekar Naga Seta membelai rambut Ratih dengan lembut, "ritual penyempurnaan sudah usai Dinda...kamu sekarang milikku," ucap Naga Seta dengan lembut membelai rambut Ratih.

"Mas---Mas Naga Seta, Bagaimana keadaan Ibu?" tanya Ratih yang masih dengan napas terengah-engah, seolah aktivitas tadi menguras energinya.

"Panggil aku Kanda atau kakang Mas, Itu akan lebih etis," sahut Naga Seta dengan lembut, tangannya masih terus membelai rambut Ratih yang panjang hitam legam lurus.

"Iy-iya Kakang Mas," jawab Ratih.

Posisi Ratih masih di atas Naga Seta, dengan di peluk. Gadis ini terus menanyakan dimana sang ibu.

"Apa Dayang yang aku kirim tak mengajarimu etika sebelum bertemu aku? Seperti menyapa, memanggil, dan bersikap?" tanya Naga Seta pada Ratih.

"Mereka hanya mengatakan agar aku jangan tidur sebelum Kakang ke kamar," jawab Ratih dengan polosnya.

"Tapi kenapa kamu tidur sebelum aku datang?" tanya Naga Seta dengan kecewa.

"Aku tak bisa menahan rasa kantukku Kanda...karena tadi Kakanda sangat lama sekali," ucap Ratih menjawab dengan polosnya.

"Lain kali...Permaisuri ada peraturan tak boleh tidur sebelum suaminya...itu aturan mutlak Dinda."

Ratih hanya menjawab 'iya' dengan posisi kepalanya di dada Naga Seta dengan pelukan hangat, tangan kekar Naga Seta membelai lembut rambutnya.

"Kakang belum menjawab pertanyaanku," kata Ratih, jiwa manusianya masih ada---penasaran.

*

1
neni nuraeni
mungkin kah anaknya yg melindungi ibunya,,, kalau iya bkl tmbh seruuu ni
Putri Sabina: Yah itu udah insting anak laki-laki kak, kalo dimana² pasti akan melindungi ibunya
total 1 replies
kinoy
kyknya pemuda tu anak Ratih ma seta deh
Putri Sabina: itu kekuatan nya kak dari bangsa siluman🙏
total 1 replies
neni nuraeni
lnjuuut
neni nuraeni: ok deh😉
total 2 replies
🌹🌹Anggita Liani p.🌹🌹
𝐁𝐞𝐫𝐡𝐚𝐫𝐚𝐩 𝐱 𝐬𝐦𝐨𝐠𝐚 𝐀𝐦𝐛𝐚𝐫𝐚𝐰𝐚𝐭𝐢 𝐦𝐞𝐧𝐨𝐥𝐨𝐧𝐠 𝐑𝐚𝐭𝐢𝐡 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐤𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢 𝐤𝐞 𝐝𝐮𝐧𝐢𝐚 𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚 𝐚𝐣𝐚 𝐬𝐢𝐡.
𝐒𝐦𝐨𝐠𝐚 𝐚𝐣𝐚 𝐑𝐚𝐭𝐢𝐡 𝐠𝐚𝐤 𝐝 𝐛𝐮𝐧𝐮𝐡. 😞
Putri Sabina: ikutin aja kak alurnya😄
total 1 replies
neni nuraeni
lnjuut
Putri Sabina: besok lanjut kakak
total 1 replies
neni nuraeni
wiih mantaaap.. lnjut
Putri Sabina: besok kak pasti lanjut kok😄
total 1 replies
🌹🌹Anggita Liani p.🌹🌹
Ke desa Cempaka baru rencana, kpan ksitu nya Rania. 😂
Putri Sabina: sabar atuhh, kan lagi persiapan Dania juga masih sekolah jugaa kak😩
total 1 replies
neni nuraeni
semoga aja Ratih kuat...
neni nuraeni: iya ksian... 🙂
total 2 replies
kinoy
si Ambar cr mati..JD dia yg nambahin racun ke tubuh Ratih..SMG aj CPT ketauan trus dipateni
Putri Sabina: tunggu aja kak, karmanya buat kobra Ambarwati😄 dan orang jahat pasti akan ada karmanya🤭
total 1 replies
🌹🌹Anggita Liani p.🌹🌹
𝐉𝐝 𝐭𝐨𝐤𝐨𝐡 𝐛𝐚𝐫𝐮 𝐧𝐲𝐚 𝐡𝐚𝐧𝐭𝐮 toh😳😆, 𝐠𝐚𝐤 𝐧𝐲𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚 𝐭𝐩 𝐬𝐞𝐫𝐮 𝐣𝐮𝐠𝐚 𝐭𝐡𝐨𝐫. 😂
Putri Sabina: sesuai keinginan readers kak, nanti di bab selanjutnya akan ada banyak tokoh tambahan🙏
total 1 replies
🌹🌹Anggita Liani p.🌹🌹
𝐒𝐦𝐨𝐠𝐚 𝐝𝐞𝐡 𝐏𝐫𝐚𝐛𝐮 𝐍𝐚𝐠𝐚 𝐬𝐞𝐭𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐫𝐚𝐤𝐲𝐚𝐭 𝐱 𝐦𝐞𝐦𝐞𝐥𝐮𝐤 𝐚𝐠𝐚𝐦𝐚 𝐢𝐬𝐥𝐚𝐦 𝐲𝐚. 😃😃
Putri Sabina: aminn😉🙏
total 1 replies
neni nuraeni
jgn smpai dong Ratih meninggal kasian ibu ya,,,
neni nuraeni: ya dehhh
total 2 replies
kinoy
waduh..gmn nasib Ratih y
Putri Sabina: tunggu kelanjutannya kak, besok update koo😄
total 1 replies
Nur Bahagia
kamyuuu nanyaaa? 🤭
Nur Bahagia
ternyata pangerannya jahad 🤨
Putri Sabina: namanya juga siluman kak
total 1 replies
Nur Bahagia
oii pangeran.. pikirin juga dong calon ibu mertua mu
Putri Sabina: Yah begitulah kak, sifat alami siluman😉 egois🤭
total 1 replies
Nur Bahagia
seperti nya pangeran harus mengurangi ego nya 🤭
Nur Bahagia
kenapa pangeran tau2 ngamuk 🤔 jangan bilang kalau kamu masih labil pangeran 🤣🤭
Putri Sabina: bukan labil, dia nggak mau Ratih pergi kak🤐
total 1 replies
neni nuraeni
yaaa bersmbung
neni nuraeni: 👌 othor... dtunggu ya klnjutannya... 🥰
total 2 replies
Nur Bahagia
kalo kamu berhutang budi, harusnya dari dulu kamu bantu Ratih dan keluarga nya biar bisa hidup enak 😁🤭
Putri Sabina: Naga Seta maunya Ratih jadi istrinya kak🥲
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!