Khalisa Aiza az-zahra anak dari pasangan abah mustofa dan uma Maryam, berumur 24tahun.
.
Damian dzaky alvarendra duda tampan yang berumur 35, Damian ialah ceo dari perusahaan d'a group . perusahaan yang ia bangun dengan usahanya sendiri.
.
"apa! mommy ingin jodohin aku dengan anak sahabat mommy. ayolah mom, damian sudah dewasa! damian bisa mencari istri sendiri buat damian mom " kata damian
"kalau bisa kenapa kamu dapat mantan istri model dedemit " sewot mommy
"mommy gak mau tau, kamu harus ikut ke rumah sahabat mommy. " lanjut tegas mommy
bagaimana kelanjutan nya? apakah damian akan menerima perjodohan tersebut?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon isy_yuli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 19
...menjaga melalui doa...
...merindukanmu dalam diam...
...menunggumu tanpa bertemu...
...memintamu dalam sujud...
...mengikhlaskanmu jika bukan untukku...
..."itulah caraku mencintaimu"...
...****************...
sore hari nya pasutri tersebut lagi berjalan jalan di area pesantren, Damian menggengam tangan sang istri dengan erat sedangkan ning Khalisa sangat malu karena di perhatikan oleh para santri walaupun mereka sudah sah.
"sejuk ya sayang di sini kalau sore sore" kata Damian
"iya mas, apalagi di gazebo sana sangat sejuk pas untuk menghafal al qur'an di sana" ucap ning Khalisa , Damian bisa melihat jika istri nya sedang tersenyum di balik cadar nya.
mereka melanjutkan perjalanan, tiba tiba ada suara anak kecil yang memanggil ning Khalisa dengan suara cadel nya.
"kak lisa" teriak bocah perempuan tersebut yang berumur 5 tahun.
Khalisa dan Damian melihat ke suara tersebut. ning Khalisa langsung menunduk mensejajarkan tubuh nya.
"dila sama sapa ke sini hem? " tanya ning khalisa dengan suara lembut nya
"dila baleng cama kak ilham " jawab polos dila
Damian yang sedari tadi hanya memperhatikan mereka, tapi saat dila menyebutkan nama ilham , Damian langsung melihat insten ke arah bocah tersebut.
"sayang" panggil Damian, khalisa melihat ke arah suami nya
"ini dila mas, adik nya ustadz ilham" ucap ning Khalisa
"ustadz ilham" kata Damian dengan suara dingin nya.
Ning Khalisa yang mendengar suara dingin suami nya bergedik ngeri, apa dia salah jawab seperti nya tidak sama sekali.
"kenapa sangat dekat dengan kamu? " tanya Damian masih dengan wajah datar nya.
"dila kadang kadang ikut ustadz ilham ke sini mas" jawab ning Khalisa yang memberanikan memegang lengan suami nya.
"mas.. Khalisa hanya dekat sama dila. khalisa juga gak pernah interaksi sama ustadz ilham jika tidak ada kepentingan yang sangat serius. " ujar Khalisa menjelaskan agar tidak salah paham
"jadi dia memanfaatkan adik nya buat deketin Khalisa . ck" batin Damian dengan perasaan dongkol
dila melihat pasangan yang berada di hadapan nya dengan tatapan polos nya.
"kak lisa, tenapa kakak megang tanan kakak ini. bukanna dak boleh ya? " tanya polos dila
ning Khalisa tersenyum.
"buat kakak boleh, karena kakak ini suami nya kak lisa" ucap ning Khalisa
"cuami" ucap dila, Khalisa hanya menganggukkan kepala nya
"yah, belalti kak lisa dak bica menikah cama kak ilham dong" sendu dila, Damian melotot kan mata nya ke arah dila.
"apa apaan bocah tengik ini. kalau gak ada istri ku udah ku pites tuh anak" batin Damian geram
Ning Khalisa mengeratkan tangan nya ke lengan suami nya.
"dila, dila ke kak ilham ya di anter sama mbak santri. kak lisa ada urusan sama kak Damian " ucap khalisa lalu memanggil santriwati yang kebetulan lewat.
"mbak, sini bentar" panggil ning Khalisa kepada kedua santriwati tersebut.
"iya ning, ada yang kami bantu? " tanya santriwati tersebut
"saya minta tolong buat anterin dila ke ustadz ilham ya mbak" ucap ning Khalisa
"baik ning" ucap mereka.
Setelah mereka pergi membawa dila. Damian langsung melepaskan tangan istri nya dan langsung pergi meninggalkan khalisa.
Khalisa yang melihat itu menghela nafas pelan, pasti suami nya ini lagi marah.
"mas, tunggu Khalisa" panggil ning Khalisa mengejar langkah suami nya, sedangkan Damian terus berjalan walaupun mendengar suara istri nya
"dasar pria brengsek, bisa bisa nya menggunakan adik nya buat deket dengan istri ku" gerutu Damian dengan sorot tajam nya.
Santri dan santriwati yang melihat wajah suami dari ning nya bergedik ngeri.
Bersambung...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Assalamu'alaikum para readers mohon dukungannya ya🙏.. semoga kalian suka baca novel yang aku buat.. jangan lupa di like ya kawan biar aku semangat up nya🙏☺😙😘