Maharani Qirani putri yang di buang kedua orang tuanya karena terlahir sebagai wanita, kedua orang tuanya berharap memiliki anak laki laki.
Bagaimana dengan kehidupan Maharani setelah ini yuk ikuti kisahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon inda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 19
Tanpa mereka sadari sedari tadi pembicaraan mereka di dengar oleh sahabat Malvin, Bagas dan Dafa.
"Kurang ajar sok ganteng kali tu anak, Dafa coba Lo ikuti tu anak gue akan bilang ini semua pada Malvin dan Rani" ujar Bagas
"Ok... Gue akan kesana Lo tunggu kabar dari gue" ujar Dafa lalu pergi dari sana.
Bagas berlari menuju kantin untuk menemui Malvin dan lainya, ia sampai tergesa gesa dan hampir menabrak orang lain.
Sesampainya di kantin Bagas mencari keberadaan Malvin dan Rani, saat melihat keberadaan mereka Bagas segera mendekati mereka dengan nafas tersengal karena jarak yang sangat jauh.
"hah... Hah... Hah.." deru nafas Bagas yang tersengal.
"Minta minum dek haus," uja Bagas meminta minum milik Rani
Setelah meminum ia pun mengeluh,"Terima kasih dek, maaf habis tapi nanti kakak ganti, ya ampun baru lari segini sudah mau mati gara gara gak pernah olaraga lagi jadi gini"
"Iya gak papa kak, tapi kenapa kakak lari lari segala sih?" tanya Rani.
"Iya kenapa sih Lo gas, di kejar hutang Lo?" tanya Malvin heran pada sahabat nya
"Ya ampun sampai lupa, dek ayo ikut kakak ada masalah penting yang harus kamu tau" ujar Bagas menarik tangan Rani pelan
"Eh... eh... eh... Jangan pegang pegang adek gue, kenapa Lo" ujar Malvin kesal
"Ini masalah serius tau gak Lo, adek Lo jdi taruhan oleh manusia bangkek si satria sama si Bayu" jawab Bagas dan itu membuat Malvin dan Manda terkejut sampai membuat Malvin mengebrak meja dan itu membuat semua kaget.
"Apa maksud Lo gas?" tanya Malvin
Mendengar itu Bagas pun mulai menjelaskan semua dari awal hingga ia mendengar semuanya.
"Saat ini Dafa sedang mengikuti tu tikus got" ujar Bagas
"Kurang ajar, sok kegantengan banget tu bocah dua, ganteng juga gak tapi mau mainin anak orang" marah Marvin
"Dari awal aku sudah merasa dia memang gak baik" ujar Manda
"Rani kok kamu diam saja sih, ayo buat dia menyesal karen sudah mau mainin kamu" ujar Manda
"Belum saatnya, nati ada saatnya aku buat anak kesayangan mama itu menderita" jawab Rani
"Eh kok kamu tau jika dia anak mama?, apa kamu kenal dia lebih jauh?" tanya Manda dan Malvin serta Bagas pun penasaran.
Rani memandang ketiganya dan mengangguk," Ada rahasia besar yang aku simpan, nanti akan ku ceritakan dengan kalian tapi tidak di sini" jawab Rani
Baru saja Bagas akan bertanya terdengar suara dering telepon milik Bagas dan ternyata pesan dari Dafa
Dafa : "Kalian cepat kemari, gue ada di belakang kantin tepatnya di gudang yang tidak di gunakan lagi. Kalian harus lihat apa yang terjadi disini cepat, aku sudah merekam dan lihat lah video yang ku kirim jadi cepat sekarang"
"Bagas : " ok "
"Ayo kita kesana sekarang, video dari Dafa sudah gue kirim ke kalian semua" uja Bagas
Setelah itu mereka pun pergi dari kantin menuju gudang belakang.
Tidak lama kemudian meraka pun sampai di gudang, sesampainya di gudang mereka langsung bisa melihat Dafa yang sedang mengintip sesuatu yang ada di dalam gudang itu.
"Daf" seru Malvin pelan
"Ssuttt... Diam lihat itu" jawab Dafa pelan yang sedang merekam semuanya.
Mereka pun menurut dan mulai melihat ke dalam gudang melalui cela jendela.
Saat mereka bis melihat apa yang ada di dalam gudang mata mereka terbelakang tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.
dengan cepat Bagas dan Malvin menutup mata Manda dan Rani.
"Jangan di lihat itu dosa besar" ujar mereka pelan dan itu membuat Rani serta Manda malu dan mengangguk mengerti.
Tidak lama terdengar suara dari dalam gudang.
"Sayang kapan kamu akan membantuku untuk mendapatkan Rani, kamu sudah janji dari awal jika akan membantuku untuk mendapatkan Rani?" tanya Satria
"Maaf sayang bukan aku tidak mau, Rani itu gadis munafik dia sangat sulit jika di ajak bicara apa lagi kamu tau bukan dia itu gadis panggilan om om, padahal aku sebagai sahabatnya sudah berusaha menasehatinya tapi dia tetap keras kepala ingin tetap menjadi seperti itu" jawab Ayunda yang membuat Rani dan Manda terkejut.
"Apa lagi kamu tau bukan, dia itu gadis miskin yang suka kekayaan, jadi dia mencari orang yang kaya dan bisa memberi dia uang banyak lagian kenapa harus Rani sih sayang kayak gak ada cewek lain saja aku sangat kesal dengan Rani bikin malu saja tingkahnya itu" ujar Ayunda menjelekkan Rani
aku bagaimana lagi sayang jika bukan karena Bayu aku juga ogah sama dia yang sok suci, lebih baik dengan kamu yang bisa membuat aku puas" jawab satria
"Tena g saja sayang aku akan segera memutuskan Rani saat itu juga setelah dia menerima aku dan aku bisa mendapatkan motor Bayu, jika aku kalah aku bisa kena marah papa dan akan jadi masalah besar, jadi bantu aku mendapatkan dia hari ini karena waktunya tinggal satu hari" ujar satria.
"Baiklah aku akan bantu kamu, tapi setelah itu putuskan dia di depan orang banyak, dia juga bukanya saingan kamu dalam mendapatkan nilai" jawab Ayunda.
Baru saja satria akan menjawab terdengar suara tendangan pintu sangat kuat dan itu membuat satria dan Ayunda sangat kaget.
"Brakkkk...." dobrakan pintu sangat kuat, yang di lakukan oleh Rani
Melihat Rani menendang pintu hingga terpecah dan lepas dengan santainya, bukan hanya satria dan Ayunda yang kaget tapi juga ketiga kakak kelasnya serta Manda.
Bagaimana tidak pintu yang tebal dan kokoh dapat di pecahkan Rani dengan sangat santai.
"Itu beneran Rani?, kuat banget wahhh luar biasa" ujar Bagas dan Dafa.
"Aku juga baru tau" jawab Manda dan Malvin
Prokkk.... Prokkkk... Prokkk... wah sedang ada pesta dosa ni, bagus banget ya jika satu sekolah tau" ujar Rani sembari duduk di kursi di tengah gudang itu dan di belakangnya ada Manda dan juga Ketiga kakak kelasnya.
"Ra.. Ra... Rani...?" gagap mereka berdua yang sangat kaget.
"Iya ini aku, kenapa Kaget? Udah santai saja tapi maaf jangan dekat dekat kami kalian penuh najis" jawab Rani dengan senyumnya.
"Oh iya Satria bagaimana ya jika papa ah maaf maksud ku tuan Romi Suteja atau nyonya Rahayu wirawan tau kelakuan anak mereka, eh aku salah maksudnya anak angkat mereka tau jika putra angkat, ah.... Maaf aku salah lagi maksudnya bukan mereka, tapi hanya putra angkat nyonya Rahayu wirawan karena tuan Romi Suteja adalah ayah kandung kamu tanpa di ketahui nyonya Rahayu wirawan jika dia selama ini menyayangi putra kandung suaminya dari seorang wanita malam yang menjadi selingkuhan nya selama ini?" tanya Rani
Mendengar ucapan Rani tubuh satria menegang kaku sedangkan semua yang ada disana sangat shock
Bersambung
scra frsatnya bnr,jdinya ga msti hdp brng sm kingkong....🤣🤣🤣....
Laaahh.....
mling triak mling....siap2 malu lh klian....
😭😭💪
dnia emng smpit....yg jd krban trnyta msh kluarga shbtnya rani,jd sklian aja blsnya y....biar tu orng malu sklian.....
btw,kpn rani ktmu pwangnya y???