NovelToon NovelToon
Daddy Tampan

Daddy Tampan

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Herti Bilkis

Menjadi kaki tangan mafia, tidak menyurutkan peran ganda Mark Robert kali ini.

Duda memiliki anak satu, cantik dan cerdas itu. Tiba-tiba mengejar cinta seorang sekretarisnya. Setelah kegagalan perasaan cintanya atau hanya sekedar tanggung jawab dulu. Apakah Mark akan benar-benar jatuh cinta dan di cintai? Mengingat latar belakang hitam dirinya bukan menyurutkan wanita tidak menyukainya, malah mereka berharap dapat di sentuh pria beranak satu itu.



Selamat membaca kisah tuan Mark Robert sahabatnya Rendi Anggara ya Kak.
Salam hangat dari Herti Bilkis😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Herti Bilkis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Selamanya Bekerja

NTR:Hai Kak, kasih bintang 5 kak, jangan lupa like, komen, favoritkan dan vote yach... Selamat membaca kak.

Alea masuk ke dalam ruangan Mark tanpa permisi ataupun ia membawa bingkisan yang cukup banyak, ia simpan di sofa dan duduk disana tanpa melihat ruangan itu. Ia menghela nafas kasar dan membuka kedua matanya mencari dimana tuannya itu. Meski berulang kali Alea melihat-lihat dimana tuannya itu, namun tidak terlihat tuannya itu berada di mejanya.

"Hah, dia sedang kemana? Tadi nyuruh aku belanja. Kenapa dia malah gak ada?" ucap Alea.

Alea berdiri dari duduknya dan berjalan mengitari ruangan melihat-lihat setiap sudut isi ruangan direktur utamanya. Meski Alea terbilang keturunan orang kaya juga. Namun ia baru pertama kalinya bekerja dan kini berada di sebuah perusahaan denga pasilitas di dalam ruangan direktur yang sangat newah dan elegan. Ia menyentuh setiap sudut ruangan itu mengagumi kebersihan dan juga setiap koleksi yang ada di ruang direktur Alea tersenyum-senyum mengagumi setiap sudut di ruangan itu, yang tampak bersih,setiap barang dengan harga terbilang cukup mahal.

Alea yang tidak menyadari jika ada sepasang mata yang memperhatikannya. Sedari tadi Mark keluar dari kamar pribadinya hanya mengenakan handuk saja dibawah pinggangnya, ketika Alea berbalik dari lemari yang tertata rapi buku-buku di sana. Ia berbalik namun saat melihat Mark yang berdiri di kejauhan, membuatnya terkejut dan ia menutup wajahnya dengan kedua tangannya, namun masih dengan sangat jelas ia mengintip melihat Mark dengan jadinya terbuka.

"Apa kamu sudah selesai melihat tubuhku?" tanya Mark dengan dingin.

"Saya tidak melihat itu. Anda sendiri yang memperlihatkannya kepada saya," balas Alea.

Mark mengangkat sebelah alisnya, dia tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh sekretaris barunya itu. Ia berjalan menghampiri Alea yang kini tengah sedikit membuka wajahnya yang ditutup oleh tangannya. Saat mendapati pria itu datang menghampirinya, Alea terkejut lalu ia mundur beberapa langkah.

Saat ia mencoba untuk menghindari Mark tiba-tiba sebuah tangan menarik tangan Alea, hingga kini gadis itu berada tepat di pelukan Mark dengan wajahnya berada tepat di dada bidang yang tanpa helayan pakaian itu. Kini menempel di wajah Alea, di dada yang sedikit basah dingin itu.

Debaran jantung Mark yang sangat teratur terdengar sangat jelas oleh Alea. Ia menyentuh dada itu yang sangat lembut bahkan membuat Alea lupa akan dirinya saat ini. Namun setelah mendengar batuk dari Mark. Alea terkejut, Ia lalu mendorong dada itu hingga membuatnya salah tingkah.

"Kenapa kamu mau narik aku?" tanya Alea sedikit ragu-ragu.

"Jika aku tidak menarik kamu! Kamu akan tersungkur di sana dan itu akan sangat merepotkan jika aku harus mengobatimu apalagi memijit kaki kamu yang keseleo karena menggunakan heel yang sangat tinggi itu!" jawab Mark.

Alea terkejut ketika mendengar penuturan pria itu.

"Kamu itu! Belum tentu aku itu akan keseleo dan siapa juga yang mau dipijit sama kamu!" bantah Alea.

"Sudahlah, mana pakaianku? Kamu itu sangat lemot!" ucap Mark.

"Hah, ya ada tuh pakaianmu. Aku sudah membawanya untuk kamu," jawab Alya.

Dia berjalan meninggalkan Mark yang tengah berdiri dan Alea memberikan bingkisan itu kepada Mark. Mark menerimanya sembari menggelengkan kepalanya. Ia tidak mempercayai jika ada pegawainya yang sangat leluasa dan bahkan berani berbicara serampangan kepadanya.

Selama ini tidak ada yang tidak segan kepadanya namun lain dengan Alea, gadis itu seperti berbicara kepada orang biasa ketika berbicara kepadanya. Namun apa yang dirasakan oleh Mark. Dia justru lebih merasa nyaman ketika seseorang berbicara sesuai keinginannya kepadanya. Tanpa harus menjaga image atau menjaga antara hubungan atasan dan bawahannya.

Saat menerima bingkisan itu menatap kearah Alea yang berpenampilan untuk menarik bahkan jauh lebih baik dari pertama mereka bertemu.

"Kamu jauh lebih baik dan cantik," ucap Mark.

Mark pergi mendingan pelan Alea dan memasuki kamar pribadinya lagi dengan bingkisan ditangannya. Mendengar penuturan bosnya Alea tertegun, ia bahkan tidak mengerti apa yang dibicarakan oleh tuannya itu namun ia merasa senang ketika mendengar bahwa bosnya itu mengatakan bahwa dirinya cantik.

"Ada apa dengan pria dingin itu mengatakan aku cantik? Hahaha lucu, untuk pertama untuk hari dimana pertama bekerja itu aku sangat senang dan ini senang sekali," ucap Alea.

Alea duduk di sofa menata rapi makanan yang akan dimakan oleh tuannya itu, meski Alea belum menyadari satu hal. Namun ia sangat senang sekali ketika melihat beberapa bingkisan miliknya kini berada disampingnya.

"Sepertinya kamu sangat bahagia ya?" tanya Mark yang berjalan setelah mengenakan pakaian yang diberikan oleh Alea.

"Wah kamu sangat tampan sekali!" ucap Alea mengagumi Mark yang mengenakan pakaian yang dibelikan olehnya.

"Apa?" tanya Mark.

"Tidak-tidak, silakan sarapan Anda Tuan," jawab Alea.

Alea tidak menyadari apa yang dibicarakannya tadi, hingga membuatnya jadi salah tingkah. Mark duduk di sofa di hadapan Alea. Saat memakan sarapannya Mark mengangkat sebelah alisnya lalu melihat beberapa bingkisan dan juga melihat kearah Alea.

"Sepertinya kamu habis bersenang-senang ya?" tanya Mark.

"Maaf Tuan, saya membeli beberapa barang yang saya perlukan, menggunakan kartu ini yang anda berikan kepada saya," jawab Alea tersenyum bahagia.

"Dan jangan lupa memperhitungkannya! Aku yakin gaji satu tahun kamu masih belum cukup untuk menggantinya," ucap Mark sembari memakan makanannya.

Alea terkejut ketika mendengar penuturan Bosnya itu. Ia memang tidak memikirkan hal yang akan terjadi ketika dirinya menggunakan kartu tanpa batas hanya untuk belanja hal-hal yang tidak diperlukan olehnya. Bahkan ia membeli beberapa barang yang cukup mahal yang memang dalam jangka 1 tahun ia bekerja di sana, tidak akan cukup untuk membayar harga barang-barang yang dia beli alea terdiam, ia melihat Mark yang makan tanpa menghiraukannya.

"Bodohnya aku! Harusnya aku tahu itu. Kenapa juga aku harus membeli semua ini? Aku harap ada yang mau membeli barang ini,' batin Alea.

Mark mengangkat sebelah alisnya, ia menatap kearah sekretarisnya itu yang terdiam dengan pikirannya yang kesana kemari dia tersenyum tipis melihat gadis itu terkejut dengan apa yang dia lakukan.

"Jangan bilang kamu tidak memperhitungkannya sebelum menghabiskan uang perusahaan?" tanya Mark tersenyum tipis yang semakin membuat Alea terkejut.

"Atau kamu mau membayarnya dengan cara cepat?" tambah Mark, ia mengakhiri makanannya dan berbicara kepada Alea.

"Hah, maksud anda Tuan apa?" tanya Alea.

Alea sangat antusias ingin mendengar apa yang akan diucapkan oleh Bosnya itu, Mark tersenyum tipis, ia menatap lekat kearah Alea yang sangat penasaran dengan apa yang akan di ucapkannya.

"Kamu jadi sekretarisku selamanya dan di setiap detik kamu harus selalu ada! Tentu saja menuruti apapun yang aku ucapkan!" jelas Mark tersenyum licik.

Alea terdiam dia bahkan tidak percaya akan apa yang diucapkan oleh bos-nya itu.

"Selamanya? Maksud Anda saya jadi sekretaris Anda selamanya? Seumur hidup dan bahkan saya harus selalu ada setiap waktu jika anda membutuhkannya?" tanya Alea terdiam.

Alea terkejut mendengar penuturan tuannya itu yang mengangguk Mark menopang sebelah kakinya dan duduk dengan berwibawa ketika menatap Alea.

"Selamanya? Lalu pernikahanku? Kebebasanku? Aku tidak akan kembali ke keluargaku?' batin Alea kesana kemari.

"Atau kamu mau membayar semua ini dan satu hal lagi, kamu bekerja sangat lambat kamu tidak lihat jam di sana sudah menunjukkan jam 9! Kamu berangkat dari jam 6 itu sudah melanggar peraturan pekerjaan belum lagi ada denda di situ kamu," ucap Mark tersenyum.

"Kenapa bisa seperti itu? Kan saya lakukan untuk mencari pakaian anda Tuan?" protes Alea.

"Kamu yakin mencari pakaianku butuh waktu selama itu?" balas Mark.

"Hah, aku memang mencari pakaianmu itu hanya butuh waktu beberapa menit saja. Tapi aku menghabiskan uangmu untuk belanja kebutuhan aku," balas Alea menundukkan kepalanya.

"Jadi kamu mau bagaimana membayarnya?" tanya Mark tersenyum tipis.

"Bisakah lebih ringan lagi syaratnya Tuan?" pinta Alea memohon.

Mark menggelengkan kepalanya, ia menatap kearah Alea yang kini terdiam menyesali, apa yang ia lakukan ketika dirinya sangat bahagia tadi pagi, membeli banyak barang keperluannya bahkan hingga pakaian-pakaian bermerek ia beli di sana. Dan tidak memikirkan konsekuensinya jika ia membelinya menggunakan uang perusahaan terutama bosnya yang ada dihadapannya itu.

1
Katherina Ajawaila
keren , selamat Alea dan Mark. 🥰🥰🥰
Katherina Ajawaila
Alea, polos, jadi mark seneng dan ngk matre, hanya doyan makan.
Katherina Ajawaila
Bram, paman y thour, kan adiknya PP nua Mark kan
Katherina Ajawaila
Mark, seru juga bisa blng sayang pada hal mafia berdarah dingin🥰🥰🥰
Katherina Ajawaila
Alea di bawa k Jerman nih🤫🤫🤫
Katherina Ajawaila
Alea ampun lemot amat pentium satu
Katherina Ajawaila
dasar si pentiym satu lemot amat. jadi di peralat deh sm somplak boos bocor 🤪🤪🤪🤪
Katherina Ajawaila
Alea jgn gedong donk nanti beneran di pakaian baru kapok
Katherina Ajawaila
Alea pakai perut karet kali ya
Katherina Ajawaila
Alea ampun, org lagi ramai dia malah sibuk mkn
Katherina Ajawaila
akhir nya keluar juga dr mulut boos somplak
Katherina Ajawaila
kena kqn Mark sihir nya Alea. 🤭🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
lucu Alea. lemot banget jadi org
Katherina Ajawaila
seru aja bacanya thour, liat Alea di kerjakan Mark
Katherina Ajawaila
Naura ngk boleh judes sm Alea, dady aja seneng masa Naura ngk 🥰🥰🥰🥰
Katherina Ajawaila
lucu thour ceritanya tapi mesra. semangat thour
Katherina Ajawaila
boos somplak sekretaris lemot🤫🤫🤫🤫
Bilkis😉: love banyak2 buat kk😍
total 1 replies
Katherina Ajawaila
Alea pin2 bo
Katherina Ajawaila
Alea lemot banget sih thour kasian amat pada hal pendidikan tinggi🤭🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
mark boos somplak, kaya nya bucin ya thour sm Alea. semoga ngk di manfaatin, kasihan Alea poltak banget kata pentium 1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!