Zeevania Elvareta Anjani
gadis berusia 23 tahun yang hidupnya sederhana.Dia hidup sebatang kara karena orang tuanya sudah tiada.Vania merupakan gadis yang mandiri , baik hati, ramah dan Lembut.Dia tinggal disebuah apartemen sendiri. Kini dia magang disebuah perusahaan ternama Daniswara group.Dia tidak peduli dan mengabaikan tatapn bossnya yang ingin mengenalnya.
Rendra Arsenio Daniswara
CEO Daniswara group dan Pewaris sekaligus putera tunggal dari pasangan Damian Daniswara dan Shella Aryani.
Status Rendra adalah duda dengan satu orang anak laki laki berusia 5 tahun dia sekarang berusia 30 tahun.
Nama putera Rendra adalah Reno Daniswara dan istrinya telah meninggal ketika melahirkan Reno.Saat ini dia enggan menikah lagi karena dia fokus pada puteranya juga perusahaan yang dia pimpin saat ini.
Hingga pertemuan nya dengan seorang gadis diperusahaannya yang bekerja sebagai sekertarisnya membuatnya ingin selalu bertatap muka dengan gadis itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu andita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 18
"Sudahlah Dad jangan menyindirku terus," protes Rendra
Beberapa menit kemudian Vania kembali demgan membawa nampan berisi minuman lalu menaruhnya diatas meja.
"Silahkan diminum tante ,Om," ucap Vania dengan sopan
"Terimakasih Nak," balas Mommy Shella
Vania tersenyum tipis lalu mengangguk dan dia pun memilih menghampiri Reno. Sementara pun menyeruput kopi buatan Vania.Dia merasa kopinya terasa pas sesuai seleranya dan dia pun memperhatikan Vania. Tiba tiba hape Vania berbunyi dan Vania pun langsung mengangkatnya.
"Halo Ken ada apa?" tanya Vania sambil memperhatikan Reno
"Bisakah kita bertemu Van ada hal penting yang harus aku katakan padamu," ucap Kenzo
"Memangnya kapan Ken?" tanya Vania
"Hari ini bisakan dikafe yang biasa nanti aku jemput kamu bagaimana," tawar Kenzo
"Sebentar ya aku tanyakan sama majikanku dulu," ucap Vania lalu mematikan sambungannya
Kenzo pun mengerutkan dahinya mendengar ucapan dari Vania.Lalu dia pun sudah menyiapkan dirinya untuk mengungkapkan perasaannya pada Vania apapun yang terjadi.Sementara Vania pun menoleh kearah Rendra lalu menatapnya.
"Ren, aku mau izin keluar hari ini," ucap Vania
"Memangnya kamu mau kemana dan menemui siapa?" tanya Rendra penasaran
"Kenzo ingin bertemu denganku dikafe jadi kamu mengizinkanku pergi kan," ucap Vania
"Baiklah aku mengizinkanmu namun aku yang akan memgantarkanmu ke Kafe atau tidak sama sekali," ujar Rendra menatap tajam Vania
Vania terkejut mendengarnya lalu dia pun langsung mengangukkan kepalanya.Rendra pun tersenyum tipis melihatnya dan Vania memghampiri Reno yang asyik bermain.
"Reno sayang mommy keluar dulu sebentar ya kamu sama kakek dan nenek dulu ya," ucap Vania dengan lembut
"Memangnya mommy mau pergi kemana?" tanya Reno
"Teman mommy mengajak mommy ketemuan sayang dan daddy juga ikut kok jadi kamu dirumah saja ya sama kakek dan nenek," bujuk Vania
"Mommy boleh pergi jika bersama mommy dan Reno janji tidak akan nakal," ucap Reno dengan wajah imutnya.
Vania merasa gemas lalu dia mencium pipi kanan dan kiri Reno.Setelah itu dia dan Rendra segera berjalan keluar dari mansion. Mereka pun langsung masuk kemobil lalu melajukannya kencang.Vania segera mengirim pesan pada Kenzo agar tidak menjemputnya.
"Ken kamu enggak usah jemput aku ya ini aku sudah dijalan," ucap Vania
"Baiklah aku akan menunggumu langsung diKafe," balas Kenzo
Setelah membaca balasan dari kenzo, Vania pun memasukkan hapenya kedalam tasnya. Vania memberitahu dimana Kafe tempatnya dan kenzo janjian pada Rendra.Beberapa menit kemudian mereka telah sampai didepan Kafe.Vania pun turun dari mobil begitu juga dengan Rendra.Dia langsung masuk kedala Kafe dan mencari Kenzo.Kenzo pun melampaikan tangannya dan Vania pun berjalan mendekatinya.
Rendra memperhatikannya dari dekat dan penasaran dengan apa yang ingin dikatakan oleh Kenzo pada Vania.
"Hai Kenzo kamu sudah lama menungguku?" tanya Vania
"Tidak kok Zee aku juga baru datang," balas Kenzo sambil tersenyum
"Kamu mau bilang apa Kenzo?" tanya Vania sambil mengerutkan dahinya bingung
Kenzo menghela nafas lalu dia mengenggam kedua tangan Vania.Hal itu membuat Vania bingung dam semakin penasaran dengan apa yang ingin dikatakan oleh Kenzo.Kenzo menatap Vania dengan tatapan penuh arti lalu tersenyum kecil.
"Zee aku mencintaimu sejak pertama kali kita bertemu saat ospek dulu dan perasaanku itu tumbuh seiring waktu berjalan ketika kita mulai menjalin hubungan sebagai sahabat," ujar Kenzo dengan tatapan serius
"Kita ini sahabat Kenzo," tegur Vania menatap Kenzo sahabatnya
"Aku ingin lebih dari sahabat Zee dan aku benar benar tulus mencintaimu.Aku sudah tidak bisa lagi memendam perasaan ini yang hanya membuatku tersiksa," ungkap Kenzo
Dari kejauhan Rendra mengeraskan rahangnya mendengar pengakuan cinta Kenzo pada Vania.Dia merasa cemburu dan panas melihat Vania ditempak oleh pria lain didepan matanya.Dia berharap Vania akan menolak perasaan dari Kenzo.
"Aku enggak mau kehilangan Vania karena aku mulai menyukainya meskipun aku harus bersaing dengan Kenzo," batin Rendra
tbc