NovelToon NovelToon
Pahlawan Dari Langit

Pahlawan Dari Langit

Status: sedang berlangsung
Genre:Naruto / Tamat
Popularitas:85.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yayang_

Naruto tidak dapat mengingat apa yang terjadi ketika dia terbangun di kamar yang bukan miliknya. Naruto ditemukan oleh Alicia, seorang gadis berambut hitam, putri kepala desa, gadis ceria berusia 12 tahun yang membantu Naruto dengan segala hal tentang Desa Pembatas. Dunia yang benar-benar berbeda di mana ada monster, dan ada orang-orang dengan kemampuan berbeda dari apa yang dia ketahui, ironisnya juga tidak ada Shinobi di dunia tempat dia berada saat ini. Dia bukan lagi Jinchuriki, selama dia merasakannya— aliran Chakra yang dia rasakan sebelumnya, dia hanyalah anak laki-laki normal dengan kekuatannya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayang_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Yang Tidak Sejalan

Camila menggunakan sihir Teleportation ke suatu tempat. Taman yang indah yang belum pernah Naruto lihat, Camila mengatakan kalau ini adalah tempat yang bisa menyemangati saat ia merasa jenuh. Banyak orang yang tinggal di tempat itu, mereka sangat menghormati kedatangan Camila. Beberapa pedagang menawarkan sebuah jajanan yang unik berupa biskuit. Naruto tidak tertarik dengan yang ditawarkan, Naruto yang membayangkan ramen sampai sekarang belum dapat menemukan yang sama persis.

"Sebenarnya kita ada di mana?" tanya Smith pada Camila.

"Ini tempat rahasia, hanya aku yang tahu tempat ini," jawab Camila.

"Tempat ini seperti dilindungi sesuatu," gumam Alicia melihat ke atas.

"Ah, kamu teliti sekali, Alicia."

Naruto hanya mengikuti sambil bersiul-siul, ia seperti menahan bosan akan jalan-jalan yang ada di tempat tersebut. Smith tetap mendekati Alicia dengan sejuta pertanyaan untuk bisa saling bicara. Dan Naruto melihat keduanya sedang saling bicara. Naruto jadi ingat betapa indahnya saat Sakura dan Sasuke yang selalu bicara walau respon Sasuke ke Sakura tidak begitu baik. Kedua tangan di belakang kepala, ia masih berjalan dengan santai sambil mengingat masa lalu. Naruto tersenyum kecil dan membuang napas dengan tidak ikhlas. Suara Alicia yang memanggil menyadarkan Naruto dari lamunannya. Alicia yang cemas menanyakan yang Naruto pikirkan.

"Kamu melamunkan apa?"

"Aku mengingat sesuatu," kata Naruto menjawab Alicia.

Kesedihan dan kenangan yang Naruto tanggung sendiri. Naruto tidak ingin mengingat semua itu tapi terlintas begitu saja tanpa ia inginkan. Camila mendekati dan menebak yang Naruto pikirkan, Naruto menoleh dan membalas perkataan Camila dengan senyuman. Suara suling dan suara yang gemerincing terdengar sedih, tatapan Alicia tertuju kepada seseorang yang duduk sambil memainkan dua alat musik. Smith melihat Alicia, dan meminta Alicia untuk tidak terlalu larut dalam kesedihan. Alicia mengatakan saat mendengarkan suara itu seperti sebuah perpisahan. Pria yang ditanya pun menjawab kalau alunan musik yang ia mainkan memanglah sebuah perpisahan dari dua orang kekasih.

Camila menunjukkan sesuatu yang menarik ada tempat semacam Opera. Cerita yang mengenai seorang pahlawan bersama rekannya membunuh Raja iblis, dan pahlawan itu menghilang entah kemana setelah menyelesaikan tugas sebagai pembunuh Raja Iblis. Naruto jadi memikirkan semua yang dilihatnya, ia jadi berpikir kalau ia bisa membunuh Raja Iblis dalam dongeng ia akan bisa kembali ke dunia asalnya. Alicia melihat Naruto yang sedang fokus dan tidak lama kemudian ia tersenyum seperti menemukan yang ia cari. Camila memejamkan mata sesaat dan meminta yang lain untuk ikut karena sudah waktunya untuk pulang.

"Apakah kau mau mencobanya?" tanya Camila pada Naruto.

"Tentu saja!" Naruto meninju telapak tangan kirinya.

Esok harinya, Naruto langsung pergi ke Guild Petualang. Naruto bertanya tentang Raja Iblis pada Mayer yang langsung terkejut. Keberadaan Raja Iblis masih sangat sulit untuk ditemukan kebenarannya. Naruto bisa saja mencari keberadaan Raja Iblis tapi akan sulit untuk membunuh Raja Iblis jika memang bisa diketemukan. Suara Naruto yang nyaring mengejutkan rekannya, Vivian, Samuel dan Caroline ketakutan dengan yang Naruto katakan. Semua yang ada di tempat itu mendatangi Naruto, mereka tidak melakukan hal yang buruk hanya memberi informasi kalau Raja Iblis itu hanyalah sosok yang pernah ada, dalam penjelajahan beberapa kali untuk mencarinya dan dengan hasil tidak dapat ditemukan.

Jika Naruto dan yang lain ingin bisa menemukan pasti butuh usaha yang luar biasa menyita waktu. Mereka harus kuat juga dalam mengalahkan banyak berbagai monster dan ras lain. Robert berteriak kalau Naruto belum siap untuk yang ia inginkan. Naruto, Vivian, Samuel dan Caroline tidak cukup kuat melawan iblis apalagi Raja Iblis. Omong kosong yang Naruto katakan langsung ditepis oleh Robert karena menemukan iblis sudah seperti bunuh diri. Banyak yang membicarakan tentang Hutan Kematian, tempat yang sangat berbahaya setelah masuk ke sana berat bagi seseorang untuk kembali, ada yang mengatakan kalau di sana juga ada Naga yang melindungi wilayah tersebut.

Ada dua tempat yang paling dihindari, Hutan Kematian dan Hutan Terlarang. Naruto tidak bisa membawa rekannya jika masih lemah, mereka akan mati sia-sia. Naruto jadi terdiam saat mengingat Alicia, sosok ayah Alicia juga terlintas dalam pikiran Naruto. Semua berkumpul di satu tempat, Naruto menceritakan yang ia pikirkan, Vivian, Samuel dan Caroline terdiam tidak mampu untuk berkomentar— menyelesaikan masalah Naruto.

"Kau ingin membunuh Raja Iblis, dan bisa kembali ke dunia asalmu?!" tanya Vivian dengan nada suara tinggi.

"Jangan bicara keras—sstt!" Naruto melarang Vivian.

"Kita bisa ke sana kalau kita sudah kuat dan dewasa, kan?" Caroline bertanya pada semuanya.

"Orang dewasa juga kesulitan," sahut Samuel.

Naruto tiba-tiba frustasi, banyak pilihan yang sulit dan tidak menemukan ide yang baik untuk dirinya. Vivian yang cemas tidak henti-hentinya melihat Naruto. Caroline melihat Vivian yang gelisah meminta Vivian untuk mengutarakan yang ia pikirkan.

"Sangat berbahaya, lebih baik kita tidak melakukannya."

"Kenapa?!" tanya Naruto.

"Apa kau bodoh, kita bisa mati!"

"Kalau begitu, aku sendiri saja untuk memastikan."

"Apa?!"

Naruto dan Vivian saling berdebat sampai Samuel dan Caroline berusaha memisahkan perdebatan itu akan menjadi sebuah pertengkaran. Vivian berbalik dan melangkah pergi, ia tidak mau lagi berdebat dengan Naruto karena keegoisannya.

"Vivian!" Caroline mengejar Vivian.

"Maklum saja, dia khawatir tentang kamu," kata Samuel pada Naruto.

Naruto pulang dengan pikiran yang kacau, ia menggaruk-garuk kepalanya dengan kasar karena kesal. Naruto terkejut karena merasa tertabrak seseorang, saat Naruto melihat ternyata gadis yang sedang terjatuh setelah menabraknya. Gadis yang pernah Naruto temui di are perumahan kumuh, dia adalah Jenny— cucu Kakek Zebo.

"Kamu?"

"Kakak?"

Jenny mengaku kalau ia sedang jalan-jalan ia bosan untuk bersembunyi di tempat kumuh. Naruto dapat mengerti yang Jenny keluhkan. Jenny dapat melihat kalau Naruto sedang ada masalah, saat Jenny bertanya, Naruto hanya menjawab tersenyum untuk sekedar menjawab sebagai balasan.

"Kenapa Kakak tersenyum saja?"

"Masalah ini terlalu sulit untukmu—ttebayo~."

"Bayo? Apa itu?"

Naruto menggaruk pipi kirinya, ia merasa sulit untuk menjelaskan sebuah logat di bahasa dunia ini, Naruto hanya berkata kalau itu adalah sebuah kebiasaan. Jenny memiringkan kepalanya karena tidak mengerti yang Naruto maksudkan. Naruto mengantar Jenny pulang, Kakek Zebo memarahi Jenny karena sangat berbahaya untuk Jenny berada dalam lingkungan luar pemukiman kumuh.

"Aku bawa cukup banyak roti, ini buat kalian." Naruto memberikan bungkusan.

"Kak Naruto membeli banyak roti untuk kita, Kek."

"Kamu sangat baik, Nak. Aku jadi hutang budi lagi padamu."

"Hehehe, hanya sekedar roti, aku merasa kalau ini tidak perlu dibalas." Naruto garuk-garuk kepala. "Kalau begitu aku pamit dulu."

"Baiklah, hati-hati," kata Kakek Zebo, ia melambaikan tangan diikuti oleh Jenny.

1
🦅«★Hafizh —pensi»★🦅
semangat
🦅«★Hafizh —pensi»★🦅
oke Thor
Rusf
Kecewa
Yayang_: kenapa?
total 1 replies
wawan jepara
up
Yayang_: Sip! Up tiap hari!
total 1 replies
xiaoyan
buatan sendiri atau translate thor
Yayang_: Hehehe sorry soalnya kadang kebiasaan gitu kebawa perasaan pas nulis kwkwkw
total 4 replies
wawan jepara
andai naruto bisa mode bijak atau rasen suriken
Yayang_: Lanjutkan aja bisa kok hehehe
total 1 replies
wawan jepara
mode senjutsu bakat bawakan reinkarnasi cakra asura
Yayang_: Klo itu butuh membimbing kwkwkw
total 1 replies
Iswan Anton
Luar biasa
Iswan Anton
mana kurama
Yayang_: Belum waktunya
total 1 replies
Wehelmina Radjahaba
seandainya ada kurama pasti lebih seru thor..
Yayang_: Bakal lebih rame ya kwkwkwk 🤣 Akan kupikir entah gimana munculnya kwkwkw
total 1 replies
Wehelmina Radjahaba
mantap thor.
Yayang_: Makasih, Thor-nya masih pemula kwkwkw
total 1 replies
mabar
nunggu tamat baru baca
mabar: iya wkwkwkwkwkokwo
total 2 replies
Wehelmina Radjahaba
lanjutkan thor..
Yayang_: Besok jam 6 pagi, paling lambat jam 7
total 1 replies
Wehelmina Radjahaba
lanjut terus thor..
Yayang_: Ada 23 bab/chapter kok
total 2 replies
Yayang_
Besok, dah ada waktunya besok jam 6 pagi. Aku lagi nulis lanjutnya buat lusa.
Fika❄️
lanjut 🗿
Fika❄️: okey 👍🏻
total 2 replies
anggita
Naruto anime senengane ponakanku.. 🙄
Yayang_: Kwkwkwkw tapi Naruto aja yang lain karakter buatan
total 1 replies
anggita
hadiah bunga🌹 buat author.
wawan jepara
tanpa kyubi lemah dong kalo sejenius ayahnya si hokage 4 gak pa2. punya mode sage tak sempurna. punya hiraishin no jutshu dan odama rasengan !
Yayang_: Gak bisa mode Sage, kan ini Naruto U12
total 1 replies
wawan jepara
kyubi alias aka kurama ikut gak didunia lain
Yayang_: Gak ikut sih hehehe
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!