NovelToon NovelToon
Single Mamy

Single Mamy

Status: tamat
Genre:Tamat / Single Mom
Popularitas:676k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Mia Novita

DI LARANG KERAS BOOM LIKE🔪🔪

Happy Reading♥️♥️

Emilia berlianti wirayudo, Seorang gadis yang mempunyai paras cantik harus menjadi Single mamy di usianya yang masih sangat belia.

Emilia harus mengandung anak dari laki-laki yang tak pernah dia kenal sebelumnya. semua terjadi bagaikan mimpi buruk yang singgah dalam tidurnya,

Hanya karena jebakan dari saudaranya sendiri. Emilia harus melewati hidupnya menjadi Single mamy di usianya yang masih 18thn,

Kira-kira bagaimana Emilia menjalani hari-harinya tanpa adanya sosok ayah dari anakny?

ikuti kelanjutannya hanya di SINGLE MAMY.

Jangan lupa like, komen,vote sama favorit ya🙏🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Mia Novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan yang gagal

"Kenapa suaranya begitu mirip dengan suara Emilia" Ucapnya sendu

Entah kenapa suara itu masih terus terngiang jelas pada indra pendengaran William. Suara lembut Emilia masih di ingat jelas olehnya.

Di saat William masih terdiam di halte. Tiba-tiba ada panggilan masuk dari seseorang yang menjadi tangan kanan William selama ini.

Dengan cepat William menggeser tombol hijau di layar ponselnya.

📞: Holo. Ada apa Alex?

📞: Maaf tuan. Saya baru menyampaikan hal ini

📞: Tentang apa?

📞: Soal penambahan Desainer di perusahaan kita tuan

📞: Satu minggu yang lalu saya baru menemukan desainer yang recommend banget tuan. Semua gambar yang dia posting di sosial medianya benar-benar membuat saya ingin langsung mengajaknya kerja sama

📞: Apa nama akun media sosialnya?

📞: Berlian Desain tuan

Setelah mendengar hal itu William langsung memutuskan sambungan telponnya. Pria itu membuka halaman sosial medianya dan langsung mencari akun yang disebutkan oleh Alex

Mata William memicing saat melihat beberapa gambar yang muncul di akun itu" Is Perfect" Ucapnya setelah melihat beberapa gambar di akun media sosial itu.

"Ini memang benar-benar sempurna. Aku harus mengajaknya bertemu dalam waktu dekat ini"Ucapnya lagi

Setelah itu William mengirimkan pesan singkat pada Alex. pria itu meminta kepada Alex untuk menjadwalkan pertemuan dengan Desainer yang memiliki akun Berlian. William akan menjadikan dia Desainer tetap di perusahaan Bagaskara Grup.

Di butik Widi

Ternyata Alex benar-benar menghubungi Widi untuk mengajak Emilia meeting bersama dengan CEO perusahaannya.

📞: Halo, ada apa tuan Alex?

📞: Saya mau memberitahukan kalau minggu depan nona Berlian di minta untuk menemui Pak William di Rainbow cafe.

📞: Baik pak. Saya akan segera sampaikan berita baik ini pada Berlian

📞: Baik bu. Terimakasih

Setelah sambungan telponnya terputus. Widi menghampiri Emilia yang sedang membuatkan Desain untuk Liana dan juga beberapa orang yang pesan di butik Widi. dan semua Desain itu harus selesai dalam waktu 1 minggu.

"Em. Lagi sibuk?"

Mendengar suara Widi membuat Emilia meletakkan pensilnya dan menoleh ke arah Widi yang berjalan ke arahnya.

"Iya nih kak. Tadi pagi aku dapat beberapa pesanan dari akun sosial media juga dari orang-orang yang datang ke butik ini. Ada apa kak?"

"Kakak cuma mau bilang, Kalau minggu depan CEO Bagaskara grup mengajak kamu untuk bertemu di Rainbow Cafe. kamu bisa kan Em?"

"Bisa kak, bisa banget. ini kesempatan Emil agar bisa menjadi Desainer tetap di perusahaan itu" Jawab Emilia antusias

"Baiklah, akan kakak sampaikan ya"

"Iya kak. Terimakasih ya kak"

"Sama-sama Em. kamu butuh bantuan gak?"

"Gak usah kak. kakak rapikan barang-barang saja"

" Baiklah. Semangat ya Em"

Setelah kepergian Widi. Emilia kembali melanjutkan pekerjaannya. Wanita itu sudah menyelesaikan 3 Desain baju milik Bu Liana yang sudah memberikan DP di muka.

"Alhamdulilah sayang, Allah mempermudah jalan mami mencari uang. Kamu sehat-sehat dalam perut mami ya" Ujar Emilia sambil mengusap perutnya yang sudah membesar

Umur kehamilan Emilia memang sudah masuk di minggu yang ke 30. 8 minggu lagi Emilia harus siap-siap akan menjadi seorang ibu baru di usianya yang masih sangat muda. Apakah Emilia mampu menjadi seorang ibu sekaligus ayah untuk anaknya.

Di sekolah merah putih

"Kamu kenapa Ren, Aku perhatiin seperti lemas begitu. Memang habis ngapain semalem, bukannya kamu gak ikut hadir ya di acara pesta ulang tahunnya Ratna?" Tanya salah satu teman nya pada Siren.

Karna memang hari ini Siren benar-benar terlihat begitu lemas dan cara berjalannya yang sangat aneh.

"Iya Ren. Kamu kenapa? Cara berjalan kamu juga aneh banget deh Ren. Kayak gimana gitu. Hahahh"

"Bisa diem gak kalian berdua. Sahabatnya lagi sengsara malah di ketawain" Ucap Siren kesal

Teman-teman Siren memang tidak ada yang tau jika Siren sudah menikah. Karna setau mereka yang menikah adalah Emilia. kakaknya Siren

"Iya sorry. Emang nya kalau boleh tau kamu kenapa sin Ren. habis jatuh apa gimana?"

Mendengar pertanyaan dari kedua temannya membuat Siren terdiam. Wanita itu mengingat jelas bagaimana David melakukan hal itu lagi padanya. Bahkan malam tadi David melakukan berkali-kali hingga membuat Siren tidak berdaya.

"Kurang ajar si David. bisa-bisanya dia semalam melakukan itu hingga berkali-kali. sampai membuat aku seperti ini. Awas saja nanti ya. akan aku balas" Ucap Siren dalam batinnya.

Ya, malam tadi memang Siren dan David habis melewati malam panas yang menyebabkan Siren berjalan aneh seperti itu. Karna David ingin memberikan pelajaran pada Siren yang sudah menjebaknya dengan mencampurkan obat perangsang pada minumannya tempo hari.

Oleh karena itu, Malam tadi David menggunakan obet kuat untuk memberikan Siren pelajaran atas apa yang sudah dia lakukan.

"Woy Ren. kok malah bengong"

"Berisik. Gue lapar mau ke kantin"

Siren berdiri dan berjalan ke arah kantin dengan menahan sakit di bagian inti tubuhnya. Melihat itu membuat kedua sahabatnya tertawa dalam diam dengan cara berjalan Siren.

Di kediaman Bagaskara

"Pa, bagaimana jika kita ke bogor dalam waktu dekat, Minggu depan bagaimana pa?"

"Nanti papa liat jadwal dulu ya ma. takutnya papa lagi ada pekerjaan penting"

"Oke pa. tapi kalau cuma gak terlalu penting papa suruh anak buah papa saja yang mengurusnya"

"Iya ma. Apa mama sudah mengajak Melinda?"

"Benar ya pa. Sudah kok pa. Mama sudah mengajak Melinda dan dia mau"

"Baiklah"

Mendengar ucapan suaminya membuat Liana tersenyum senang. Selain untuk berlibur ke puncak, wanita paruh baya itu juga akan bertemu dengan Desainer baru yang akan menjadi Desainer langganannya.

"Akhirnya aku bisa bertemu dengan Desainer itu. Semoga saja dia bisa datang ke Villa. Aku harus menghubunginya untuk memberitahukan hal ini.

Liana mengambil ponselnya dan langsung mengirimkan pesan singkat pada akun Berlian Desain.

[ Selamat siang, Apa mbk bisa datang ke tempat saya minggu depan? ] Send

Tak butuh waktu lama pesan itu langsung tercentang biru 2.

Berlian Desain

[ Siang bu. Insyaallah bisa bu ]

[ Baiklah, nanti saya akan mengirimkan supir untuk menjemput, Terimakasih] Send

Berlian Desain

[ Baik bu, sama-sama ]

"Semoga saja Desainer ini masih single. bisa aku jodohkan dengan William" Ucapnya tersenyum

1 minggu kemudian

Saat ini Emilia sudah bersiap untuk bertemu dengan CEO perusahaan Bagaskara. Emilia tidak akan menyianyiakan kesempatan untuk menjadi Desainer tetap di perusahaan itu.

"Em, apa kamu sudah siap buat bertemu dengan CEO Bagaskara Grup?"

"Sudah kak. Doain aku ya kak. Semoga hari ini pertemuannya lancar"

"Pasti dong Em. Kakak akan selalu mendoakan yang terbaik buat kamu"

Emilia berangkat ke Cafe menggunakan taksi online. Karna saat ini sedang gerimis dan membuat Emilia terpaksa harus menggunakan taksi.

"Aduh kok macet banget ya" Gumamnya.

Di jam-jam seperti ini memang begitu rawan dengan kemacetan. Karna masih jam orang berangkat ke kantor.

1 jam kemudian, Emilia sudah tiba di Rainbow cafe. Wanita itu turun dari mobil dan masuk ke dalam Cafe. Namun, langkahnya terhenti saat Emilia merasakan sakit di bagian perutnya. Wanita itu pingsan di saat itu juga.

Melihat kerumunan orang, membuat William ingin menghampirinya. Tapi suara Alex berhasil menghentikan langkahnya.

"Biar saya saja tuan. Tuan silahkan menunggu nona berlian"

"Baiklah"

Alex berjalan ke arah kerumunan dan meminta orang-orang untuk membawa tubuh Emilia ke dalam mobilnya. Alex yang akan mengantarkan wanita itu ke rumah sakit.

1
Suzaidah Zainuddin
Luar biasa
Maura
visual nathan thor
Mazree Gati
widi masih muda,langkahnya masih panjang,,biar aja wira mati uda tua ini
Mazree Gati
bikin neg will
Mazree Gati
berTELE tele
Mazree Gati
orang pada goblok bin tolol,,anak ga kenal orang tuanya orang tua ga kenal sama anaknya ...pingin ngakak takut keselek🤭
Nona Manizz
Sumpah novel ini bagusss bngt, rekomendasi bagi yang suka baca novel 🥳
Nona Manizz
Bpk pasti kecewa, tapi hrusnya di bicarakan baik baik dong jangan ngotot gtu
Nona Manizz
ya ampun siren licik banget sih, kehidupan kkk nya aja di hancurkan 😫
Nona Manizz
dari sini kita belajar, bahwa keluarga kaya dan tampak sempurna pun belum tentu menjamin kebahagian
🍾⃝ᴀͩᴍᷞᴍͧᴀᷠʀͣ
kabar bahagia yang seharusnya tak perlu di ucap
🍾⃝ᴀͩᴍᷞᴍͧᴀᷠʀͣ
Hamdan jangan-jangan dia
🍾⃝ᴀͩᴍᷞᴍͧᴀᷠʀͣ
waktu yang amat singkat
🍾⃝ᴀͩᴍᷞᴍͧᴀᷠʀͣ
Kasihan
🍾⃝ᴀͩᴍᷞᴍͧᴀᷠʀͣ
Mending tato Cristiano Ronaldo lebih bagus
🍾⃝ᴀͩᴍᷞᴍͧᴀᷠʀͣ
Serem
ꪶꫝ✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻N༄🥑⃟💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
kasihan Emilia di imingi pesta ma shbtnya ampek diksih obt bius buat diperkosa orng
🍾⃝ᴀͩᴍᷞᴍͧᴀᷠʀͣ
semoga seru acaranya
ꪶꫝ✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻N༄🥑⃟💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
kalok dh seperti itu gak heran kalok bisa hamil,,mn pihak lalaki mau percya jga bhkn mau bertanggung jwb
🍾⃝ᴀͩᴍᷞᴍͧᴀᷠʀͣ
Rencana apa wow
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!