NovelToon NovelToon
Wanita Tawanan Tuan Grey

Wanita Tawanan Tuan Grey

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Beda Usia / Anak Kembar
Popularitas:164.5k
Nilai: 5
Nama Author: anggi (@ngie_an)

Alicia Delmora adalah wanita mandiri sejak kecil, dia menjadi tulang punggung keluarga semenjak ayahnya meninggal dunia dan hanya tinggal bersama ibu dan kakak tirinya yang hanya bisa mengandalkan Alicia untuk membayar hutang-hutang mereka.

Kehidupan Alicia berbanding terbalik dengan saudara kembarnya yang bernama Alice, kembarannya itu hidup bergelimang harta bersama kedua orangtuanya dan memiliki seorang kekasih yang sangat terkenal di kota tersebut bernama Nicholas.

Alicia yang tidak tahu bila dia memiliki saudara kembar begitu juga sebaliknya, kehidupannya berubah setelah orang asing masuk dalam kehidupannya dan menjadikan dia sebagai wanita tawanan dari Pria asing tersebut yang menganggap dirinya sebagai Alice.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anggi (@ngie_an), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan Grey dengan Alice

"Menangis lah, setelah ini aku akan menebus semua kesalahanku dengan membuatmu tertawa setiap hari!" Marvel memeluk tubuh Alicia dengan erat membiarkan wanita itu menangis di dada bidangnya.

Beberapa saat mereka terhanyut akan suasana malam hari yang begitu indah dihiasi bintang-bintang bertaburan di langit, tangan Marvel terus mengusap rambut panjang Alicia sembari meresapi penyesalan yang telah dia perbuat pada wanita yang dia cinta.

Begitu isakan tangis Alicia perlahan mulai mereda, Marvel pun memegang kedua bahu gadis yang dia cintai untuk melihat raut wajah manis itu yang tengah mengeluarkan air mata. Dia pusat air mata itu yang jatuh mengenai pipi, hingga tidak tersisa.

"Maafkan aku, apa kamu mau memaafkanku?" tanya Marvel.

Alicia menatap kedua bola mata mantan kekasihnya lekat-lekat, ada pancaran ketulusan saat pria itu meminta maaf. Namun, di dalam hatinya bertarung genderang saat rasa cintanya berperang melawan rasa sakit hati yang sudah dikhianati.

"Al, apa kamu mau memaafkan aku?" Tanya Marvel sekali lagi ketika Alicia tidak menjawab sama sekali ucapannya.

Akan tetapi kali ini, Marvel melihat anggukan dari kepala Alicia yang menandakan bahwa dirinya telah dimaafkan atas semua segala kesalahannya diperbuat pada wanita yang dia cintai. Hatinya sungguh tidak percaya seakan malam ini dia bermimpi.

"Kamu serius? Mau memaafkan aku?" Marvel berkali-kali mencoba mengulangi perkataannya kepada Alicia tetapi jawabannya tetap sama, dirinya sudah mendapatkan pintu maaf dari sang kekasih.

Marvel membuka mulutnya lebar-lebar menunjukkan ekspresi rasa senang yang tak terkira, tidak disangka oleh dia bila wanita yang dia cintai memiliki hati nurani bagaikan malaikat. Ya, sungguh beruntung dirinya memiliki kesempatan untuk dimaafkan atas kesalahan fatal yang dia perbuat.

"I love you, Al ... I love you so much! Thank you, Baby!" Marvel begitu gembira ketika dirinya benar-benar mendapatkan Maaf dari Alicia, dia mengecup kening wanita tersebut, lantas menangkup wajah cantik nan ayu untuk dia lihat.

Perlahan Marvel mendekatkkan wajahnya ke arah Alicia dan hendak mencium bibir yang dia rindukan selama beberapa hari kebelakang, tetapi baru beberapa senti Alicia langsung memalingkan wajahnya menghindar dari apa yang ingin dia lakukan.

Beberapa detik Marvel terpaku atas reaksi yang diberikan oleh wanita yang dicintai, hatinya begitu sakit ketika mendapat penolakan saat dia ingin mencium bibir manis merah merona tersebut.

"Why? Apakah kamu belum siap untuk kusentuh?" tanya Marvel yang penasaran dirinya mendapat penolakan dari Alicia. "Oke aku akan bersabar!"

"Tidak Marvel! Kamu tidak perlu bersabar menungguku agar mau disentuh olehmu," ucap Alicia yang kini kembali menatap wajah Marvel.

"Aku sudah bertobat, Alicia! Aku akan bersabar menunggunya, atau bahkan sampai kita menikah dan aku tidak akan pernah meminta dari wanita lain! Aku sudah berjanji bahwa ini yang terakhir kalinya aku berbuat kesalahan!" Tangan Marvel mencoba menggenggam tangan Alicia dan mengecupnya.

"Tidak Marvel, tidak ada di antara kita yang menikah kecuali dengan pasangan masing-masing," ucap Alicia yang menjelaskan kepada Marvel.

Marvel mengurutkan keningnya ketika mendengar ucapan dari Alicia. "Maksud kamu apa? Bukankah kamu sudah memaafkan kesalahanku?"

"Iya, aku memang sudah memaafkan semua kesalahan kamu, tetapi hubungan kita sudah berakhir Marvel." Alicia menghempaskan tangannya dari genggaman lawan bicara.

Bagaikan hati disayat-sayat oleh pisau yang sangat tajam, begitu perih dan sakit mendengar penuturan Alicia dengan sangat lantang dan jelas. Jika hubungan mereka tidak bisa diperbaiki meskipun wanita yang sangat dia cintai sudah memaafkan atas kesalahannya.

"Nggak Alicia! Hubungan kita tidak berakhir, aku masih sangat mencintaimu. Aku sudah mengatakan bawa akan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama, jadi jangan pernah berpikir bahwa hubungan kita berakhir, karena sampai kapanpun aku tetap milik kamu dan kamu milik aku!" Marvel menarik tubuh Alicia dipeluknya dengan sangat erat tubuh kecil itu seakan tidak mau dilepaskan.

Alicia terus memberontak sembari berkata, "Lepaskan Marvel!

"Tidak akan Alicia, sampai kapanpun aku tidak akan pernah melepaskan kamu dari hidupku," ujar Marvel sembari menangis dan mempererat pelukannya.

"Hubungan kita sudah berakhir Marvel, sadari itu! Aku sudah memaafkan kamu, lepaskanlah aku. Aku sudah mengalah untuk Veronica, jadi biarkan aku untuk mencari kebahagiaanku sendiri!" Alicia sungguh lemah ketika tenaganya sudah terkuras habis akibat lelah bekerja.

"Aku bilang aku minta maaf!" bentak Marvel dengan suara lirih

"Dan aku sudah bilang, kalau kamu sudah aku maafkan!" Alicia terus berusaha mencoba melepaskan dirinya dari pelukan Marvel di sisa tenaganya. "Tapi aku sudah tidak bisa melanjutkan hubungan kita!"

"Kenapa?" Bentak Marvel yang mengguncangkan tubuh Alicia dengan memegang kedua bahu kecil itu.

"Karena emang hubungan kita tidak ada lagi yang harus dipertahankan!" Alicia tidak kalah bentaknya untuk Marvel dan tangisan yang memilukan, meski di negara tersebut adalah hal yang lumrah uuntuk melakukannya di luar nikah tetapi tetap saja bagi Alicia tindakan Marvel sudah menusuk relung hatinya.

Marvel tercengang mendengar apa yang Alicia katakan, ingatannya langsung terbayang akan di mana dia bercumbu mesra pada Veronica. Dirinya sangat menikmati apa yang dia inginkan selama ini, tetapi semua itu dia bayangkan ketika bersama Alicia bukan Veronica.

"Aku tahu, antara kamu dan juga Veronica saling terikat dengan perasaan yang sangat kuat! Karena itu kamu bisa tega melakukan semuanya," ucap Alicia kembali mengeluarkan rasa kesal dalam hatinya.

"Al, kita hanya sama-sama have fun tidak ada pautannya dengan perasaan!" ujar Marvel tanpa berdosa.

"Baji ngan kamu, Vel!" Alicia menampar pipi pria tersebut saat Marvel mengatakan dengan seenaknya. Lantas memilih untuk pergi meninggalkan pria itu seorang diri yang mematung akibat tamparannya.

"Al, tunggu dulu, Al! Dengerin penjelasan aku!" Marvel mencoba mengejar Alicia. Namun, wanita itu justru menghentikan taksi dan masuk lebih dulu sebelum dia menahannya. Marvel pun berteriak kencang saat mobil itu melaju meninggalkannya. "Alicia!"

Cinta yang sudah mereka bangun sejak lama harus runtuh begitu saja diterpa oleh pihak orang ketiga, semua itu hanya karena nafsu semata. Rasa penyesalan pun selalu tiba kebelakang ketika seseorang itu baru menyadari atas perbuatan kesalahannya.

"Aaakkkkh!" teriak Marvel yang memukul udara dengan gerakan bebas.

***

Suasana pesta yang begitu meriah, dikala alunan musik mengiringi acara tersebut. Para pembisnis banyak berdatangan dari berbagai kota untuk ikut memeriahkan acara ulang tahun perusahaan MNV yang menjadi salah satu partner bisnis Grey.

Grey yang datang bersama dengan Peter, disambut hangat oleh pemilik acara dan juga sang istri. Di mana Dion memamerkan Zee—istri tercinta kepada Grey, karena Zee sempat menyukai Grey tapi sayangnya pemilik nama lengkap Keenan William Elmer tidak tertarik sama sekali dengan istri Dion.

"Ternyata kau masih setia menemani Bosmu, Peter!" Sindir Dion ketika Grey datang tidak membawa pasangannya.

"Ck! Kalau aku bawa, nanti yang ada kau tidak ada bahan untuk mengejekku!" ucap Grey yang membalas perkataan Dion.

Keduanya pun langsung tertawa, ketika mereka sama-sama dekat satu sama lain, walaupun Dion pernah sempat bertengkar hebat dengan Grey karena kesalahpahaman yang terjadi akibat Zee.

"Apa aku harus memperkenalkanmu dengan salah satu teman perempuanku untuk kau bawa pulang?" tanya Dion saat dirinya mengajak Grey untuk duduk di kursi dengan meja mundar besar.

Tangan Dion langsung memanggil salah satu wanita dengan penampilan cantik dan anggun menghampiri ke arah mereka, Dion pun berkata kepada Grey. "Grey, kenalkan ini Natali. Dia pemilik perusahaan SL di luar Negeri. Bagaimana? Cantik bukan?"

Natali pun mengulurkan tangannya ke arah Grey, dan memperkenalkan dirinya kepada pemuda yang sudah menarik hatinya. Namun, uluran tangannya disambut dingin oleh pria tersebut. Hingga dirinya pun hanya bisa tersenyum manis ke arahnya.

"Ternyata Tuan Grey masih saja dengan sikap sombong angkuhnya!" Dion tertawa ketika Grey mengacuhkan Natalie yang dikategorikan sebagai wanita tercantik malam itu setelah istrinya. "Jangan diambil hati ya Nat, temani kita di sini."

Natali pun duduk di samping istri—Dion dan juga di samping Peter, dia melihat ke arah Grey yang masih saja menunjukkan wajah dinginnya hingga membuat dia ingin sekali menaklukkan pria itu.

"Terserah apa yang kau katakan, Yon! Kau tahu aku," ucap Grey yang mengingatkan Dion bahwa dirinya tidak akan pernah sedikitpun membuka lowongan harapan pada wanita lain, karena dia tidak mau kejadian Zee terulang kembali.

"Apa sekarang Tuan Grey sudah memiliki calon istri?" tanya Zee tiba-tiba yang membuat dia langsung melirik cemburu ke arahnya. Zee tersenyum ke arah sang suami. "Tidak usah cemburu, aku hanya bertanya! Lagian sudah ada tanda bukti cintaku padamu di rahimku, apa yang kau takutkan?"

Semua orang yang ada di meja tersebut begitu terkejut dengan penuturan yang dikatakan oleh istri—Dion, tentunya mereka semua memberikan ucapan selamat kepada dia mungkin sebagai bentuk kado dari ulang tahun perusahaan yang dia bangun dari nol.

"Dia Minggu lagi," ucap Grey yang menjawab pertanyaan Zee. Sorot matanya langsung melihat ke arah semua yang ada di meja tersebut ketika menunggu ucapan selanjutnya yang keluar dari bibirnya. "Dua minggu lagi pernikahanku, hanya pernikahan sederhana!"

"Serius?" tanya Dion yang tidak percaya, tetapi dianggukan oleh Grey yang meyakinkan dirinya bahwa ucapan sahabatnya itu benar. "Oh my God, congratulation ... Siapa wanita yang sudah berhasil menaklukkan dirimu, Tuan Grey?"

Natalie begitu terkejut, baru saja dia sudah tertarik dengan pria yang ada di dekatnya. Akan tetapi, harapannya sudah kandas begitu saja. Mengetahui bahwa Grey akan segera menikah.

Sementara Grey yang ingin menjawab pertanyaan dari Dion, tiba-tiba sepasang pasangan menghampiri Dion dan juga Zee. Memberikan ucapan kepada pasangan suami istri tersebut dan itu berhasil membuat Grey tercengang dibuatnya.

"Wwwoow, thank you Tuan Nicholas dan juga Alice, ayo silahkan duduk!" Ajak Dion dengan ramah.

Pada saat itu juga Alice duduk tepat di depan Grey bersama Nicholas, seketika suasana menjadi canggung. Dion melupakan bahwa Grey dan Nicholas adalah rival sejak lama, karena mereka bertiga dulu adalah sahabat sejak duduk di bangku sekolah. Di mana Nicholas dan Grey tidak pernah akur sejak kecil sedangkan Dion adalah penengah di antara keduanya tidak bisa memilih satu sama lain.

To be continued...

1
Mira Erlan Sopi Erlan
selingkuh boleh tp jgn smpi gituan ya.takutnya hamil bingung ank siapa
Rere Niae Cie'kecee
kok ga up"tour🙏🙏🙏
Amelia Harianja
thord kenapa belum up
bolak balik ke sini belum up juga
semangat thord
Ning Ning
kok aku kesal sama Alicia ya ga tau diri udah di tolongin sama keluarga nya selingkuh pula dan bibirnya udah di cium sama si Jacob sungguh menjijikan kalo aku jadi grey sih lebih baik cerai dari pada sama wanita murahan itu ga bisa jaga iman lebih baik Alice yang terus bersama sang kekasih
Megabaiq
ini bukn novel tp certa petak umpat,,,bkin crta yg msuk di akal knp torrr...trllu byk yg gk logis....
Ning Ning
aku mampir Kaka
Megabaiq
alahhhh crta novelmu trllu mmbosankn,,jeduluan bosen bca....maaf smpe sni jha...
Megabaiq
terllu byk liku2nya toorr
Megabaiq
cerita novelmu terllu lebay....masak 50 m,ak jg gk trllu suka dgn nma2nya,hmpir smua sma
Ema Sukmawati
👍
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
apa Dinda gk ada rasa rindu pada Alicia yg telah di tinggalkan bertaun tahun
Fatimah D'Ratu
kok Dinda dingin ke anak kandungnya sendiri
Coretan Kertas
Cemungut 😍
Sedang mengetik...
aduhh typo nya bnyak bgt.... 🤦🤦🤦
HIATUS: iya kak, maklum jumkat 😂 wait di perbaiki
total 1 replies
Sedang mengetik...
kira kira gimna ya reaksi Nicholas nanti ketika dia tau penyebab Alice tertembak karna data yg sudah dipalsukan grey,,,
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
semangat selalu ka'... ini cerita sangat menarik sekali sayang kalo di lewatkan🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Sedang mengetik...
gak ada terima kasih nya sama sekali si dinda ,,, padahal udah di tolongin anak kesayangan nya ,,,
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
q bahagia q juga sedih dan juga sakit hati... ini rasa'y nano" sekali, q bahagia kini Alicia tau dia kembaran Alice q terharu sama Nicholas yang mau menjatuhkan harga diri'y untuk Grey, dan q sakit hati karna ma" kandung Alicia dia masih egois bahkan tidak mengucapkan kata makasih pada Alicia yang telah mendonorkan darah buat Alice😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Sedang mengetik...
nah loh lagi keadaan gawat darurat aja Lo ingat sama Alicia kemaren kemaren kemana aja Lo Bu...
ummi_Շɧ𝐞𝐞ՐՏ🍻muneey☪️
ceritanya bagus kak.. cuman agak diperbaiki lagi ya kata2nya.. ada beberapa yang bikin bingung 🙏🙏.. tp aku suka ceritanya..
HIATUS: iya kak... hahah makasih ya jangan bosen ingetin 😂 lagi kejar jumkat
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!