NovelToon NovelToon
Benci Menjadi Cinta

Benci Menjadi Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:280.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sari Fernita

Karena permintaan Dari ke dua orang tuanya, Marcel terpaksa menikahi perempuan yang bahkan belum dikenalnya sama sekali. sedangkan Syifa hanya menurut saja apa permintaan dari omanya untuk menikah. lantaran setelah kepergian dari kedua orang tuanya, hanya oma haidah lah satu-satunya keluarganya.

Marcel.

Kita lihat saja nanti, setelah menikah? aku akan buat hari-harimu seperti di neraka, dan kau sendiri. yang akan minta berpisah dariku. sehingga aku akan bebas dari belenggu pernikahan palsu ini.

Syifa

perasaan apa ini, akankah pria! yang akan kunikahi nanti bakal mencintaiku dengan sepenuh hati atau malah sebaliknya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sari Fernita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 19

Syifa beringsut dari kasur dan menghadap Marcell dengan bertolak pinggang. matanya tajam menyiratkan kekesalan yang begitu membuncah. tak beda jauh pula dengan Marcell, ia juga menatap Syifa dengan tajam seolah akan menerkamnya saat itu juga.

"Kau senang sekali yah menggangguku?."Gerutu Syifa dengan Nada membentak.

"Sudah aku bilang berapa kali? aku tidak suka diacuhkan? tapi kau.....? selalu sajah melakukannya?" ucap Marcell tak kalah membentak.

"Sebelumnya kau tidak pernah menggangguku? tapi beberapa hari ini kau selalu sajah membuatku jengkel".

"itu resikomu karena menikah denganku?."

Syifa memberenggut kesal. ia merasa tidak terima dengan jawaban yang dilontarkan oleh Marcell. Ia menikah juga karena terpaksa? kalau tidak sampai matipun ia tidak akan menerima Marcell sebagai suaminya.

"Iyah? dosa apa aku sebelumnya sehingga harus mendapatkan suami sepertimu." tandas Syifa membalas perkataan Marcell.

"Harusnya kau bangga mendapat suami seperti aku? secara aku kan tampan overdose, wanita mana yang berani menolakku?." Ujar Marcell memuji dirinya sendiri.

"Narsis? yang ada banyak wanita yang memanfaatkanmu? jadi jangan sombong deh." Ujar Syifa berpaling seraya melipat kedua tangannya didepan dada.

"Wanita mana yang berani memanfaatkanku hah? kurasa tidak ada." Jawab Marcell enteng.

"Oh ya??."

"bahkan kau sendiri? pasti akan terpikat dengan ketampananku ini." tantang Marcell sembari tersenyum menyeringai.

"itu tidak akan pernah terjadi." ucap Syifa menegaskan.

Langsung Marcell menarik pinggang Syifa agar tubuh mereka semakin dekat. saking dekatnya bahkan Syifa bisa merasakan deru napas Marcell menerpa wajahnya.

Tentu sajah itu membuat Syifa tersentak kaget.

"Marcell?."

Marcell semakin mendekatkan wajahnya kewajah Syifa. Sontak sajah ia merasakan jantungnya telah lepas hingga kedasar lambung.

Mata Syifa mengerjap gelisah. ia gugup lebih dari itu ia merasa aliran darahnya memanas. Apalagi Saat Marcell mengambil sejumput rambutnya lalu menyibaknya.

Sungguh dalam beberapa saat Syifa sempat terbuai akan sikap Marcell barusan. Entah terjadi ataupun tidak pasti kali ini wajah Syifa berubah Menjadi merah bak kepiting rebus.

"pipimu merah fa?." ucap Marcell tiba-tiba setelah itu tertawa terpingkal-pingkal.

"Hah?."

Sumpah kali ini Syifa merasa sangat malu sekali. ia merutuki dirinya sendiri karena bisa-bisanya ia sempat terbuai dengan godaan Marcell.

"Wajahmu lucu sekali tadi?." ucap Marcell sambil tertawa mengolok Syifa.

Melihat Marcell Menertawainya? ia memberenggut kesal. Dipungutnya selimut yang sebelumnya dilempar Asal oleh Marcell Setelah itu menghempaskan tubuhnya dikasur sembari menyembunyikan wajahnya yang merah dibalik selimut.

Sedangkan Marcell masih terus tertawa tampa henti. Menggoda Syifa sangat menyenangkan untuknya. jarang-jarang ia tertawa lepas seperti sekarang. kalau bukan Syifa yang merubahnya.

**********

Esoknya, Setelah selesai dengan acara mandi kilatnya, Syifa segera mengenakan dress selutut berwarna putih simpel, yang membalut tubuhnya. Disertai dengan Sweater rajut berwarna hitam Serta rambutnya dibiarkan gerai.

Syifa segera melangkahkan kakinya keruang tamu dan mendapati Marcell telah menunggunya dengan sebal diambang pintu, sebelum akhirnya segera masuk kedalam mobilnya ketika mendapati Syifa telah keluar dari kamar.

Tak lama kemudian suara deru mesin mobil tampak keluar dari pekarangan kediaman Dutch Shell dan melaju membelah jalanan padat ibukota menuju Kampus.

Karena jarak kediaman Dutch Shell dengan kampus begitu jauh, mereka menempuh perjalanan sekitar 1 jam lebih. berbeda dengan Apartemennya yang tidak jauh dari kampus hanya memakan waktu perjalanan sekitar 30 menit lamanya.

Setelah menempuh perjalanan cukup jauh. mereka akhirnya sampai ditempat biasa mereka berhenti yakni didekat halte bis yang jaraknya hanya 20 kaki dari kampus.

Dengan tergesa Syifa membuka seatbeltnya dan keluar dari mobil setelah itu berjalan menuju kampus.

Di tengah-tengah fokusnya memarkirkan mobil. ia tiba-tiba melihat beberapa laki-laki mendekati Syifa. sontak ia memukul setir mobilnya dengan keras saat melihat Syifa yang menurutnya sedang tebar pesona.

Dilain sisi, Syifa begitu kewalahan saat membalas sapaan dari satu per satu laki-laki yang datang menghampirinya. Pantas sajah para lelaki itu datang menghampiri Syifa. sejatinya Syifa memang sangat cantik tapi hari ini sangat beda sekali dari biasanya.

"mencoba tebar pesona yah? Awas sajah besok kalau kulihat kau memakai lagi pakaian kurang bahan itu." Batin Marcell.

Syifa semakin frustasi saat menanggapi para lelaki yang datang mengerumuninya. Dengan langkah kesal ia berniat untuk meninggalkan para lelaki itu namun tiba-tiba sajah salah satu dari mereka mencekal tangannya.

Belum sempat Syifa membuka suara. sebuah pukulan sudah mendarat di pipi pria tadi yang sebelumnya menahan tangan Syifa. sontak pria itu tersungkur Ditanah.

Syifa membekap mulutnya terkejut Saat menyaksikan Marcell melayangkan sebuah pukulan tepat dipipi pria itu.

Karena Marcell begitu disegani dikampus itu tidak ada diantara mereka yang berani melawan. justu mereka langsung pergi saat Marcell yang memerintahnya.

Tidak berselang lama Marcell langsung menarik tangan Syifa dan menyeretnya kedalam mobilnya.

"Apa yang kau lakukan tadi hah." tanya Marcell dengan raut wajah tidak bisa ditebak, terlihat datar namun mengintimidasi.

"Apa-----apa yang kulakukan." Alih-Alih menjawab Syifa justru Mengajukan pertanyaan balik.

"Kau mencoba tebar pesona yah pada para cowo-cowo tadi." Tuduh Marcell pada perempuan yang kini menatapnya penuh keheranan.

"Apa??? aku gak tebar pesona yah." Bantah Syifa tidak terima dengan Tuduhan Marcell padanya.

"Aku gak mau tau? mulai besok kau tidak boleh memakai pakaian seperti ini lagi?." Ancam Marcell.

"loh kenapa?."

"Turuti sajah apa kataku? kalau kamu masih ngotot? aku pastikan semua pakaianmu yang kurang bahan ini akan kubakar semuanya." Tegas Marcell memerintah.

"Hah?."

Bersambung...

1
lovely
kurang suka bahasanya Lo gue macam abg🥴
Jumaeda
issshhh... lagi seru2nya, tp terhenti di bab 53
Jumaeda
kau jg sel, mau2nydi bodohi jalang, cari masalah lagi ma istriny,
Jumaeda
hahaaa... sudah edan si Hana, jdnya halu... bagus mama Raisa jaga Syifa dan Marsel Krn si jalang Hana pux rencana kotor mau jebak marsel
Jumaeda
jgn sampe Hans dtg LG ke rmh Marsel, Thor dan semoga Roy cpt temukan Hana licik
Jumaeda
hahaaa.. bagus Roy, dtgkan tu dr. biar ketahuan si Hana klo ga sakit,, dan terbuka lebar2 tu matanya marsel
Jumaeda
jalang jalang... byk sekali trikmu hingga mnjerat marsell, Marsel ya jg ooonn, rugi deh jd CEO, perempuan ular di pelihara
Jumaeda
isssh ga suka Marsel bisa2nya ngajak mantannya tinggal di rmhnya, ntar bohongan skt, tamatlah rmh tanggamu Sell sellll
Jumaeda
hati2 Sell ntar bohong, kesmpatan dlm kesempitan, pelakor tu byk cara menjerat mangsanya, jgn sampe Lo marsell oon
Jumaeda
ooh perang,,, hajar sampe babar belur, jg tu pelakor paling kerja sama tuk hancurin rmhtangga Syifa dan Marsel
Jumaeda
semoga Syifa bisa melawan dan menyingkirkan Hana, dan buat dia kapok seumur hidupnya, Syifa
Jumaeda
aiiissshhh .. author yg dtgkan di pelakor itu
Jumaeda
aduhh pelakor dtg yg selangkahannya dah kayaa jln tol,,, singkirkan pelakor itu, Syifa jgn mau kala ma jalang, permalukan dan buat dia kapok dan menderita klo mengusik kebahagiaan lo
Jumaeda
oouhhh.. apa yg terjadi Thor, iiihhh suka banget mempermainkan hati seseorg ni si author, tp gpp klo perang jg itu lbih seru, abis si Marsel ga mau nyatain cintany pd Syifa
Jumaeda
Syifa turuti Marsel to dia dah putus ma Hana,,,, jd hanya milikmu seorg heheee.....
Jumaeda
hahahaaaa... bakal perang teman ini, ya seru klo perang siapa yg menang sy dukung sepenuhnya heheeee
Jumaeda
aneh si Marsel, ntar ga dandan, dah cantik, ee cari wanita dan selingkuh, laki2 aneh Lo Sell
Jumaeda
liat tu Marsel, Syifa tu mantu kesayangan Krn Syifa anaknya org baik2 dan terpelajar sgt sopan pd yg lbih tua, ingat tu Marsel
Jumaeda
ternyata kau jahat Marsell, ga takut ma karma, dasar ga ada akhlaknya
Jumaeda
terlalu oon lu Marsel, perempuan model klo ngotot ngejar kariernya ke luar negeri, itu dah tanda2, ngelonte di sana,,, Krn persaingan sgt berat ntuk jd yg terbaik hrs di tujang dgn penampilan yg seksi dan perawatan jd mau tdk msu hrs lakuin mendekati org tajir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!