NovelToon NovelToon
Queen Mafia And Handsome Army

Queen Mafia And Handsome Army

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Contest / Chicklit / Tamat
Popularitas:368.3k
Nilai: 5
Nama Author: Amha Amalia

"WHAT?! QUEEN MAFIA!!!"

MAFIA, satu kata yang tak pernah terlintas dalam pikiran seorang gadis berparas cantik yang mendapat julukan badgirl di sekolahnya. Lalu, apa yang membuatnya terjerumus dalam dunia bawah? Bahkan harus menjadi Queennya.

Apa yang kalian pikirkan tentang seorang Tentara? Datar? Cuek? Serem? atau Sangar? Ohh... Salah besar, Karena tentara satu ini cukup humoris tapi jika saat di depan musuh, seketika sifat humorisnya hilang dan berubah menjadi dingin serta memiliki aura yang sangat kuat dengan sorot mata yang tajam.

Tentara tampan itu di perintahkan untuk menjalankan misi tertentu dan membuat kehidupannya berubah drastis karena dirinya terpaksa harus menyamar, Sungguh cobaan yang sangat berat baginya.

"Aku tidak akan berubah, karna ini jalan hidupku." Seru sang badgirl

"Sungguh diluar pemikiranku. Misi ini membuatku rasanya ingin mati." Kesal tentara tampan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amha Amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jawaban teka teki

Dengan segera Jendral Buana membuka kotak tersebut, sontak wajah sang Jendral berubah menjadi wajah penuh keterkejutan. Hal itu tentu membuat semua yang disana semakin mengeryitkan keningnya bingung.

"Mereka kembali mengirimkan ancamannya dan memang benar, jika ini adalah harinya." Tegas Jendral Buana setelah menetralkan rasa keterkejutannya tapi itu justru membuat mereka semua yang disana terkejut

Kemudian Jendral Buana memberikan kotak tersebut kepada tentara yang berdiri di hadapannya dengan tujuan agar tentara tersebut yang menjelaskan semuanya.

"Bawa dia ke hutan bagian selatan dalam waktu satu jam atau terima akibatnya." Seru Tentara yang sedari tadi berdiri di depan ketika membaca surat dalam kotak tersebut yang seketika membuat semua tentara disana saling pandang dengan tatapan penuh kecemasan

"Disini juga terdapat gambar binatang seperti biasanya Gambar Kalajengking." Lanjut tentara itu sembari memperlihatkan sebuah foto

"Saya rasa gambar itu merupakan petunjuk teka teki selanjutnya." Seru Jendral Buana berpendapat yang mendapat anggukan setuju dari tentara disana

"Kenapa Kapten Sean?" Tanya tentara itu ketika melihat Sean tiba tiba mengangkat tangannya dengan maksud untuk bertanya yang seketika semuanya pun menatap Sean

"Coba sebutkan ulang gambar binatang yang mereka kirim secara berurutan." Titah Sean pada tentara yang di depan

"Baik Kapten. Hari pertama gambar Paus, lalu Elang, Naga, Tupai, Anaconda dan terakhir yaitu sekarang adalah Kalajengking." Jawab tentara dengan nada tegasnya, seketika Sean pun mulai bergulat dengan pikirannya sendiri

"Tidak mungkin." Pekik Sean tiba tiba setelah menemukan jawabannya meski masih sedikit ragu dan itu dapat di dengar oleh semua orang yang disana

"Apa maksudnya kapten Sean?" Tanya Jendral Buana

Bukannya menjawab, Kapten Sean malah berdiri dari duduknya kemudian dia berjalan maju ke depan dan berdiri tepat disamping tentara yang sedari tadi berada di depan. Sedangkan yang lain hanya memperhatikannya meski masih bingung dengan apa yang akan dilakukan Sean.

"Mereka mengirimkan gambar-gambar tersebut hanya untuk bermain dengan kita. Urutan gambar itu merupakan jawaban dari teka teki yang tak lain adalah ancamannya." Ucap Sean membuka suaranya dengan menatap semua tentara di hadapannya

"Jawabannya adalah PENTAS." Seru Sean penuh keyakinan

"Apa maksudnya? Bagaimana kapten bisa seyakin itu?" Tanya salah satu tentara yang duduk disana

"Coba lihat urutan gambar disini. Gambar Paus, Elang, Naga, Tupai, Anaconda dan terakhir Kalajengking atau dalam bahasa inggris adalah Scorpion yang merupakan nama mafia mereka. Jika di urutkan sesuai dengan huruf awalnya adalah P-E-N-T-A-S yaitu PENTAS. Menurut saya, mereka akan beraksi dalam acara pentas yang mungkin di gelar secara besar besaran, karena pasti disana banyak orang." Jawab Sean tanpa keraguan sedikitpun sembari memperlihatkan layar disana dan juga selembar foto yang baru di dapatkannya tadi

Urutannya :

P ~~ Paus

E ~~ Elang

N ~~ Naga

T ~~ Tupai

A ~~ Anaconda

S ~~ Scorpion ( Kalajengking )

Mereka semua yang mendengar penuturan Sean tentu sangat terkejut bukan main, tapi mereka juga menyetujui jawaban dari Sean karena Sean terkenal dengan kepintarannya yang mampu memecahkan sebuah teka teki.

"Sekarang saya bertanya. Apa sedang ada pentas dikota ini?" Tanya Sean kepada menatap semua yang disana

"Ada. Hari ini merupakan perayaan ulang tahun sekolah SMA Garuda Bangsa. Mereka merayakannya secara besar besaran di sekolahan, bahkan mereka mengundang wali murid serta semua donatur sekolah tersebut." Ujar salah satu tentara disana

"Ini sangat gawat. Kita harus segera menghentikan acara tersebut, atau akan ada jatuhnya korban." Seru Sean

"Hubungi pihak sekolah tersebut agar menghentikan acaranya." Titah Jendral Buana dingin pada salah satu tentara disana yang berdiri di dekat pintu

"Siap Jendral." Balas tentara itu sembari memberikan hormat, setelah itu tentara tersebut langsung melangkahkan kakinya keluar ruangan untuk melaksanakan perintah Jendral

Tak lama kemudian tentara itu kembali keruangan dan melaporkan sesuatu.

"Maaf Jendral. Saat ini kita tidak bisa menghubungi pihak sekolah, karena adanya gangguan dari sana." Lapor tentara itu dengan tegas setelah memberi hormat pada sang Jendral

"Apa?! Jadi mereka sudah mensabotase jaringan disana." Pekik Jendral Buana sembari berdiri dari duduknya dan di ikuti oleh semua tentara disana dengan posisi siap sedia.

"Kamu boleh pergi sekarang." Titah Jendral Buana pada tentara tersebut

"Baik Jendral." Balas sang tentara kemudian pergi dari sana setelah memberi hormat terlebih dahulu pada Jendral Buana

"Mereka hanya memberi waktu satu jam. Kita harus bertindak cepat." Tegas Jendral Buana dengan begitu tegasnya sembari menatap semua tentara disana

"Saya dan beberapa anggota lainnya akan membawa tahanan ke tempat yang mereka tentukan dengan tujuan untuk mengulur waktu sebisa mungkin. Sedangkan Kapten Sean dan anggotanya akan pergi ke sekolah tersebut untuk mencegah terjadinya hal yang tidak di inginkan. Mengerti!" Tegas Jendral Buana memberi perintah

"Mengerti Jendral." Balas semua tentara serempak tanpa adanya protes dengan perintah Jendral Buana

"Semuanya bersiap sekarang. Waktu kita tidak banyak." Titah Jendral Buana lagi

"Siap Jendral." Seru semuanya tanpa terkecuali sembari memberi hormat pada Jendral Buana.

Setelah itu, mereka semua langsung bergegas pergi keluar ruangan untuk melaksanakan perintah dari atasannya. Kapten Sean dan keempat anggotanya langsung bersiap memakai seragam lengkap dengan senjatanya seperti senapan dan yang lainnya, mereka juga akan bergabung dengan beberapa anggota kepolisian yang sudah mereka hubungi sedari tadi.

Sedangkan Jendral Buana membawa sekitar dua puluh anggota tentara untuk membawa Richard ke hutan bagian selatan, mereka juga memakai pakaian lengkap dengan senjata, tapi bedanya anggota Jendral Buana memakai baju pelindung anti peluru, senapan, dan berbagai senjata lainnya karena misi mereka kali ini lebih berbahaya, apalagi mereka pasti akan berhadapan langsung dengan mafia. Tujuan Jendral sebenarnya bukan untuk membebaskannya namun untuk mengulur waktu sampai akhirnya Sean beserta anggotanya dapat memastikan jika semuanya aman terkendali dan warganya dalam keadaan selamat.

Sean beserta anggotanya memakai satu mobil jeep saja karena mobil tersebut mampu mencakup lima orang, dengan begitu tidak akan terlalu repot. Mereka akan bertemu dengan anggota polisi saat sampai di sekolahan. Berbeda dengan Sean, Jendral Buana beserta anggotanya memakai empat mobil jeep dan satu mobil yang biasa digunakan untuk tahanan. Mereka terlebih dahulu menuju kepolisian pusat untuk menjemput Richard karena dia di tahan diruang bawah tanah kantor kepolisian tersebut.

Mereka semua sama sama mengemudikan mobilnya dengan kecepatan penuh agar bisa secepatnya sampai di tempat tujuan, jika sampai terlambat maka itu tidak menutup kemungkinan jika akan terjadi hal yang tidak di inginkan.

"Kita harus secepatnya sampai di sekolahan, jangan sampai terlambat." Seru Sean yang duduk di samping kursi kemudi

"Siap Kapten." Balas tentara yang mengemudikan mobilnya, dia tak lain adalah Kopral Bima. Kemudian dia pun menambahkan kecepatan mobilnya agar bisa cepat sampai

"Kita tidak bisa membiarkan orang yang tidak bersalah menjadi korban." Seru Sean yang langsung di angguki anggota yang lainnya

Ditempat lain...

Kini di sekolahan SMA Garuda Bangsa terlihat sangat riuh karena perayaan ulang tahunnya di gelar sangat mewah. Bahkan panggungnya saja cukup besar dan didirikan di tengah tengah halaman sekolah, karena halaman tersebut sangatlah luas.

Semua siswa disana memakai pakaian seragam seperti biasanya sedangkan yang akan tampil memakai pakaian bebas asal masih terlihat sopan. Banyak tamu undangan yang sudah duduk di bangku yang disiapkan, banyak juga yang baru saja datang kesana.

"Hai Guys... Udah sampai aja nih." Sapa seorang gadis tersenyum setelah menghampiri dua gadis lainnya, dia tak lain adalah Olive

"Iya dong, kalo acara ginian mah aku paling semangat." Balas salah satu gadis itu dengan senyum merekah, siapa lagi kalau bukan Via

"Eh... Mana orang tua kamu? Terus bang Genta sama kak Shifa mana? Katanya mau datang." Tanya Yuki sembari mengedarkan pandangannya

"Ada kok. Tuh mereka." Balas Olive sembari menunjuk sesuatu dengan dagunya, Seketika Yuki dan Via pun mengkuti arah pandang Olive dan mereka mendapati beberapa orang yang berjalan menghampiri mereka.

**Bersambung...

...----------------...

Jangan lupa kasih Like dan Komentarnya yaa...

Salam manis dari author**...

1
Shanty Aza Dech
kok dah tamat aja....mana kelanjutannya thor
Serly Rumagit
lanjut trussss
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk Nicko jd satpam…mending jadi guru 😂😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku apa yg di katakan Olivia itu benar, harusnya pihak tentara tau ancaman itu bukan main main,Harusnya mereka gercep,Ini malah apa,Mengabaikan ancaman 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Olive madih tetap diam disana?? Langsung aja pergi,Masih mau hertegang urat lg,Ribet amat,.🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Jgn bilang pemilik skolahnya itu sang Kapten..😂
Qaisaa Nazarudin
Waahh keren Olive,,Aku suka gaya mu 👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻💪🏻💪🏻
Qaisaa Nazarudin
Mana ada maling yg mau ngaku, kalo ada udah penuh penjara..🤣🤣🤣🤣
Playboy abal abalan,udah kepergok juga masih gak mau ngaku 😏😏
Qaisaa Nazarudin
Whaattt… baru umur 21 tahun ydah dapat pangkat Kapten??🤫🤫
Mariam R RIa
hilang gantengnya kapten sean🤣🤣🤣🤣
Mariam R RIa
sama sama terlambat dan sama sam dapat hukuman 😀😀😀
Renata
alur cerita novel ini sungguh menarik
Ega Sary
gak seru belom tahu akhir nya eh dh tamat aja,kalau gak bisa buat novel gk usah buat lah bikin emosi
Indri Yani
thor update dong
masa iy dh tamat aj critanya
ngk seru lu mah 🙄🙄
Schwerer
membosankan,tidak ada pengenalan karakter utama
Shinta Dewiana
laaa kok tamat...enggak salah thor...
azka aldric Pratama
kurang greget klo cheat story' 😌😌😌klo novel menurutku imajinasi 'nya ikut kebawah Ama alur ceritanya 😉😉 padahal novel bagus 😌😌 masih berharap di jadiin novel lg
azka aldric Pratama
di si Mr X 😌😌😌
endro
yy
Dwi Sumartini
apa d suruh nyamar jd cewek y🤔😱🧐
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!