NovelToon NovelToon
Kekuatan Super Ayah Zhu Xuan

Kekuatan Super Ayah Zhu Xuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Anime / Balas Dendam
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ule Lau

Zhu Xuan: Santai, acuh tak acuh terhadap konflik dunia (kecuali jika mengganggu keluarganya), dan sangat memanjakan anaknya (daughter-slave).

Zhu Xuan mendapatkan reward berupa Cincin Jiwa (Soul Rings) berusia jutaan tahun, Tulang Jiwa (Soul Bones) tingkat dewa, dan ramuan langka setiap kali ia menyelesaikan tugas yang berkaitan dengan kesejahteraan putrinya.
Tidak seperti novel aslinya yang penuh ketegangan, novel ini lebih condong ke arah slice-of-life dengan bumbu aksi. Fokusnya adalah bagaimana Zhu Xuan membangun "Dinasti" atau wilayah kekuasaan yang aman dan mewah demi masa depan anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ule Lau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pemurnian Kosmik dan Peringatan Maut bagi Sang Paus

Pagi hari di perbatasan luar Lembah Mirakel biasanya disambut oleh kicauan burung roh yang merdu dan tetesan embun yang jernih di atas dedaunan. Namun, pagi ini berbeda.

Atmosfer di sekitar aliran Sungai Lingkar Luar terasa begitu mencekam. Kabut ungu kehitaman yang tipis merayap di atas permukaan air, membawa aroma korosi jiwa yang dilepaskan oleh kutukan Death Spider Emperor milik Bibi Dong.

Di balik rimbunnya pepohonan kuno yang berjarak sekitar dua kilometer dari aliran sungai, dua sosok bayangan hitam mengintai dengan napas yang tertahan. Mereka adalah Chrysanthemum Douluo (Yue Guan) dan Ghost Douluo (Gui Mei).

"Lao Gui, apakah kau yakin kutukan ini tidak akan memicu reaksi dari formasi pelindung lembah?" bisik Yue Guan, tangannya yang lentik memegang erat sekuntum bunga Velvet Sky Chrysanthemum miliknya yang tampak gelisah.

Gui Mei yang tubuhnya hampir menyatu sempurna dengan bayangan pohon menjawab dengan suara parau seperti gesekan batu kuburan. "Kutukan ini ditenun menggunakan sisa energi ketuhanan Rakshasa milik Yang Mulia Paus. Energinya bergerak di bawah frekuensi jiwa fana, menyusup melalui elemen air dasar. Bahkan jika pria berjubah putih itu seorang Peerless Douluo sekalipun, dia tidak akan menyadari kontaminasi ini sampai anak itu meminumnya dan jiwanya mulai terkikis dari dalam."

Namun, tepat setelah Gui Mei menyelesaikan kalimatnya, udara di seluruh hutan seolah-belah berhenti mengalir. Keheningan yang mutlak dan mengerikan seketika runtuh menyelimuti dimensi mereka.

TAP.

Sebuah langkah kaki yang sangat teratur terdengar dari arah hulu sungai.

Zhu Xuan berjalan dengan tenang, mengenakan jubah putih polosnya yang bersih tanpa sebutir debu pun. Tangan kanannya menggandeng erat tangan mungil Zhu Ling'er. Gadis kecil berusia delapan tahun itu tampak sangat menggemaskan dengan gaun pelangi kosmiknya, rambut kuncir kudanya bergoyang lincah mengikuti langkah kakinya yang riang. Di lehernya, liontin giok bumi memancarkan pendaran cahaya hangat yang menepis segala bentuk hawa dingin di sekitar mereka.

Di belakang mereka berdua, Dugu Bo berjalan dengan dada membusung, sepasang matanya menatap ke arah hutan tempat Yue Guan dan Gui Mei bersembunyi dengan kilatan ejekan yang sangat kentara.

"Wah, Ayah! Lihat air sungainya, warnanya berubah menjadi ungu seperti jus anggur yang terlalu lama ditinggalkan!" ucap Ling'er polos sambil menunjuk ke arah aliran air sungai yang terkontaminasi.

Zhu Xuan berhenti di tepi sungai, berlutut menyamakan tingginya dengan sang putri, lalu mengusap pipi lembut Ling'er dengan kasih sayang yang tak terbatas. "Ling'er, apakah kau ingat apa yang Ayah katakan kemarin? Dunia ini dipenuhi oleh berbagai macam kotoran yang mencoba merusak keindahan alam. Hari ini, Ayah akan mengajarimu teknik Pemurnian Kosmik Sentuhan Jari."

Zhu Xuan mengeluarkan sebotol kecil cairan transparan yang memancarkan pendaran miliaran bintik bintang dari dalam sistemnya—itulah Cairan Pemurnian Jiwa Kosmik.

"Ling'er, buka mulutmu sedikit," ucap Zhu Xuan lembut.

Ling'er dengan patuh membuka mulut kecilnya yang merah muda. Zhu Xuan meneteskan satu tetes cairan kosmik tersebut ke dalam mulut putrinya.

WUSH————!!!

Seketika itu juga, sebuah pilar cahaya perak kosmik yang sangat megah melesat keluar dari tubuh kecil Ling'er, menembus lapisan awan dan membuka gerbang langit hingga memperlihatkan pemandangan galaksi astral di siang bolong! Lautan kesadaran spiritual di dalam otak Ling'er mengalami ekspansi gila-gilaan, meluas hingga sepuluh kali lipat, melampaui batas spiritual seorang Titled Douluo dan langsung menyentuh ranah kesadaran Setengah Dewa.

Dua cincin jiwanya yang berwarna emas platinum muncul secara otomatis, berputar dengan kecepatan tinggi dan memancarkan tekanan suci yang membuat seluruh binatang jiwa di dalam Hutan Star Dou sejauh ratusan kilometer langsung berlutut ke arah Lembah Mirakel.

"A-Apa-apaan itu?!" Di balik persembunyiannya, Yue Guan memekik histeris hingga bunga jiwanya hampir terlepas dari genggamannya. "Satu tetes cairan... langsung menciptakan tekanan spiritual tingkat dewa?! Anak itu... anak itu baru berusia delapan tahun!"

Gui Mei tidak bisa menjawab. Tubuh bayangannya kini bergetar hebat karena Wuhun kegelapannya merasakan ketakutan alami yang mutlak terhadap cahaya perak kosmik yang dipancarkan oleh Ling'er.

"Sekarang, Ling'er, celupkan jari telunjuk kiri jiwamu ke dalam air sungai itu, lalu sirkulasikan energi kehidupan nagamu bersama dengan kesadaran barumu," bimbing Zhu Xuan dengan suara yang dipenuhi kebanggaan.

"Baik, Ayah!" Ling'er tersenyum manis. Ia maju selangkah, berjongkok di tepi sungai, lalu perlahan mencelupkan jari telunjuk mungilnya ke dalam permukaan air yang berwarna ungu kehitaman tersebut.

DING————

Sebuah riak suara yang sangat merdu, seperti dentingan loncek kosmik, bergema di seluruh dimensi ruang.

Dari ujung jari Ling'er, seberkas riak air berwarna perak platinum menyebar dengan kecepatan yang tidak masuk akal. Begitu riak perak itu menyentuh kontaminasi ungu milik Bibi Dong, seluruh energi kutukan laba-laba dan emosi negatif Dewa Rakshasa di dalam air seketika berteriak histeris sebelum akhirnya menguap menjadi partikel cahaya putih yang murni.

Riak pemurnian itu terus mengalir, bergerak melawan arus hulu sungai dengan kecepatan kilat, membersihkan seluruh ekosistem air sejauh ratusan kilometer hanya dalam hitungan tiga detik! Air sungai kembali menjadi begitu jernih hingga batu-batu terkecil di dasarnya terlihat berkilau seperti permata.

[Ding! Putri Anda telah berhasil memurnikan Kutukan Jiwa Pemakan Roh dan memperluas lautan kesadarannya ke tingkat Setengah Dewa.]

[Misi Selesai dengan Evaluasi: Transendental!]

[Hadiah Utama dikirimkan: Poin Daddy +7.500.]

[Segel Akhir 'Pedang Langit Abadi' Anda kini telah mencapai angka 99,8%! Otoritas Anda atas hukum kausalitas daratan Douluo telah mutlak.]

Ling'er menarik kembali jarinya, lalu melompat gembira ke dalam pelukan Zhu Xuan. "Ayah! Lihat, airnya sudah bersih lagi! Nagaku juga bilang kalau dia merasa sangat kenyang sekarang!"

"Putri Ayah memang yang terbaik," Zhu Xuan menggendong Ling'er dengan tangan kirinya, sementara tangan kanannya perlahan dimasukkan ke dalam saku jubah putihnya.

Zhu Xuan membalikkan badannya menghadap ke arah hutan tempat Yue Guan dan Gui Mei bersembunyi. Pandangan matanya yang semula dipenuhi kehangatan seorang ayah seketika berubah menjadi sedingin es abadi dari kutub utara daratan.

"Dugu Bo, jaga Ling'er sebentar," ucap Zhu Xuan santai, menyerahkan putrinya ke dalam gendongan Dugu Bo.

"Baik, Yang Mulia!" Dugu Bo menerima Ling'er dengan penuh rasa hormat, segera mundur beberapa langkah untuk memastikan Tuan Kecilnya berada dalam posisi aman.

Zhu Xuan maju satu langkah ke depan. Tatapan matanya mengunci koordinat ruang di mana Yue Guan dan Gui Mei berada.

"Menonton pertunjukan putriku tanpa membayar tiket... dan membawa niat busuk dari pelacur kegelapan Aula Roh... menurut kalian, bagaimana aku harus menghukum kalian?" Suara Zhu Xuan pelan, namun bagi Yue Guan dan Gui Mei, suara itu meledak tepat di dalam pusat jiwa mereka seperti petir pemusnah massal.

BOOM! BOOM!

Persembunyian bayangan Gui Mei hancur berantakan. Tubuhnya bersama Yue Guan dipaksa keluar dari dimensi tersembunyi, langsung terhempas ke atas tanah dan berlutut dengan posisi bersujud di hadapan Zhu Xuan. Mereka tidak bisa menggerakkan seujung jari pun; seluruh sirkulasi kekuatan jiwa Level 95 mereka dibekukan total oleh niat pedang tak kasat mata milik Zhu Xuan.

"T-Tuan Agung... ampuni kami! Kami hanya menjalankan perintah!" Yue Guan berteriak dengan wajah yang dipenuhi air mata ketakutan, seluruh keangkuhannya sebagai penatua Aula Roh runtuh tak berbekas.

Zhu Xuan bahkan tidak memandang mereka dengan mata telanjang. Ia hanya mengangkat jari tengah tangan kanannya, lalu menyentil udara ke arah barat—arah di mana Istana Paus Aula Roh berada yang berjarak ribuan kilometer dari tempat mereka berdiri.

SRET————!!!

Sebilah garis cahaya perak setipis rambut melesat dari ujung jari Zhu Xuan, membelah garis ruang dan waktu, menghilang ke dalam kekosongan dimensi dalam sekejap mata.

Pada saat yang sama, di dalam Istana Paus Aula Roh di Gunung Jiwa Suci.

Bibi Dong sedang duduk di atas takhta emasnya, menunggu kabar dari Gui Mei tentang keberhasilan misinya meracuni aliran air Lembah Mirakel. Senyuman kejam masih menghiasi wajah cantiknya.

CRACK!

Tiba-tiba, ruang di hadapan takhta Bibi Dong membelah seperti cermin yang dipukul palu. Garis cahaya perak setipis rambut milik Zhu Xuan keluar dari celah ruang tersebut.

BOOM————!!!

Sebelum Bibi Dong sempat memanggil Wuhun atau melepaskan domain miliknya, garis cahaya itu langsung menebas mahkota emas di kepalanya hingga hancur menjadi debu halus. Tidak hanya itu, zirah ungu gelapnya terbelah menjadi dua di bagian dada, dan sebuah luka goresan tipis yang mengeluarkan darah emas kemerahan muncul di keningnya yang mulus.

Tekanan niat pedang yang dibawa oleh garis cahaya itu begitu mengerikan hingga membuat seluruh kompleks Istana Paus berguncang hebat, runtuh sepertiganya dalam hitungan detik. Patung Dewa Rakshasa di ruang rahasia bawah tanah milik Bibi Dong seketika hancur berkeping-keping menjadi puing-puing tidak berharga.

Bibi Dong terhempas dari takhtanya, berlutut di atas lantai marmer yang retak dengan tubuh yang gemetar hebat karena syok spiritual yang luar biasa. Sepasang matanya dipenuhi oleh kengerian yang belum pernah ia rasakan seumur hidupnya.

Di dalam benaknya, sebuah proyeksi suara tiruan milik Zhu Xuan bergema dengan agung dan dingin:

"Bibi Dong... ini adalah peringatan pertama dan terakhir dariku. Jika seujung kuku dari energi kotor milikmu atau dewa pincangmu itu berani mendekati batas luar halaman bermain putriku lagi... aku akan menghapus seluruh Gunung Jiwa Suci ini dari peta sejarah Benua Douluo dalam satu kedipan mata."

PUAH!

Bibi Dong memuntahkan seteguk darah hitam, wajahnya memucat sempurna seputih kain kafan. Ia menyadari dengan kepastian yang mutlak bahwa pria di Lembah Mirakel itu... bukanlah makhluk yang berada di ranah yang sama dengan manusia atau dewa di dunia ini. Pria itu adalah perwujudan dari akhir segala eksistensi.

Kembali ke tepi sungai Lembah Mirakel.

Zhu Xuan menarik kembali jarinya, lalu menatap Yue Guan dan Gui Mei yang masih bersujud di atas tanah dengan tubuh yang basah oleh keringat dingin.

"Pulanglah dan beri tahu majukanmu untuk membersihkan sisa reruntuhan istananya," ucap Zhu Xuan dingin. "Kalian berdua selamat hari ini hanya karena putriku sedang berada dalam suasana hati yang baik dan tidak suka melihat pemandangan genangan darah yang kotor."

"T-Terima kasih atas kemurahan hati Tuan Agung! Terima kasih!" Yue Guan dan Gui Mei tidak berani menoleh lagi. Begitu tekanan di tubuh mereka mengendur sedikit, mereka langsung melesat pergi dengan kecepatan tertinggi yang bisa mereka capai seumur hidup mereka, bersumpah dalam hati tidak akan pernah sekali pun mengarahkan pandangan ke arah Lembah Mirakel lagi.

Zhu Xuan berbalik, berjalan mendekati Dugu Bo dan mengambil kembali Ling'er ke dalam gendongannya yang kokoh. Seluruh ekspresi dingin di wajahnya seketika lenyap, digantikan oleh senyuman hangat seorang ayah yang sangat tulus.

"Ayah, paman-paman berbaju aneh tadi kenapa lari cepat sekali? Apakah mereka juga takut dengan naga kecil Ling'er?" tanya Ling'er sambil memiringkan kepala kecilnya dengan lucu.

Zhu Xuan terkekeh pelan, mencium pipi gembil putrinya dengan penuh kasih sayang. "Iya, Sayang. Mereka tahu kalau putri Ayah adalah anak yang paling hebat dan paling bersih di seluruh dunia. Ayo, kita kembali ke pondok. Kakek Dugu sudah menyiapkan buah persik baru untuk dijadikan camilan soremu."

"Hore! Makan persik lagi!" Ling'er tertawa riang, memeluk leher Zhu Xuan dengan tangan mungilnya yang hangat sembari mereka berjalan kembali menyusuri jalan setapak lembah yang dipenuhi bunga mekar.

Di luar sana, Aula Roh mungkin sedang tenggelam dalam ketakutan dan kehancuran struktural terbesar dalam sejarah mereka, dan Bibi Dong mungkin sedang gemetar di atas lantainya yang hancur. Namun di dalam dunia kecil Lembah Mirakel, badai itu tidak meninggalkan bekas sedikit pun.

Di bawah perlindungan mutlak sang Super Daddy, hari esok bagi Zhu Ling'er akan selalu dipenuhi oleh langit yang cerah, aroma kue yang manis, dan kedamaian abadi yang takkan pernah bisa diganggu oleh konspirasi makhluk fana mana pun di seluruh semesta raya.

1
Hadi Hadi
up up up 😍😍😍
Hadi Hadi
lanjut👍
Hadi Hadi
up up up 💪
Kang Comen
okokokokokokokokokokokok
Kang Comen
⏭️⏭️⏭️⏭️
Kang Comen
heh eh eh eh ....
bukan nya udh di lv 95 segel pedang nya knpa ditambah mlah stuck di 95 ???
Ule Lau: Kalau levelnya berhasil di buka sesuai petunjuk di atas bru lah
total 1 replies
Kang Comen
anak² lain nya mna thor ???
Ule Lau: Ada masih main
total 1 replies
Miea™
next
Kang Comen
next⏭️⏭️⏭️
Hadi Hadi
up up up 😍😍
Hadi Hadi
up up up 👍👍👍
Hadi Hadi
up up up 👍👍
Ule Lau: Up nya perhari 1 bab ya kk... Banyakin sabaaaarnya ya kak
total 1 replies
Hadi Hadi
up up up 😍😍😍
Ule Lau: Menunggu ya
total 1 replies
Hadi Hadi
up up up 💪💪
yl
😍😍😍
yl
Lanjutkan 💪💪💪
Hadi Hadi
up up up
Hadi Hadi
up up up 💪
Hadi Hadi
up up up 👍
Hadi Hadi
mantap 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!