seorang wanita yang bernama Alisa putri harus menjalani hidupnya sebagai istri dan menantu yang terhina,dia bahkan merawat anak haram suaminya.
dia melakukan semua itu karna harus bergantung pada suami dan mertuanya, di jual oleh ibu tirinya membuat Alisa tidak bisa berbuat apa-apa.
hingga suatu hari,dia di ceraikan oleh suaminya,hanya karna ingin menikahi selingkuhan nya,di dalam keputusasaan nya,dia tiba-tiba mendapatkan sistem yang membantu kehidupan nya.
balas dendam pun di mulai,dia mengumpulkan kekayaan nya dan membangun banyak usaha nya.
bagaimana kah kisah Alisa selanjutnya ?
yuk mampir disini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiliya PUtry S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 28 mencari keberadaan naura
Kedua istri Kris dan bima terkejut,mereka menatap suami mereka dengan wajah ketakutan sambil menggeleng pucat.
" tidak suamiku, aku tidak mau menikah dengan pria bodoh itu,,lebih baik aku mati daripada harus menikah dengannya,," teriak istri Kris dengan wajah tegang nya.
" suamiku jika kamu berani menikahkan aku dengan pria bodoh itu aku tidak akan memaafkan mu,dan kamu juga harus segera mencari keberadaan Naura,aku tidak mau tau hari ini kamu harus membawanya pulang. jika tidak aku akan menceraikan kamu " bentak istri bima,dan dia pergi meninggalkan suaminya yang membeku di tempatnya.
" sudah-sudah jangan takut,aku akan mencari Naura,dan aku juga tidak akan membiarkan kamu menikah dengan Dodo,,kamu tenang saja istriku, aku akan pergi sekarang mencari ayah dan adikku " Kris mencoba menenangkan istrinya,dia juga memeluk nya.
Benar saja,Istri Kris merasa tenang,dia mengangguk dan mempercayai suaminya.
" kakak,kemana kita akan mencari keberadaan adik ? " tanya bima dengan bingung.
Kris menguraikan pelukannya,dia terdiam sejenak sembari mengepalkan tangannya.
" kita akan mencari nya di ujung desa,jika Naura tidak ada disana,kita akan pergi mencari nya ke kota ! Aku sangat yakin ayah dan Naura pasti tidak akan bisa kabur jauh,apalagi mereka tidak memiliki uang " kris juga akan memberikan pelajaran pada adiknya jika dia menemukan nya.
Bima terdiam sejenak,dia mengingat ucapan pengawal tadi dan menatap kakaknya dengan wajah tegang.
" kak kamu lupa,jika rumah ini sudah di jual oleh ayah ? Bagaimana mungkin mereka tidak punya uang ? " ucapan bima membuat senyuman licik Kris luntur.
" Naura,,ayah,,kalian benar-benar keterlaluan,aku tidak akan membiarkan kalian hidup tenang,,bima ayo sekarang kita harus mencari Naura dan ayah " ajak Kris,dia pergi tanpa melihat istrinya yang menatap nya.
dan bima hanya terdiam dengan wajah murung nya, mengikuti kakaknya dari belakang.
*************
sementara di kediaman besar,disana terlihat Naura dan pak Kim sedang duduk di meja,makanan yang tersusun rapi di atas nya,membuat pak Kim sejak tadi menelan ludah.
" Naura,,apa ayah sedang bermimpi ? Rasanya ayah masih tidak percaya dengan apa yang ayah lihat " ujar pak Kim,kini penampilan pria paruh baya itu sudah terlihat seperti seorang bangsawan.
Bagaimana tidak,Naura sudah membelikan banyak baju baru untuk ayahnya,dan keperluan lainnya.
. " ayah sedang tidak bermimpi,mulai hari ini aku akan membuat ayah makan enak,dan membahagiakan ayah,,,kini ayah tidak perlu lagi mencari sayuran liar di pengunungan,,apapun yang ingin ayah makan,,naura akan mengabulkan nya " Naura merasa senang saat melihat ayahnya yang sekarang terlihat bahagia, apalagi sekarang ayahnya banyak tersenyum dibandingkan saat bersama dengan Naura yang dulu.
Mata pak Kim berkaca-kaca,dia menatap putrinya dengan rasa hangat,,dia berharap putrinya akan selalu menyayangi nya.
" terimakasih nak,,ayah sangat beruntung memiliki putri seperti mu,,semoga kamu bahagia dan sehat selalu sayang " ujar pak Kim yang di angguki oleh Naura.
" begitu juga dengan ayah,jika ayah sehat dan bahagia,Naura pasti akan merasa tenang,,sudah ayo kita sarapan,,ayah makanlah sepuasnya" ucap Naura.
Pak Kim mengangguk,dan mereka mulai sarapan,Naura yang melihat sang ayah makan sangat lahap, terenyuh dia begitu memimpikan seorang ayah yang menyayangi putrinya.seperti pak Kim.
Sedangkan di sisi lain.di dalam ruang kerja,pangeran William yang sibuk dengan kegiatan nya, tiba-tiba melihat kedatangan pengawal pribadinya.
" kamu sudah kembali ? Bagaimana,apa kamu sudah menyelidiki nya." tanya pangeran William.
Pengawal itu mengangguk,dia menatap tuan nya dengan serius.
" tuan,,wanita itu bernama Naura,dia tinggal bersama dengan ayahnya yang bernama pak Kim, sedangkan kedua kakaknya sudah menikah dan mencampakkan adik dan ayahnya sendiri,bahkan dari yang aku selidiki kedua kakaknya menikahkan adiknya dengan pria bodoh hanya karna mahar,tapi untung saja wanita yang bernama Naura ini pintar, pagi-pagi sekali dia sudah pergi meninggalkan desanya,dia juga membawa ayahnya tinggal di kota " beritahu pengawal itu dengan wajah datarnya,dia juga penasaran ada apa dengan pengeran,,kenapa tiba-tiba dia ingin menyelidiki tentang wanita yang bernama Naura ini.
Mendengar kisah hidup Naura, pangeran William terdiam,dia merasa sedikit kasihan dan mengingat bagaimana wanita itu mengobati nya.
" jadi dia sudah tinggal di kota ? Pergilah cari tau dimana dia tinggal,,dan jangan sampai ada yang mengetahui nya " peringat pangeran William, pengawal nya mengangguk dan pergi dari sana.
kini pangeran William tinggal sendiri didalam ruang kerjanya,dia mengetuk-ngetuk meja dan tersenyum sendiri saat mengingat wanita itu mengobati nya,bahkan ingin meminta jubah ayahnya.
" wanita itu sangat unik,bahkan cara mengobati nya juga benar-benar aneh,,,dia mencium bibir ku tanpa memikirkan nama baiknya ? Apa semua pria yang dia obati juga seperti itu,,,dia mencium bibirnya ? sungguh wanita yang tidak tau malu,," desis nya,yang tiba-tiba suasana hatinya menjadi buruk.
apalagi saat memikirkan wanita penyelamat nya,mencium bibir pria lain,pangeran William menggertakkan giginya karna merasa tidak senang.
" Naura,, karna kamu sudah berani menodai kesucian ku,dan mencuri ciuman pertama ku,kamu harus bertanggungjawab! Aku tidak perduli apa pendapatmu tentang keputusan ku ! " kecam pengeran William.
" nona Raisa Andriana memasuki ruangan "
seorang wanita tiba-tiba datang bersama dengan pelayan nya,dia menatap pengeran William dengan senyuman manis nya.
" pangeran,,maaf jika aku menganggu mu,tapi aku kesini ingin mengantarkan makan siang mu " ucap wanita itu, suara nya begitu lembut tapi anehnya pangeran William tidak menatap nya sama sekali.
" aku tidak membutuhkan nya, sebaik nya kamu pergi dari sini,aku sedang sibuk " acuh pangeran William.
Wanita yang bernama Raisa itu melunturkan senyuman nya,dan dia pura-pura tidak tersinggung.
" baiklah aku akan pergi,jangan lupa makan siang,aku khusus memasak makanan ini untuk mu " ucap Raisa,melihat pangeran William tidak merespon nya,Raisa memilih pergi dari sana,hatinya terasa sesak karna pengeran William selalu saja menolak apapun Yang dia berikan.
sedangkan pangeran William,mendengus dingin,dia menatap makanan yang ada diatas meja lalu memanggil pelayan.
" pelayan ! " panggil nya,seorang pelayan wanita datang dengan wajah menunduk.
" buang makanan itu keluar ! Mulai besok jangan izinkan Raisa memasuki ruang kerja ku ! Jika kalian tidak bisa melarang nya,aku akan menghukum kalian semua" ancam pangeran William.
" baik pangeran " ucap si pelayan dengan wajah takut,lalu dia membawa makanan itu pergi dari sana,dan membuang nya.
Tanpa pelayan itu tau,Raisa melihat makanan yang dia bawa untuk pangeran di buang,dia tersenyum miris,dadanya terasa sakit,bahkan matanya sudah berkaca-kaca.
" nona pangeran William sangat keterlaluan,Selama ini nona selalu bersikap baik padanya,tapi dia malah.. ucapan pelayan itu terpotong saat Raisa mengangkat tangannya.
" sudahlah,,jangan bahas yang tidak penting,,ayo kita sebaiknya kembali " ajak Raisa,pelayan itu mengangguk dia merasa kasihan pada nona nya,karna selalu di tolak oleh pemuda yang dia suka.
.